Paytren Sukses Berkah
Sr12 adalah salah satu produk lokal yang dikepalai oleh seorang muslim. Produknya sudah melalui riset dan penelitian,
04/06/2026
Tujuan Pernikahan dalam Islam
Pernikahan dalam Islam bukan hanya untuk menyatukan dua insan, tetapi merupakan ibadah yang memiliki tujuan mulia untuk mencapai ridha Allah SWT. Berikut beberapa tujuan pernikahan dalam Islam:
1. Mencapai Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah
Allah SWT berfirman:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang."
(QS. Ar-Rum: 21)
Pernikahan bertujuan menghadirkan ketenangan (sakinah), cinta (mawaddah), dan kasih sayang (rahmah) dalam kehidupan.
2. Menjalankan Perintah Allah dan Sunnah Rasul
Menikah merupakan salah satu sunnah Rasulullah ﷺ dan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dengan menikah, seorang muslim menyempurnakan sebagian agamanya.
3. Menjaga Kehormatan dan Kesucian Diri
Pernikahan menjadi benteng yang menjaga seseorang dari perbuatan yang dilarang agama, serta membantu menjaga pandangan dan kehormatan diri.
4. Melanjutkan Keturunan yang Saleh dan Salehah
Salah satu tujuan pernikahan adalah melahirkan generasi penerus yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
5. Membangun Kerjasama dalam Kebaikan
Suami dan istri saling mendukung dalam ibadah, menolong dalam kesulitan, serta bersama-sama berusaha meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
6. Mewujudkan Tanggung Jawab Sosial
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Keluarga yang baik akan melahirkan masyarakat yang baik p**a.
7. Meraih Ridha dan Keberkahan Allah
Tujuan utama pernikahan adalah menjadikan rumah tangga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan-Nya.
Pesan untuk Calon Pengantin
Pernikahan bukan hanya tentang hari akad atau pesta, tetapi tentang perjalanan panjang membangun keluarga yang penuh cinta, kesabaran, pengertian, dan ketakwaan.
"Menikahlah bukan karena sempurnanya pasangan, tetapi karena kesiapan untuk bersama-sama bertumbuh menuju ridha Allah."
Riski Maulidah
Penyuluh Agama Islam
11/05/2026
Mempersiapkan Diri Menuju 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Hari Istimewa Penuh Pahala
Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia dalam Islam. Terlebih lagi pada 10 hari pertamanya, yang disebut sebagai hari-hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh. Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ
«مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ»
Artinya:
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada hari-hari itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini.”
(HR. Imam Bukhari)
Karena itu, seorang muslim hendaknya mempersiapkan diri agar tidak melewatkan kesempatan emas ini.
Cara Mempersiapkan Diri Menyambut 10 Hari Pertama Dzulhijjah
1. Memperbaiki Niat dan Memperbanyak Taubat
Awali dengan membersihkan hati dan memperbaiki niat hanya karena Allah. Perbanyak istighfar dan taubat agar ibadah lebih diterima.
“Ya Allah, izinkan kami memasuki hari-hari mulia ini dengan hati yang bersih dan amal terbaik.”
2. Menyusun Target Ibadah
Agar hari-hari Dzulhijjah lebih bermakna, buat target ibadah sederhana seperti:
Menjaga shalat tepat waktu
Membaca Al-Qur’an setiap hari
Memperbanyak dzikir dan doa
Bersedekah walau sedikit
Membantu orang tua dan sesama
3. Memperbanyak Puasa Sunnah
Disunnahkan berpuasa pada awal Dzulhijjah, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak berhaji.
Keutamaannya sangat besar:
Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
4. Menyiapkan Tabungan Qurban
Bagi yang mampu, persiapkan qurban terbaik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan kepedulian kepada sesama.
Bagi yang belum mampu:
Tetap berniat dan berdoa
Menabung sedikit demi sedikit
Perbanyak sedekah dan amal kebaikan
Karena Allah menilai keikhlasan dan usaha hamba-Nya.
