Distributor Menspad Cuci Ulang
Distributor Menspad adalah destinasi anda untuk mencari produc menspad cuci ulang berkualitas dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya.
21/09/2019
JANGAN SAMPAI ISTRIMU LELAH & LAPAR
By Siti Nur Faidah
"Nak, istrimu sudah makan?"
"Belum Bu, masih sibuk nyusuin Andra."
"Ambilkan Nak, suapin!"
"Kan bisa ambil sendiri Bu."
"Gak sempat Nak, dari tadi Andra gak mau ditinggal kan."
"Iya Bu."
"Gitu emang Nak, kalau punya anak bayi. Gak sempat ngapa-ngapain, makan pun tak sempat kadang. Kamu harus peka Nak."
"Iya Bu."
"Nanti kalau ibu p**ang, pastikan selalu ada makanan untuk istrimu ya!"
"Iya Bu."
"Suami itu wajib menyediakan sandang, pangan dan papan buat istri Nak."
Bayu tersenyum.
"Sandang itu pakaian yang bersih. Jadi nyuci baju itu kewajibanmu,"
"Pangan itu makanan. Jadi memasak itu kewajibanmu,"
"Papan itu tempat tinggal yang layak dan bersih. Jadi, bersih-bersih rumah itu juga kewajibanmu,"
"Selama ini istrimu sudah bantu kamu untuk melaksanakan kewajibanmu Nak, berterimakasih lah. Sekarang Dia habis lahiran saatnya kamu yang peka akan keadaanya yang tak bisa banyak bantu kamu karena fokus merawat bayi kalian. Sebenarnya pasti istrimu ingin mengerjakan semua itu, tapi memang kadang gak sempat adanya. Jangan sampai kamu gak peka apalagi protes ya...."
"Iya Bu," jawab Bayu.
"Jangan sampai istrimu lapar dan lelah juga Nak, bahaya!"
"Bahaya bagaimana Bu?"
"Bahaya Baby blues sama depresi p***a melahirkan Nak, seperti berita yang belakangan ini banyak terjadi. Itu salah satu penyebabnya bisa jadi karena lapar, lelah dan kurang perhatian."
"Iya Bu."
"Suami punya peranan yang penting agar itu semua tak terjadi. Kalau kamu lihat cucian numpuk, cucikan Nak. Kalau gak sempat laundriin,"
"Kalau istrimu gak sempat masak, masakin. Kalau kamu gak sempat masak, belikan di luar Nak,"
"Kalau kamu lihat rumah kotor, sekiranya kamu lagi santai-santai, bersihkan Nak. Kalau kamu lelah, bayar orang. Jangan sampai suruh istrimu bersihin ya."
"Iya Bu."
"Istrimu sedang menata hatinya Nak. Dia butuh penyesuaian p***a melahirkan. Apa yang dia dengar dari luar bisa jadi menyinggung hatinya. Kadang memang kita gak bisa mengatur omongan orang Nak, tapi kamu bisa jadi pendengar yang baik untuk curhatannya dan terus memberi semangat positif padanya."
26/11/2016
https://www.tokopedia.com/najmaolshop/menspad
Jual Menspad - Najma Ol Shop | Tokopedia Jual Menspad, Menspad Shofy dengan harga Rp 7.000 dari toko online Najma Ol Shop, Boyolali. Cari produk pembalut lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Assalaamu'alaikum sahabat...
26/02/2016
Fase Perkembangan Janin Bayi dalam Rahim Ibu Usia 1, 2, 3 Bulan
Inilah perkembangan bayi dalam rahim ibu dari minggu ke minggu pada trimester pertama:
Pertumbuhan bayi dalam rahim usia 2 minggu
Pembuahan terjadi sekitar dua minggu setelah awal mulainya masa haid. Walaupun masa periode dua minggu selama dan sesudah menstruasi tersebut tetap dihitung sebagai bagian dari masa kehamilan 40 minggu, anda belum benar-benar hamil saat ini, namun dokter akan menghitung Hari Perkiraan Lahir atau HPL berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir.
