Seputar Kesehatan
Berbagai informasi kesehatan dan hidup sehat....
09/01/2025
Waktu ideal konsumsi GULA
Gula atau sering ditemukan pada makanan manis sudah menjadi momok yangvdihindari banyak orang.
Tetapi sebenarnya, kandungan gula dalam makanan merupakan zat nutrients pelengkap yang justru ikut membantu optimalnya produksi insulin dalam tubuh melalui stimulasi GIP dalam intestinal atau usus halus.
Makanan manis memang sebaiknya dihindari sebagai menu makanan pagi, saat perut kosong, ataupun makanan pembuka. Karena ini memicu yang dikenal sebagai lonjakan gula darah dan setelah 60-90 menit menyebabkan rasa lemas akibat peningkatan simpanan glukosa dalam sel otot dan hati oleh insulin. Kondisi ini bila terjadi terus menerus akan memicu apa yang kita kenal sebagai "kecanduan gula (glucosa addict)".
Sedangkan efek asupan glukosa, sebenarnya sangat membantu dalam pengelolaan stress yang dipicu dengan meningkatkan sekresi Dopamine yang optimal bila dikonsumsi dalam waktu yang tepat dan takaran yang tidak berlebihan.
Waktu ideal konsumsi gula atau glukosa yg bisa melalui konsumsi makanan manis, yaitu setelah makanan penutup saat kita makan siang.
Tidak untuk saat perut kosong ataupun pagi hari.
Tidak juga untuk snak atau cemilan.
So guys
Be wise with your sugar🥰.
Salam hidup sehat
Thinking Physiologist
Khairun Nisaa Berawi
04/08/2024
Menjaga kesehatan Ginjal dengan cara sederhana
1. Minum air mineral sesuai kebutuhan dan penambahan bila ada keluaran meningkat misal olahraga atau udara dingin (30 cc per kgBB perhari)
2. Tidak menahan BAK
31/05/2024
Bedah hidup sehat itu perlu
Agar rentang usia yg dilimpahkan Allah
Bisa optimal untuk ibadah
Sehat itu perlu
NisBer2024
03/05/2024
Edukasi penggunaan Obat Antihistamin pada Penderita Diabetes Melitus
Penderita Diabetes Melitus atau yang memiliki gejala intoleransi glukosa terganggu,
Sebaiknya mewaspadai penggunaan antihistamin yang berlebihan.
Secara farmakokinetik antihistamin misal pada receptor H1 atau H2, karena hambatan terhadap sel perietal lambung untuk sekresi histamin juga secara agonis akan menghambat sekresi asam lambung yang merupakan salah satu stimulator untuk sekresi insulin yang optimal, ini akan memicu peningkatan kadar gula darah setelah makan karena kurangnya insulin.
Kehati hatian dalam penggunaan obat antihistamin diluar gejala atau yang dikonsumsi terus menerus harus disadari oleh pasien DM.
Karena zat aktifnya yang tinggi secara berkelanjutan bisa memicu peningkatan kadar gula darah dan menyebabkan disregulasi lingkaran pengaturan umpan balik untuk kadar gula darah.
Be wise!
The gastrointestinal stimulus to insulin release: I. Secretin The gastrointestinal stimulus to the release of insulin has been investigated in man by the use of a radioimmunoassay for secretin. Serum secretin levels rose rapidly after the oral ingestion of glucose or protein and preceded the elevation of serum insulin. ...
12/10/2023
Kesehatan mental
Kesehatan jiwa atau kesehatan mental adalah keadaan individu yang sejahtera secara mental yang menyadari potensi yang dimilikinya, mampu menanggulangi tekanan hidup /stress / masalah dengan normal bahkan positif misal dengan tetap berkarya, bekerja secara produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungannya. Mental yang sehat akan membantu seseorang untuk tetap produktif dan kreatif untuk menciptakan berbagai manfaat bagi diri, keluarga dan masyarakat.
Kesehatan mental menjadi bagian penting untuk membangun individu yang mampu menjadi sumber daya pembangunan.
