Wealthstripe

Wealthstripe

Share

Kehadiran Anda Merupakan kebahagiaan untuk kami, dan kami selalu senang melayani Anda!

Kue Kering Enak - Volcanesia 20/09/2022

BISA DIBELI DISINI

Kue Kering Enak - Volcanesia Kue Sehat nan Lezat ala Sakti kue yang dibuat dengan penuh cinta hanya untuk anda Penasaran ? Sentuhan Halus Chef Sakti khusus Disajikan buat Anda Sepertihalnya pelukan ibu kepada anaknya, begitulah chef sakti membuat kue ini. Kue ini dirajut dengan penuh cinta kasih hanya untuk melihat anda terseny...

09/05/2022

Kenali 7 Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan

Meski memiliki rasa yang pahit, manfaat sambiloto bagi kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Tanaman herbal ini bahkan sudah digunakan sejak lama sebagai obat tradisional karena dianggap dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat aktif yang disebut andrografolida. Zat yang terdapat pada bagian batang dan daun tanaman sambiloto ini memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

Tak hanya itu, tanaman herbal ini juga kaya akan kandungan antioksidan, seperti saponin, terpenoid, tannin, dan flavonoid.

Berkat kandungan zat kimia berbagai zat kimia di atas, sambiloto kerap dimanfaatkan untuk memelihara dan menjaga kesehatan tubuh, termasuk untuk menjaga daya tahan tubuh. Tanaman ini bahkan digunakan sebagai obat alami untuk meredakan gejala pilek.

Berbagai Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan Tubuh
Meski rasanya pahit, ada banyak manfaat sambiloto yang bisa Anda peroleh bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Meringankan gejala flu
Beberapa riset menunjukkan sambiloto bermanfaat untuk meredakan gejala flu, seperti bersin-bersin, nyeri tenggorokan, demam, dan batuk pilek, serta mempercepat proses pemulihan flu. Manfaat ini berasal dari kandungan zat yang bersifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

Untuk memaksimalkan manfaat sambiloto tersebut, Anda bisa memilih suplemen sambiloto yang dikombinasikan dengan ginseng.

Namun, selain dengan mengonsumsi tanaman herbal tersebut, Anda juga disarankan untuk istirahat yang cukup, makan dan minum yang teratur, serta jauhi asap rokok dan polusi agar bisa lebih cepat pulih dari flu.

2. Memperkuat daya tahan tubuh
Sambiloto pun diketahui bermanfaat untuk meningkatkan kerja sistem imun tubuh. Tanaman herba ini dapat memperbaiki dan merangsang kinerja sel-sel darah putih, sehingga dapat lebih efektif melawan berbagai kuman dan virus penyebab infeksi.

Ekstrak sambiloto juga dapat meningkatkan kinerja daya tahan tubuh dalam mendeteksi dan membasmi sel-sel kanker di dalam tubuh.

3. Meredakan peradangan
Peradangan merupakan cara alami tubuh untuk melindungi dan memulihkan diri dari infeksi, penyakit, dan cedera. Meski demikian, peradangan bisa membahayakan kesehatan jika terjadi dalam jangka panjang.

Saat mengalami peradangan, seseorang akan merasakan gejala tidak enak badan, demam, nyeri, atau bengkak di bagian tubuh tertentu yang meradang.

Untuk mengurangi peradangan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, termasuk mengonsumsi obat herbal alami seperti sambiloto. Tanaman ini telah digunakan sejak lama untuk mengatasi gejala peradangan berkat kandungan zat antiradangnya.

4. Meredakan demam
Demam merupakan salah satu reaksi tubuh yang terjadi akibat peradangan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi, misalnya karena bakteri atau virus.

Daun sambiloto merupakan salah satu obat pereda demam alami. Ini berkat efek antiradang, antibakteri, dan antivirus yang terdapat di dalam tumbuhan tersebut.

5. Menurunkan tekanan darah
Tanaman sambiloto yang dikonsumsi sebagai jamu, teh herbal, atau suplemen juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah, Tanaman ini dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsi sambiloto, apabila sedang menjalani pengobatan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini dikarenakan sambiloto bisa menimbulkan efek samping berupa penurunan tekanan darah secara drastis atau hipotensi.

6. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Selain beberapa manfaat di atas, tanaman sambiloto juga diketahui dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker. Beberapa riset di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto terlihat dapat menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

Meski demikian, belum ada riset yang dapat membuktikan efektivitas tanaman herba ini sebagai obat kanker.

