Kartikasari Devi
Selamat Datang, Selamat berbelanja di toko kami
28/04/2022
4 Manfaat Temu Ireng untuk Kesehatan
Meski nama herba ini masih terdengar asing bagi sebagian orang, ada beragam manfaat temu ireng yang perlu untuk diketahui. Beragam kandungan nutrisi dan antioksidan di dalamnya dipercaya dapat mengatasi kebotakan hingga peradangan dalam tubuh.
Temu ireng adalah salah satu jenis tanaman yang telah digunakan sejak dulu sebagai obat tradisional di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Sesuai namanya, tanaman ini termasuk dalam kelompok temu-temuan dengan rimpang berwarna putih kebiruan.
Selain itu, temu ireng memiliki rasa yang pahit dan aroma yang hampir serupa dengan jahe. Tak heran tanaman ini juga sering digunakan sebagai penambah rasa dan pewarna alami dalam makanan.
Di dalam temu ireng terdapat beberapa nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, serta berbagai senyawa antioksidan, misalnya flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan polifenol.
Tak hanya itu, tanaman ini juga diketahui memiliki efek antimikroba, antiradang, antiasma, bahkan antikanker. Oleh karena itu, temu ireng diduga bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Beragam Manfaat Temu Ireng bagi Kesehatan
Berkat antioksidan dan efek baik yang dimiliki temu ireng, tanaman ini diyakini berkhasiat untuk mengatasi beragam masalah kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat temu ireng bagi kesehatan:
1. Mengatasi kebotakan
Menurut penelitian, ekstrak temu ireng yang dioleskan ke kulit kepala atau area yang menunjukkan tanda-tanda kebotakan dapat merangsang pertumbuhan rambut dan mengatasi kebotakan pada penderita alopecia androgenik.
Penelitian lainnya menemukan bahwa losion yang mengandung temu ireng justru dapat menghambat pertumbuhan rambut di ketiak dan mencerahkan kulit ketiak. Meski begitu, hal ini perlu dipastikan kembali apakah itu efek langsung dari temu ireng atau kandungan kimia lainnya dalam losion tersebut.
2. Meredakan asma
Manfaat temu ireng berikutnya adalah meredakan asma. Menurut penelitian pada hewan, temu ireng diketahui memiliki kemampuan spasmolitik, yaitu merelaksasi otot polos dalam saluran pernapasan sehingga dapat meredakan asma.
Hal tersebut menunjukkan bahwa temu ireng berpotensi sebagai pengobatan asma. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui efektivitas dan keamanannya.
3. Mencegah infeksi kulit
Selain bermanfaat untuk mencegah kebotakan, minyak esensial dari ekstrak temu ireng juga diketahui bisa mencegah tubuh dari infeksi bakteri karena memiliki efek antibakteri. Misalnya, dari bakteri Staphylococcus aureus yang sering menyebabkan penyakit infeksi kulit.
4. Mengatasi radang usus
Berkat banyaknya kandungan antioksidan di dalam temu ireng, yaitu flavonoid, alkaloid, dan terpenoid, tanaman ini diduga bisa menjadi antiradang untuk mengatasi radang usus. Penyakit ini kerap kali menimbulkan gejala nyeri perut, diare kronis, dan perut kembung.
Untuk memperoleh khasiat tersebut, Anda bisa mengonsumsi ekstrak temu ireng atau menggunakan minyak esensial dari temu ireng. Ekstrak temu ireng ini bisa Anda dapatkan dari suplemen makanan dalam bentuk bubuk.
Meski begitu, manfaat temu ireng di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Hal ini karena beberapa manfaat tersebut baru diujikan pada hewan dan belum dilakukan uji klinis pada manusia.
Selain itu, informasi terkait efektivitas, efek samping, dan jumlah dosis temu ireng yang aman untuk dikonsumsi per hari juga masih sangat terbatas. Oleh karena itu, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi temu ireng sebagai satu-satunya pengobatan untuk mengatasi beberapa kondisi medis di atas.
23/04/2022
5 Manfaat Kacang Merah bagi Kesehatan Tubuh
Ada begitu banyak manfaat kacang merah bagi kesehatan. Selain menurunkan berat badan, kacang yang bentuknya menyerupai ginjal ini juga baik untuk penderita diabetes. Tak hanya itu, masih banyak manfaat lain yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi kacang merah.