Penyatuan sperma dan telur akan membentuk satu sel tunggal kecil (zygote). Kromosom dalam zygote menentukan jenis kelamin, warna mata dan rambut, tinggi dan figur. Setelah pembuahan terjadi, zygote akan mulai bergerak melalui saluran telur ke kandungan rahim. Zygote kecil anda sekarang disebut blastocyte. Pada saat blastocyte mencapai rahim ia akan menempelkan dirinya ke dinding rahim (kadang antara hari ke-7 dan ke-9 setelah penghamilan dan plasenta mulai terbentuk.
Perkembangan janin usia 3 minggu
Pada saat ini anak anda secara resmi menjadi janin dalam rahim dengan otak, tulang belakang dan organ tubuh yang terus berkembang. Sebelum setengah masa dari trimester pertama, jantung dan sistem peredaran darah bayi anda sudah akan berkembang dengan cepat. Anda belum bisa mendengar suara detak jantungnya tapi dokter anda mungkin melihat tanda awal detak jantung saat USG. Begitu sistem peredaran darah bayi sudah sempurna, jantungnya akan berdetak dan organ tubuh pertamanya akan mulai berfungsi.
Perkembangan janin bayi 6 minggu / 1 bulan
Memasuki minggu ke-6 perkembangan bayi dalam rahim ibu, ukuran bayi anda sekitar 0,8 inci dan pembuluh syaraf untuk otak dan punggungnya hampir menutup. Jantung berdetak dan figur dasar wajah bayi mulai terbentuk termasuk mulut dan telinga. Jaringan tulang rusuk dan otot mulai berkembang begitu p**a "pucuk" di mana tangan dan kaki akan bertumbuh sudah ada. Tengkoraknya belum solid namun semua pembuluh dan saluran yang dibutuhkan untuk mengedarkan cairan sumsum tulang belakang sudah terbentuk.
Perkembangan janin 8 minggu
Pada minggu ke-8, jari tangan dan kaki sudah kelihatan walaupun masih menyatu satu sama lain. Tulang sendi (siku, pergelangan kaki dan tangan), telinga, bibir, hidung dan kelopak mata bertambah nyata.
Pertumbuhan bayi dalam rahim 9 minggu / 2 bulan
Pada minggu ke-9 perkembangan bayi dalam rahim, ukuran bayi anda hanya sekitar satu inci. "Ekor" janin di ujung tulang belakang menyusut dengan cepat membentuk puting, organ reproduksi dan kantung rambut. Organ tubuh seperti pankreas dan gallbladder juga sudah berkembang.
Perkembangan janin 12 minggu
Mendekati akhir trimester pertama perkembangan bayi dalam rahim ibu, organ-organ vital bayi sudah berkembang, ekor janin dan selaput di antara jari tangan dan kakinya juga sudah hilang. Tulangnya sudah terbentuk dan syaraf otaknya tersembul. Kelopak mata dan telinga bagian luar terbentuk dan "tunas gigi" nya mulai tumbuh. Bagian kelamin mulai terlihat dan plasenta anda sedang bekerja keras untuk memasok nutrisi untuk pertumbuhannya selama trimester kedua dan ketiga.
Perkembangan janin 13 minggu / 3 bulan
Pada akhir trimester pertama, bayi Anda akan berukuran sekitar tiga inci dan berbobot kurang dari satu ons. Ia juga sudah memiliki kuku dan wajah yang lebih nyata.
25/02/2016
MAKNA TANGISAN BAYI
Menangis merupakan proses fisiologis dalam kehidupan bayi. Baca ulasan singkat mengenai makna tangisan bayi dan berbagai sebab bayi sering menangis dalam artikel ini.
Pada saat bayi baru keluar dari rahim hal pertama yang dilakukannya adalah menangis keras. Bayi baru lahir menangis di mana lewat tangisan pertamanya bayi sekaligus belajar bernapas di luar rahim untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Bayi baru lahir tidak menangis pada saat lahir harus dirangsang dengan cara dicubit atau diguncang kakinya dengan lembut.