5. Menghidupkan Dzikir
Perbanyak bacaan:
Takbir
Tahmid
Tahlil
Tasbih
Hari-hari ini adalah waktu terbaik untuk membasahi lisan dengan mengingat Allah.
10 hari pertama Dzulhijjah adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali kepada kita. Jangan sampai hari-hari mulia berlalu hanya dengan kesibukan dunia.
29/04/2026
“Kurang dari Sebulan Lagi, Sudah Siap Berqurban?”
Waktu terus berjalan… tanpa terasa, kita sudah semakin dekat dengan hari besar umat Islam, yaitu Idul Adha.
Hari di mana kita diajak untuk kembali menghidupkan keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam ketaatan kepada Allah.
Apakah kita sudah mempersiapkan diri untuk berqurban tahun ini?
Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi:
Bentuk ketaatan total kepada Allah
Bukti keikhlasan dan pengorbanan
Wujud kepedulian sosial kepada sesama
Allah berfirman:
“Daging dan darahnya itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” (QS. Al-Hajj: 37)
Kenapa Harus Mulai Sekarang?
Karena waktu tinggal kurang dari sebulan, ini saat yang tepat untuk:
Menyisihkan rezeki sedikit demi sedikit
Niatkan dari sekarang, bukan menunggu mampu sempurna
Mencari informasi tempat qurban terpercaya
💡 Ingat: Banyak orang mampu, tapi belum tergerak.
Jangan sampai kita termasuk yang menunda hingga akhirnya tidak berqurban.
Keutamaan Berqurban
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.”
Keutamaan lainnya:
Mendapat pahala besar
Menghidupkan sunnah Nabi
Mendatangkan keberkahan dalam rezeki
Membahagiakan kaum dhuafa
Mari kita renungkan:
Jika tahun lalu kita mampu membeli kebutuhan dunia…
Mengapa tahun ini kita tidak sisihkan untuk akhirat?
✨ Mulai dari sekarang:
Niatkan dalam hati
Sisihkan uang harian
Ajak keluarga ikut serta
Jangan tunggu kaya untuk berqurban, tapi berqurbanlah agar hidup kita semakin berkah.
Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk ikut serta dalam ibadah qurban tahun ini 🤲
21/04/2026
“Bukan Tentang Sempurna, Tapi Tentang Terus Belajar Menjadi Lebih Baik”
Menjadi perempuan, terlebih menjadi istri sholehah, bukanlah tentang menjadi sempurna tanpa cela. Tetapi tentang kesungguhan hati untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mendekat kepada Allah.
1🌼 Tidak Ada Manusia yang Sempurna
Setiap manusia pasti memiliki kekurangan, termasuk dalam menjalani peran sebagai istri.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Setiap anak Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik yang bersalah adalah yang bertaubat."
➡️ Artinya, yang Allah lihat bukan kesempurnaan kita, tapi usaha kita untuk terus memperbaiki diri.
🌼 Menjadi Istri Sholehah Adalah Proses Belajar
Menjadi istri sholehah tidak terjadi dalam semalam.
Belajar:
Mengelola emosi saat menghadapi pasangan
Belajar sabar dalam ujian rumah tangga
Belajar memahami, bukan hanya ingin dipahami
➡️ Semua ini adalah proses yang membutuhkan waktu dan kesungguhan.
🌼 Memperbaiki Diri Lebih Penting daripada Menuntut Pasangan
Seringkali kita ingin suami berubah, tapi lupa memperbaiki diri sendiri.
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri."
➡️ Rumah tangga yang baik dimulai dari pribadi yang mau belajar menjadi lebih baik.
🌼 Kunci Istri Sholehah: Iman dan Akhlak
Bukan sekadar pandai mengurus rumah, tapi juga:
Menjaga lisan
Bersikap lembut
Taat dalam kebaikan
Menjaga kehormatan diri
➡️ Karena kecantikan sejati seorang istri ada pada akhlaknya.
🌼 Terus Belajar Hingga Akhir Hayat
Menjadi istri sholehah adalah perjalanan seumur hidup.