Di balik ukurannya yang kecil, kacang merah mengandung beragam nutrisi yang melimpah dan baik untuk kesehatan tubuh. Jenis kacang ini dikenal kaya protein dan sering dijadikan sebagai sumber protein rendah lemak bagi vegetarian.
Selain protein, kacang merah juga mengandung beragam nutrisi yang juga tak kalah penting, misalnya karbohidrat, lemak, serat, vitamin B, folat, serta mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan zat besi.
Beragam Manfaat Kacang Merah
Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ada berbagai manfaat kacang merah untuk kesehatan tubuh, di antaranya:
1. Menjaga kesehatan jantung
Kacang merah mengandung kalium yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa manfaat kacang merah dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.
2. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Tak hanya menjaga kesehatan jantung, kacang merah juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan salah satunya adalah kanker usus besar. Manfaat ini berasal dari kandungan serat di dalamnya yang baik untuk kesehatan usus besar.
Selain serat, manfaat kacang merah untuk mencegah kanker juga berasal dari kandungan antioksidannya.
3. Mengontrol gula darah
Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah memiliki indeks glikemik rendah, sehingga dapat membantu penderita diabetes tipe 2 untuk mengendalikan kadar gula darah dan efektivitas kerja insulin dalam tubuh.
Namun, Anda disarankan untuk merebus kacang merah sendiri dan hindari konsumsi kacang merah kalengan karena kandungan garamnya tinggi.
4. Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil
Manfaat kacang merah juga baik untuk ibu hamil karena mengandung nutrisi penting bagi kesehatan ibu dan janin, seperti protein, asam folat, dan zat besi.
Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan zat besi dan asam folat untuk mendukung pertumbuhan janin. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan anemia, bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, hingga depresi pascamelahirkan.
5. Menurunkan berat badan
Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan tinggi serat merupakan salah satu cara menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah dapat membantu program penurunan berat badan karena kaya akan serat dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Namun, Anda tentunya juga perlu menerapkan pola makan sehat dan rajin berolahraga agar program penurunan berat badan memberikan hasil yang memuaskan.
Meski baik untuk kesehatan, kacang merah bisa memicu pembentukan gas berlebih pada usus yang menyebabkan perut kembung dan terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih hati-hati saat mengolah kacang merah.
Nah, berikut ini adalah beberapa cara mengolah kacang merah yang dapat Anda lakukan:
Rendam kacang merah minimal 4 jam sebelum dimasak dan ganti air rendaman beberapa kali.
Rebus kacang merah hingga mendidih selama 45 menit hingga teksturnya lunak.
Hindari menggunakan air bekas rendaman untuk merebus kacang merah.
Manfaat kacang merah untuk kesehatan begitu beragam. Namun, pastikan Anda mengolahnya dengan benar agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal.
16/04/2022
Mengenal Manfaat Bawang Putih dalam Mengatasi Hipertensi
Bawang putih merupakan salah satu bahan alami yang sering digunakan dalam pengobatan, termasuk untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Namun, benarkah bawang putih mampu mengatasi hipertensi?
merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami penduduk Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018, terjadi kenaikan jumlah penderita hipertensi dibandingkan 5 tahun sebelumnya.
Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darahnya sudah mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya pada berbagai organ tubuh, misalnya gagal ginjal, serangan jantung, atau stroke, jika tidak ditangani.
Bawang Putih Dapat Menurunkan Kolesterol
Bawang putih dapat membantu menurunkan kolesterol, yang merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah. Dalam hal ini, bawang putih bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol dari makanan di dalam saluran pencernaan.
Bawang putih juga mampu menghambat kerja enzim HMG-CoA (3-hydroxy-3-methylglutaryl-coenzyme A) reductase dan hepatic cholesterol 7α-hydroxylase yang berperan besar dalam membentuk kolesterol. Dengan demikian, produksi kolesterol pun akan menurun.