7. Menurunkan kadar gula darah
Riset menyebutkan bahwa ekstrak sambiloto terlihat dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula darah, serta mendukung efektivitas pengobatan diabetes dengan metformin. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, sambiloto juga berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya, yaitu hipoglikemia.

Selain itu, daun sambiloto juga dianggap mampu melindungi kulit dari infeksi dan sinar matahari, serta mempercepat penyembuhan luka.

Berbagai klaim manfaat sambiloto di atas memang baik untuk kesehatan, tetapi tanaman ini belum terbukti efektif dikonsumsi sebagai obat-obatan untuk mengatasi penyakit tertentu. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter bila hendak menggunakan sambiloto sebagai pengobatan.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Daun Sambiloto
Jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan dalam jangka waktu yang pendek, umumnya sambiloto tidak berbahaya. Namun, sambiloto tetap dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti diare, muntah, sakit kepala, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan reaksi alergi.

Penggunaan sambiloto dalam jangka panjang atau dalam dosis yang terlalu tinggi juga berisiko menimbulkan efek samping berbahaya, seperti kerusakan hati.

Selain itu, tanaman ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui serta orang yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah rendah, penyakit autoimun, atau kelainan darah.

Sambiloto juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersama obat-obatan karena bisa menimbulkan efek interaksi obat.

07/05/2022

5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan

Manfaat teh hijau bagi kesehatan telah dipercaya sejak dulu. Bahkan, teh hijau disebut-sebut sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia dan diyakini dapat mencegah berbagai jenis penyakit. Tak hanya itu, masih banyak manfaat teh hijau lain yang dapat Anda peroleh.

Teh hijau berasal dari daun tumbuhan Camellia sinensis. Minuman ini digunakan dalam pengobatan Jepang dan Cina selama berabad-abad lamanya. Proses pengolahan teh hijau lebih singkat dibandingkan jenis teh lainnya, seperti teh hitam, sehingga kandungan nutrisi dan antioksidan di dalamnya masih terjaga.

Kandungan Nutrisi Teh Hijau
Di dalam 100 gram teh hijau, terkandung beragam nutrisi sebagai berikut:

1 kkal energi
0,2 gram protein
1 miligram magnesium
8 miligram kalium
12 miligram kafein
Selain itu, teh hijau juga mengandung antioksidan, antiradang, dan antikanker yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Minuman ini juga baik dikonsumsi oleh balita dan anak-anak ketika mereka bosan minum air putih.

Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan
Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan yang bermanfaat dalam melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Paparan radikal bebas berlebih dapat merusak sel-sel tubuh hingga menyebabkan penuaan dini dan penyakit berbahaya seperti kanker.

Salah satu kandungan antioksidan dalam teh hijau adalah katekin. Senyawa katekin berperan penting dalam menghentikan kerusakan sel-sel tubuh. Jika dikonsumsi secara rutin, teh hijau dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, seperti:

1. Mencegah penyakit jantung dan stroke
Penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke, merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Sebuah riset menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL).

Selain itu, teh hijau juga mengandung asam fenolik, yang dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

2. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Polifenol merupakan salah satu antioksidan yang terkandung di dalam teh hijau. Senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, seperti kanker kulit, kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker payudara.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut dan menyeluruh untuk memastikan efektivitas teh hijau dalam mencegah kanker.

3. Mencegah diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan kinerja insulin dan mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes. Oleh karena itu, teh hijau aman dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes.

4. Menurunkan berat badan
Sebuah uji klinis menunjukkan bahwa teh hijau bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak, terutama lemak di bagian perut. Namun, manfaat teh hijau untuk menurunkan berat badan ini tidak berlaku pada orang dewasa yang mengalami obesitas.

5. Menstabilkan tekanan darah
Teh hijau diketahui dapat melemaskan otot-otot di pembuluh darah, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu, kandungan polifenol di dalamnya juga mampu menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Selain beberapa manfaat di atas, teh hijau juga diyakini dapat mengobati gusi bengkak, memperbaiki kerusakan kulit, mengurangi gejala rheumatoid arthritis, menjaga kesehatan otak, dan mengurangi kecemasan. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan efektivitas teh hijau bagi kesehatan secara luas.