Bayi sering menangis untuk berkomunikasi dengan orang lain karena mereka tidak bisa mengekspresikan kebutuhan dan keinginannya dalam bentuk kata-kata. Walaupun mereka bisa memberikan tanda lainnya seperti menendang kaki, melambaikan tangan, menggerakkan kepala, dll tapi cara paling efektif bagi bayi untuk mendapatkan perhatian adalah melalui tangisan. Ada berbagai makna tangisan bayi, bayi akan menangis jika merasa tidak nyaman seperti lapar, popok basah, terlalu panas atau dingin, pakaian yang terlalu ketat, kesakitan, dll.
Makna Tangisan Bayi
Kenapa bayi sering menangis dan susah tidur pada malam hari? Ada pendapat bahwa penyebab bayi rewel dan susah tidur pada malam hari dikarenakan kegelisahan sang bunda atau stres sang ayah sesudah p**ang kantor. Tapi asumsi yang paling dapat diterima mengenai sebab bayi menangis dan rewel di malam hari saat ini adalah bahwa bayi baru lahir memiliki kemampuan menyaring yang dipakai untuk menutup semua bunyi yang mungkin memicu respon agar bisa mendapatkan istirahat yang cukup. Tapi sejalan dengan perkembangan bayi dan bertambahnya usia bayi, saringan ini melemah dan akhirnya hilang sama sekali mendekati umur 6 minggu. Ini membuat bayi menjadi sangat sensitif terhadap faktor luar seperti suara, gerakan, dll dan reaksi terbaik yang bisa mereka lakukan adalah dengan menangis keras.
Berikut beberapa makna tangisan bayi dan hal yang mungkin coba dikomunikasikan buah hati anda melalui tangisannya.
Lapar
Lapar merupakan sebab bayi menangis dan rewel yang paling umum terutama pada bulan-bulan awal kehidupannya. Ia tidak akan berhenti menangis sebelum diberikan susu. Pola rengekan lapar ini biasa ditandai dengan tangisan yang persisten, menuntut dan hampir berirama. Tapi iramanya tentunya tidak ada unsur musik sama sekali.
Popok basah
Popok basah karena pipis atau buang air besar menyebabkan ketidaknyamanan dan membuat bayi menangis terus sampai popoknya dibersihkan dan diganti.
Bosan
Tangisan bayi yang berirama diiringi isakan dan rintihan bisa bermakna tangisan bosan. Selain perhatian dan makanan, bayi juga membutuhkan banyak stimulasi. Dan jika mereka tidak mendapatkannya, mereka akan menangis. Triknya adalah mengangkat bayi anda dan bermain dengannya. Tindakan ini mungkin membuat sebagian orangtua mengerutkan dahi karena dianggap sebagai memanjakan bayi. Tapi stimulasi juga merupakan salah satu kebutuhan utama bayi dan tidak ada ruginya memberikannya pada masa pertumbuhannya.
Minta ditemani
Rata-rata bayi membutuhkan seseorang di dekatnya. Jika ia merasa kesepian ia menangis keras. Jika boneka kesayangannya jatuh dari genggamannya ia akan menangis untuk meminta bantuan.
Kelelahan
Pada saat bayi kelelahan setelah melakukan perjalanan dan tidak bisa tidur, ia akan sering menangis. Ia merasa capek dengan suasana sekeliling yang tidak nyaman dan karena iklim buruk.
Panas atau dingin
Sebab bayi menangis keras lainnya adalah kepanasan atau kedinginan. Jika bayi merasa terlalu panas atau dingin ia akan sulit untuk istirahat sehingga ia menangis. Bayi akan merasa nyaman di dalam ruangan dengan ventilasi yang bagus.
Pakaian yang ketat
Bayi akan sulit mentoleransi pakaian yang ketat terutama pada saat cuaca panas. Karet pakaian yang terlalu ketat juga menyebabkan rasa sakit di area pinggang. Ketidaknyamanan ini akan membuat bayi sering menangis.
Dahak di tenggorokan
Dahak di tenggorokan juga membuat bayi sulit bernafas dan membuatnya sering menangis.
Sakit sekujur badan
Sakit pada sekujur badan yang menyebabkan bayi rewel dan susah tidur biasanya terjadi pada saat flu atau masa inkubasi penyakit infeksi yang membuat bayi menangis terus menerus.