Mengatasi Hipertensi dengan Bawang Putih
Selain menurunkan kolesterol, yang secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah, bawang putih juga mengandung zat-zat yang membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal. Menurut penelitian, zat alami dalam bawang putih yang mampu menurunkan tekanan darah, antara lain:
Allicin (allyl 2-propenethiosulfinate or diallyl thiosulfinate)
Allyl methyl thiosulfonate
1-propenyl allyl thiosulfonate
Y-L-glutamyl-S-alkyl-L-cysteine
Zat-zat yang terkandung di dalam bawang putih tersebut bekerja dengan cara merangsang tubuh untuk menghasilkan zat nitric oxide (NO) dan hydrogen sulphide (H2S). Kedua zat tersebut akan menurunkan ketegangan pada pembuluh darah yang membuat tekanan darah meningkat. Melemasnya pembuluh darah akan diikuti dengan turunnya tekanan darah.
Di samping itu, bawang putih juga bekerja dengan cara menghambat kerja zat endothelin 1 dan angiotensin II, yang pada akhirnya juga melemaskan pembuluh darah.
Namun sayangnya, kandungan zat aktif di dalam 1 siung bawang putih yang satu dengan yang lainnya belum tentu sama, sehingga efek terapi yang didapatkan juga akan berbeda.
07/04/2022
4 Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan Tubuh
Daun pegagan memang dikenal sebagai bahan alami untuk mengobati luka atau penyakit pada kulit. Namun, manfaat daun pegagan tidak hanya sekadar untuk kesehatan kulit, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jadi, apa saja manfaat daun ini?
Daun pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman herba yang banyak ditemukan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Meski lebih dikenal dengan manfaatnya untuk kesehatan kulit, daun pegagan juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
Beberapa penelitian menemukan bahwa daun pegagan mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti:
Vitamin B
Vitamin C
Protein
Mineral
Selain itu, daun pegagan juga mengandung beberapa jenis antioksidan, seperti flavonoid, tanin, dan polifenol.
Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan
Selain kesehatan kulit, daun pegagan juga diketahui bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun pegagan yang penting untuk diketahui:
1. Melancarkan peredaran darah
Suplemen herba yang mengandung ekstrak daun pegagan diketahui dapat melancarkan aliran darah.
Sebuah studi menunjukkan bahwa daun pegagan efektif untuk mencegah dan mengatasi pembekuan darah serta mengurangi risiko terjadinya penyumbatan di pembuluh darah atau aterosklerosis.
2. Menjaga fungsi otak
Daun pegagan mengandung antioksidan dan bersifat antiradang, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jaringan tubuh, termasuk otak. Sebuah riset juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen daun pegagan, dapat meningkatkan daya ingat dan mencegah terjadinya pikun atau demensia.
3. Meredakan nyeri sendi
Daun pegagan telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi peradangan dan nyeri pada sendi.
Studi menunjukkan bahwa kandungan zat yang bersifat antiradang pada daun pegagan, dapat meredakan keluhan nyeri sendi pada penderita radang sendi atau osteoarthritis.
4. Mengatasi sulit tidur
Sulit tidur atau insomnia bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti gaya hidup tidak sehat, rasa cemas, atau konsumsi obat-obatan tertentu. Jika dibiarkan tanpa penanganan, insomnia bisa menyebabkan penderitanya mengalami stres. Untuk mengatasi gangguan tidur tersebut, Anda bisa mengonsumsi ekstrak daun pegagan.
Umumnya, daun pegagan disarankan untuk tidak digunakan hingga lebih dari 6 minggu. Selain itu, berbagai klaim manfaat daun pegagan di atas, masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan suplemen atau obat yang mengandung ekstrak daun pegagan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Daun Pegagan
Meski memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, daun pegagan juga bisa menimbulkan efek samping. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang dapat muncul:
Sakit kepala
Nyeri perut
Mual
Pusing
Muncul rasa kantuk
Perih atau iritasi di kulit
Reaksi alergi
Selain itu, hingga saat ini, belum ada cukup riset yang dapat memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan daun pegagan pada ibu hamil dan ibu menyusui. Oleh karena itu, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan daun pegagan, baik dalam bentuk obat oles maupun suplemen yang diminum.
04/04/2022
Manfaat Minum Susu sebagai Cara Hidup Sehat
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk hidup sehat, di antaranya menjaga asupan gizi harian serta olah raga secara teratur. Salah satu cara untuk membantu memenuhi gizi harian adalah dengan rutin minum susu.
