Nurhayati - Pengusaha Pecinta Qur'an
Belajar bareng yuk, saling mengingatkan dalam kebaikan. Menerima pesanan grosir/eceran
03/01/2025
🙏😊
Belajar bisnis itu nggak perlu nunggu punya modal gede atau pengalaman segunung. Semua orang pasti mulai dari nol, yang penting ada niat dan usaha. Jangan takut gagal, karena justru dari situ kita belajar dan jadi lebih kuat. Dunia bisnis itu kayak petualangan, ada tantangan, tapi juga banyak banget peluang. Yuk, mulai dari langkah kecil dulu, pelan-pelan pasti bisa! Ingat, bisnis itu nggak cuma soal cari untung, tapi juga soal gimana kita bisa berkarya dan bermanfaat buat orang lain.
Jadi, nggak ada istilah terlambat buat belajar. Sekarang waktunya kamu bangkit dan wujudkan impiannmu! Kalau yang lain bisa sukses, kenapa kamu nggak? Semangat terus, ya, pejuang masa depan. Semangat!
Join grupnya sekarang, untuk dapatkan link Zoom & Youtubenya :
https://chat.whatsapp.com/BqUGofAj2GO0cYfKJplEF9
Mesti Siap Kerja Keras!
Hei, gimana rezeki bisa mengalir deras, kalau kita malas dan gak mau kerja keras?
Ingat. Kalau kita gak mau kerja keras, maka dunia akan memberi kita konsekuensi yang keras.
Anak gak bisa masuk sekolah terbaik. Ketika sakit, gak bisa dirawat di rumah sakit terbaik. Gak bisa umrah tiap tahun.
Itulah sebagian konsekuensi-nya. Kalau uang kita ngepas dan terbatas. Di komunitas BP kami mengajarkan mitra-mitra untuk lebih berdaya.
Jelas, uang bukan segalanya. Tapi keluargamu akan lebih bahagia kalau dirimu punya uang. Betul apa betul?
Kata Bang Komeng, cinta tidak bisa dibeli dengan uang. Tapi dengan adanya uang, cinta akan terasa lebih indah.
Kita cinta sama anak kita. Kalau kita bisa menyekolahkan mereka di tempat yang terbaik, itu kan lebih menyenangkan.
Kita cinta sama orangtua kita. Kalau kita bisa mengumrahkan mereka dengan fasilitas yang terbaik, itu kan lebih menyenangkan.
Kita cinta sama anak yatim. Kalau kita bisa memuliakan mereka secara rutin dan banyak, itu kan lebih menyenangkan.
Kurang-lebih begitu. Apa pendapat teman-teman? Bantu share tulisan ini ya...
Rezeki itu luas. Tanpa batas.
Bukan sekedar uang. Mungkin aja berupa:
- Umur
- Kesehatan
- Kedamaian
- Keluarga
- Sahabat
- Guru
- lImu
- Pengalaman
- Nama baik
Pada dasarnya, itu semua rezeki. Bahkan bisa beramal soleh itu pun rezeki. Bisa ke Makkah dan Madinah juga rezeki.
Alhamdulillah selama di Makkah-Madinah saya dan mitra-mitra berkesempatan silaturahim dengan guru-guru. Ini kebahagiaan tersendiri.
Berjumpa di Tanah Air aja sudah menyenangkan apalagi di Tanah Suci. Ada UAS, Ustadz Subki, Ustadz Abi Makki, dan Ummi. Masya Allah.
Hadir juga Imam Shamsi Ali dari New York, Ustadz Luqman dari Pontianak, dan UMFA dari Makassar. Tak terkira betapa bahagianya kami.
UAS mengingatkan,"Disebut rezeki ketika bermanfaat buat akhirat kita." Beliau dan guru-guru yang lain adalah penasehat kami di Komunitas BP.
Bayangkan, seseorang yang sehat. Punya bisnis. Punya relasi. Tapi kesehatan, bisnis, dan relasi itu dia gunakan untuk sesuatu yang membuat dirinya jauh dari Allah.
