Agnes

Agnes

Share

Menyediakan Berbagai Macam Produk Kesehatan dan Kecantikan

05/05/2022

8 Manfaat Kakao bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Manfaat kakao tidak sekadar untuk memperbaiki suasana hati, tetapi juga mencegah berbagai jenis penyakit. Namun, jangan sampai salah kaprah. Manfaat kesehatan ini hanya dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi kakao murni atau yang sudah diolah menjadi cokelat hitam.

Kakao merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Bagian bijinya kerap digunakan sebagai bahan utama pembuatan cokelat. Cokelat hitam berasal dari biji kakao yang pada dasarnya terasa pahit.

8 Manfaat Kakao bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui - Alodokter

Cokelat hitam dibuat dengan cara memanggang biji kakao, kemudian menggilingnya hingga halus dan menjadi bubuk kakao.

Di dalam bubuk kakao, terdapat beragam nutrisi dan manfaat bagi kesehatan, seperti protein, karbohidrat, serat, polifenol, flavonoid, kalsium, zat besi, kafein, magnesium, dan kalium.

Manfaat Kakao bagi Kesehatan
Tidak semua jenis kakao dapat memberikan manfaat untuk kesehatan. Hanya kakao murni atau cokelat hitam yang baik dikonsumsi, bukan kakao yang telah diberi perasa tambahan atau bahan lainnya. Semakin pahit dan hitam cokelat, semakin banyak manfaatnya bagi tubuh.

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat kakao yang dapat Anda peroleh:

1. Menurunkan tekanan darah
Kakao murni atau cokelat hitam dipercaya baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Manfaat tersebut diduga berasal dari senyawa nitrogen oksida yang dapat melebarkan pembuluh darah.

Manfaat ini juga didukung oleh penelitian yang mengungkapkan bahwa konsumsi cokelat hitam selama 2–8 minggu berturut-turut dapat menurunkan tekanan darah.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung
Perannya sebagai penurun tekanan darah membuat kakao juga baik dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung. Selain nitrogen oksida, manfaat ini juga berasal dari kandungan antioksidan flavanoid.

3. Menambah stamina
Kakao murni merupakan sumber kalori yang baik, sehingga bisa memberikan tambahan stamina dan membuat Anda lebih berenergi dalam menjalani aktivitas. Kakao juga mengandung kafein yang dikenal sebagai stimulan alami yang bisa membuat Anda tetap fokus dan terjaga.

4. Mencegah pikun dan memelihara fungsi otak
Pikun umumnya terjadi pada lansia. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa antioksidan flavanoid yang terkandung di dalam kakao dapat memperlambat proses penurunan daya ingat pada orang lanjut usia.

Efek ini diduga dipengaruhi oleh manfaat kakao yang dapat melancarkan aliran darah ke otak dan mengurangi dampak kerusakan sel otak akibat pertambahan usia.

5. Memperbaiki suasana hati (mood)
Senyawa theobromine dan kafein yang terkandung di dalam kakao dapat memengaruhi suasana hati menjadi lebih positif dan meningkatkan rasa waspada.

Tak hanya itu, zat aktif phenethylamine dalam kakao juga dapat meningkatkan produksi endorfin, yaitu senyawa kimia dalam otak yang berperan dalam melawan stres dan mengatasi perasaan murung.

6. Memiliki sifat antikanker
Kakao mengandung antioksidan yang tinggi dan bersifat antiradang. Berkat kandungan dan sifatnya tersebut, kakao dipercaya dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh dan menangkal efek kerusakan sel, sehingga risiko terkena kanker pun dapat berkurang.

7. Mengendalikan gejala asma
Bubuk kakao murni dipercaya dapat mengurangi kambuhnya gejala pada penderita asma. Manfaat ini berasal dari senyawa theobromine dan theophylline yang dapat melebarkan saluran napas, sehingga bisa mengurangi gejala asma.

8. Memperlambat penuaan pada kulit
Kakao mengandung beragam nutrisi yang baik bagi kulit. Selain itu, senyawa kimia yang bersifat antioksidan dan antiradang juga dapat melancarkan aliran darah ke kulit.

Efek ini diduga berperan dalam memperlambat kerusakan jaringan kulit akibat paparan sinar matahari dan memperlambat penuaan pada kulit. Meski demikian, konsumsinya pun perlu dibatasi, sebab sebuah penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi cokelat jangka panjang justru dapat memicu dan memperburuk jerawat.