Susu merupakan salah satu minuman yang umum dikonsumsi oleh setiap orang di segala usia. Susu mengandung beragam nutrisi penting yang mampu menjaga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.
Untuk menunjang tumbuh kembang, konsumsi susu secara rutin dianjurkan sejak masa kanak-kanak. Sementara untuk dewasa, susu dapat membantu menurunkan risiko munculnya penyakit, seperti osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.
Susu tersedia dalam bentuk cair dan bubuk. Susu bubuk sendiri memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
Mudah disimpan dan lebih awet atau tahan lama
Dapat dikonsumsi orang dewasa dan anak-anak, kecuali bayi (usia di bawah 1 tahun)
Harganya relatif terjangkau
Tersedia dalam berbagai varian rasa yang dis**ai anak-anak
Kenapa Minum Susu Penting bagi Kesehatan?
Seperti yang telah dijelaskan di awal, tubuh membutuhkan beragam nutrisi agar organ-organ tubuh bisa berfungsi dengan baik dan terlindungi dari zat atau kuman penyebab penyakit. Secara umum, nutrisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu makronutrisi dan mikronutrisi.
Makronutrisi merupakan kelompok nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Sebaliknya, mikronutrisi adalah kelompok nutrisi yang dibutuhkan tubuh hanya dalam jumlah kecil, yaitu vitamin dan mineral, seperti vitamin D, vitamin B, kalsium, dan zat besi.
Baik makronutrisi maupun mikronutrisi dapat diperoleh dari beragam jenis makanan, seperti nasi, daging, telur, ikan, serta sayur dan buah. Selain itu, nutrisi makro dan mikro juga bisa diperoleh dari susu, serta berbagai produk olahan susu, seperti keju atau yoghurt.
Karena susu merupakan sumber nutrisi yang baik, sudah sepatutnya susu dikonsumsi secara rutin sebagai upaya untuk menjalani gaya hidup sehat.
Apa Saja Manfaat yang Didapat dari Rutin Meminum Susu?
Berikut ini adalah sejumlah manfaat susu bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsinya secara rutin:
1. Menunjang tumbuh kembang anak
Anak usia 6–10 tahun perlu mendapatkan asupan protein sebanyak 35–40 gram setiap harinya, sedangkan remaja membutuhkan protein sebanyak 50–70 gram per hari. Pasalnya, protein merupakan makronutrisi yang dibutuhkan anak untuk menunjang tumbuh kembangnya.
Protein juga berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, melancarkan metabolisme tubuh, menjaga kesehatan tulang, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, serta memperkuat daya tahan tubuh.
2. Menjaga kesehatan tulang
Kalsium merupakan mineral utama yang terkandung di dalam tulang. Tubuh membutuhkan kalsium untuk meningkatkan dan menjaga kekuatan tulang, serta membuat otot dan pembuluh darah berfungsi dengan baik.
Agar kesehatan tulang terjaga, anak-anak berusia di atas 1 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1.000 mg per hari, sedangkan orang dewasa 1.000–1.200 mg per hari. Kebutuhan kalsium tersebut dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti susu, keju, yoghurt, ikan, dan kacang kedelai.
3. Menjaga kesehatan mata
Susu terkenal akan kandungan vitamin A yang melimpah. Setiap harinya, anak-anak dianjurkan untuk mendapat asupan vitamin A sebanyak 400–500 RE dan orang dewasa sebanyak 600–700 RE.
Vitamin A sendiri merupakan nutrisi yang amat penting untuk indra penglihatan. Mencukupi asupan vitamin A setiap harinya dapat meningkatkan kualitas penglihatan dan menurunkan risiko sejumlah penyakit mata, seperti degenerasi makula.
4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Manfaat vitamin A dan vitamin B12 dalam susu tidak hanya untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin ini juga berperan terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh dan otak.
Berbagai studi menunjukkan bahwa vitamin B12 berfungsi untuk mendukung tumbuh kembang anak serta kesehatan jaringan otak dan sarafnya. Dengan tercukupinya asupan vitamin B12, kemampuan belajar dan daya konsentrasi anak akan meningkat.