Manfaat teh hijau dapat Anda dapatkan secara maksimal, bila dikonsumsi secara teratur dan tidak berlebihan. Namun, agar kesehatan tubuh tetap terjaga, Anda tetap harus menerapkan pola hidup sehat, yaitu dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, mencukupi waktu istirahat, dan berolahraga secara rutin.

05/05/2022

Cara Alami Mengatasi Bau Mulut

Bau mulut memang sangat mengganggu dan kerap kali mengikis rasa percaya diri, terlebih saat bicara di hadapan orang lain. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau mulut secara alami.

Bau mulut, atau dalam istilah medis disebut halitosis, merupakan kondisi yang dapat dialami siapa saja. Jarang menggosok gigi atau tidak terjaganya kebersihan gigi dan mulut merupakan penyebab bau mulut yang paling sering terjadi.

Penyebab Bau Mulut
Tidak rutin menggosok gigi setiap hari akan membuat serpihan sisa makanan tertinggal di mulut. Bakteri akan tumbuh pada serpihan tersebut, lalu mengeluarkan senyawa berbau tidak sedap penyebab bau mulut.

Jika terus dibiarkan, bakteri penyebab bau mulut akan berkembang biak semakin banyak, hingga akhirnya membentuk plak gigi. Ketika itu terjadi, bau yang muncul bisa lebih parah. Oleh karenanya, rutin membersihkan gigi amatlah penting guna menjaga kesehatan gigi dan mencegah bau mulut.

Selain karena jarang menggosok gigi, kurangnya air liur akibat mulut kering juga dapat menyebabkan bau mulut. Pasalnya, air liur berperan membersihkan serpihan makanan dan benda asing di dalam mulut. Bau mulut akibat mulut kering biasanya terjadi saat kita baru bangun tidur, terutama jika sebelumnya tidur dengan mulut terbuka.

Di samping itu, tidak tertutup kemungkinan bau mulut yang Anda alami disebabkan oleh faktor-faktor di bawah ini:

Merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.
Mengonsumsi makanan yang berbau menyengat, seperti bawang dan petai.
Terdapat infeksi atau peradangan pada hidung, rongga sinus, mulut, atau tenggorokan, misalnya pada penyakit radang gusi, sinusitis, dan infeksi amandel.
Menderita penyakit asam lambung, gangguan ginjal atau hati, dan kanker mulut.
Mengatasi Bau Mulut dengan Bahan Alami
Untuk mengatasi bau mulut, Anda harus rajin menggosok gigi dan menggunakan benang gigi guna membersihkan sisa-sisa makanan penyebab bau mulut. Selain itu, karena bau mulut juga bisa disebabkan oleh mulut kering, Anda dianjurkan untuk cukup minum air putih, yakni minimal 8 gelas per hari.

Di samping menggosok gigi dan minum air putih yang cukup, Anda dapat memanfaatkan bahan-bahan alami berikut ini untuk mengatasi bau mulut:

1. Susu
Ketika Anda mengonsumsi makanan yang berbau menyengat, seperti bawang putih atau bawang merah, minumlah susu setelahnya. Penelitian telah membuktikan bahwa susu memiliki kandungan yang mampu menghilangkan bau mulut akibat mengonsumsi makanan berbau menyengat.

Selain susu, produk olahan susu berupa yoghurt juga dapat membantu menghilangkan bau mulut. Hal ini karena yoghurt mengandung probiotik yang dapat membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab bau mulut.

2. Jeruk
Selain memiliki rasa yang menyegarkan, jeruk juga kaya akan vitamin C yang berfungsi meningkatkan produksi air liur. Dengan meningkatnya air liur, bakteri penyebab bau mulut akan banyak dibuang dari mulut. Ada juga penelitian yang menyatakan bahwa vitamin C bermanfaat untuk mencegah radang gusi dan sariawan.

3. Teh hijau
Green tea atau teh hijau telah lama diketahui mengandung zat yang bersifat antibakteri dan antioksidan, serta terbukti mampu mengurangi peradangan. Kabar baiknya, teh hijau ternyata juga ampuh menghilangkan bau mulut.

Untuk memperkaya cita rasa teh hijau, cobalah tambahkan daun mint ke dalamnya. Sama halnya dengan teh hijau, daun mint dipercaya efektif mengatasi bau mulut.

4. Daun sirih
Tumbuhan ini sering dipakai sebagai obat herbal, dan secara tradisional, daun sirih banyak digunakan dengan cara dikunyah. Menurut beberapa penelitian, daun sirih memiliki efek antibakteri dan antiradang yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Efek ini juga baik untuk mengatasi bau mulut.