Ruam popok
Popok yang terlalu ketat, basah dan tidak segera diganti akan mengakibatkan ruam popok. Ruam juga bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan elastis pada popok. Ruam popok pada bayi akan menyebabkan rasa sakit dan menjadi penyebab bayi rewel dan susah tidur. Jenis luka kulit yang lainnya seperti eksema, kandidiasis, dll juga akan mengakibatkan masalah yang sama dan membuat bayi menangis keras
W W W : b a y i k u . o r g
24/02/2016
MENCEGAH RUAM POPOK
Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Terkait dengan ruam popok pada bayi, tidak ada pencegahan yang pasti dan menyeluruh. Namun, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya ruam popok yang intinya sebisa mungkin menjaga agar bayi tetap kering dan bersih
Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah ruam popok pada bayi.
Mengganti secepatnya jika popok bayi anda kotor untuk mencegah terjadinya infeksi.
Bersihkan area popok bayi pada saat mengganti popoknya.
Keringkan area popok sebelum memakaikan popok baru.
Jika menggunakan pospak, oleskan krim popok tipis-tipis pada area popok agar kulit bayi tidak bersentuhan langsung dengan urin atau kotoran bayi.
Pakaikan popok baru yang tidak terlalu ketat untuk memberi ruang bernafas bagi kulit bayi.
Jika bayi anda sudah mulai makan makanan padat, berikan selang waktu beberapa hari sebelum memperkenalkan makanan baru. Hal ini akan membantu anda menentukan apakah infeksinya berhubungan dengan alergi pada makanan tertentu pada saat bayi anda terkena ruam popok.
Singkat kata, bahkan orangtua terbaik pun pernah mengalami masalah ruam popok dan bagaimana mereka meresponnya lah yang penting. Menjaga kebersihan area popok bayi bisa mencegah terjadinya ruam popok yang parah atau terlalu sering. Jika anda menemukan ciri-ciri ruam popok pada buah hati anda dan anda yakin bayi anda terkena ruam popok, memberikan perawatan secepatnya sangat disarankan untuk mencegah ruam popok pada bayi anda bertambah parah.
b a y i k u . o r g
23/02/2016
Seberapa sering HARUS MENGGANTI popok bayi?
Banyak orang tua (terutama orang tua baru) yang bingung tentang seberapa sering harus mengganti popok bayi mereka.
Pertama-tama, sangatlah penting untuk mengganti popok buah hati anda sesegera mungkin setiap kali ia buang air besar untuk kebersihan dan kenyamanannya. Selain itu, meskipun air seni lebih tidak menimbulkan masalah, sebaiknya hindari membiarkan bayi anda dalam popok yang terlalu penuh terlalu lama, bahkan jika popoknya jenis popok sekali pakai dan berdaya serap tinggi. Selain memperbesar risiko terkena infeksi, popok yang kotor juga sedikit banyak akan membuat bayi merasa tidak nyaman.
Secara umum, bayi yang lebih muda akan pipis setiap satu sampai tiga jam dan buang air besar beberapa kali sehari sehingga anda akan harus mengganti popoknya pada setiap interval waktu tertentu. Sejalan dengan perkembangan bayi bulan ke bulan, anda akan bisa memperkirakan kapan anda harus mengganti popok bayi anda.
Pemakaian popok pada bayi
Dengan asumsi anda menggunakan popok sekali pakai, maka jika anda mengganti popok bayi setiap kali bayi anda pipis, anda akan menghabiskan banyak uang hanya untuk pospak saja dan mungkin terpaksa mengurangi pengeluaran lainnya. Begitu p**a sebaliknya, jika anda membiarkan popoknya terlalu lama, akibatnya bukan hanya mempengaruhi neraca keuangan anda tapi juga kesehatan bayi anda. Kombinasi antara bakteri yang terkandung dalam feses dengan urin merupakan penyebab ruam popok pada bayi, dan ini suatu kondisi yang pasti ingin anda hindari.
Pemakaian Popok pada BayiAkan lebih hemat jika anda menggunakan popok kain atau yang lebih praktis seperti clodi (cloth diaper), namun penting untuk mempunyai jumlah diaper yang cukup dan siklus pencucian yang tepat yang memungkinkan popok yang bersih selalu tersedia.