Vitamin A dan vitamin B12 bertugas untuk mencegah zat berbahaya atau kuman penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh. Vitamin ini pun turut membantu produksi sel darah putih yang berperan menangkap dan menghancurkan zat serta kuman berbahaya di dalam tubuh.
Vitamin B12 pun berperan penting dalam produk sel darah merah, sehingga dapat mencegah anemia.
5. Meningkatkan kekuatan otot dan fungsi otak
Kandungan zat besi dalam susu berperan besar terhadap kesehatan dan fungsi otak. Pasalnya, zat besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin yang yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak. Dengan tercukupinya kebutuhan oksigen tersebut, fungsi otak anak seperti kemampuan belajar dan daya fokusnya akan terdukung.
Tak hanya itu, zat besi juga berperan penting dalam mencegah anemia akibat kekurangan zat besi yang dapat mengakibatkan penurunan fungsi kognitif otak, termasuk kemampuan untuk fokus atau konsentrasi saat belajar, serta kemampuan untuk mengingat.
Oleh karena itu, baik anak-anak maupun orang dewasa sangat dianjurkan untuk mencukupi asupan zat besi. Setiap harinya, anak-anak perlu mendapatkan asupan zat besi setidaknya 7–10 mg dan orang dewasa sebanyak 8–11 mg.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membeli Susu
Ketika memilih susu, pastikan untuk memerhatikan kandungan gizi serta kalori yang tertera di label kemasan.
Membuat anak mengonsumsi makanan sehat memang tidak selalu mudah. Sebagian anak sulit untuk makan dan s**a memilih-milih makanan (picky eater). Salah satu cara untuk menyiasati agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi adalah memberikannya susu.
Cara lainnya adalah mengolah susu menjadi beragam aneka hidangan yang menarik, seperti puding atau campuran jus dan smoothies.
24/03/2022
MENILIK NUTRISI DAN MANFAAT JERUK KASTURI
Meski memiliki ukuran yang relatif kecil, jeruk kasturi ternyata memiliki manfaat yang besar bagi tubuh. Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya. Mari kenali ragam nutrisi dan manfaat jeruk kasturi bagi kesehatan tubuh dalam artikel berikut ini.
Anda mungkin tidak asing dengan jeruk kasturi? Jeruk kasturi atau dikenal juga dengan nama jeruk kalamansi adalah jenis jeruk yang banyak tumbuh di Tiongkok dan Filipina. Namun, jeruk kasturi kini juga telah dibudidayakan di Indonesia.
Buah jeruk kasturi berukuran kecil dan memiliki beragam warna, yaitu hijau, kuning kehijauan, dan kuning mencolok. Buah ini memiliki aroma yang menyegarkan dan rasa yang asam. Di beberapa daerah, jeruk kasturi sering dijadikan sebagai campuran minuman dan diolah menjadi selai.
Nutrisi dan Manfaat Jeruk Kasturi
Kandungan nutrisi pada jeruk kasturi umumnya tidak jauh berbeda dengan buah jeruk lainnya, misalnya jeruk yuzu dan jeruk purut. Berikut ini adalah berbagai kandungan nutrisi yang terdapat pada jeruk kasturi:
Serat
Karbohidrat kompleks
Protein
Vitamin A
Vitamin B kompleks, termasuk folat
Vitamin C
Kalium
Fosfor
Kalsium
Zat besi
Selain berbagai nutrisi di atas, jeruk kasturi juga mengandung banyak antioksidan, seperti asam sitrat, polifenol, flavonoid, lutein, zeaxanthin, dan karoten. Mengingat nutrisinya yang cukup banyak, jeruk kasturi juga menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari jeruk kasturi untuk kesehatan:
1. Memperkuat sistem imunitas tubuh
Sistem kekebalan atau imunitas tubuh berperan penting untuk membasmi berbagai kuman, virus, dan parasit yang dapat menimbulkan penyakit. Oleh karena itu, Anda perlu selalu menjaga daya tahan tubuh. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi, seperti jetuk kasturi.
Kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi pada jeruk kasturi diketahui dapat memperkuat daya tahan tubuh. Tak hanya itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa ekstrak jeruk kasturi terlihat memiliki efek antibakteri.
