RUMAH Herbal1298
Rumah Herbal merupakan wadah penjualan produk kesehatan anak dan Orang tua yang sakit
Kami siap melayani anda
PC : 085279835713
27/07/2019
Penyebab mata minus On 5 Oktober 2018 In Gangguan Penglihatan Tagged bahaya mata silinder, ciri-ciri mata silinder, penyebab mata minus plus dan silinder, perbedaan mata minus dan plus, perbedaan mata silinder dan minus, ukuran mata plus 2 Comments
penyebab mata minus, plus dan silinderHallo sobat mata sehat… Pada pembahasan sebelumnya elba telah mengulas tentang gangguan penglihatan berupa mata minus, mata plus dan mata silinder. Dan Pada ulasan kali ini, Elba menyatukan tiga ulasan tersebut untuk perbandingan sekaligus menambah bahasannya. Penyebab mata minus, plus dan silinder. Dalam ulasan sebelumnya telah disebutkan bahwa terjadinya gangguan penglihatan mata, secara teknisnya disebabkan oleh adanya kelainan refraksi pada organ mata tertentu seperti bola mata, kornea dan lensa. Perbandingannya adalah sebagai berikut:
1. Mata Normal
Bentuk bola mata bulat dan kornea cembung sempurna.
Bayangan benda yang datang dari lensa jatuh tepat pada titik retina. Silahkan
baca artikel yang berjudul : Anatomi Fisiologi Mata Lengkap Dengan Gambarnya
2. Mata minus atau miopia atau rabun jauh
Bentuk kornea terlalu cembung atau terlalu tebal.
Sedangkan kelainan pada bola mata misalnya bentuk bola matanya terlalu panjang.
Akibatnya bayangan benda dari lensa jatuh di depan retina.
3. Mata plus atau hiperopia atau rabun dekat
Bentuk kornea kurang cembung.
Sedangkan kelainan pada bola mata misalnya bentuk bola matanya terlalu pendek.
Akibatnya bayangan benda dari lensa jatuh di belakang retina.
penyebab mata minus, plus dan silinder
4. Mata silinder atau astigmatisma.
Bentuk kornea tidak cembung sempurna tetapi cembung seperti bola rugby.
Dan bentuk lensa yang tidak simetris, sehingga proses akomodasi cahaya tidak dapat difokuskan.
Akibatnya bayangan benda dari lensa jatuh dibanyak titik di retina, ada yang di depannya dan ada yang di belakangnya. tidak beraturan.
Pertanyaannya adalah kenapa kelainan refraksi yang melibatkan organ mata tertentu, itu bisa muncul kemudian?
Beberapa faktor penyebab mata minus, plus dan silinder
Meskipun para ahli tidak tahu apa penyebab terjadinya kelainan refraksi secara pasti, namun mereka meyakini bahwa kelainan tersebut muncul karena beberapa faktor. Diantaranya adalah faktor genetika atau keturunan, faktor pertambahan usia, faktor lingkungan, faktor kesehatan lain, faktor kecelakaan dan mungkin masih ada faktor yang lainnya lagi.
Faktor Genetika
Faktor genetika atau faktor keturunan ikut menyumbang penderita gangguan mata yang banyak. Anak dengan orang tua yang punya riwayat menderita gangguan penglihatan punya kecenderungan besar untuk mengalami kondisi yang sama. Seringkali kondisi mata dengan gangguan penglihatan itu sudah ada sejak dia dilahirkan. Namun jika dia terlahir dengan mata normal tanpa gangguan penglihatan seperti kedua orang tuanya, maka dia bisa terus mempertahankannya dengan melakukan pola hidup sehat dan pola penggunaan mata yang benar. Tetapi bila pola hidupnya salah dan pola penggunaan matanya juga salah maka dia akan mudah terkena gangguan penglihatan lebih cepat dari pada orang yang tidak punya kecenderungan dari faktor keturunan. Menurut para ahli ada 40 gen yang megakibatkan gangguan penglihatan mata yang diwariskan dari orang tuanya.