5. Akar manis
Akar manis atau licorice merupakan obat herbal yang umum digunakan untuk mengatasi gatal-gatal, peradangan kulit, dan nyeri ulu hati. Selain itu, akar manis juga mengandung senyawa antibakteri yang dipercaya dapat menghilangkan bau mulut, meredakan sariawan, serta mencegah kerusakan gigi dan gusi.

Ekstrak akar manis bisa Anda temukan pada berbagai produk obat herbal, baik dalam sediaan gel, tablet isap, atau obat kumur. Meski bahan ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan seberapa jauh efektivitas bahan ini.

6. Daun saga
Sebuah studi menunjukkan bahwa daun saga mengandung senyawa antibakteri yang dipercaya mampu membunuh bakteri penyebab bau mulut serta kerusakan gigi dan gusi. Selain itu, daun saga juga dipercaya dapat mengurangi peradangan pada gusi dan mulut, sehingga bisa mengatasi bau mulut serta sariawan, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

30/04/2022

Ini Cara Membersihkan Karang Gigi dengan Garam

Cara membersihkan karang gigi dengan garam bisa menjadi salah satu solusi dalam menangani masalah gigi ini. Garam merupakan salah satu bahan alami yang dipercaya dapat mengurangi penumpukan plak pemicu karang gigi.

Karang gigi adalah kump**an plak gigi yang mengeras. Karang gigi tidak bisa hilang dengan hanya dengan menyikat gigi atau menggunakan benang gigi, tetapi melalui prosedur scaling di dokter gigi.

Namun, Anda dapat mencegah karang gigi dengan rutin membersihkan plak yang merupakan awal terbentuknya karang gigi. Salah satu cara mempersihkan plak yang dipercaya ampuh adalah berkumur dengan air garam.

Cara Membersihkan Karang Gigi dengan Garam
Garam merupakan antiseptik alami yang dapat membasmi bakteri. Garam bekerja dengan cara meningkatkan keseimbahan pH di dalam mulut agar tercipta kondisi basa yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri di dalam mulut.

Selain itu, garam juga dapat membantu melepaskan partikel makanan dan kotoran di sela-sela gigi yang dapat menyebabkan plak.
Oleh karena itu, tak perlu heran jika Anda menemukan obat kumur (mouthwash) yang mengandung garam. Biasanya, xylitol dan mentol juga ditambahkan ke dalam obat kumur untuk mencegah pembentukan plak sekaligus memberikan efek segar setelah berkumur.

Anda dapat membuat sendiri obat kumur berbahan garam untuk membersihkan karang gigi. Berikut adalah cara membuat obat kumur menggunakan garam:

Larutkan 1 sendok teh garam ke dalam 1 gelas air hangat.
Berkumurlah selama 15–20 detik menggunakan larutan garam, sebelum atau sesudah menyikat gigi.
Lakukan 2–3 kali sehari.
Anda juga dapat menambahkan sejumput daun sage pada larutan garam. Daun sage bermanfaat untuk meredakan radang gusi dan sariawan di mulut.

Mencegah Pembentukan Karang Gigi
Meski memiliki sederet manfaat seperti yang telah disebutkan di atas, cara membersihkan karang gigi dengan garam sebaiknya tidak dijadikan sebagai perawatan utama. Penggunaan garam yang terlalu sering atau dalam jangka panjang dapat mengikis lapisan enamel gigi.

Untuk mencegah karang gigi, lakukanlah beberapa langkah berikut:
Menyikat gigi minimal 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss) setiap hari
Membatasi kebiasaan menyantap camilan manis yang dapat menghasilkan asam penyebab plak gigi

27/04/2022

Ragam Manfaat Klorofil Untuk Kesehatan

Selain untuk kelangsungan hidup tanaman, manfaat klorofil untuk kesehatan manusia juga tak kalah penting. Klorofil mengandung banyak senyawa alami yang bisa membantu mencegah berbagai jenis penyakit.

Klorofil adalah pewarna hijau alami pada tumbuhan yang berfungsi untuk menyerap energi dari sinar matahari. Manfaat klorofil untuk kesehatan bisa diperoleh dari berbagai sayuran berdaun hijau, misalnya bayam atau rumput gandum (wheatgrass).