Kesehatan mental menjadi issue yang secara signifikan semakin meningkat, dengan berbagai pemberitaan mengenai berbagai konflik pribadi, sosial dan komunitas yang muncul di berbagai daerah. Perilaku bulliying menjadi tren yang cukup memprihatinkan khususnya di kalangan remaja. Sehingga dalam menghadapi era generasi emas yang akan mulai kita rasakan di tahun 2030an, perlu adanya kerjasama banyak pihak untuk membangun kesehatan mental diseluruh lapisan masyarakat khususnya anak dan remaja.
Penanganan kesehatan mental bisa kita mulai dari pengelolaan asupan harian. Pengaturan mental membutuhkan penanganan gizi yang optimal dengan seleksi jenis jenis makanan yang dapat membantu kerja fisiologis syaraf dan hormon yang berperan dalam pengaturan aktifitas dan perilaku seseorang.
Berikut informasi yg diharapkan dapat menjadi masukan bagaimana penanganan kesehatan mental berbasis asupan
Happy learning
Penjelasan Pentingnya Diet Makanan untuk Kesehatan Mental Makanan dapat mempengaruhi suasana hati dan fungsi otak kita seperti konsentrasi dan memori. Tergantung pada apa yang di makan, diet
03/09/2023
Lampung adalah wilayah yang kaya dengan perairan dan lautan, daerah pesisir pantai selain sangat potensial sebagai daerah pariwisata juga memiliki potensi untuk mengoptimalkan kesehatan bahkan menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan.
Apa saja manfaat berenang silahkan baca lebih lanjut di ini berikut.
Happy reading.
10 Manfaat Berenang bagi Kesehatan Fisik dan Mental Berenang adalah olahraga yang baik untuk semua orang di segala usia. Berenang membantu seseorang untuk tetap bugar atau menjaga kesehatan
17/06/2023
Pengelolaan Aktifitas Fisik Bagi Kesehatan
(Rekomendasi WHO, 5 Oktober 2022)
Part 1
Fakta penting:
1. Data global, 1 dari 4 orang dewasa tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan (sedentary life) dan ini berkontribusi dengan peningkatan berbagai gangguan metabolik dan degeneratif (obesitas, hipertensi, diabetes, kanker, gangguan mental/ depresi, kecemasan, insomnia)
2. Sedentary life atau hidup kurang gerak memiliki peningkatan risiko kesakitan dan kematian 20-30% lebih tinggi, dan lebih dr 80% di era digital, populasi remaja dunia kurang aktif secara fisik.
Mengenal Aktifitas Fisik
WHO mendefinisikan aktivitas fisik sebagai setiap gerakan tubuh oleh otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi, yang mengacu semua gerakan dan perpindahan dari suatu tempat, atau sebagai bagian dari pekerjaan seseorang. Aktivitas fisik intensitas sedang dan kuat berperan bagi peningkatan status kesehatan.
Aktifitas yang optimal seperti berjalan kaki, bersepeda, beroda, olahraga, rekreasi aktif dan bermain, dan dapat dilakukan pada setiap tingkat keterampilan dan untuk kesenangan semua orang.
Aktivitas fisik secara teratur membantu mencegah dan mengelola penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Ini juga membantu mencegah hipertensi, menjaga berat badan dan dapat meningkatkan kesehatan mental, kualitas hidup dan kesejahteraan.
Manfaat Aktifitas Fisik yang teratur
- meningkatkan kebugaran otot dan kardiorespirasi;
- meningkatkan kesehatan tulang dan fungsional sistem organ tubuh akibat penguatan sistem pengatur saraf dan hormon;
- mengurangi risiko hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, berbagai jenis kanker (termasuk kanker payudara dan kanker usus besar), dan depresi;
mengurangi risiko jatuh serta patah tulang pinggul atau tulang belakang; Dan
- membantu menjaga berat badan yang sehat.