Dalam hal pemakaian popok pada bayi ini, pilihannya adalah antara menggunakan popok sekali pakai yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit tapi lebih praktis atau memakai popok kain/clodi yang lebih hemat (terutama dalam jangka panjang) namun tenaga dan waktu yang harus dicurahkan akan lebih banyak. Keputusannya ada di tangan anda sebagai orang tua. Hal ini tentu tidak berlaku bagi orang tua yang mempekerjakan asisten rumah tangga yang bisa membantu melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga termasuk mencuci popok kain atau cloth diaper bayi.
22/02/2016
Penyebab RUAM POPOK BAYI
B a y i k u . o r g
Penyebab utama ruam popok pada bayi adalah kelembaban atau kontak yang terlalu lama dengan zat amonia yang terkandung dalam urin atau feses. Selain itu, ruam popok bisa juga disebabkan oleh adanya riwayat alergi, terjadi gesekan berlebihan antara popok dengan kulit bayi, memakai popok yang terlalu ketat, atau memakai diaper yang terbuat dari plastik atau karet dalam jangka waktu lama sehingga mengakibatkan iritasi.
Ruam popok umumnya terjadi pada bayi di bawah usia 15 bulan, di mana kulitnya masih sangat tipis dan rentan terhadap iritasi. Orang lanjut usia yang harus memakai diaper juga dapat terkena ruam popok, tetapi hal ini jarang terjadi karena kulitnya lebih tebal dari bayi.
Ruam popok juga tidak pernah terjadi pada orang dewasa karena orang dewasa bisa melakukan ritual ke kamar kecil sendiri dan tahu apa yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Sebaliknya, bayi belum bisa melakukan hal ini dan bergantung sepenuhnya pada pengasuhnya. Bayi umumnya lebih sering buang air besar dan kecil dibandingkan orang dewasa sehingga selalu ada kemungkinan terkena infeksi. Selain itu, kotoran bayi juga lebih encer dan kadang karena alasan tertentu (misalnya orang tua atau pengasuh tidak menyadari) harus terus memakai popok kotor untuk beberapa waktu sebelum popoknya diganti. Bahkan jika popok bayi diganti terus menerus secara berlebihan, masih ada kemungkinan bayi dengan kulit yang sensitif terkena infeksi.
Pada bayi yang lebih besar, pemberian antibiotik bisa menjadi masa-masa yang beresiko dan menjadi salah satu penyebab ruam popok. Hal i ini terutama dikarenakan selama masa pemberian antibiotik, umumnya bayi lebih rentan terhadap diare dan karenanya lebih beresiko terkena ruam popok.
21/02/2016
Pengertian RUAM POPOK
Ruam popok adalah radang/infeksi kulit di sekitar area popok seperti paha dan pantat pada bayi, yang umumnya disebabkan terpaparnya kulit bayi pada zat amonia yang terkandung dalam urin atau feses bayi dalam jangka waktu lama. Area popok pada bayi tak dapat dihindari akan bersentuhan dengan sedikit bakteri pada basis tertentu. Bahkan mengganti dan membersihkan secara teratur kadang masih bisa gagal mengangkat bakteri-bakteri tersebut sehingga pada akhirnya mengakibatkan ruam popok pada bayi.
Ciri-ciri/gejala ruam popok
Anda akan bisa mengenali gejalanya pada saat bayi terkena ruam popok, dengan ciri-ciri kulit di area popok terlihat merah, bengkak dan meradang pada bagian bokong, paha, dan alat kelamin, dan pada kasus tertentu timbul jerawat. Ruam popok akan membuat iritasi bayi dan jika tidak ditangani akan berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius, termasuk infeksi-infeksi tertentu. Beberapa gejala ruam popok lainnya adalah bayi merasa tidak nyaman, menangis lebih sering dan keras, serta memperlihatkan ketidaksenangan secara umum.
19/02/2016
PENYEBAB ALERGI DAN IRITASI PADA PEMAKAIAN POPOK BAYI
Kalau tak hati-hati, kulit bayi bisa teriritasi. Cari yang cocok untuk si kecil dan perhatikan betul cara pemakaiannya.
