Zinaya
Virgo
ngsi Utama Kelenjar Prostat pada Tubuh
Kenali Fungsi Utama Kelenjar Prostat pada Tubuh
Hidup Sehat
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
04 Oktober 2021
Kenali Fungsi Utama Kelenjar Prostat pada Tubuh
“Kelenjar prostat memiliki peran penting yang berkaitan dengan sistem reproduksi pria. Ketika terserang penyakit, kelenjar ini akan memicu banyak dampak bagi kesehatan dan kesuburan pria. Sebenarnya, apa fungsi utama dari kelenjar prostat?”
Halodoc, Jakarta – Prostat merupakan salah satu kelenjar pada tubuh yang memiliki ukuran sebesar kacang kenari. Letaknya berada di dalam panggul, tepatnya pada bagian bawah kandung kemih. Kelenjar ini hanya ada pada tubuh pria, dan tidak akan ditemukan pada wanita.
Kelenjar prostat mengalami pembesaran sebanyak dua kali, yaitu saat pria memasuki masa pubertas dan memasuki usia 30 tahun. Beratnya akan terus mengalami peningkatan seiring dengan usia yang semakin bertambah, mulai dari 20 gram saat dewasa hingga 40 gram ketika usia pria menginjak 70 tahun.
Baca juga: Mau Prostat Bebas Masalah? Biasakan Konsumsi 7 Makanan Ini
Fungsi Kelenjar Prostat pada Tubuh
Menjadi organ yang termasuk ke dalam sistem reproduksi pria, kelenjar prostat memiliki peran penting yang berkaitan dengan kesuburan. Beberapa fungsi kelenjar prostat, antara lain:
Fungsi utama, yaitu mengeluarkan cairan yang berfungsi sebagai sumber nutrisi dan pelindung sperma. Selama terjadi ejakulasi, cairan ini akan keluar bersama dengan sperma dalam bentuk air mani. Adanya cairan ini akan memudahkan sperma bergerak ketika berada di rahim.
Menutup saluran kemih ketika pria berejakulasi sehingga air mani tidak memasuki area tersebut.
Mendukung kerja hormon seks pada pria, yaitu hormon testosteron.
Gangguan Kesehatan yang Menyerang Kelenjar Prostat
Menjaga kesehatan kelenjar prostat sama pentingnya dengan organ tubuh lainnya. Pasalnya, adanya masalah pada kelenjar ini tentu akan berdampak besar pada kesehatan, terlebih kesuburan seorang pria. Berikut beberapa gangguan kesehatan yang rentan menyerang kelenjar prostat:
Prostatitis
Prostatitis merupakan peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada kelenjar prostat. Kondisi ini terjadi karena infeksi yang bersumber dari penyakit menular seksual atau penyakit infeksi pada saluran kemih. Penyebabnya juga bisa virus atau bakteri, dan pria berusia 30 sampai 50 tahun serta punya imunitas tubuh yang lemah lebih rentan mengalami kondisi ini.
Gejala yang muncul ketika seseorang mengalami prostatitis adalah nyeri dan sulit buang air kecil, nyeri pada panggul, terdapat darah di dalam urine, demam, nyeri pada bagian buah z***r dan p***s, dan nyeri ketika berejakulasi.
Baca juga: Benarkah BPH Penyebab Utama Obstruksi Outlet Kandung Kemih?
Kanker Prostat
Kanker prostat terjadi karena bertumbuhnya sel abnormal pada kelenjar prostat. Sayangnya, penyebab pasti pertumbuhan sel tersebut masih belum diketahui hingga kini. Namun, ada berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko seorang pria terserang kanker ini, yaitu usia yang sudah lanjut, genetik, dan kelebihan berat badan atau obesitas.
Saat memasuki stadium awal, beberapa jenis kanker umumnya tidak menunjukkan gejala, termasuk kanker prostat. Namun, pada stadium lanjut, gejala baru akan muncul, yaitu aliran urine menjadi lemah, nyeri dan sulit saat berkemih, terasa tidak tuntas saat kencing, penurunan berat badan, dan nyeri pada area panggul.
Pembesaran Prostat Jinak
Benign prostate hyperplasia (BPH) atau dikenal p**a dengan sebutan pembesaran prostat jinak adalah kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran. Namun, pembesaran ini bukan disebabkan karena kanker. Ketika membesar, kelenjar prostat akan membuat saluran kemih tertekan, sehingga dinding kandung kemih akan mengalami penebalan dan melemah. Akibatnya, proses pembuangan urine ketika buang air kecil pun akan turut mengalami gangguan.