Berbagai penelitian medis di atas memang menunjukkan bahwa kakao murni memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, studi dan bukti lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan berbagai klaim tersebut.

01/05/2022

Ingin Punya Wajah Mulus dan Tirus? Ini Caranya

Tidak semua orang memiliki wajah mulus dan tirus. Namun, bukan hal yang tidak mungkin untuk memiliki kondisi kulit tersebut. Pasalnya, perkembangan teknologi di dunia kecantikan menawarkan beragam rangkaian perawatan yang bisa membuat kulit menjadi lebih mulus dan tirus.

Memiliki kulit wajah yang mulus dan tirus bukanlah perkara mudah. Selama pandemi COVID-19 ini misalnya. Berbagai masalah kulit seperti kulit bertekstur, pori-pori wajah membesar, dan kerutan di wajah bisa menghampiri akibat dari penggunaan masker secara terus-menerus.

Permasalahan kulit tersebut tentu bisa memengaruhi penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Oleh karena itu, diperlukan perawatan kulit yang tepat agar kulit mulus dan tirus dapat Anda miliki. Dengan begitu, kulit wajah pun terlihat lebih flawless dan sehat.

Cara Mendapati Kulit Mulus, Poreless dan Flawless
Pola hidup turut memengaruhi kesehatan kulit. Oleh karena itu, jika Anda ingin memiliki kulit wajah yang mulus, sehat, dan poreless, Anda perlu untuk mengubah pola hidup dan melakukan perawatan kulit dengan benar. Berikut ini adalah beberapa caranya:

1. Berolahraga secara rutin
Olahraga yang dilakukan secara rutin bisa membuat kulit menjadi lebih sehat, bahkan awet muda. Hal ini karena olahraga bisa membuat sirkulasi darah lebih lancar, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit juga baik. Dengan begitu, kulit menjadi lebih sehat dan tampak segar.

2. Mengonsumsi makanan sehat
Kulit wajah yang sehat dan glowing juga dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi makanan sehat. Makanan sehat untuk kulit biasanya adalah makanan yang mengandung antioksidan tinggi, vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan omega 3, serta memiliki indeks glikemik rendah.

Beberapa contohnya adalah wortel, selada, tomat, brokoli, biji chia, kacang merah, kacang almond, ikan salmon, ikan sarden, apel, pisang, jeruk, dan kiwi.

3. Mengonsumsi air putih yang cukup
Konsumsi air putih yang cukup, yaitu minimal 8 gelas atau 2 liter per hari, dapat membuat kulit lebih sehat. Beberapa studi menunjukkan bahwa banyak minum air putih yang cukup setiap harinya akan menjaga kelembapan kulit.

4. Menjaga kebersihan kulit
Kulit wajah harus senantiasa dijaga kebersihannya. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk membersihkan wajah sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan malam hari menjelang tidur.

5. Menggunakan produk perawatan kulit
Membersihkan wajah saja tidak cukup. Anda juga harus menggunakan skincare atau produk perawatan kulit lain, seperti toner, serum, dan pelembap, agar kulit wajah ternutrisi dengan baik. Jangan lupa untuk selalu menggunakan tabir surya agar kulit terlindungi dari paparan sinar matahari.

Perawatan Wajah untuk Memperbaiki Bentuk Wajah
Selain memiliki wajah mulus dan poreless, banyak orang yang mendambakan bentuk wajah tirus dan proposional, apalagi semasa pandemi COVID-19 ini berlangsung.

Kebiasan pekerja yang menghabiskan banyak waktu untuk melakukan virtual meeting melalui zoom, membuat orang lebih memperhatikan bentuk wajahnya sendiri. Pada akhirnya, hal ini membuat mereka memiliki “ruang” lebih banyak dalam mengoreksi kekurangan pada wajahnya yang terpampang di layar laptop.

Kondisi ini dikenal sebagai fenomena “zoom boom” dan membuat sebagian orang memilih untuk berkunjung ke klinik kecantikan guna memperbaiki bentuk wajahnya. Bila Anda salah satu yang terkena fenomena ini, jangan khawatir. Ada beberapa perawatan yang bisa mengubah bentuk wajah tanpa operasi, di antaranya:

Thread lift
Anda bisa melakukan perawatan thread lift atau tanam benang di klinik kecantikan untuk mendapatkan wajah proporsional tanpa bedah. Jenis perawatan ini diketahui bisa membuat kulit wajah terlihat lebih kencang dan awet muda.