Anda bisa menikmati klorofil dengan cara sederhana, seperti membuat jus, tumis sayur, maupun sup. Bahkan, saat ini sudah banyak juga suplemen yang menyediakan klorofil dalam kadar yang tinggi.

Beragam Manfaat Klorofil untuk Kesehatan
Klorofil mengandung vitamin, antioksidan, dan beberapa komponen yang dapat melawan penyakit. Beberapa manfaat klorofil untuk kesehatan yang sayang untuk Anda lewatkan antara lain:

1. Meningkatkan detoksifikasi dan mencegah kanker
Klorofil telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan hati dalam membersihkan tubuh dari racun, zat berbahaya, atau limbah metabolisme secara alami. Proses inilah yang dikenal sebagai detoksifikasi.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa detoksifikasi yang lebih efektif melalui konsumsi klorofil ini dapat mencegah kerusakan hati dan kanker sistem pencernaan, terutama kanker hati.

2. Melawan jerawat
Kandungan antioksidan alami, efek antiradang, dan antibakteri dalam klorofil telah teruji secara klinis memberikan manfaat baik untuk kesehatan kulit. Klorofil dinilai efektif dalam mengurangi peradangan akibat pertumbuhan bakteri yang merupakan faktor penyebab jerawat paling umum.

Manfaat ini bisa Anda peroleh secara maksimal dengan penggunaan klorofil dalam bentuk gel 2 kali sehari. Penelitian menunjukkan pemakaian gel klorofil selama 3 minggu dapat memperbaiki kondisi kulit yang berjerawat dan berpori-pori besar.

3. Menurunkan berat badan
Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa mengonsumsi suplemen klorofil dapat mengurangi asupan makanan seseorang, sekaligus menciptakan rasa kenyang lebih cepat dengan mengatur kadar hormon lapar dalam tubuh.

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, efek ini dapat menekan asupan kalori harian dan lama-kelamaan menyebabkan penurunan berat badan. Selain itu, suplemen klorofil juga terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh sehingga juga baik untuk mencegah penyakit jantung.

4. Meningkatkan produksi sel darah merah
Klorofil diduga dapat meningkatkan produksi dan kualitas sel darah merah. Manfaat klorofil yang satu ini dibuktikan dengan penelitian mengenai konsumsi rumput gandum (wheatgrass) yang mengandung 70% klorofil oleh penderita thalasemia atau kelainan sel darah merah.

Pada penelitian ini, ditemukan bahwa pasien yang mengonsumsi makanan tinggi klorofil jadi membutuhkan lebih sedikit transfusi darah dibanding sebelumnya. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang tadinya harus berkali-kali menjalani transfusi dalam jarak yang dekat.

Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi manfaat klorofil untuk kesehatan, di antaranya adalah untuk melancarkan pencernaan, mengatasi sembelit, meredakan peradangan, mencegah bau badan, dan menunda penuaan.

Meski demikian, manfaat-manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

23/04/2022

Kandungan Buah Naga Merah dan Manfaatnya untuk Tubuh

Tak hanya rasanya yang nikmat, kandungan buah naga merah juga sangat beragam. Selain baik untuk memenuhi asupan nutrisi harian Anda, kandungan vitamin dan mineral dalam buah naga merah juga baik untuk memelihara kesehatan tubuh.

Buah naga merupakan salah satu buah yang cukup umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buah ini memiliki kulit yang tampak bersisik dan berwarna merah keunguan atau merah muda. Berdasarkan warna dagingnya, buah naga terdiri atas 2 jenis, yaitu buah naga putih dan buah naga merah.

Anda mungkin bertanya-tanya apakah kandungan nutrisi pada buah naga merah berbeda dengan buah naga yang berwarna putih. Nah, perlu Anda ketahui, walau memiliki warna daging buah yang berbeda, kandungan nutrisi pada buah naga tidak jauh berbeda.

Kandungan dan Manfaat Buah Naga Merah
Buah naga termasuk jenis buah yang rendah kalori. Dalam seporsi buah naga (sekitar 100 gram) hanya terdapat sekitar 60 kalori. Buah ini juga sama sekali tidak mengandung lemak. Meski demikian, kandungan gizi pada buah naga cukup tinggi. Berikut ini adalah beberapa kandungan dalam buah naga dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh Anda:

1. Vitamin C
Kandungan vitamin C pada buah naga berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Kandungan vitamin C pada buah naga juga baik untuk merangsang pembentukan kolagen, menjaga daya tahan tubuh, dan membantu penyerapan zat besi agar tubuh tidak kekurangan darah.