Hari ini mungkin kita belum sabar,
hari ini mungkin kita masih sering mengeluh,
tapi selama kita mau belajar dan berubah, itu sudah bagian dari kebaikan.
Menjadi istri sholehah bukan tentang menjadi sempurna tanpa kesalahan,
tetapi tentang:
✨ Mau belajar
✨ Mau berubah
✨ Mau memperbaiki diri karena Allah
Semoga Allah menjadikan kita perempuan-perempuan yang terus belajar menjadi lebih baik, menjadi istri yang membawa ketenangan dalam rumah tangga, dan dikumpulkan dalam surga-Nya kelak.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
20/04/2026
Keselamatan Seorang Istri di Atas Ridho Suami
Dalam kehidupan rumah tangga, ridho suami sering disebut sebagai jalan bagi seorang istri menuju keberkahan dan kebahagiaan. Namun perlu dipahami dengan benar, bahwa keselamatan seorang istri tetap berada di atas ridho suami, karena ketaatan tertinggi hanyalah kepada Allah SWT.
1. Ridho Suami Itu Penting
Dalam Islam, seorang istri dianjurkan untuk taat kepada suami dalam hal yang baik. Ridho suami menjadi sebab terbukanya pintu kebaikan bagi istri.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki." (HR. Ahmad)
Ini menunjukkan bahwa ridho suami memiliki kedudukan yang besar.
Namun Ketaatan Kepada Allah Lebih Utama
Tidak semua perintah suami harus ditaati. Jika suami memerintahkan sesuatu yang melanggar syariat, maka istri tidak boleh mengikutinya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah." (HR. Bukhari & Muslim)
Artinya, ketaatan kepada suami ada batasnya, yaitu selama tidak bertentangan dengan perintah Allah.
Keselamatan Adalah Prioritas
Keselamatan di sini mencakup:
Keselmatan iman
Keselamatan akhlak
Keselamatan akhirat
Seorang istri tidak boleh:
Meninggalkan kewajiban agama demi menyenangkan suami
Melakukan dosa karena tekanan atau perintah suami
Mengorbankan prinsip agama hanya untuk menjaga hubungan
Karena pada akhirnya, setiap individu akan mempertanggungjawabkan amalnya sendiri di hadapan Allah.
Bijak Dalam Bersikap
Jika menghadapi kondisi sulit:
Tetap hormat kepada suami
Menolak dengan cara yang lembut dan santun
Berdoa agar suami diberikan hidayah
Mencari solusi tanpa melanggar syariat
Ridho suami adalah jalan kebaikan,
namun ridho Allah adalah tujuan utama.
Jangan sampai demi mendapatkan ridho suami, seorang istri justru kehilangan keselamatan dirinya di dunia dan akhirat.
16/04/2026
STOP BERDALIH: “SIKAP ISTRI TERGANTUNG SUAMI”
Setiap individu bertanggung jawab atas dirinya
“Setiap jiwa bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.”
(QS. Al-Muddatstsir: 38)
➡️ Sikap kita bukan ditentukan orang lain, tapi pilihan diri sendiri.
Jangan jadikan suami sebagai alasan untuk berbuat salah
❌ “Saya marah karena suami begini…”
❌ “Saya lalai karena suami tidak mendukung…”
➡️ Ingat, alasan tidak menghapus kesalahan.
Wanita shalihah tetap taat dalam kondisi apa pun
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.”
(HR. Muslim)
➡️ Kebaikan tidak menunggu pasangan berubah dulu.
Fokus memperbaiki diri, bukan menyalahkan pasangan
✔️ Perbaiki akhlak
✔️ Jaga lisan
✔️ Perbanyak sabar & doa
➡️ Karena perubahan besar dimulai dari diri sendiri.
Ingat, Allah menilai usaha kita, bukan kondisi kita
➡️ Tetap berbuat baik meski tidak ideal
➡️ Tetap taat meski tidak didukung
✨ Jangan berdalih… Jadilah wanita yang tetap baik, bukan karena keadaan, tapi karena keimanan.
14/04/2026
🏠 Apa itu Kolaborasi dalam Rumah Tangga?