Botox
Perawatan berikutnya yang bisa membuat wajah terlihat proporsional atau lebih tirus adalah botox. Botox bisa dijadikan sebagai solusi untuk menghilangkan kerutan di wajah.

Filler
Suntik filler tidak hanya bisa membuat hidung tampak lebih mancung, tapi juga bisa mengencangkan kulit, menyamarkan kerutan di wajah, dan membuat bibir tampak lebih berisi.

HIFU
HIFU atau high-intensity focused ultrasound merupakan salah satu terapi yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mengencangkan kulit, mengurangi kerutan, membuat tekstur kulit lebih halus, bahkan mempertegas garis rahang.

27/04/2022

Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Di balik sensasi rasanya yang dingin dan menyegarkan, ternyata ada banyak manfaat daun mint untuk kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan gigi, meringankan kram menstruasi, hingga meningkatkan fungsi otak.

Daun mint masih merupakan salah satu daun herba yang masih berkerabat dengan daun herba lain, yakni daun sage. Meski berukuran kecil, daun mint memiliki berbagai kandungan nutrisi. Daun herba ini diketahui merupakan salah satu tanaman sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Selain itu, daun mint juga sangat kaya akan antioksidan yang berperan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Ragam Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan
Berkat kandungan nutrisi di dalamnya, daun mint memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, seperti:

1. Menjaga kesehatan gigi

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pasta gigi atau obat kumur yang mengandung daun mint dapat memberikan efek segar pada mulut dan pernapasan. Selain itu, daun mint pada pasta gigi dan obat kumur juga bermanfaat untuk membunuh bakteri yang menempel di gigi, gusi dan dinding mulut.

2. Meringankan kram menstruasi

Mengonsumsi minuman teh dengan campuran daun mint diyakini dapat mengurangi kram menstruasi. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa ekstrak daun mint memiliki efek yang serupa dengan obat-obatan pereda nyeri haid.

3. Mengatasi gangguan pencernaan

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak daun mint sangat efektif dalam meredakan keluhan akibat gangguan pencernaan. Salah satunya adalah akibat irritable bowel syndrome (IBS), yaitu suatu gangguan kronis yang menyerang usus besar.

Hal ini karena minyak daun mint mengandung menthol, yaitu senyawa alami yang dapat memberikan efek relaksasi pada otot saluran pencernaan. Selain minyak daun mint, teh dengan campuran daun mint juga dapat memberikan efek serupa.

4. Meredakan sakit kepala

Sakit kepala tegang biasanya muncul ketika Anda mengalami stres atau cemas berlebihan. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minyak daun mint yang dioleskan di dahi dan pelipis dapat meredakan rasa sakit kepala.

Demikian p**a sakit kepala yang diakibatkan oleh konsumsi minuman beralkohol berlebihan. Keluhan ini bisa diredakan dengan mengoleskan minyak daun mint di sekitar pelipis.

5. Meningkatkan fungsi otak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghirup aroma minyak daun mint dapat meningkatkan fungsi otak Anda, terutama dalam mengingat. Akan tetapi, masih butuh penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

23/04/2022

6 Manfaat Pepaya untuk Ibu Hamil

Manfaat pepaya untuk ibu hamil ada beragam, mulai dari memperkuat sistem imun hingga mampu meringankan keluhan kram kaki. Tak hanya itu, buah ini juga dapat memberikan beragam nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang janin, lho!

Buah pepaya atau Carica papaya adalah salah satu jenis buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Buah pepaya memiliki rasa yang manis dan tekstur yang cukup lembut ketika dimakan. Tak hanya bisa dikonsumsi langsung, buah papaya juga bisa diolah menjagi beragam hidangan, seperti jus, rujak, hingga es buah.

Pepaya mengandung beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin, yaitu:

Protein
Karbohidrat
Serat
Mineral, seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, zinc, tembaga, mangan, dan selenium
Vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K
Tak hanya itu, papaya juga mengandung folat dan antioksidan, seperti lutein, likopen, dan kolin.

