Marisa fitri
konten inspirasi 🤗🤗
konten pembelajaran🥰🌈
vidio viral💫
08/11/2024
Terima kasih banyak untuk penggemar berat baru saya! 💎 Irfan, Uly Regar, Ayy, Rahmat Irpansyah, Mas Se
04/11/2024
Terima kasih sudah menjadi orang yang paling banyak berinteraksi dan masuk ke daftar interaksi mingguan saya! 🎉 Irfan, Uly Regar
04/11/2024
Selamat sore....
Halo semuanya! 🌟 Anda bisa mendukung saya dengan mengirim Bintang, itu membantu saya mendapatkan uang untuk terus membuat konten yang Anda s**ai.
Setiap kali Anda melihat Stars, Anda bisa mengirimi saya Stars!
01/11/2024
Hari ke 3.... Alhamdulillah sehat 🤲
Terima kasih sudah menjadi orang yang paling banyak berinteraksi dan masuk ke daftar interaksi mingguan saya! 🎉 Irfan
24/10/2024
Sholat dhuha tadi pagi.....
19/10/2024
Terima kasih banyak untuk penggemar berat baru saya! 💎 Maya Rama Sari, Irfan, Uly Regar, Ayy, Mas Se
19/10/2024
Terima kasih banyak untuk penggemar baru saya yang sedang naik daun! L'hinda Manggrat
16/10/2024
MENJADI ORANG TUA YANG BIJAK
Saya itu tipe orang yang s**a mengamati gimana orang tua dan hasil didikannya pada anaknya.
Dengan segala kekurangan orang tuaku, saya tetap ambil sisi positifnya, ya memang semua butuh proses untuk kembali pada prinsip, "Ambil yang baik, buang yang buruknya."
Almh. Mamakku adalah sosok wanita tangguh luar biasa yang dengan segala ujian hidupnya bisa mendampingi bapakku hingga akhir hayatnya di 2016. Alhamdulillah saat meninggal wajah mamak terlihat putih bersinar bahkan lebih cantik dibandingkan semasa hidupnya, saat terakhir mencium kakinya saya lihat di keningnya ada butiran keringat yang berkilau seperti kristal.
Mamaku selalu bilang, "Jangan benci orang lain."
Setiap ada orang yang gak s**a sama kita dan sikapnya buruk sama kita, mamak selalu bilang, "Biarkan saja, toh gagak dengan tunggak tetap menang Tunggak."
Maksudnya orang yang gak s**a sama kita itu biasanya akan menyerang, teriak-teriak atau ngefitnah kita kesana kemari, seperti burung gagak yang matuk sambil teriak-teriak ke tonggak kayu yang benda mati, tapi akhirnya si gagak capek sendiri, hingga akhirnya dia yang mati juga, sedangkan tonggak kayu tetap kokoh berdiri.
Saat anaknya berantem, mamak selalu nasehatin, "Yang akur sama saudara, saudara itu tetap saudara dan gak bisa ditukarkan, maka saling mengalah dan saling menerima, mamak lho jauh dari saudara."
Pesan itu sering diucapkan mamak kala mamak masih merantau sendiri di Sumatra, sebelum adik bungsunya dan ipar bungsunya ikut ke Sumatra.
Kalau Rabu kemarin dari kajian di Masjid Al-Markaz Islamic Center Pabelan, jam 07.30-09.00 ustadz mengatakan, 5 kebiasaan yang harus ditanamkan pada anak, agar anak bisa seperti pejuang Palestina adalah:
1. Membiasakan anak bersama dalam hal kebaikan, makan bersama, sholat bersama dll.
Saya baru sadar dulu orang tua saya serepot apapun akan ada masa makan bersama setelah magrib atau setelah isya, lalu setelah makan bersama itu ada ngobrol ringan antara bapak, mamak dan kami ke4 anaknya.
Atau setelah sholat magrib atau setelah sholat isya bapak memberi tausiyah untuk anak dan istrinya.
Bahkan hal unik yang dilakukan almh. Mamakku adalah s**a nyuapin anaknya pas kita mudik, selama kami belum menikah.
2. Mengingatkan hal-hal Sunnah.
Jujur sih, saya akui orang tuaku itu tipe yang masih bawel sama anaknya sampai anaknya punya anak. Mamak begitu, bapak juga begitu.
3. Membiasakan ke masjid.
Meskipun perempuan gak wajib ke masjid, tapi saat masih usia anak SD semua anak mamak dan bapak selalu diajak sholat jama'ah di mushola dekat rumah, eh lebih tepatnya di pekarangan rumah sih.
4. Membiasakan membaca Al-Qur'an.
Hal yang sering keingat itu, saat masih kecil kami bisa baca Al-Qur'an yang ngajarin bapakku dan kalau bapak sedang baca Al-Qur'an maka semua anaknya disuruh mendengarkan dan diam, gak boleh bicara, gak boleh nyalakan TV karena pahala mendengarkan bacaan Al-Qur'an sama dengan membaca Al-Qur'an.
5. Menanam cinta jihad berupa cerita.
Ini tuh sering dilakukan bapakku kala kami masih SD, sering sebelum tidur bapak cerita tentang kisah para Nabi dan Rasul, jadi saat kami sekolah dan guru cerita soal Nabi siapa saja, kami sudah hafal ceritanya dari bapakku.
Saya sendiri masih banyak belajar untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi, semoga bisa Istiqomah dengan prinsip yang sering dipesankan almh. Mamak, "Lebih baik mengalah dan diam, yang penting tidak mengambil hak orang lain, maka rezeki orang yang sabar itu jembar (lebar/luas)."
Alhamdulillah dengan berjalannya waktu meskipun kami ber4 jauh bersebrangan pulau, saya sekarang di Jawa Tengah, saudara di Palembang semuanya tapi Alhamdulillah kami tetap rukun, bahkan saya sudah dijenguk adik dan mbak-mbakku, saya yang belum mudik selama 2 tahun ini. Semoga tahun depan bisa mudik dan berkumpul di tanah kelahiran kami ber4, karena kami tetaplah Pujakusuma (putra/i jawa kelahiran Sumatra). Bapak asli Klaten, Mamak asli Wonogiri.
Jika orang tua kita ada kekurangan, maka maafkanlah dan lepaskanlah segala luka itu, mari perbaiki diri kita untuk mendidik anak kita.
Repost :
By dr. Masyithoh Budiyani
Click here to claim your Sponsored Listing.