Keuntungan spesifik pada anak-anak dan remaja, dengan aktivitas fisik pada intensitas sedang dan kuat secara teratur
- kebugaran jasmani (kebugaran kardiorespirasi dan otot)
- kesehatan kardiometabolik (tekanan darah, dislipidemia, glukosa, dan resistensi insulin) dan mencegah obesitas
- kesehatan tulang dan otot dengan optimalnya serapan mineral
- peningkatan kognitif (kinerja akademik, fungsi eksekutif/ fikir)
- kesehatan mental (mengurangi gejala depresi)
Keuntungan spesifik pada orang dewasa dan lansia dengan intensitas aktivitas fisik sedang dan kuat yang teratur dalam pengelolaan:
- risiko semua penyebab kematian
- risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, metabolik dan degeneratif (obesitas, hipertensi, diabetes tipe 2 kanker spesifik lokasi kejadian (kanker kandung kemih, payudara, usus besar, endometrium, adenokarsinoma esofagus, kanker lambung dan ginjal)
- penguatan sistem saraf dan hormon termasuk fungsi keseimbangan, mencegah jatuh, kesehatan mental (mengurangi gejala kecemasan, insomnia dan depresi), kesehatan kognitif (mencegah demensia)
Keuntungan spesifik pada ibu hamil dan nifas dengan intensitas aktivitas fisik sedang dan kuat yang teratur dalam penurunan risiko:
- pre-eklampsia,
- hipertensi kehamilan,
- diabetes gestasional (hingga 30%)
- pertambahan berat badan kehamilan yang berlebihan,
- komplikasi persalinan
- depresi pascapersalinan
- komplikasi bayi baru lahir,
- penguatan otot otot untuk persalinan,
- penguatan pertumbuhan janin dalam rahim.
Strategi rencana aksi penguatan Aktifita Fisik
1. Ciptakan masyarakat yang aktif
2. Ciptakan lingkungan yang aktif
3. Ciptakan orang yang aktif
4. Buat sistem aktif
Beberapa metode individu atau komunitas yang bisa dibangun untuk mencapai optimalnya Aktifitas fisik:
1. pengembangan dan penerapan pedoman aktivitas fisik untuk semua kelompok umur; secara individu dibuat jurnal Aktifitas Fisik untuk membangun kebiasaan
2. Membangun mekanisme koordinasi lintas komunitas atau lintas personal dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas aktifitas fisik agar konsisten dan berkelanjutan;
3. Memperluas kampanye komunikasi masyarakat luas dengan menjadi model ataupun pelaku bagi diri dan komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang berbagai manfaat kesehatan, ekonomi dan sosial dari aktif secara fisik;
4. Pengembangan investasi dalam teknologi baru, inovasi dan penelitian mulai dr yang sederhana untuk mengembangkan pendekatan hemat biaya untuk meningkatkan aktivitas fisik, terutama dalam konteks peningkatan sumber daya yang rendah;
5. Membangun unit pengawasan dan pemantauan rutin aktivitas fisik dan implementasi kebijakan terkait aktifitas fisik bagi individu dan komunitas.
Happy Learning!
Bandar Lampung, 17 Juni 2023
Metode konsumsi buah buahan untuk hasil optimal
Waktu terbaik untuk konsumsi buah-buahan dapat kapan saja sepanjang hari. Tetapi secara fisiologis dengan berdasarkan mekanisme kerja sistem digesti, disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan paling baik di pagi hari dan sebagai camilan pembuka di waktu makan besar dalam 1 hari.
Diet seimbang memasukkan konsumsi buah-buahan dan sayur dengan saran penyajian 3 porsi sayur dan 2 porsi buah sehari.
Konsumsi buah buahan di pagi hari ataupun sebelum makan besar, dapat memberikan beberapa manfaat, seperti:
A. Pada program diet untuk menurunkan berat badan, serat yang ada dalam buah-buahan cukup tinggi, membantu proses pencernaan lebih lambat dan menyebabkan rasa kenyang untuk waktu yang lebih lama. Ini juga menjadi pembatas serapan kalori yang lebih banyak selama waktu makan.
B. Buah-buahan merupakan sumber antioksidan alami utama, yang membantu menetralkan radikal bebas yang berbahaya bagi sel yang dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif seperti stroke, koroner, hipertensi, obesitas, DM, termasuk kanker juga menghambat proses penuaan. Buah buah yang kaya antioksidan antara lain anggur, strawberry dan pepaya.