2. Vitamin B2 dan vitamin B3
Selain vitamin C, buah naga juga mengandung vitamin B2 dan vitamin B3. Kedua vitamin ini berperan penting dalam menjaga kelancaran metabolisme tubuh dan memelihara kesehatan jaringan tubuh. Asupan vitamin B yang tercukupi juga diyakini dapat menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti migrain, katarak, preeklampsia, dan penyakit jantung. Vitamin B juga disebut berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf tubuh.

3. Magnesium
Buah naga merupakan salah satu jenis buah yang banyak mengandung magnesium. Berkat kandungannya tersebut, buah ini dapat mencegah dan meringankan kram otot, meningkatkan stamina dan performa saat berolahraga, memelihara kesehatan dan fungsi jantung, serta menurunkan tekanan darah. Magnesium juga dapat menurunkan risiko depresi, diabetes tipe 2, dan hipertensi, serta meringankan gejala migrain dan sindrom pramenstruasi.

4. Zat besi
Zat besi merupakan jenis mineral yang sangat penting bagi tubuh manusia karena berperan sebagai bahan baku pembuatan sel darah merah. Jika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah dalam tubuh pun akan berkurang. Akibatnya, Anda berisiko terserang anemia atau kurang darah.

Buah naga memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, sehingga dapat memenuhi asupan zat besi yang diperlukan tubuh dan mencegah Anda dari berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Kandungan zat besi dalam buah naga ini menjadikannya salah satu pilihan buah penambah darah yang bisa Anda pertimbangkan.

5. Kalsium
Kalsium diperlukan oleh tubuh untuk memelihara kekuatan tulang. Selain itu, organ jantung, otot, dan saraf juga memerlukan kalsium agar dapat berfungsi dengan baik. Kekurangan kalsium dalam tubuh dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, sebab buah naga juga memiliki kandungan kalsium di dalamnya. Selain mengonsumsi susu, Anda dapat mengonsumsi buah naga untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda.

6. Antioksidan
Buah naga merupakan jenis buah yang kaya akan antioksidan dan zat pewarna alami yang disebut antosianin. Zat inilah yang memberikan warna merah terang pada buah naga. Kandungan buah naga tersebut diketahui dapat melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan bahkan menurunkan risiko kanker.

Setelah mengonsumsi buah naga merah, warna urine dan feses Anda mungkin akan menjadi tampak kemerahan. Namun, Anda tidak perlu cemas karena hal tersebut wajar terjadi dan tidaklah berbahaya. Urine dan fese berwarna kemerahan disebabkan oleh zat antosianin yang terkandung dalam buah naga merah.

Selain kandungan di atas, buah naga juga mengandung banyak serat sehingga bisa melacarkan pencernaan. Dengan rutin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat tinggi, termasuk buah naga, Anda bisa tercegah dari sembelit.

Tips Menyimpan Buah Naga
Buah naga bisa dikonsumsi langsung setelah dicuci bersih. Namun, Anda harus memotong dan memisahkan antara daging buah dan kulitnya. Jika ingin menyimpan buah naga lebih lama, Anda bisa mencoba mengikuti beberapa tips berikut:

Bungkus buah naga terlebih dahulu dengan kantong plastik sebelum menyimpannya di kulkas.
Hindari memotong buah naga jika tidak segera dihabiskan.
Jika Anda sudah terlanjur memotong buah naga namun tidak habis dimakan, Anda bisa menyimpannya di dalam wadah kedap udara untuk menjaga kesegarannya atau simpan di dalam freezer.
Jangan mengonsumsi buah naga jika daging buah sudah berubah warna menjadi kecoklatan dan bertekstur lembek.

16/04/2022

Mengenal Manfaat Ginkgo Biloba untuk Kesehatan Otak

Sejak ribuan tahun lalu, ginkgo biloba telah dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional di berbagai negara, seperti Cina, Korea, dan Jepang. Tanaman ini dipercaya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat.

Penurunan fungsi otak dan gangguan memori tidak hanya disebabkan oleh faktor usia atau penuaan, tetapi bisa juga oleh kondisi medis tertentu, seperti demensia dan penyakit Alzheimer.

Untuk mencegah dan meringankan gangguan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu menjalani gaya hidup sehat dan menggunakan obat-obatan dari dokter.