Manfaat Pepaya untuk Ibu Hamil
Selain rasanya yang nikmat, buah pepaya juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin, antara lain:

1. Meringankan keluhan kram kaki
Kram kaki saat hamil merupakan hal yang sering dikeluhkan oleh sebagian ibu hamil. Biasanya keluhan ini terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Kendati bukan hal yang berbahaya, kram kaki tentu bisa membuat Bumil merasa tidak nyaman.

Guna mengatasinya, Bumil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kalium, seperti buah pepaya. Mineral ini diketahui dapat mencegah dan membantu mengatasi keluhan kram otot selama hamil.

Selain dengan mengonsumsi buah papaya, Bumil juga dianjurkan untuk tetap aktif bergerak dan minum air yang cukup agar tetap fit dan terbebas dari kram kaki.

2. Memperkuat imunitas tubuh
Buah pepaya adalah sumber antioksidan dan beragam vitamin yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, Bumil tidak akan mudah jatuh sakit. Imunitas tubuh yang kuat juga penting untuk membentuk daya tahan tubuh janin, lho.

3. Melancarkan pencernaan
Selama hamil, Bumil akan mengalami perubahan hormon secara alami. Hal ini bisa membuat gerakan usus menjadi lebih lambat, sehingga Bumil bisa lebih mudah mengalami sembelit.

Untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, Bumil dianjurkan untuk mengonsumsi banyak serat dan minum air putih yang cukup. Salah satu pilihan makanan yang mengandung banyak serat dan air adalah buah papaya. Inilah alasannya mengapa buah papaya terkenal baik untuk melancarkan pencernaandan mengatasi sembelit.

4. Mencukupi kebutuhan nutrisi harian
Karena mempunyai kandungan gizi yang cukup lengkap, seperti karbohidrat, serat, protein, serta aneka vitamin dan mineral, buah papaya baik dikonsumsi untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian Bumil dan janin.

Namun, selain makan buah pepaya, pastikan Bumil juga mengonsumsi beragam jenis makanan sehat lainnya, ya. Jangan lupa juga untuk rutin minum vitamin prenatal, agar tumbuh kembang janin terjaga dengan baik.

5. Membantu meringankan morning sickness
Buah papaya baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yang mengalami morning sickness. Beberapa riset menunjukkan bahwa kandungan vitamin B6 dan folat pada buah papaya dapat meredakan gejala mual saat hamil. Tak hanya itu, buah ini juga banyak mengandung air, sehingga bisa untuk mencegah dehidrasi.

6. Mendukung pembentukan mata janin
Agar mata janin dapat terbentuk dan berkembang dengan baik, dibutuhkan asupan nutrisi yang cukup selama kehamilan. Nah, di dalam buah papaya, terdapat beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan janin, yaitu vitamin A, folat, lutein, dan kolin.

Tak hanya baik untuk mata, kolin juga berperan penting untuk membentuk saraf dan otak janin.

Meski manfaat pepaya untuk ibu hamil ada banyak, Bumil harus cermat dalam memilih buah pepaya untuk dikonsumsi, ya. Pastikan Bumil hanya mengonsumsi pepaya yang benar-benar matang. Ini karena papaya yang belum matang mengandung getah atau lateks.

Jika terkonsumsi saat hamil, lateks bisa memicu kontraksi rahim dan dianggap bisa menyebabkan keguguran. Lateks juga sering kali bisa menimbulkan reaksi alergi, sehingga bisa membuat Bumil merasakan gejala alergi, seperti gatal-gatal, sakit perut, dan diare.

Selain itu, pastikan p**a bahwa Bumil memilih pepaya yang tidak memiliki cacat pada bagian kulitnya, mencucinya terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya, dan memakannya dalam jumlah yang tidak berlebihan, ya.

23/04/2022

Raih Manfaat Ikan Tuna Beromega 3 Sejak dalam Kandungan

Dalam satu porsi ikan tuna (sekitar 6 sendok makan), bisa tersimpan asam lemak omega 3 hingga sebanyak 300 miligram. Manfaat ikan tuna beromega 3 pun bisa dirasakan bahkan sebelum kita dilahirkan.

