Laa Tahzan
segala persiapan pernikahan
Mutiara Nasehat Al Ustadz Al Waalid Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله وشفاه :
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن سار على نهجه إلى يوم القيامة، أما بعد:
1. Selama kita kuat berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah ‘ala Fahmis Salaf, maka Allah akan tolong kita.
2. Seorang da’i, ustadz dan guru, ketika ia berada di rumah, maka harus menggunakan waktu untuk dirinya dengan baca Al-Qur’an, muraja’aah pelajaran dan kalau mampu dia menulis artikel, buku-buku yang bermanfaat, dan meluangkan waktu juga untuk istri dan anak-anak.
3. Jagalah keluarga, istri dan anak-anak, mereka wajib kita didik dan ajarkan adab dan akhlak yang mulia, nasehati mereka meskipun kadang kita agak keras, karena tanggung jawab kita berat di hadapan Allah pada hari kiamat. Jangan kita seperti lilin menerangi orang lain tapi lupa diri dan terbakar.
Allah Ta’aala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka". (Qs. At Tahrim : 6).
4. Sebagai da’i, ustadz, guru, harus mengatur waktu sebaik-baiknya, atur waktu untuk membaca, belajar dan muraja’ah, atur juga untuk istri, anak dan orang tua. Jangan banyak mengisi kajian, sibuk dengan pertemuan, dan hal-hal yg tidak bermanfaat, tapi harus sibuk dengan ilmu, belajar dan muraja'ah dan sibuk untuk mengamalkan ilmu.
5. Harus tatsabbut -teliti dan koreksi- dalam menyebarkan hadits, takhrij dan derajatnya, karena banyak sekali orang yg menyebarkan hadits-hadits Dha’if dan Palsu. Ini wajib hati-hati, supaya kita tidak terkena ancaman berdusta atas nama Nabi Muhammad shallallahu alahi wasallam atau jangan menjadi seorang pendusta.
6. Jangan terburu-buru dalam mengeluarkan tulisan dan buku, cek lebih dahulu dan baca lagi berulang-ulang. Kita wajib teliti dalam menulis. Kalau salah koreksi lagi, kalau perlu dikoreksi oleh ustadz yang lain atau oleh murid yang senior yang mampu untuk mengoreksi tulisan kita.
7. Bersabarlah dalam menghadapi cobaan, ujian dan musibah yang Allah sudah taqdirkan. Dan apa yang Allah takdirkan untuk kita, itu yang terbaik untuk kita.
8. Perjuangan Dakwah ini masih panjang, maka kita wajib terus berjuang dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat kepada ummat meskipun banyak tantangan. Kita tidak boleh takut menghadapi rintangan dakwah. Ingat, bahwa Allah akan selalu menolong hamba-NYA yang menolong Agama-NYA.
9. Guru adalah panutan, yang akan dicontoh oleh murid-muridnya maka jadilah contoh dan teladan yang baik untuk para murid dan santri. Guru wajib menghiasi dirinya dengan Adab yang mulia sehingga murid dan santri akan mengikutinya dengan baik, baik dalam belajar, mengajar, shalat, bermuamalah dan lainnya.
10. Wajib terus istiqamah di atas Sunnah, karena banyak sekali da’i, ustadz dan guru yang berguguran di medan dakwah dalam menghadapi tantangan, rintangan dan fitnah-fitnah yang diumpamakan seperti malam yang kelam.
Kita wajib ingat dan amalkan wasiat Nabi shallallahu alaihi wasallam:
قُلْ أَمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
"Katakanlah, aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah". (HR. Muslim no. 38).
--------------------
Silahkan share semoga bermanfaat dan bisa kita amalkan nasehat mulia ini,.
Tulisan singkat ini telah dimuraja'ah oleh Al Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله.
جزى الله خيرا أستاذنا ووالدنا وبارك في علمه وعمره.
✒Alif/Bogor 21/05/2024.
Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary hafizhahullāh | "Hafalkan dan Amalkan Doa Ini Agar Anak Terhindar Dari Zina"
*Update Perkembangan Pembangunan*
Sumur Bor ke 4
📍Kp. Babakan Laban Rt04/Rw02, Ds. Senang Hati, Kec. Malingping, Kab. Lebak, Banten
* :*
InsyaAllah Sumur Bor nantinya akan di Alirkan ke 42 Kepala Keluarga
Lelah menghadapi fitnah dunia. Kekhawatiran akan hilang nya hidayah itu selalu muncul karena banyaknya maksiat tampak di hadapan kita. Tiap menghindar selalu ada hal lain yang menjadi fitnah. Bahkan yang terdengar indah (pujian manusia) pun sangat menyesatkan hati.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَاَنْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَآ اَخَّرْتَنِيْٓ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۚ فَاَصَّدَّقَ وَاَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.”"
QS. Al-Munafiqun[63]:10
TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BERUBAH.
Saat kamu menyakiti manusia, pernah kah kamu berfikir sedalam mana rasa sakit nya?
Pernahkah kamu merasa kan sakit hati karena manusia lainnya?
Lalu pernahkah kamu berfikir berada di posisinya?
Tidak ada kata terlambat untuk berubah.
16/09/2021
Hafalan Buyar Tanda Tak Pintar
Penulis : Ibnul Jauzi
Penerbit : Pustaka Arafah
Harga : Rp. 35.000
Berat : 200 gr
Tebal : 158 Halaman
Kover : Soft Cover
Ukuran : 14 x 20,5 cm
SINOPSIS :
100 miliar sel otak aktif dan 900 miliar sel otak pendukung. Itulah potensi luar biasa yang dimiliki setiap manusia. Sehingga manusia memiliki kemampuan menyimpan informasi dalam otak yang begitu dahsyat. Kapasitas tersebut akan penuh jika kita belajar satu hal baru setiap detik selama 30 juta tahun.
Potensi yang luar biasa! Jika manusia mampu memaksimalkannya, maka dia akan memiliki hafalan yang dahsyat. Fakta sejarah telah membuktikan bahwa ternyata banyak ulama Islam yang memaksimalkan potensi tersebut. Lihatlah, ImamAhmad bin Hanbalyang hafal 1 juta hadits, demikian p**a Imam Al-Bukhari mampu menyebutkan kembali sekaligus membenarkan 100 hadits yang telah diacak matan dan sanad-nya dengan tepat.
Tak hanya dua ulama tersebut. Sebab betapa banyak ulama yang memiliki hafalan yang mumpuni. Dan buku ini akan menyebutkan siapa sajakah para ulama tersebut. Selain itu, buku karya Ibnul Jauzi ini akan menunjukkan kepada kita, bahwa menghafal adalah cara belajar yang paling efektif untuk mengikat ilmu sekaligus memaparkan beberapa hal di antaranya,
Ciri fisik orang yang mudah menghafal
Obat-obatan yang menguatkan hafalan
Metode mempertahankan hafalan
Waktu-waktu yang tepat untuk mengulangi hafalan.
Buku ini akan mengubah anggapan kita bahwa menghafal adalah metode belajar yang tidak efektif.
Silakan dibuktikan.!
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Bekasi