C. Semua buah buatan, kaya akan vitamin mineral yang berfungsi sebagai biokatalitasor enzimatis dan metabolisme seluler, yang juga mengoptimalkan pengeluaran dan kerja getah pencernaan selama proses pencernaan itu sendiri. Manfaat ini juga menyebabkan proses penyerapan nutrisi yang lebih baik. Sehingga konsumsi buah sebelum makan membantu saluran cerna mempersiapkan proses pencernaan optimal saat makan besar.
D. Buah-buahan yang kaya serat, mengandung gula rantaI panjang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan diserap, juga membantu optimalnya kinerja probiotik atau bakteri sehat yang ada di saluran cerna. Oleh karena itu jika dibandingkan konsumsi sebelum makan membantu mengoptimalkan kerja antioksidan yang terkandung dalam buah2an. Contoh buah yang kaya serat antara lain apel, pir, pisang.
Tetapi bagi penderita diabetes disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah-buahan dalam jumlah yang terlalu banyak untuk menghindari kelebihan gula dan lebih disarankan mengkonsumsi buah yang kaya serat.
Selamat makan buah
Happy learning
Dr.dr. Khairun Nisa Berawi, M.Kes.
Bagian Fisiologi
Fakultas Kedokteran
Universitas Lampung
Mengelola asupan/ Diet setelah berpuasa Ramadhan
Strategi Asupan Makan (Diet)/ Refeeding setelah puasa
Refeeding adalah periode makan setelah fase puasa/ kalori restriksi) yang akan memberikan sedikit peningkatan kadar glikogen (bentuk simpanan karbohidrat di otot dan hati yang terkuras setelah berpuasa) untuk mengembalikan dan meningkatkan kinerja performa fisik setelah 1 periode puasa.
Target disini dasarnya adalah peningkatan hormon leptin secara bertahap, sehingga direkomendasikan peningkatan diet kalori/karbohidrat yang moderat/ sedang karena berdampak optimal dengan sekresi leptin, sedangkan lemak dan protein berdampak minimal terhadap sekresi leptin.
Ini berarti komposisi diet KH ditingkatkan secara bertahap sampai ke kuantitas moderat/ sedang, dibandingkan dengan Lemak & Protein, untuk pemulihan cadangan energi hati & otot.
Kalori dan makronutrient yang tepat untuk memulai kembali Refeeding (fase makan setelah berpuasa)
1.Tingkatkan asupan kalori total (sumber karbohidrat : nasi, kentang, umbi umbian, jagung, gandum, disarankan karbohidrat kombinasi rantai pendek & rantai panjang, dll) untuk pemulihan energi dan cadangan energi otot sesuai kebutuhan tubuh. Jumlah disesuaikan dengan kebutuhan yang diukur berdasarkan berat badan, aktifitas khusus dan status kesehatan.
2. Peningkatan kalori dari karbohidrat dalam takaran gram, sumber karbohidrat dibagi 4, karena 1 gram karbohidrat = 4 kalori. Jadi untuk asupan sumber karbohidrat 500 kalori, makanlah 125 gram karbohidrat.
3.Pertahankan asupan protein dan lemak pada kuantitas yang biasa di makan, idealnya pada fase refeeding (selesai puasa) sekitar 1-2% protein per Kg berat badan perhari dan 25% dari total kalori berasal dari lemak.
Kenaikan berat badan yang sudah dikelola dengan staretegi refeeding yang benar pada saat kita selesai berpuasa biasanya merupakan hasil dari peningkatan volume makanan, retensi air dan glikogen dan akan menurun 1-2 hr berikutnya selama takaran makanan terjaga sesuai kebutuhan. Makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang
Strategi Refeeding yang tepat akan berkontribusi pada
1.Menjadi cara yang efektif mencegah pengurasan energi fisik/mental (kelelahan) yang khas setelah fase puasa/kalori restriksi. Meningkatkan kepatuhan diet pembatasan kalori jangka panjang dan berpotensi menghasilkan peningkatan langsung kecepatan metabolik jangka panjang sehingga akan ada optimasi dalam pengelolaan energi bersumber makanan di saluran cerna.