Dalam 100 gram ikan tuna, terkandung 200 kkal energi, 8 gram lemak, 29 gram protein, vitamin D, kolin, vitamin A, fosfor, zat besi, zinc, magnesium, dan kalium. Selain itu, tuna juga merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik.
Omega 3 merupakan asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh agar dapat berfungsi dengan benar. Asam lemak omega 3 dalam ikan tuna memiliki efek antiinflamasi yang dapat menurunkan tekanan darah dan tingkat trigliserida, mengurangi pembekuan darah dan detak jantung yang tidak teratur, serta menurunkan risiko stroke dan gagal jantung.

Bahkan, mengonsumsi setidaknya satu atau dua porsi ikan kaya omega 3 seperti tuna dalam satu minggu diduga mampu mengurangi risiko penyakit jantung, terutama kematian mendadak akibat serangan jantung tiba-tiba.

Omega 3 Untuk Janin dan Anak
Selain itu, manfaat ikan tuna dengan kandungan omega 3 juga baik dan penting bagi kesehatan dan perkembangan anak-anak, bahkan sebelum mereka dilahirkan atau masih di dalam kandungan. Berikut beberapa manfaat omega 3 untuk janin dan anak.

Mengurangi risiko persalinan prematur

Menurut satu penelitian di tahun 2003, mengonsumsi telur yang diperkaya dengan omega 3 diduga mengurangi risiko persalinan prematur pada wanita.

Pertumbuhan bayi

Ada beberapa bukti yang menunjukan jika menambahkan omega 3 ke dalam susu formula dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi yang terlahir prematur.

Mengurangi risiko asma

Sebuah studi di tahun 2008 mengungkapkan bahwa mengonsumsi minyak ikan selama masa kehamilan mampu mengurangi risiko terkena asma pada anaknya jika mereka remaja nanti.

Perkembangan kognitif

Ada penelitian yang mengemukakan jika mengonsumsi suplemen omega 3 (DHA dan EPA), sepanjang masa kehamilan dan awal-awal menyusui, bisa membuat buah hati memiliki skor tes kemampuan kognitif yang lebih tinggi di usia 4 tahun dibandingkan dengan anak yang ibunya tidak mengonsumsi suplemen tersebut. Selain itu, beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa memberi susu formula yang diperkaya dengan asam lemak omega 3 mampu memperbaiki koordinasi tangan-mata, rentang perhatian, keterampilan sosial, dan skor tes kecerdasan pada anak.

Tapi…

Namun perlu diingat, jika asupan ikan tuna pada ibu hamil harus dibatasi. Mengapa? Ini karena ikan tuna mengandung lebih banyak merkuri daripada jenis ikan lainnya. Jumlah merkuri yang kita dapat dari makanan memang tidak berbahaya bagi kebanyakan orang, tetapi lain halnya jika kita sedang hamil. Jumlah merkuri yang tinggi saat sedang hamil dapat memengaruhi perkembangan sistem saraf bayi.

Oleh karena itu, ibu hamil hanya diperbolehkan mengonsumsi steak tuna dua kali dalam seminggu. Berat tunanya pun harus dihitung, yaitu 170 gram ketika mentah atau 140 gram saat sudah matang. Atau, jika ingin makan tuna kalengan, harus dibatasi hingga empat ukuran sedang dalam seminggu. Dan jangan sekali-kali makan ikan tuna mentah ketika hamil, karena bisa menyebabkan keracunan makanan.