Anda juga bisa memanfaatkan obat atau suplemen herba yang mengandung ginkgo biloba. Bahan ini diketahui berkhasiat untuk mengatasi gangguan ingatan, terutama pada para lansia.

Berbagai Manfaat Ginkgo Biloba bagi Kesehatan
Ginkgo biloba mengandung antioksidan yang cukup tinggi, sehingga berperan penting dalam mencegah dan memperbaiki kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas. Selain itu, ginkgo biloba juga memiliki efek pengencer darah yang dapat melancarkan aliran darah di dalam tubuh, termasuk di otak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat ginkgo biloba bagi kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan otak
Ginkgo biloba diketahui mampu memperbaiki dan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga kesehatan otak dapat terjaga. Efek tersebut membuat tanaman herba ini baik dikonsumsi untuk memelihara dan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi.

Pada orang yang sehat, konsumsi ginkgo biloba juga dapat menurunkan risiko terjadinya pikun atau demensia.

2. Meningkatkan daya ingat pada penderita penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer merupakan gangguan otak yang berdampak pada menurunnya daya ingat dan kemampuan berpikir secara drastis. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia. Namun, bukannya tidak mungkin orang yang lebih mudah juga bisa mengalaminya.

Hingga saat ini, penyakit Alzheimer belum bisa disembuhkan. Namun, beberapa riset menunjukkan bahwa penggunaan suplemen ginkgo biloba dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir pada penderita penyakit ini, khususnya yang sudah berusia lanjut.

Pemberian suplemen ginkgo biloba juga dapat mencegah dan meringankan gejala pikun atau demensia ringan.

3. Memelihara fungsi dan kesehatan mata
Ginkgo biloba kaya akan kandungan antioksidan dan zat aktif yang dapat memperlancar aliran darah.

Selain baik untuk kesehatan otak, ginkgo biloba juga baik dikonsumsi untuk memelihara kesehatan mata dan menurunkan risiko terjadinya penyakit pada mata, seperti degenerasi makula, glaukoma, dan katarak.

4. Melancarkan aliran darah
Di dalam tubuh, ginkgo biloba dapat meningkatkan aliran darah dengan melebarkan pembuluh darah. Efek ini baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak serta mengurangi risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti penyakit kardiovaskular dan penyakit arteri perifer.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ginkgo biloba juga dipercaya memiliki beberapa manfaat berikut:

Menurunkan tekanan darah tinggi
Meredakan peradangan
Menenangkan pikiran dan meredakan kecemasan
Meredakan nyeri payudara akibat premenstrual syndrome (PMS)
Mengatasi sakit kepala dan migrain
Menghambat pertumbuhan sel kanker
Namun, data mengenai efektivitas dan efek samping ginkgo biloba sebagai pengobatan hingga saat ini masih terbatas, sehingga perlu diteliti lebih lanjut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Ginkgo Biloba
Meski tergolong alami, bukan berarti ginkgo biloba tidak menimbulkan efek samping. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang bisa terjadi akibat konsumsi ginkgo biloba:

Reaksi alergi
Gangguan pencernaan, seperti diare, sakit perut, dan konstipasi
Sakit kepala
Jantung berdebar
Memar dan perdarahan
Selain itu, ada hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi ginkgo biloba agar tidak membahayakan kesehatan, di antaranya:

Usahakan untuk mengonsumsi ginkgo biloba dalam bentuk obat atau suplemen dan telah terdaftar di BPOM RI.
Hindari konsumsi biji ginkgo biloba mentah, karena dapat menyebabkan keracunan.
Hindari konsumsi ginkgo biloba, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, epilepsi, dan gangguan kesuburan.
Hindari p**a menggunakan ginkgo biloba, jika sedang menjalani pengobatan tertentu, seperti obat pengencer darah.
Ibu hamil dan ibu menyusui juga tidak disarankan untuk mengonsumsi ginkgo biloba, karena herba ini berisiko menyebabkan kelahiran prematur atau perdarahan selama persalinan.

Ginkgo biloba memang dinilai baik bagi kesehatan, terutama untuk memelihara fungsi otak dan meningkatkan daya ingat. Namun, hal ini juga perlu disertai dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, tidur yang cukup, melakukan senam otak, mengonsumsi makanan bergizi, dan tidak merokok.

07/04/2022

Mengenal 7 Manfaat Jujube bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat jujube bagi kesehatan tubuh sangatlah menarik. Bagaimana tidak, buah ini rendah kalori tapi kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Jujube juga memiliki tampilan yang khas. Ketika matang, jujube berbentuk seperti kurma yang berwarna merah keunguan.

