Tukang urut khusus wanita

Tukang urut khusus wanita

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Tukang urut khusus wanita, Health/Beauty, Tegal, Central Java.

13/03/2023

Tegal laka laka

Photos from Dokter Herbal's post 29/11/2022
05/10/2022

Tegal hujan alhamdulillah

03/10/2022

Monggo ibu - ibu mbakyu - mbakyu yang merasa badannya pegel - pegel datang saja kerumah mohon maaf tidak melayani panggilan
jln, gerbang desa lebeteng arah rest area tarub tegal.

24/09/2022

Benjolan di Payudara pada Ibu Menyusui, Apa Penyebabnya?

roses menyusui sebenarnya tidak hanya menyoal pemberian kandungan ASI yang kaya nutrisi untuk kesehatan bayi saja. Menyusui juga menciptakan hubungan emosional yang kuat antara ibu dan bayi. Sayangnya, tidak semua ibu menyusui dapat menjalani proses ini dengan lancar. Sebab ada saja kendala yang dapat menghadang.

Contohnya, benjolan di payudara yang membuat proses menyusui menjadi tidak nyaman, bahkan menurunkan produksi ASI. Lantas, apa saja penyebab benjolan di payudara pada ibu menyusui?
Benjolan di payudara pada ibu menyusui sebenarnya bukan kondisi yang langka. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya:

1. Peradangan Akibat Mastitis

Benjolan di payudara pada ibu menyusui saja disebabkan oleh mastitis, atau peradangan pada jaringan payudara. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diperkirakan sekitar 3-20 persen ibu menyusui dapat mengalami mastitis. Hal yang perlu ibu ketahui, mastitis berpotensi menurunkan produksi ASI dan menjadi alasan ibu untuk berhenti menyusui.

Dikutip dalam laman IDAI, mastitis bisa disertai infeksi atau tanpa infeksi. Dalam proses ini dikenal p**a istilah stasis ASI, mastitis tanpa infeksi, dan mastitis terinfeksi. Bila ASI menetap di bagian tertentu payudara, karena saluran tersumbat atau karena payudara bengkak, maka kondisi ini disebut sebagai statis ASI.

Apabila ASI tidak juga dikeluarkan, terjadi peradangan jaringan payudara yang disebut mastitis tanpa infeksi, dan bila telah terinfeksi bakteri disebut mastitis terinfeksi.

Selain benjolan di payudara, menurut IDAI mastitis bisa menimbulkan beragam gejala lainnya, seperti:

1.Demam dengan suhu lebih dari 38,5 derajat Celcius.

2.Menggigil.

3.Nyeri atau ngilu seluruh tubuh.

4.Payudara menjadi kemerahan, tegang, panas, bengkak, dan terasa sangat nyeri.

5.Peningkatan kadar natrium dalam ASI yang membuat bayi menolak menyusu karena ASI terasa asin.

6.Timbul garis-garis merah ke arah ketiak.

2. Fibroadenoma

Selain mastitis, benjolan di payudara pada ibu menyusui juga bisa dipicu oleh fibroadenoma atau fibroadenoma mammae (FAM). FAM adalah jenis tumor jinak yang paling umum terjadi di area payudara.

FAM berbentuk bulat dengan batas tegas dan memiliki konsistensi kenyal dengan permukaan yang halus. Ukuran benjolan di payudara ini bisa membesar pada masa kehamilan.
Meski benjolan di payudara ini berupa timor, tapi FAM berbeda dengan tumor kanker payudara. FAM tidak menyebar ke organ lain, tak seperti kanker payudara. Dengan kata lain, benjolan di payudara ini hanya tetap berada dalam jaringan payudara.

3. Kista Payudara

Benjolan di payudara saat menyusui juga bisa disebabkan oleh kista payudara. Kebanyakan kista payudara berbentuk bulat atau lonjong. Ketika disentuh, rasanya kenyal seperti balon berisi cairan.
Untungnya, kista yang muncul di dalam payudara ini umumnya bersifat jikak, karena tak mengandung sel kanker. Meski begitu kista ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman.

4. Lipoma

Selain tiga hal di atas, benjolan di payudara juga bisa disebabkan oleh lipoma. Lipoma merupakan benjolan lemak yang tumbuh di bawah kulit secara perlahan. Benjolan ini bisa tumbuh di berbagai anggota tubuh, mulai dari kanker, bahu, punggung, perut, hingga payudara. Lipoma sendiri merupakan tumor jinak yang tak berbahaya. Akan tetapi, dalam beberapa kasus lipoma bisa membesar dan cukup mengganggu.