23/04/2022

Beragam Manfaat Buah Manggis untuk Ibu Hamil

Di balik rasanya yang manis dan asam, ada banyak manfaat buah manggis untuk ibu hamil. Kandungan nutrisi di dalamnya menjadikan buah manggis baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Buah manggis (Garcinia mangostana) merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Manfaat buah manggis untuk ibu hamil dapat diperoleh dengan mengonsumsinya secara langsung atau dengan mengolahnya menjadi menu makanan menarik, seperti smoothie, salad, atau jus.
Selain itu, akhir-akhir ini juga sudah banyak ekstrak alami dari buah manggis yang dijual di pasaran. Ekstrak ini dipercaya memiliki banyak antioksidan, antibakteri, dan antivirus, dan bahkan antikanker.
Inilah Manfaat Buah Manggis untuk Ibu Hamil
Dalam 1 buah manggis terkandung banyak nutrisi, seperti serat, karbohidrat, asam folat, dan vitamin C, yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini:
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh ibu hamil harus bekerja lebih keras karena harus melindungi 2 tubuh, yaitu tubuhnya sendiri dan tubuh janin. Bertambahnya beban sistem kekebalan tubuh ini membuat sebagian sistem perlindungan menjadi lebih lemah, sehingga ibu hamil menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
Kandungan serat dan vitamin C yang cukup banyak dalam buah manggis bisa membantu Bumil menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sifat antioksidan dan antibakteri yang dimiliki oleh buah manggis juga bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan bakteri yang berbahaya.
2. Mencegah cacat lahir
Asam folat berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan organ bayi. Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi ini sebelum dan selama kehamilan bisa membantu mencegah bayi mengalami cacat lahir, seperti anensefali dan spina bifida.
Nah, asam folat banyak terkandung dalam buah manggis. Oleh karena itu, Bumil bisa menjadikan buah ini sebagai salah satu camilan sehat selama kehamilan.
3. Mencegah sembelit
Manfaat buah manggis untuk ibu hamil berikutnya adalah mencegah sembelit. Buah ini merupakan sumber serat yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Jika kebutuhan serat tercukupi, Bumil akan terhindarkan dari masalah sembelit yang kerap terjadi pada kehamilan.
4. Mengontrol gula darah
Ibu hamil memiliki risiko untuk mengalami diabetes gestasional, yaitu tingginya kadar gula darah selama kehamilan. Jika tidak dikontrol dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada ibu maupun bayi, misalnya preeklamsia dan kelahiran prematur.
Sebuah penelitian membuktikan bahwa kombinasi kandungan xanthone dan serat yang terdapat pada buah manggis dapat membantu ibu hamil mengontrol gula darah, sehingga risiko untuk mengalami diabetes gestasional akan menurun.
Itulah sederet manfaat buah manggis untuk ibu hamil. Dalam mengonsumsi buah manggis, utamakan buah manggis segar daripada buah manggis dalam bentuk kalengan, suplemen, ataupun jus kemasan. Pasalnya, produk-produk olahan ini mungkin saja memiliki bahan tambahan yang tidak aman untuk ibu hamil.Selain itu, akhir-akhir ini juga sudah banyak ekstrak alami dari buah manggis yang dijual di pasaran. Ekstrak ini dipercaya memiliki banyak antioksidan, antibakteri, dan antivirus, dan bahkan antikanker.

Inilah Manfaat Buah Manggis untuk Ibu Hamil
Dalam 1 buah manggis terkandung banyak nutrisi, seperti serat, karbohidrat, asam folat, dan vitamin C, yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh ibu hamil harus bekerja lebih keras karena harus melindungi 2 tubuh, yaitu tubuhnya sendiri dan tubuh janin. Bertambahnya beban sistem kekebalan tubuh ini membuat sebagian sistem perlindungan menjadi lebih lemah, sehingga ibu hamil menjadi lebih rentan terhadap infeksi.

Kandungan serat dan vitamin C yang cukup banyak dalam buah manggis bisa membantu Bumil menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sifat antioksidan dan antibakteri yang dimiliki oleh buah manggis juga bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan bakteri yang berbahaya.

2. Mencegah cacat lahir
Asam folat berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan organ bayi. Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi ini sebelum dan selama kehamilan bisa membantu mencegah bayi mengalami cacat lahir, seperti anensefali dan spina bifida.

Nah, asam folat banyak terkandung dalam buah manggis. Oleh karena itu, Bumil bisa menjadikan buah ini sebagai salah satu camilan sehat selama kehamilan.

3. Mencegah sembelit
Manfaat buah manggis untuk ibu hamil berikutnya adalah mencegah sembelit. Buah ini merupakan sumber serat yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Jika kebutuhan serat tercukupi, Bumil akan terhindarkan dari masalah sembelit yang kerap terjadi pada kehamilan.

4. Mengontrol gula darah
Ibu hamil memiliki risiko untuk mengalami diabetes gestasional, yaitu tingginya kadar gula darah selama kehamilan. Jika tidak dikontrol dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada ibu maupun bayi, misalnya preeklamsia dan kelahiran prematur.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa kombinasi kandungan xanthone dan serat yang terdapat pada buah manggis dapat membantu ibu hamil mengontrol gula darah, sehingga risiko untuk mengalami diabetes gestasional akan menurun.