Kolaborasi adalah kerja sama suami dan istri dalam menjalankan peran, menghadapi masalah, dan mengambil keputusan dengan penuh tanggung jawab, kasih sayang, serta saling melengkapi.
💡 Situasi yang Membutuhkan Kolaborasi
🔹 1. Saat Kondisi Ekonomi Sulit
Menyusun anggaran bersama
Mengutamakan kebutuhan pokok
Saling terbuka soal pemasukan & pengeluaran
Menghindari saling menyalahkan
🔹 2. Saat Mengasuh dan Mendidik Anak
Membagi peran (ayah & ibu sama-sama terlibat)
Kompak dalam aturan dan nilai yang diajarkan
Saling mendukung dalam mendidik, bukan saling menyalahkan
🔹 3. Saat Salah Satu Sakit atau Lelah
Menggantikan tugas pasangan tanpa mengeluh
Memberi perhatian dan dukungan emosional
Mengutamakan empati, bukan tuntutan
🔹 4. Saat Terjadi Konflik Rumah Tangga
Menahan emosi dan menghindari kata-kata kasar
Mengedepankan komunikasi yang baik
Mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah
🔹 5. Saat Tekanan dari Luar (Keluarga/ Lingkungan)
Saling percaya dan tidak mudah terpengaruh
Menjaga rahasia rumah tangga
Menguatkan satu sama lain sebagai satu tim
🤝 Prinsip Kolaborasi yang Harmonis
✔ Komunikasi yang terbuka & jujur
✔ Saling menghargai dan memahami peran
✔ Musyawarah dalam setiap keputusan
✔ Saling membantu tanpa menunggu diminta
✔ Mengutamakan kebersamaan daripada ego
⚠️ Hal yang Harus Dihindari
❌ Egois dan merasa paling benar
❌ Kurang komunikasi / memendam masalah
❌ Membandingkan pasangan dengan orang lain
❌ Membuka aib rumah tangga ke orang lain
❌ Menunda penyelesaian masalah
📖 Landasan Nilai Islami
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan pasangan agar kamu merasa tenteram, dan dijadikan-Nya di antara kamu kasih sayang."
(QS. Ar-Rum: 21)
"Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu"
(QS. Ali Imran: 159)
Rumah tangga yang kuat bukan tanpa masalah, tetapi yang mampu menghadapi masalah bersama dengan hati yang saling menguatkan.
26/08/2025
✨ "Keluarga yang sehat adalah pondasi kebahagiaan. Mari mulai dari hal sederhana: makan bergizi, rajin bergerak, dan saling mendukung." 💚👨👩👧👦
🌿 "Bahagia itu sederhana, saat keluarga kita sehat lahir dan batin. Yuk, jaga kesehatan bersama agar kebahagiaan tetap terjaga." 🌸
25/08/2025
"📚 6 Rukun Iman = 6 Bekal Hidup Kita ✨
Yuk, belajar dari sekarang biar iman kita makin kuat! 💖
"
08/08/2025
🏠✨ STOP Bullying di Rumah!
Rumah seharusnya menjadi tempat kita merasa aman, diterima, dan dicintai. Tapi nyatanya, bullying juga bisa terjadi di dalam keluarga — seringkali tanpa kita sadari.
💔 Bullying di rumah bisa berupa:
Kata-kata yang merendahkan
Membandingkan secara berlebihan
Kekerasan fisik maupun emosional
Mengabaikan perasaan
🌱 Dampaknya nyata:
Anak atau anggota keluarga yang dibully di rumah bisa kehilangan rasa percaya diri, mengalami trauma, bahkan sulit membangun hubungan sehat di masa depan.
💡 Mari ubah rumah kita menjadi tempat penuh kasih:
✔ Gunakan kata yang membangun
✔ Dengarkan dengan empati
✔ Peluk dan dukung satu sama lain
❤️ Karena keluarga seharusnya menjadi alasan kita merasa kuat, bukan alasan kita merasa hancur.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Raya Batulicin Gang Rahmat
Batulicin
72271