24/09/2022

Penyebab Benjolan di Payudara saat Menyusui

Penyebab benjolan di payudara saat menyusui antara lain mastitis, penyumbatan saluran susu, abses, kista, hingga hematoma.

Penanganan di yang bisa dilakukan di rumah untuk kondisi ini termasuk mengompres payudara yang sakit dengan handuk hangat, pijat payudara, dan gunakan pakaian yang longgar dan nyaman.

Ada beberapa penyebab benjolan di payudara saat menyusui, meliputi:

1. Penyumbatan saluran susu

Penyumbatan saluran susu adalah masalah yang umum terjadi dan dapat menyebabkan benjolan di payudara saat menyusui. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti mulut bayi tidak menempel dengan baik saat menyusui, pakaian terlalu ketat di sekitar payudara, tidak menyusui secara teratur atau pun karena alasan lain yang tidak dapat dijelaskan.

2. Pembengkakan payudara

Benjolan di payudara saat menyusui juga bisa disebabkan oleh penumpukan ASI di payudara yang membuatnya terlalu penuh. Kondisi ini bisa terjadi ketika bayi belum cukup sering menyusu atau tidak menyusui bayi dalam waktu yang lama.

Pembengkakan payudara dapat membuat payudara terasa keras, kencang dan nyeri serta mungkin disertai benjolan di sekitar area ketiak. Jika dibiarkan, pembengkakan payudara dapat menyumbat saluran susu dan berkembang menjadi mastitis.

3. Mastitis

Mastitis adalah kondisi peradangan atau pembengkakan jaringan payudara yang disebabkan oleh infeksi, saluran susu tersumbat, atau alergi. Kondisi ini dapat menyebabkan penebalan jaringan atau benjolan di payudara saat menyusui.

Selain itu, gejala mastitis juga meliputi pembengkakan payudara, kemerahan, sensitivitas payudara, dan rasa perih saat menyusui. Kondisi ini juga dapat menyebabkan Anda merasa menggigil, sakit kepala, dan demam.

4. Abses payudara

Abses adalah benjolan berisi nanah yang terasa menyakitkan dan terlihat membengkak. Kondisi ini bisa berkembang sebagai komplikasi dari mastitis atau pembengkakan ekstrem yang tidak diobati.

5. Kista galaktokel

Kista juga dapat berkembang dan menyebabkan benjolan di payudara saat menyusui. Kista jinak berisi susu yang berkembang di payudara dikenal dengan sebutan galaktokel.

6. Pembengkakan kelenjar getah bening

Benjolan di payudara saat menyusui juga dapat disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening. Jaringan payudara meluas ke ketiak yang merupakan area dimana kelenjar getah bening juga berada.

Saat terjadi pembengkakan atau infeksi payudara seperti mastitis, maka Anda juga mungkin akan melihat kelenjar getah bening di bawah ketiak dekat area payudara juga mengalami pembengkakan.

7. Payudara fibrokistik

Fibrokistik mamae (FAM) atau payudara fibrokistik adalah jaringan payudara padat yang kemudian dapat menjadi lunak dan terasa seperti beberapa benjolan di payudara yang berukuran kecil dan keras. Kondisi ini bisa muncul baik di salah satu maupun kedua payudara dan bersifat jinak.

8. Lipoma

Kemungkinan lainnya dari benjolan di payudara saat menyusui adalah lipoma, massa yang merupakan gumpalan lemak non-kanker yang tumbuh perlahan tepat di bawah kulit.

Lipoma kerap terasa lunak dan mudah digerakkan serta sebagian besar tidak menimbulkan rasa sakit. Kecuali jika benjolan menekan sarat yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Selain di jaringan payudara, lipoma juga dapat muncul pada bagian tubuh lainnya, termasuk leher, bahu, lengan, dan paha.

9. Tumor payudara

Benjolan di payudara saat menyusui juga bisa disebabkan oleh tumor. Menurut para ahli, jenis tumor yang paling umum dialami oleh ibu menyusui adalah adenoma laktasi. Ini adalah jenis tumor jinak yang dapat terasa seperti benjolan padat di bawah kulit dengan batasan yang terlihat jelas dan mudah digerakkan.