Gejala dari BPH sendiri cukup beragam, termasuk aliran urine tersendat, buang air kecil seperti tidak tuntas, dan susah berkemih. Seperti halnya kanker, belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab kondisi medis ini. Namun, ada dugaan perubahan hormon karena usia yang turut berperan.
Baca juga: Sebelum Terlambat, Kenali 3 Cara Mencegah Kanker Prostat
Jadi, jangan pernah abaikan gejala apapun yang terjadi pada tubuhmu. Kamu bisa langsung tanyakan pada dokter sehingga penanganan bisa segera dilakukan. Pakai aplikasi Halodoc, download segera di ponselmu untuk lebih mudah tanya jawab dengan dokter kapan saja.
This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Medscape. Diakses pada 2021. What is the main function of the prostate gland?
Net Doctor UK. Diakses pada 2021. 10 essential prostate gland facts.
Victoria State Government Better Health Channel Australia. Diakses pada 2021. Prostate gland and urinary problems.
Radikal Bebas yang Dapat Merusak Daya Tahan Tubuh
5 Radikal Bebas yang Dapat Merusak Daya Tahan Tubuh
HIDUP SEHAT
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
30 September 2021
5 Radikal Bebas yang Dapat Merusak Daya Tahan Tubuh
“Selain asap rokok, paparan sinar matahari yang berlebihan, obat-obatan, polusi kendaraan, dan olahraga yang berlebihan adalah kondisi yang bisa memicu peningkatan radikal bebas yang pada akhirnya dapat merusak daya tahan tubuh.”
Halodoc, Jakarta – Radikal bebas dapat berkontribusi pada banyak masalah kesehatan kronis seperti penyakit kardiovaskular dan inflamasi, katarak, dan kanker. Keberadaan antioksidan dapat mencegah kerusakan jaringan akibat radikal bebas dengan mencegah pembentukan radikal atau dengan mendorong dekomposisinya.
Apa saja jenis radikal bebas yang dapat merusak daya tahan tubuh?
1. Asap Rokok
asap rokok
Asap rokok mengandung dua jenis radikal bebas yang sangat berbeda, satu dalam bentuk tar dan satu lagi dalam bentuk gas. Radikal bebas ini menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan yang diakibatkan dari merokok. Mulai dari stroke, penyakit jantung koroner, sampai kerusakan pembuluh darah.
Baca juga: Ini yang Terjadi Kalau Terlalu Sering Terpapar Asap Rokok
2. Sinar Matahari
sinar matahari
Sinar matahari memberikan manfaat pada tubuh, tetapi sinar UV berlebihan dapat memberikan efek negatif pada kulit. Sinar UV bersifat oksidatif karena dapat menghasilkan suatu senyawa radikal bebas yang disebut reactive oxygen species (ROS). Keberadaan ROS yang terakumulasi di dalam kulit dapat memicu terjadinya kerusakan sel, penuaan dini, dan kanker kulit.
3. Polusi Kendaraan
polusi kendaraan
Keberadaan polusi kendaraan menjadi salah satu pemicu peningkatan radikal bebas. Radikal bebas dari polusi udara bisa memicu infeksi pernapasan, gangguan kulit, serta penyakit paru-paru.
Cara untuk mengurangi dampak dan mencegah efek buruknya, penting untuk mengonsumsi vitamin C dan E sebagai upaya meningkatkan antioksidan dalam tubuh.
Baca juga: 4 Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit
4. Obat-obatan
obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan dapat meningkatkan produksi radikal bebas, salah satunya adalah obat kanker. Selain obat kanker tertentu, antibiotik juga memicu terbentuknya radikal bebas yang berbahaya untuk kesehatan. Informasi selengkapnya mengenai obat-obatan bisa memicu radikal bebas bisa ditanyakan langsung pada dokter lewat aplikasi Halodoc!
5. Olahraga Berlebihan
olahraga berlebihan
Olahraga memang salah satu kunci hidup sehat karena dapat menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, olahraga berlebihan dapat merusak daya tahan tubuh.
Olahraga yang berlebihan membuat tubuh memerlukan oksigen yang lebih banyak. Peningkatan inilah salah satunya yang memicu radikal bebas. Olahraga berlebihan juga dapat membuat tubuh aus, cepat lelah dan kerusakan pada persendian.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Address
Bekasi
Bekasi