kata kata dan gambar
Boleh lucu boleh ketawa
TAK SEMUDAH MENJILAT LUDAH
Ketika dahaga cinta melanda
Hati gersang menahan gundah
Pikiran kosong tiada terkira
Jiwa menjerit bersimpuh darah
Tetes hujan jatuh membasahi
Saat hati mencari-cari
Kesana kemari tiada henti
Jalinan kasih ditanah surgawi
Hanya menunggu yang kunanti
Sangatlah menyiksakan diri
Harus berjuang seorang diri
Tuk hadapi dahsyatnya alam duniawi
Tak mengenal rasa dicintai
Tak mengerti rasa disayangi
Itu yang kurasakan saat ini
Ketika yang kunanti tak jua menghampiri
Semuanya nampak tak enak
Namun tak kuasa ku berteriak
Inilah kenyataan yang kudapati
Bahwa hidup tak semudah menjilat ludah sendiri
Cinta dan Benci
Cinta itu menyakitkan
Jika kau berikan semua yang kau miliki
Jika mata hatimu tak kau buka
Ia akan merampas seluruh hidupmu
Benci itu seperti menanam benih
Buah kehancuran yang kau tanam
Di atas singgasana hatimu
Balutan luka takkan dapat meredakannya
Jika kau cukup kikir untuk mencinta
Maka sesungguhnya cintamu begitu egois
Seperti pisau yang kau torehkan tepat ke jantungmu
Yang ujungnya kau hiasi dengan racun
Jika kau cukup bijak untuk membenci
Maka sesungguhnya hatimu telah beku
Nuranimu seakan terbelah, oleh dendam
Peperangan dalam hatimu
Cinta dan Benci bergabung menjadi Satu
Bagai menghunus pedang tanda kehancuran
Cliquez ici pour réclamer votre Listage Commercial.