Jujube adalah buah kecil dari pohon Ziziphus jujuba yang banyak tumbuh di Asia Selatan. Karena bentuknya, buah ini dikenal dengan sebutan kurma merah atau kurma Cina. Jujube memiliki cita rasa yang manis dan tekstur yang kenyal.

Kandungan Nutrisi Jujube
Beragam manfaat jujube bisa Anda peroleh dari nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dalam 100 gram atau 3 buah jujube terdapat sekitar 79 kalori dan berbagai macam nutrisi yang meliputi:

Karbohidrat
Serat
Kalium
Vitamin, seperti vitamin C dan A.
Jujube juga kaya akan aktivitas antioksidan dari senyawa bioaktif yang dikandungnya, seperti flavonoid, saponin, polisakarida, dan asam triterpenat. Di samping itu, vitamin C dalam jujube juga bertindak sebagai antioksidan.

Beragam Manfaat Jujube
Di bawah ini adalah beragam manfaat jujube yang bisa Anda dapatkan:

1. Meningkatkan kualitas tidur
Salah satu manfaat jujube yang paling terkenal adalah untuk meningkatkan kualitas tidur, terutama bagi penderita insomnia dan berbagai masalah tidur lainnya yang berkaitan dengan stres dan kecemasan.

Antioksidan dalam jujube, tepatnya flavonoid dan saponin, dipercaya mampu menurunkan aktivitas sistem saraf dan meningkatkan hormon yang dapat menenangkan pikiran. Khasiat ini akan memperbaiki kualitas dan lamanya tidur.

2. Melindungi fungsi otak
Selain meredakan kecemasan, senyawa aktif yang sama dalam jujube juga diduga dapat melindungi fungsi otak. Senyawa ini berpotensi dalam melindungi sel saraf dari kerusakan, membantu meningkatkan daya ingat, dan melindungi otak dari gangguan kognitif, seperti penyakit Alzheimer.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Beberapa senyawa yang terkandung di dalam jujube, seperti saponin, flavonoid, dan polisakarida, memiliki manfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Senyawa-senyawa ini bekerja dengan cara menurunkan inflamasi dan proses oksidasi yang diketahui dapat melemahkan komponen sistem imun dan membuat kita mudah terserang penyakit.

4. Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Kadar serat pada jujube tergolong tinggi, bahkan mengalahkan apel. Serat ini diketahui mampu mempercepat pergerakan makanan melalui saluran pencernaan, melembutkan tinja, dan meningkatkan jumlah bakteri baik atau probiotik usus, sehingga sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

Selain itu, senyawa aktif pada ekstrak jujube diduga dapat memberikan perlindungan pada dinding organ sistem pencernaan, mulai dari lambung hingga usus besar. Khasiat ini dapat melindungi sistem pencernaan kita dari tukak lambung, radang usus, dan infeksi bakteri berbahaya.

5. Menurunkan risiko kanker
Senyawa bioaktif yang terkandung di dalam jujube, seperti saponin, flavonoid, polisakarida, dan triterpenoid telah terbukti mampu memperlambat pertumbuhan dan bahkan membunuh beberapa jenis sel kanker. Contohnya adalah kanker ovarium, kanker serviks, kanker payudara, kanker hati, kanker usus besar, dan kanker kulit.

6. Mendukung kesehatan jantung
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jujube terbukti mampu mendukung kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Selain itu, jujube juga dapat mencegah penumpukan lemak atau aterosklerosis yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, mulai dari penyempitan pembuluh darah tangan, penyakit jantung koroner, hingga stroke.

7. Menurunkan kadar gula darah
Jujube juga diketahui dapat menurunkan gula darah. Menurut penelitian, khasiat jujube untuk menurunkan gula darah didukung oleh kandungan vitamin A-nya yang dapat meningkatkan penyerapan gula darah ke dalam sel tubuh. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari risiko mengalami penyakit diabetes.

Buah jujube bisa dikonsumsi mentah sebagai camilan sehat, tetapi sering juga dikeringkan untuk dijadikan permen, teh, dan suplemen. Namun, perlu diingat bahwa buah jujube yang sudah dikeringkan umumnya lebih tinggi kalori dan gula daripada buah yang segar.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Bekasi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Tambun Utara
Bekasi
17511