2. Membersihkan saluran pernapasan
Jeruk kasturi dan lemon sudah digunakan sejak lama sebagai salah satu pengobatan tradisional untuk mengatasi batuk. Hal ini pun dibuktikan oleh beberapa riset yang menyebutkan bahwa air jeruk kasturi dapat mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tenggorokan.
Selain itu, jeruk kasturi juga banyak mengandung vitamin C dan antioksidan yang diketahui baik untuk mempercepat pemulihan flu.
3. Mengurangi kolesterol
Beberapa penelitian membuktikan bahwa jeruk kasturi dapat menurunkan kadar kolesterol. Ini dikarenakan jeruk kasturi mengandung serat dan antioksidan. Dengan terkontrolnya kadar kolesterol, risiko terkena sejumlah penyakit, seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke, juga akan berkurang.
4. Mengontrol gula darah
Jeruk kasturi merupakan salah satu jenis buah yang mengandung indeks glikemik rendah. Dengan demikian, buah ini tidak berpotensi meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Tak hanya itu, kandungan nutrisi di dalam jeruk kasturi, seperti vitamin C, mineral, dan antioksidan, juga diketahui dapat mengurangi risiko resistensi insulin. Hal ini membuat gula darah lebih mudah terkontrol sehingga baik untuk mencegah diabetes.
5. Merangsang pembentukan kolagen
Kolagen merupakan jenis protein yang jumlahnya paling banyak di dalam tubuh. Zat ini memiliki berbagai fungsi penting, di antaranya untuk memudarkan kerutan, menjaga elastisitas kulit, dan mempercepat penyembuhan luka.
Kolagen juga berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan jaringan tubuh, seperti kulit, otot, jaringan ikat, pembuluh darah, dan tulang. Asupan kolagen bisa diperoleh melalui beberapa cara, yaitu dengan mengonsumsi suplemen kolagen atau makanan yang kaya akan kolagen, seperti daging, ikan, telur, dan kacang.
Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan jumlah kolagen dengan cara mengonsumsi jeruk kasturi. Hal ini karena buah tersebut mengandung banyak vitamin C, yaitu vitamin yang dapat merangsang pembentukan kolagen secara alami.
6. Mencegah pembentukan batu ginjal
Jeruk kasturi mengandung asam sitrat yang bersifat antioksidan. Selain itu, zat ini juga diketahui dapat mencegah terbentuknya endapan mineral kalsium di saluran kemih, sehingga baik untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.
Meski demikian, selain dengan mengonsumsi jeruk kasturi, Anda juga perlu mencegah batu ginjal dengan cara lain, misalnya banyak minum air putih dan tidak sering menahan buang air kecil.
Efek Samping Jeruk Kasturi
Meski memiliki manfaat dan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh, Anda dianjurkan tidak mengonsumsi jeruk kasturi secara berlebihan. Apabila dikonsumsi terlalu banyak, jeruk kasturi bisa menimbulkan beberapa efek samping, yaitu:
Sakit perut
Kandungan asam sitrat dalam jeruk kasturi diketahui dapat menyebabkan iritasi lambung jika dikonsumsi berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi buah ini juga bisa menimbulkan diare.
Masalah pada ginjal
Konsumsi buah jeruk kasturi secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan ginjal. Ini karena kandungan asam sitrat yang terlalu tinggi bisa meningkatkan beban kerja ginjal. Oleh karena itu, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak jeruk kasturi jika memiliki riwayat penyakit ginjal atau sedang mengalami gangguan fungsi ginjal.
Mengingat nutrisi dan manfaatnya yang beragam, jeruk kasturi bisa Anda jadikan sebagai salah satu pilihan makanan dalam menu sehat sehari-hari. Namun, karena rasanya yang sangat asam, air jeruk kasturi biasanya dikonsumsi dengan cara diolah menjadi es jeruk kasturi atau campuran dalam infused water.
Jeruk kasturi memang memiliki beragam kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar manfaat jeruk kasturi dan jumlah konsumsi yang sesuai kondisi kesehatan Anda, berkonsutasikanlah lebih lanjut dengan dokter.
19/03/2022
KETAHUI MANFAAT ANTIOKSIDAN DAN SUMBERNYA
Manfaat antioksidan bagi tubuh adalah untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Untuk bisa memperoleh manfaat tersebut, Anda perlu mengonsumsi beragam sumber makanan yang mengandung antioksidan.