Faktor Usia
penyebab mata minus, plus dan silinder
ilustrasi penderita mata plus / rabun dekat/ miopia
Tak bisa dipungkiri usia lanjut akan datang pada semua orang. Saat usia semakin lanjut segala organ dan fungsi tubuh mengalami penurunan. Khususnya pada organ penglihatan, otot siliar mata semakin melemah menurunkan daya akomodasi mata dan kekenyalan lensa berkurang. Presbiopia atau rabun dekat karena faktor usia pasti terjadi pada semua orang. Rabun jauh atau miopia pada usia lanjut bisa terjadi karena faktor katarak, retinopati diabetes, retinopati hipertensi dan faktor penyakit mata lainnya. Gejala penurunan fungsi penglihatan itu biasanya mulai dari usia 40 tahun. Kemudian semakin bertambah usia berangsur-angsur semakin menurun fungsinya.
Faktor Lingkungan
Yang dimaksud faktor ligkungan penyebab kelainan refraksi adalah faktor-faktor selain Genetika, Usia, dan faktor penyakit lain dari tubuh kita. Faktor lingkungan dibagi dalam 4 bagian. Menurut Dr William Bates dalam bukunya yang berjudul ‘Better Eyesight Without Glasses‘ ada 4 faktor yang menyebabkan pandangan mata menjadi buram, berbayang dan tidak jelas, Yaitu:
1.Pola Hidup Yang salah
2.Penggunaan Pikiran yang salah
3.Penggunaan bola mata yang salah
4.Pemakaian Kacamata yang salah
Beliau mengatakan ” jika dapat mengatasi 4 penyebab ini maka mata buram bisa melihat dengan jelas kembali tanpa kacamata”.
1.Pola Hidup Yang salah
Beberapa orang, atau mungkin banyak orang yang punya pola atau kebiasaan hidup yang salah. Seperti kurang istirahat karena terlalu banyak bekerja, sehingga seringkali kurang tidur. Kurang tidur yang sering bisa berefek juga pada penglihatan yang tidak jelas. Jika hal tersebut sering terjadi atau sudah menjadi kebiasaan, maka penglihatan yang tidak jelas tadi megubah keadaan mata menjadi minus.
Kemudian termasuk faktor pola hidup yang salah adalah adalah kurangnya aktifitas mata pada sinar atau cahaya alami. Orang yang sehari-hari bekerja didalam ruangan tertutup dengan mengandalkan penerangan cahaya listrik dalam jangka waktu lama, bisa membuat pandangan mata jadi buram. Mata yang sehat membutuhkan cahaya alami dari matahari, dimana cahaya alami bisa didapatkan pada aktifitas diluar ruangan. Tetapi hindarilah mendapatkan cahaya alami matahari dengan menatapnya langsung. Sebab hal ini bisa mengakibatkan munculnya katarak mata.
Dan yang terakhir dari faktor pola hidup yang salah adalah adalah kurang gerak, kurang berolahraga. Terlalu banyak diam, kurang gerak, dan kurang berolahraga menyebabkan peredaran darah tidak mengalir dengan lancar. Aliran darah yang tidak lancar ke organ mata, dapat mengurangi ketajaman penglihatan. Karena peredaran yang tidak lancar bukan hanya penglihatan mata yang kena imbasnya. Tetapi keadaan buruk lainnya juga muncul karena faktor kurang lancarnya peredaran darah.
2.Penggunaan Pikiran yang salah
Terlalu banyak jadwal, terlalu banyak masalah yang ditangani, membuat fikiran menjadi tegang. Seringnya fikiran dalam keadaan tegang bahkan menjadi stress yang sering terjadi, dapat menurunkan kualitas penglihatan. Sebaiknya jika masalah mnumpuk dan fikiran tertekan, berusahalah menenangkan diri dengan mencarikan solusinya dan menyelesaikannya atau ambillah refreshing untuk menyegarkan fikiran dan mengurangi stress.
3.Penggunaan bola mata yang salah
Penggunan bola mata yang salah contohnya seperti:
mata yang digunakan untuk melihat satu titik dalam waktu yang lama sepert penjahit yang fokus pada jahitannya, Pekerja seni henna yang fokus pada ukiran ditangan selama berjam-jam dan lain-lain. Penggunan mata yang sehat adalah mata yang sering bergerak dan tidak fokus memandang pada satu titik dalam waktu yang lama. Tetapi pandanglah pada satu titik fokus kemudian selingilah dengan memandang ke sampingkan dan kiri.