2.Peningkatan kadar leptin yang dimulai pada fase refeeding yang berjalan secara bertahap akan mengelola fase pemulihan metabolik setelah berpuasa sehingga perasaan "lemas" setelah puasa tidak begitu dirasakan.
Leptin tidak secara signifikan meningkatan kehilangan cadangan lemak, tetapi terutama berperan dalam pengaturan sekresi neurohumoral terkait regulasi sistem cerna dan mencegah respon lapar. Leptin juga akan membantu optimasi pengaturan rasa lapar dan kenyang yang penting dalam pengendalian nafsu makan setelah kita selesai berpuasa.
3.Jenis karbohidrat yang digunakan sebaiknya kombinasi rantai pendek dan panjang sehingga proses pencernaan akan berjalan dengan optimal karena getah enzym yang lebih kompleks untuk pemecahan karbohidrat membantu proses penyerapan glukosa ke dalam sirkulasi darah secara bertahap dan ini menguntungkan untuk kerja insulin.
4. Asupan cairan yang dijaga dengan takaran 30 cc per Kg BB dan tambahan suplemen dan mineral dari buah dan sayuran kaya serat yang menjadi sumber biokatalisator yang akan membantu mengoptimalkan fungsi sistem cerna.
5. Mulai kembali melakukan aktifitas olahraga rutin merupakan metoda terbaik dan aman untuk menyeimbangkan antara asupan dan keluaran energi sehingga membantu mencegah peningkatan berat badan berlebihan setelah berpuasa.
Fase refeeding (makan setelah berpuasa) yang tepat didapatkan akan mengoptimalkan proses sintesis protein dan regenerasi jaringan yang rusak termasuk neuroplastisitas sinaps saraf yang mengoptimalkan fungsi saraf tubuh kita. Sehingga keuntungan berpuasa akan dapat dicapai secara optimal.
HAPPY FASTING
HAPPY LEARNING
07/04/2023
Tabik pun...
Menghadapi era dengan perubahan iklim yang cepat dari waktu memang menguntungkan agen penyakit apapun.
Tetapi mengingat proses gangguan kesehatan, terjadi akibat gangguan keseimbangan dari trias komponen terjadinya gangguan kesehatan yaitu : host ( manusianya), environment (lingkungannya) dan agent (penyebab gangguan kesehatan termasuk makanan yang salah, virus, dll ). Kita harus mampu mensiassti dengan menjaga keseimbangan ini dengan penguatan 3 faktor ini secara berkesinambungan.
Bulan Ramadhan adalah Bulan berkah. Puasa ramadhan juga menjadi managemen eradikasi penyakit yang sangat baik dengan tetap menjaga 3 hal berikut:
1. Perkuat lingkungan dengan sanitasi dan ventilasi yg baik. Sirkulasi udara yang optimal akan menjaga oksigenasi lingkungan yang tidak menguntungkan bagi partikel virus.
2. Jaga imun tubuh dengan menjaga asupan saat sahur dan berbuka dengan cairan cukup termasuk asupan mineral dan elektrolit. Kondisi ketogenik dimana shift energi keton menjadi optimal saat berpuasa, merupakan kondisi yg tidak menguntungkan bagi virus dan sel tubuh yg terinfeksi virus. Sehingga berpuasa menguntungkan selain dapat meningkatkan fungsi imun dan regenerasi sel sel baru jaringan tubuh, memulihkan fungsi yang terganggu, dan untuk mencegah berkembangnya infeksi.
3. Selain itu jaga keseimbangan aktifitas dengan menjaga aktifitas tarawih dan tetap berisitirahat. Managemen stres juga penting. IKHLAS dan SABAR yang merupakan kunci ibadah di bulan ramadhan merupakan managemen mental yang paling baik.
Bersyukurlah untuk kita yg bisa beribadah sempurna di bulan Ramadhan ini di negara kita, Alhamdulillah.
Alhamdulillah sampai hari ini saya masih terus beribadah tarawih di masjid An Nur, Gunung Terang, Bandar Lampung, tetapi dengan ekstra minum sebelum dam sesudah dan selalu membawa alat sholat sendiri.
Salam Ramadhan Kareem...
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Bandar