Antioksidan adalah suatu zat yang memiliki peranan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas berlebih. Zat ini bisa didapatkan secara alami pada makanan, seperti buah, sayuran, dan kacang-kacangan, serta dalam bentuk suplemen. Selain itu, antioksidan juga terdapat pada minuman, seperti teh, cokelat, dan kopi.
Manfaat Antioksidan dalam Menangkal Radikal Bebas
Radikal bebas adalah zat yang terbentuk secara alami saat terjadi proses metabolisme di dalam tubuh. Selain itu, zat ini juga bisa berasal dari luar tubuh, misalnya polusi udara, asap rokok, pestisida, atau obat-obatan.
Radikal bebas dapat merusak susunan DNA sel, meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, menyebabkan peradangan, dan melemahkan daya tahan tubuh. Paparan radikal bebas secara berlebihan dan terus-menerus bisa meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini dan beberapa penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan demensia.
Oleh sebab itu, tubuh memerlukan antioksidan untuk melawan efek dari paparan radikal bebas tersebut. Zat-zat yang memiliki sifat antioksidan adalah flavonoid, polifenol, beta karoten, lutein, likopen, selenium, zinc, antosianin (zat warna pada buah dan sayur), serta vitamin A, C, dan E.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin D juga diduga memiliki efek antioksidan. Namun, hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut.
Sumber Antioksidan Alami
Antioksidan secara alami bisa Anda peroleh dari buah, sayur, kacang-kacangan, dan tanaman herbal, seperti keladi tikus. Selain itu, daging tanpa lemak dan ikan juga mengandung antioksidan. Namun, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan rumput laut atau makanan laut selain ikan.
Berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang dapat menjadi sumber antioksidan:
1. Mangga
Buah bewarna kuning ini banyak mengandung antioksidan polifenol, beta karoten, serat, dan vitamin C. Kandungan nutrisi yang ada pada mangga tersebut bisa meningkatkan kekebalan tubuh, membantu penyerapan zat besi, dan baik untuk pencernaan.
2. Stroberi
Stroberi yang memiliki warna merah cerah mengandung antosianin yang tinggi. Sebuah penelitian membuktikan bahwa kandungan antosianin dalam stroberi dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung, dengan mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
3. Bayam
Bayam mengandung berbagai nutrisi dan antioksidan yang cukup tinggi, serta rendah kalori. Sayur ini merupakan salah satu sumber lutein dan zeaxanthin terbaik, yang berfungsi untuk melindungi mata dari radikal bebas.
4. Teh dan kopi
Tidak hanya nikmat dikonsumsi, teh dan kopi juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan. Kedua minuman ini mengandung flavonoid dan polifenol yang bisa membantu melawan kanker serta mencegah penyumbatan pembuluh darah arteri. Kafein yang terdapat pada minuman ini juga dapat membantu mencegah kepikunan.
5. Cokelat hitam (dark chocolate)
Bagi Anda pencinta cokelat, rutinlah mengonsumsi cokelat hitam. Cokelat jenis ini mengandung mineral dan antioksidan yang tinggi. Antioksidan yang terkandung dalam cokelat hitam dipercaya mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan peradangan.
6. Makanan laut dan biji-bijian
Makanan laut seperti kerang dan rumput laut, serta biji-bijian mengandung antioksidan selenium dan zinc. Zat ini memiliki peranan yang penting dalam proses metabolisme tubuh dan mencegah dampak buruk akibat radikal bebas.
Yang Perlu Diketahui tentang Suplemen Antioksidan
Antioksidan buatan tersedia dalam bentuk suplemen makanan. Suplemen ini bekerja seperti antioksidan alami yang mampu mencegah kerusakan akibat radikal bebas dan menangkal penyakit.
Kendati baik untuk kesehatan, mengonsumsi suplemen antioksidan dengan dosis yang tinggi juga bisa berisiko bagi kesehatan. Berikut adalah risiko mengonsumsi antioksidan berlebih berdasarkan jenisnya:
Kanker paru-paru, jika berlebihan dalam mengonsumsi betakaroten bagi para perokok
Kanker prostat dan stroke, jika mengonsumsi vitamin E dalam dosis tinggi
Keracunan, jika berlebihan dalam mengonsumsi suplemen antioksidan yang mengandung vitamin larut lemak, yaitu vitamin A, D, E, dan K
Guna memperoleh manfaat antioksidan, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan zat ini setiap hari.