10. Kanker payudara

Kanker payudara sangat jarang terjadi pada ibu menyusui. Namun, sebaiknya segera periksakan ke dokter jika merasakan benjolan di payudara saat menyusui yang juga disertai dengan gejala:

1.Keluarnya cairan dari puting susu (selain ASI)
2.Nyeri payudara yang tidak hilang dengan sendirinya
3.Payudara atau puting terlihat merah dan bersisik
4.Iritasi kulit atau terdapat cekungan pada permukaan kulit payudara
5.Puting yang mengarah ke dalam
6.Terjadi pembengkakan bahkan jika tidak ada benjolan

24/09/2022

Payudara Terasa Sakit saat Menyusui, Lakukan Hal Ini

Ada sejumlah alasan mengapa ibu mungkin mengalami nyeri payudara saat menyusui. Biasanya, kondisi ini dapat diselesaikan dengan cukup cepat jika ibu mendapatkan bantuan yang tepat.

Jangan pernah menunda meminta bantuan lebih awal. Karena berdiam diri dan berharap kondisi itu akan menjadi lebih baik malah bisa memperburuk keadaan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri pada payudara saat memberikan ASi kepada bayi berdasarkan penyebabnya:

1.Pembengkakan Payudara

Pembengkakan payudara adalah kondisi saat payudara Ibu menjadi terlalu penuh. Mereka mungkin merasa keras, tegang dan sakit. Pada masa-masa awal, pembengkakan bisa terjadi karena ASI masuk dan bayi tidak menyusu sebanyak yang mereka butuhkan.

Bayi baru lahir perlu diberi makan sedikit dan sering. Diperlukan beberapa hari agar suplai ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Jika bayi tidak melekat dengan baik ke payudara, mungkin akan sulit bagi mereka untuk mengambil ASI saat payudara mulai membengkak. Puting susu bisa menjadi sedikit meregang dan rata, dan mungkin terasa sakit

Untuk meringankan ketidaknyamanan pembengkakan, selain menyusui bayi, ibu juga bisa mencoba memeras sedikit ASI dengan tangan. Selain itu, Ibu mungkin juga bisa meringankan nyeri dengan cara:

1.Mengenakan bra menyusui yang pas dan tidak membatasi payudara.

2.Meletakkan flanel hangat di payudara sebelum memerah ASI.

2.Saluran ASI Tersumbat

Kelenjar pembuat susu di payudara terbagi menjadi beberapa segmen, agak seperti jeruk. Tabung sempit yang disebut saluran membawa susu dari setiap segmen ke puting. Jika salah satu segmen tidak dikuras dengan benar selama menyusui, ini dapat menyebabkan saluran tersumbat. Ibu mungkin akan merasakan benjolan kecil dan lembut di payudara.

bu juga bisa menghindari mengenakan pakaian atau bra yang ketat agar ASI dapat mengalir dengan lancar dari setiap bagian payudara. Hal lain yang mungkin membantu termasuk:

1.Sering menyusu dari payudara yang sakit.

2.Tempelkan waslap hangat atau mandi air hangat untuk mendorong aliran ASI.

3.Pijat lembut benjolan ke arah puting saat bayi menyusu.
Sangat penting untuk segera menangani saluran yang tersumbat karena jika dibiarkan, hal itu dapat menyebabkan mastitis.

3.Mastitis

Mastitis (radang pada payudara) terjadi ketika saluran yang tersumbat tidak sembuh. Ini membuat payudara terasa sakit dan meradang, dan bisa membuat Ibu merasa sangat tidak enak badan dengan gejala seperti flu.

Jika Ibu tidak mengatasi tanda-tanda awal mastitis, itu bisa berubah menjadi infeksi dan Ibu perlu minum antibiotik. Jika Ibu merasa mengidap mastitis, lakukan beberapa cara ini:

1.Periksa posisi dan pelekatan bayi.

2.Lanjutkan menyusui.

3Biarkan bayi menyusu pada payudara yang lembut terlebih dahulu.

4.Jika payudara yang terkena masih terasa penuh setelah menyusui, atau bayi tidak dapat menyusu karena suatu alasan, peras ASI.

5.Kehangatan dapat membantu aliran ASI, jadi waslap hangat, atau mandi air hangat, dapat membantu.

6.Beristirahatlah sebanyak yang Ibu bisa.

Photos from Tukang urut khusus wanita's post 16/09/2022
Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Central Java?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address

Tegal
Central Java