Itulah sederet manfaat buah manggis untuk ibu hamil. Dalam mengonsumsi buah manggis, utamakan buah manggis segar daripada buah manggis dalam bentuk kalengan, suplemen, ataupun jus kemasan. Pasalnya, produk-produk olahan ini mungkin saja memiliki bahan tambahan yang tidak aman untuk ibu hamil.

23/04/2022

Jangan Tertipu Baunya, Ini Manfaat Belerang untuk Kesehatan

Di balik baunya yang menyengat, manfaat belerang untuk kesehatan tubuh ternyata tidak main-main. Bahkan, mineral satu ini sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Belerang merupakan unsur kimia yang banyak ditemukan di gunung berapi. Mineral yang dikenal dengan sebutan sulfur ini kerap digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk sulfat dan fosfat untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, belerang banyak dimanfaatkan dalam sektor pertanian.

Namun, tidak hanya bidang pertanian, belerang juga memberikan manfaat yang tidak sedikit dalam bidang kesehatan.

Manfaat Belerang untuk Kesehatan Tubuh
Ada beragam manfaat belerang untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Mengatasi masalah kulit
Dalam dunia farmasi, belerang sudah lama digunakan untuk mengatasi beberapa masalah kulit seperti kutil, rosacea, dan dermatitis seboroik.

Belerang juga berperan sebagai zat keratolitik yang dapat mengelupas sel kulit mati. Fungsi belerang lainnya adalah untuk membunuh bakteri, jamur, dan parasit penyebab penyakit kudis.

Selain dengan cara mengangkat sel kulit mati, belerang juga bisa mengatasi jerawat dengan cara mengatasi penyumbatan pada pori-pori kulit. Penelitian juga menunjukkan bahwa belerang diketahui bermanfaat untuk mengobati psoriasis, meski hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Penggunaan produk berbahan belerang untuk pemakaian luar sebaiknya disertai dengan resep dokter. Jika ingin menggunakan produk belerang yang dijual bebas, pastikan untuk membaca label dan petunjuk pemakaian dengan saksama.

Selain itu, selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menggunakan produk berbahan belerang. Produk untuk pemakaian luar berbentuk krim atau losion, tidak boleh dioleskan pada kulit pecah-pecah karena justru bisa memperburuk kondisi yang dialami.

Begitu juga dengan beberapa bagian tubuh lain, seperti kelopak mata, bibir, hidung, dan mulut. Jika terdapat ruam atau tanda-tanda alergi lainnya setelah memakai produk berbahan dasar belerang, segera hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter.

2. Mengobati nyeri radang sendi
Belerang juga dapat diolah menjadi suplemen. Suplemen belerang kerap digunakan untuk mengurangi nyeri yang disebabkan oleh radang sendi, baik osteoarthritis maupun rheumatoid arthritis.

Selain itu, belerang dalam bentuk methylsulfonylmethane (MSM) juga diketahui baik untuk kesehatan sendi serta membantu pembentukan jaringan ikat, seperti tulang rawan, tendon, dan ligamen.

Meski demikian, manfaat belerang untuk pengobatan nyeri sendi masih berupa dugaan dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

3. Mengatasi radang kandung kemih
Di beberapa negara, belerang digunakan untuk mengobati peradangan pada kandung kemih yang bersifat kronis. Kondisi ini ditandai dengan gejala sering buang air kecil pada malam hari dan munculnya rasa nyeri di kandung kemih.

Untuk mengatasi radang kandung kemih, cairan mengandung belerang yang telah diproses secara khusus akan dimasukkan secara langsung ke kandung kemih menggunakan kateter.

Namun, sebelum prosedur ini dilakukan, pasien akan diberikan bius total, karena prosesnya menimbulkan rasa sakit dan menyebabkan terjadinya kontraksi pada kandung kemih.

23/04/2022

Mengungkap Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

Tahukah Anda bahwa konsumsi seledri dapat menjaga ginjal dari racun? Manfaat seledri untuk ginjal ini ternyata sudah lama dipercaya oleh masyarakat. Untuk mengetahui lebih jauh terkait manfaat tersebut, mari simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Seledri atau tumbuhan dengan nama latin Apium graveolens ini memiliki aroma yang khas dan tekstur yang garing. Oleh karena itu, sayuran ini sering digunakan sebagai bahan pelengkap masakan, baik sebagai penyedap atau sekadar hiasan. Seledri pun banyak dikonsumsi mentah sebagai campuran salad hingga dijadikan bahan sup.