Kebiasaan menggunakan bola mata yang salah juga, seperti membaca dengan posisi tiduran dan di terangi cahaya yang redup atau juga membaca dengan posisi terlalu dekat. Menatap layar komputer, Tv, Gadget terlalu lama sehingga mata terus menerus terpapar sinar biru yang berbahaya.
penyebab mata minus, plus dan silinder
Dan termasuk penggunaan bola mata yang salah adalah memandang pada satu objek tapi tidak fokus, biasakanlah memandang objek dengan konsentrasi pada satu titik. Jika anda sudah tidak mampu memandang dengan konsentrasi pada satu titik fokus, anda bisa menggunakan alat bantu kacamata terapi. Kacamata yang berwarna hitam tanpa lensa dan berlubang-lubang kecil dapat memaksa penggunanya melihat dengan fokus lewat lubang yang ada.
Kemudian, termasuk pada penggunaan bola mata yang salah juga yaitu memandang yang dipaksakan dengan menyipitkan mata agar terlihat jelas. Sebab hal ini dapat membuat bola mata menjadi tegang. Bola mata yang sering tegang dapat memicu kelainan refraksi. Penggunaan bola mata yang benar dalam hal ini adalah memandanglah dengan rileks dan santai.
Untuk mendapatkan mata yang rileks dapat dilakukan dengan mengatur pernafasan dan teraturlah mengedipkan mata sehingga bola mata basah secara alami. Leher dan otot sekitar leher tidak boleh tegang, jadi seringlah meliuk liukkan leher agar otot sekitar leher tidak tegang dan menjadi rileks. Kemudian lakukanlah teknik PALMING, yaitu menutup mata dengan keduabelah telapak tangan yang ditekuk seperti bentuk mangkok. Kompres mata dengan handuk kecil yang dicelupkan pada air yang hangat, sehingga dapat melancarkan aliran darah pada bola mata sehingga mata menjadi rileks.
4.Pemakaian Kacamata yang salah
Memakai alat bantu kacamata artinya mata anda sudah mengalami kelainan refraksi yang menyebabkan mata minus, plus atau silinder. Tetapi jika cara penggunaan yang salah ini dapat memicu kelainan refraksinya semakin bertambah. Sehingga Dr. Wiliiam Beach mengatakan agar bisa melihat dengan jelas tanpa kacamata, gunakanlah kacamata seperlunya saja. Jangan digunakan sepanjang waktu.
Fungsi kacamata minus adalah untuk mendapatkan penglihatan yang jelas saat melihat benda yang jauh. Berarti saat anda melihat benda yang dekat tidak perlu kacamata karena sudah jelas. Oleh karena itu gunakanlah kacamata minus saat benar2membutuhkannya. Sebab ketika memandang objek jarak dekat yang tanpa kacamata pun bisa terlihat jelas, ketika anda tidak melepas kacamata maka hasil penglihatan itu akan terlalu kuat dan terlalu jelas dimata kita. Hal ini berarti mata kita menyesuaikan dengan lensa kacamata minus. Akibatnya ketika kacamata dilepas, pandangan jadi buram saat melihat objek yang dekat padahal sebelum pakai kacamata penglihatan bisa jelas. Begitu juga kacamata plus, gunakanlah kacamata plus secara terbatas dan lepaskanlah sesering mungkin. Intinya lepaskanlah kacamata minus atau plus sesering mungkin. Gunakanlah hanya saat kita benar2 membutuhkannya.
Faktor Kesehatan lain
Gangguan penglihatan juga bisa muncul akibat tidak sempurnanya hasil oprasil mata. Pasca oprasi ada yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengubah sitem kerja organ mata. Hipertensi dan Diabetes juga dapat menjadi penyebab munculnya gangguan penglihatan. Termasuk juga kurangnya asupan penting bagi mata seperti vitamin A dan vitamin lain yang menunjang fungsi kerja mata.
Faktor Trauma dan Kecelakaan
Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Akibat kecelakaan dapat mencederai anggota tubuh dibagian manapun, tak terkecuali mata. Kecelakaan yang menciderai mata bisa menyebabkan munculnya kelainan refraksi akibat perubahan bentuk organ tertentu yang mengakibatkan gangguan penglihatan. Dan apapun bisa terjadi karena faktor kecelakaan ini termasuk kebutaan.