Namun jika Anda ingin menggunakan suplemen antioksidan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan menyarankan jenis suplemen antioksidan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, beserta dosis yang tepat.
11/03/2022
KANDUNGAN DAN MANFAAT DAUN KATUK BAGI KESEHATAN
Manfaat daun katuk paling populer adalah sebagai pelancar ASI tradisional. Berkat manfaatnya tersebut, tak sedikit ibu menyusui yang kerap mengonsumsi daun ini. Padahal, selain melancarkan produksi ASI, masih banyak manfaat daun katuk lainnya bagi kesehatan.
Daun katuk (Sauropus androgynous) dapat dikenali dari daunnya yang berbentuk kecil dan berwarna hijau gelap, disertai corak keperakan di bagian tengahnya.
Oleh masyarakat Indonesia, daun katuk biasa diolah menjadi campuran bahan masakan atau dikonsumsi langsung sebagai lalap. Daun katuk juga dapat dikonsumsi sebagai teh herbal dan suplemen.
Kandungan Nutrisi Daun Katuk
Katuk merupakan tanaman dengan kandungan nutrisi yang cukup bervariasi. Di dalam 100 gram daun katuk, terkandung sekitar 35 kalori dan beragam nutrisi, seperti:
5–7 gram protein
1 gram lemak
1,8–2 gram serat
250 miligram vitamin C
190 miligram folat
1 miligram zinc
45 miligram kalium
120 miligram magnesium
170 miligram kalsium
2,7 miligram zat besi
Daun katuk juga banyak mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, dan beragam antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthin.
Manfaat Daun Katuk bagi Kesehatan
Berkat kandungan nutrisi, antioksidan, dan berbagai zat di dalamnya, daun katuk memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu:
1. Menurunkan kadar gula darah
Beberapa riset menunjukkan bahwa salah satu manfaat daun katuk adalah menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Dengan demikian, daun katuk baik dikonsumsi untuk melindungi tubuh dari risiko diabetes.
2. Mencegah obesitas
Obesitas adalah masalah kesehatan ketika penderitanya memiliki berat badan berlebih, akibat penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh.
Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun katuk dipercaya dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak, sehingga baik untuk mencegah obesitas. Sayangnya, manfaat daun katuk ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
3. Menyembuhkan luka
Ekstrak daun katuk mengandung antioksidan serta efek antiradang dan antibakteri. Berkat efek tersebut, ekstrak daun katuk diyakini dapat mempercepat proses pemulihan dan penyembuhan luka.
4. Mengatasi peradangan
Daun katuk mengandung zat antiradang yang dapat mengurangi peradangan. Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera dan akan membaik dengan sendirinya.
Meski demikian, peradangan terkadang bisa terjadi dalam waktu lama. Seiring waktu, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan kanker.
5. Meningkatkan produksi ASI
Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Sebuah penelitian menyatakan bahwa daun katuk terbukti dapat meningkatkan jumlah kedua hormon tersebut di dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.
Namun, daun katuk bukanlah satu-satunya cara untuk memperbanyak ASI. Untuk melancarkan produksi ASI, ibu menyusui perlu mencukupi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan minum air putih, mencukupi waktu istirahat, serta mengurangi stres.
6. Meningkatkan daya tahan tubuh
Daun katuk mengandung banyak vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang baik untuk memperkuat daya tahan tubuh. Tak hanya itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Daun katuk memang menyimpan beragam manfaat yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, efektivitas dan tingkat keamanan daun katuk sebagai suplemen atau obat hingga saat ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
Jika Anda memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Terlebih, bila Anda hendak menggunakan daun katuk sebagai pengobatan herbal atau dalam bentuk suplemen.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Kel. Perwira Kec. Bekasi Utara
Bekasi
17122
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 21:00 |
| Tuesday | 09:00 - 21:00 |
| Wednesday | 09:00 - 21:00 |
| Thursday | 09:00 - 21:00 |
| Friday | 09:00 - 21:00 |
| Saturday | 09:00 - 21:00 |
| Sunday | 09:00 - 21:00 |