Praktis. Begitulah jawaban para ibu kalau ditanya mengapa anaknya diberi popok sekali pakai alias diaper. "Cocok banget untuk musim hujan. Kalau pakai popok kain, kan, harus dicuci dan dijemur. Kapan keringnya?"
Memang, popok sekali pakai jadi mempermudah pekerjaan ibu. Minimal, tak perlu mencuci atau mengganti popok kain setiap kali si kecil pipis. "Selain ibu tak perlu bangun malam, anak juga bisa tidur lebih lelap di malam hari karena tak terganggu. Kalau pakai popok kain, tiap kencing, kan, harus diganti," ujar dr. H.M.V. Ghazali MBA. MM atau Vinci dari Klinik Kid's World, Kramat Batu Jakarta Selatan.
Berbagai jenis popok sekali pakai, kini semakin banyak tersedia di pasaran. Memang, sih, setelah krismon, banyak ibu kembali ke popok kain karena harga diaper (apalagi yang impor), jadi luar biasa mahal. Variasinya pun beragam. Ada yang dibuat khusus untuk bayi perempuan/laki, ada p**a yang uniseks. Dari mutu, ada yang berdaya serap tinggi dan sebaliknya.
Yang jelas, berbagai merek diaper itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. "Tapi yang penting," pesan Vinci Ghazali, "Jangan pernah mengabaikan masalah kebersihan. Yang sering terjadi, para ibu merasa yakin, pakai diaper pasti bayinya bersih terus." Padahal, kalau popok sekali pakai itu sudah penuh (bayi kencing berulang-ulang), "Daerah di sekitarnya jadi lembab dan bisa menimbulkan iritasi pada kulit anak." Selain itu, rekatan yang rapat dari diaper, bisa saja membuat kulit jadi tak bisa bernapas.
ALERGI DAN IRITASI
Jadi bukan berarti dengan diaper segalanya terus beres, lo. Kelembaban akibat tumpukan air seni atau tinja, menjadi tempat yang paling menyenangkan bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak dan menyebar. Begitu p**a jika diaper terkontaminasi oleh bedak dan lotion. Bukankah para ibu "hobi" menaburkan bedak di sekitar alat kelamin atau a**s bayi? Dengan kata lain, popok sekali pakai tadi menjadi tak higienis lagi. Dari sinilah, iritasi kulit terjadi.
Gejala awalnya, jelas Vinci Ghazali, terlihat dari kulit yang kemerahan. Bahkan bisa menjadi radang kulit (dermatitis). Yang lebih parah, jika bagian a**s kena iritasi, akan cepat menyebar ke alat kelamin dan lipatan pangkal paha. Akibatnya, terjadi infeksi sekunder di kedua daerah tersebut. Bayi pun menjadi rewel karena ia merasa kulitnya gatal, perih, dan panas.
Bahan diaper sendiri bisa menimbulkan alergi pada kulit bayi. Sebab, tiap bayi punya kepekaan kulit sendiri-sendiri.Karena itu, kita harus pandai-pandai memilih bahan yang cocok untuk si kecil.
Seperti dituturkan Vinci Ghazali, reaksi alergi menyebabkan permukaan kulit rusak. "Ditambah lagi dengan adanya bakteri serta jamur, permukaan kulit yang sudah rusak ini membuat hilangnya pertahanan tubuh." Reaksi lanjutnya, biasanya muncul secara tiba-tiba dalam waktu 1-2 hari. "Ini berbeda dengan iritasi yang timbulnya lebih lama, setelah beberapa hari atau minggu." Meski begitu, soal waktu tak bisa dijadikan patokan. "Sebab, iritasi dan alergi bisa tumpang tindih terjadinya. Yang pasti, kalau sudah timbul merah-merah di kulit, diikuti lecet atau melepuh seperti bisul air, berarti alerginya sudah akut."
Kasus yang paling sering terjadi, papar Vinci Ghazali, adalah warna kemerahan di sekitar daerah yang langsung berhubungan dengan diaper, yaitu a**s, alat kelamin, serta lipatan pangkal paha. "Jarang, kok, yang sampai ke infeksi sekunder."