27/07/2019
RUMAH Herbal1298
com - Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat kita terhindar dari risiko terkena penyakit jantung. Pada saat uang bersamaan, risiko kematian akibat penyakit jantung pun akan berkurang. Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, yang tidak kalah penting adalah menghindari makanan siap saji dan serba instan. Makanan cepat saji yang kaya kolesterol jahat dapat meningkatkan risiko penyumbatan saluran darah yang dapat berujung kepada serangan jantung. Demi menghindari risiko terkena penyakit jantung, kita tentu perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, dan tidak merokok. Baca juga: Merokok Vs Obesitas, Mana yang Risiko Kematiannya Lebih Tinggi? Kelompok makanan sehat Salah satu pola hidup sehat yang dapat kita jalani adalah mengonsumsi makanan sehat untuk jantung. Lantas, apa saja makanan yang dimaksud? Untuk menyehatkan jantung dan membantunya bekerja dengan kuat, senyawa fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah bisa bermanfaat. Senyawa ini membantu melindungi tumbuhan dari kuman, jamur, dan hama pengganggu. Sedangkan bagi manusia, senyawa ini dapat membantu tubuh bekerja dengan baik. Berikut ini beberapa makanan yang mengandung fitonutrien. 1. Kacang Perbanyak makan kacang, misalnya kacang merah, hingga tiga cangkir seminggu. Selain kaya akan fitonutrien yang baik untuk jantung, kacang-kacangan juga kaya akan kandungan serat dan air yang membuat kita cepat kenyang. Kondisi ini tentu membantu kita untuk tidak mengonsumsi lebih banyak kalori. Baca juga: Berapa Kalori yang Dibakar Saat Berhubungan Seks? Di samping itu, kacang-kacangan juga kaya antioksidan yang berperan mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sebagai penyebab kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer. 2. Biji-bijian utuh Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, atau jagung sebagai sumber utama karbohidrat, dapat menurunkan risiko terkena berbagai penyakit. Misalnya, penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, dan obesitas. Hal ini karena biji-bijian tersebut mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, dan mineral. Mineral yang dimaksud adalah zat besi, zinc, dan magnesium. 3. Apel Mengonsumsi 1-2 apel per hari diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Apel efektif mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh dan membantu mengatur gula darah. Hal ini karena terjadi karena selain mengandung fitonutrien, apel juga mengandung senyawa lain yang baik untuk jantung, yaitu epicatechin. Zat ini adalah senyawa yang kaya akan antioksidan dan dapat membantu mengurangi tekanan darah. Baca juga: Gigi Lebih Kuat dengan Buah Apel 4. Bawang putih Bawang putih diketahui tidak memengaruhi tekanan darah, sehingga dapat sering dikonsumsi. Bawang putih juga dapat menggantikan garam untuk menambah rasa gurih pada makanan. Hal ini baik untuk kesehatan jantung, karena makin banyak konsumsi garam akan makin tinggi risiko terkena tekanan darah tinggi, yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke. 5. Anggur Manfaat anggur diduga berpotensi mencegah penyakit jantung dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena buah anggur mengandung serat dan flavonoid yang baik untuk mencegah kerusakan jantung. 6. Buah beri Ragam buah beri seperti bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry dapat dijadikan camilan sehat. Buah beri yang kaya akan serat dan antioksidan diduga mampu mengurangi peluang terjadinya serangan jantung. Selain itu, rasa manis dalam buah beri tidak memicu diabetes. Meski demikian, penelitian mengenai efek buah beri dalam melindungi kesehatan jantung masih perlu dikaji lebih lanjut. 7. Teh hijau Berdasarkan hasil penelitian, mereka yang meminum lebih dari lima cangkir teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke. Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh hijau. Minum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Baca juga: Sering Kencing, Gejala Infeksi Ginjal hingga Gangguan Prostat Oleh karena itu, jika mengonsumsi banyak teh hijau, perbanyak juga konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan agar sistem kemih tetap lancar. Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, sebaiknya batasi asupan garam tidak lebih dari 5-6 gram per hari atau setara dengan 2000-2400 mg sodium (natrium) per hari. Sedangkan bagi orang yang memiliki risiko penyakit jantung, konsumsi sodium maksimal adalah 1.500 mg. Kita juga perlu olahraga secara rutin, dan menghindari merokok agar tubuh sehat, dan jantung senantiasa kuat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Bandar