Selain itu, seledri juga dapat diolah menjadi jus. Jus seledri dianggap sebagai salah satu minuman yang baik untuk memelihara kesehatan ginjal.

Kandungan Nutrisi pada Daun Seledri
Dalam 1 porsi atau sekitar 100 gram seledri, terkandung setidaknya 14 kalori dan beragam nutrisi, seperti:

1,5 gram serat
2,5–3 gram karbohidrat
0,7 gram protein
80 miligram natrium
260 miligram kalium
1,3 gram gula
40 miligram kalsium
29–30 mikrogram vitamin K
Selain itu, daun seledri juga mengandung antioksidan flavonoid serta beragam vitamin dan mineral, termasuk zinc, tembaga, kolin, zat besi, magnesium, folat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.

Fakta tentang Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal
Berkat kandungan nutrisinya yang cukup beragam, seledri dianggap memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun seledri untuk ginjal:

1. Mencegah pembentukan batu ginjal
Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak mengandung kalium dan antioksidan. Zat tersebut diketahui dapat mencegah penumpukan atau pengendapan mineral di dalam ginjal, sehingga mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

Selain itu, seledri juga banyak mengandung air. Berkat kandungan kalium dan air yang cukup tinggi, seledri bisa membuat tubuh lebih banyak membuang zat sisa dan racun melalui urine. Efek ini menjadikan seledri baik dikonsumsi untuk proses detoksifikasi sekaligus mencegah batu ginjal.

2. Mengurangi risiko gagal ginjal
Sel tubuh yang sering terpapar radikal bebas atau mengalami proses oksidasi cenderung menjadi lebih cepat rusak. Hal ini bisa menyebabkan gangguan fungsi atau bahkan kerusakan organ tertentu, termasuk ginjal. Jika terdapat kerusakan pada ginjal, risiko untuk terjadinya gagal ginjal akan lebih besar.

Untuk mencegah hal tersebut, cukupilah asupan antioksidan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, yang salah satunya adalah seledri.

Menurut berbagai penelitian, antioksidan terbukti dapat menangkal atau mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Efek ini menjadikan seledri yang kaya akan antioksidan bermanfaat untuk mencegah kerusakan ginjal. Selain itu, antioksidan juga diketahui dapat mengoptimalkan fungsi ginjal secara menyeluruh.

3. Mengontrol tekanan darah
Penyakit ginjal erat kaitannya dengan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, lama-kelamaan dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh. Kondisi ini bisa membuat berbagai organ tubuh menjadi rusak, termasuk ginjal.

Jika fungsi ginjal sudah terganggu atau rusak, berbagai fungsi ginjal seperti menyaring darah dari zat beracun, membantu produksi hormon, serta mengatur keseimbangan elektrolit dan garam di dalam tubuh pun akan terganggu.

Oleh karena itu, Anda perlu mengontrol tekanan darah tetap stabil guna memelihara kesehatan ginjal. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari menjalani pola makan sehat, membatasi asupan garam dan gula, banyak minum air putih, hingga rutin berolahraga.

Salah satu jenis makanan yang baik untuk mengontrol tekanan darah adalah seledri. Hal ini berkat kandungan kalium, antioksidan, dan zat phtalid pada seledri yang mampu menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil.

Tips Membuat Jus Seledri
Untuk mendapatkan berbagai manfaat seledri untuk ginjal, Anda bisa mengolah seledri menjadi jus. Caranya, cuci terlebih dahulu 3-4 batang seledri, potong-potong, masukkan ke dalam blender, lalu tambahkan sedikit air.

Anda bisa menambahkan beberapa potong apel atau air perasan lemon untuk menambah rasa. Setelah diolah menjadi jus, Anda disarankan untuk segera mengonsumsinya.

Daun seledri memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, klaim manfaat daun seledri untuk ginjal hingga kini masih perlu diteliti lebih lanjut. Oleh karena itu, seledri belum terbukti dapat digunakan sebagai pengobatan penyakit ginjal.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Bekasi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Darmawangsa Residence Tambun Utara
Bekasi
17568