MAU HEMAT JADI BOROS
Soal berapa sering diaper harus diganti, tergantung dari frekuensi buang air kecil/besar bayi. "Di tempat panas, misalnya, bayi cenderung lebih banyak berkeringat dan air seninya berkurang. Di tempat dingin atau ber-AC, pipisnya yang lebih banyak." Faktor lain adalah banyak atau sedikitnya bayi minum. "Makin banyak minum, otomatis pipisnya lebih banyak. Selain itu, bayi yang sudah diberi makanan padat, frekuensi buang air kecilnya akan lebih jarang dibanding yang hanya menyusui."
Cara mudah untuk menentukan berapa banyak diaper yang diperlukan tiap harinya, kata Vinci Ghazali, "Perhatikan frekuensi buang air kecil/besar si kecil. Paling tidak, akan tercium bau jika diaper sudah kotor," ujar lulusan FKUI ini. Cara ini pun sekaligus untuk mencegah terjadinya iritasi.
Saat akan mengganti popok sekali pakai, jangan pernah lupa membersihkan a**s dan alat kelamin anak (menceboki atau membasuh dengan lap basah yang bersih). Setelah itu, lap hingga kering, baru diaper dipakaikan. Ada baiknya secara berkala membiarkan anak tanpa diaper. Dengan begitu, kulit dianginkan sebentar sehingga kelembaban hilang sama sekali. Ini juga penting untuk memberi kesempatan kulit bernapas.
Yang lebih baik memang popok kain. Lebih cepat ketahuan jika anak buang air besar/kecil, sekaligus irit biaya. Hitung saja, kalau sehari si kecil perlu 5-6 diaper, misalnya, berapa uang yang mesti dikeluarkan dalam sebulan? Cari diaper yang murah? Ini bukan solusi yang baik juga. Soalnya, biasanya kalau murah, mutunya rendah. Akhirnya, anak lebih gampang kena iritasi atau alergi sehingga harus berobat ke dokter. Malah lebih boros, jadinya.
Idealnya, pakaikan diaper hanya bila perlu. Misalnya, sedang dalam perjalanan atau pada malam hari. "Tapi jangan lupa dikontrol. Kalau sudah penuh pipis, ganti." Ya, berkorban sedikit, deh, daripada si kecil terkena iritasi. Malah repot, kan?
Cara Tepat Memakaikan Diaper
1. Jangan pernah lupa (apalagi malas) membersihkan lalu mengeringkan alat kelamin dan sekitarnya, termasuk daerah a**s, sebelum memakaikan diaper.
2. Baby oil atau krim bisa diolesi di bagian lipatan kulit jika Anda yakin benar, zat tersebut tak menimbulkan iritasi pada kulit bayi setelah terkontaminasi dengan diaper.
3. Selalu bersihkan tangan sebelum menceboki bayi.
4. Perhatikan benar mana bagian untuk menutupi bokong dan alat kelamin. Sering terjadi diaper dipasang terbalik karena tergesa-gesa.
5. Jangan buka perekat diaper sebelum "menempel" di bokong bayi.
6. Angkat kedua pergelangan kaki anak hingga bokongnya ikut terangkat. Masukkan diaper ke celah tersebut sampai satu sisinya segaris dengan pinggang anak.
7. Lipat bagian depan diaper ke arah perut. Jika bayi Anda laki-laki, sebelumnya atur lebih dulu posisi p***snya. Arahkan ujung p***s ke arah kaki (pangkal paha).
8. Pegang salah satu sisi diaper yang sudah menutupi alat kelamin dengan satu tangan Anda dan agak ditekan dengan satu jari sementara tangan lainnya melepas perekat untuk kemudian direkatkan ke bagian depan, sejajar sisi atas diaper. Lakukan hal yang sama pada sisi satunya.
9. Pastikan letak diaper nyaman di sekitar kaki dan tak berkerut. Jika terlalu longgar atau rapat, perbaiki kembali letak perekatnya. Minimal ada ruang untuk satu jari Anda. Diaper yang "bagus" biasanya memiliki nomor di sisi kiri dan kanan bagian depan tempat perekatan sebagai ukuran pinggang si bayi.
Dedeh Kurniasih
T a b l o i d n o v a . c o m
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Boyolali