Yah buat apa?! Dan layakkah itu disebut rezeki?! Jangan-jangan itu namanya musibah!
Pada akhirnya, semoga kita semua dikaruniai sesuatu yang bermanfaat buat akhirat kita dan membuat kita tambah dekat sama Allah. Aamiin.
Bantu share video ini ya 😊
Bukan mencari rezeki dunia saja, dengan tilawah Qur'an kita berdzikir kepada Allah, sang Maha Pemberi rezeki. InsyaAllah dekat kepada Allah akan banyak kemudahan untuk urusan dunia kita.
Alhamdulillah, komunitas bisnis Pengqusaha Pecinta Qur'an (PPQ) selalu mengingatkan untuk tilawah kepada mitra-mitra. Semoga dengan kegiatan tilawah ini makin dekat dengan Qur'an.
Urusan dunia dan akhirat harus seimbang, agar hidup kita lebih berkualitas, ibadah berkualitas.
Yuk, kita tingkatkan spiritual kita dan bisnis kita. Bersama komunitas bisnis PPQ, insyaAllah segera terwujud impian-impiannya.
Aamiin 🤲🤲
Semoga bermanfaat 🙏🏻😊
30/06/2024
Jika engkau sudah berdoa tapi belum terkabul..
bisa jadi terlalu banyak maksiat yang diperbuat...
istighfarlah...
Jika sudah banyak istighfar dan bertaubat tapi belum juga terkabul doanya..
positiflah..
mungkin doamu kurang serius..
teruslah meminta kepadaNya..
Jika sudah serius setiap saat berdoa tapi juga belum terkabul... husnudzonlah kepada Allah...
bisa jadi Allah menyukai rintihan dan tangisanmu dalam doa... sehingga Allah menunda mengabulkan pintamu..
teruslah meminta dan menangis dihadapanNya..
Atau bisa jadi Allah belum memberikan yang engkau pinta..
tapi menggantikan dengan sesuatu yang jauh lebih baik, lebih tak ternilai harganya yang tidak engkau sadari..
kesehatan..
ketenangan hati..
keluarga yang menyayangi ..
pasangan yang mententramkan hati ...
anak2 yang soleh solehah .. dan banyak lagi...
Atau bahkan lebih baik dari itu...
Bisa jadi Allah belum mengabulkan doamu..
tapi menghapus seluruh dosamu..
dan kelak memasukkanmu ke surga Nya...
Tetaplah bahagia.. meski doamu belum dikabulkan oleh Nya...
19/06/2024
*KEKUATAN KATA-KATA*
Yes. Ini adalah mukjizat akhir zaman. Buktinya Al Qur'an diturunkan dalam bentuk kata-kata, firman.
Dalam bahasa modern, penjualan, ini bisa berarti public speaking kita, copy writing kita, negosiasi kita, presentasi kita, caption dan tulisan promosi kita. Perlu dipelajari, diasah, dicoba, dilatih.
Bagaimana Nabi Besar Muhammad SAW santun dalam bertutur kata, pilihan kata singkat, padat, namun memikat. Bahkan terkenang sepanjang hayat. Bahkan jadi pelajaran, ilmu dan hikmah. Hadist namanya.
Nah, kalau mau sukses jualan, bisnis, jadi pengusaha. Perkuat kata-kata kita. Dengan ibadah, dengan tahajjud, dengan tilawah. Pelajari diksi, pilihan kata di Al Qur'an. Pelajari siroh Nabi, bagaimana kata-kata mengerakkan dunia. Bahkan beliau adalah influencer hebat sampai saat ini walaupun telah tiada.
Kita pahami ini, mudah kita yakinkan customer, mudah tarik hati pelanggan, mudah cari mitra, mudah mempertahankan mereka bahkan mengembangkannya. Bonusnya rezeki berlimpah.
Kalau sudah rezeki berlimpah, mudah kita sedekah, berbagi kesana-sini, umrah berkali-kali, dan jadi contoh dakwah, bahwa muslim pengusaha itu sukses, kaya, berkah dan berlimpah.
Pastikan itu Anda semua yang baca.
Semangat!
Salam
MR JOSS
Licensed Trainer 7 Keajaiban Rezeki & Mentor PPQ
18/06/2024
*MATA DUITAN*
Yes, saat jualan, ada yang nyinyir beginian. Atau dianggap BU (Butuh Uang), atau kere dan kekurangan.
Abaikan aja sih. Mereka nggak tahu dalamannya.
Maksudnya?
Kemarin, 292 mitra PPQ di bulan Mei pada nabung Rp 100 ribu sehari selama 31 hari. Total terkumpul Rp 3,1 juta per orang. Dikali aja 292 mitra berapa tuh.
Uangnya lalu dikembalikan dan dibelikan kambing kurban. Alhamdulillah...
Dibalik jualan, bukan mata duitan, tapi ada "mata Tauhid" di sana. Kita butuh duit biar bisa berkurban.
Berkah nggak tuh. Nggak ngutang, nggak minta-minta, nggak melas-melas. Pure jualan, murni jualan.
So, kuatkan alasan jualan buat apa kalau mau sukses nggak karu-karuan.
Semoga next jualan bisa buat lunas hutang, bisa berangkat umrah, bisa beli mobil cash keras. Amiin!
Dan itu sudah banyak buktinya di komunitas PPQ.
Semangat jualan!
MR JOSS😁😁😁
Licensed Trainer 7 Keajaiban Rezeki & Mentor PPQ
21/02/2024
Jangan lupa Sholat Dhuha 🙏😊
30/01/2024
*Unlimited Income*
😎😎😎
Yes. Inilah kalau kita menekuni dunia penjualan, perdagangan, selling. No selling, dying alias pusing.
Kadang kita belum s**a, karena belum ngerti. Tahunya ngutang, ngutang dan ngutang. Tahunya pinjam, pinjam dan pinjam. Tahunya andalkan gajian, gajian, dan gajian.
Dulu pas kerja, saya di bagian back office. Ya segitu-segitu aja gaji. Paling andelin bonus akhir tahun atau THR di hari raya. Berapa kali setahun? Dua.
Lalu saya pernah di bagian marketing yang ada sellingnya. Setiap closing. Dapat cuan, dapat komisi. Uenak banget. Makin kerja keras, makin duit mengalir deras.
Lalu pas ketemu di BP, makin nge-gas. Modal terjangkau, untung memukau, lha kok leyah-leyeh, lewas-lewes? No! Apalagi The Founder, Mas Ippho berpesan, cintai jualan kalau mau *Banyak Penghasilan*.
Malu jualan diturunkan, ego dipinggirkan, gengsi ditinggalkan, tawarkan-tawarkan-tawarkan BP harian. Dari awalnya 30 botol sebulan, bisa 300 botol, 3000 botol bahkan lebih. Terus bisa naik nggak karu-karuan.
Joss!
Mr Joss 😁😁😁
Founder PPQ
28/01/2024
PERUMPAMAAN RAJAB, SYA'BAN & RAMADHAN
Abu Bakar Al-Warraq Al-Balkhi berkata,
"Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam tanaman, bulan Syaban adalah bulan untuk menyirami tanaman dan bulan Ramadhan adalah bulan untuk memanennya". Beliau juga berkata, "Rajab bagaikan angin, Sya'ban bagaikan mendung, dan Ramadhan bagaikan hujan."
(Lathaiful Maarif him. 121)
Tahun baru, semangat baru!
Apa yang bisa kita lakukan agar tahun ini bisa lebih baik daripada tahun2 sebelumnya?!
Bisa dimulai dari hari ini
(*"The Power of Today"*)
👉🏼 Lakukan hal2 yang bisa semakin mendekatkan kita pada impian
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Bantul
55188