Wahidah
Menjual berbagai produk kesehatan Kualitas Terbaik
23/04/2022
5 Manfaat Air Ketumbar yang Perlu Diketahui
Masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat air ketumbar bagi kesehatan. Ketumbar lebih sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk melengkapi cita rasa masakan. Padahal, tidak hanya itu. Air rebusan ketumbar juga bisa dijadikan minuman berkhasiat.
Ketumbar merupakan salah satu makanan dan tanaman herba yang kaya akan nutrisi. Tak hanya bisa dikonsumsi langsung sebagai makanan atau lalapan, ketumbar juga bisa diolah menjadi jamu atau teh herbal.
Ini karena di dalam air ketumbar terdapat beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, zat besi, folat, serta vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K,
Selain itu, ketumbar dan air ketumbar juga kaya akan senyawa antioksidan, seperti tokoferol, karotenoid, flavonoid, tanin, antosianin, lutein, zeaxanthin, dan quercetine.
Manfaat Air Ketumbar
Berikut adalah berbagai manfaat air ketumbar yang bisa Anda peroleh:
1. Mengatasi masalah pencernaan
Salah satu manfaat air ketumbar yang cukup terkenal adalah untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti mual, diare, dan perut kembung. Ini karena, kandungan serat dalam ketumbar bisa meningkatkan kerja sistem pencernaan Anda secara keseluruhan.
Tak hanya itu, air ketumbar juga memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antiradang. Manfaat ini menjadikan air ketumbar dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan pencernaan.
2. Menurunkan kadar gula darah
Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak ketumbar dan air ketumbar mampu meningkatkan produksi dan kinerja hormon insulin, sehingga kadar gula darah bisa terkontrol. Efek ini menjadikan air ketumbar baik dikonsumsi untuk mengurangi risiko Anda terkena penyakit diabetes.
Meski demikian, untuk mencegah diabetes, Anda tidak bisa hanya mengandalkan air ketumbar. Agar gula darah tetap terkontrol, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat, yakni dengan rutin olahraga, konsumsi makanan sehat dan bergizi, kurangi asupan gula, serta jauhi rokok dan minuman beralkohol.
3. Menjaga kesehatan jantung
Ketumbar, baik yang dikonsumsi langsung atau sebagai air ketumbar, juga baik untuk kesehatan jantung. Ini karena ketumbar dapat mengontrol tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sehingga baik untuk mencegah terjadinya penyakit jantung.
4. Melawan efek radikal bebas
Senyawa fitokimia pada ketumbar, seperti terpinene, quercetine, lutein, dan flavonoid, memiliki sifat antioksidan yang cukup kuat. Antioksidan tersebut berfungsi untuk melawan efek radikal bebas pada tubuh.
Zat Antioksidan juga berperan penting untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti kanker dan diabetes.
5. Melawan infeksi
Selain antioksidan, ketumbar juga mengandung senyawa yang bersifat antibakteri atau antimikroba, yakni dodecanal. Senyawa ini disebut bisa melawan dan membasmi bakteri penyebab diare dan keracunan makanan, misalnya E.coli dan Salmonella.
Tidak hanya itu, air ketumbar juga disebut mampu melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK).
Itulah berbagai manfaat air ketumbar yang bisa Anda peroleh. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa efektivitas air ketumbar tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada riset yang dapat membuktikan manfaat dan keamanan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit tertentu.
Oleh karena itu, jika Anda ingin memanfaatkan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.
Cara Menyiapkan Air Ketumbar
Jika Anda tertarik untuk mengonsumsi air ketumbar, cobalah ikuti cara membuat air ketumbar berikut:
Bahan-bahan:
2 sdm biji ketumbar
1 liter air
Cara membuat:
Didihkan 1 liter air.
Masukkan 2 sdm biji ketumbar ke dalam air mendidih dan diamkan setidaknya 15 menit.
Saring biji ketumbar dari air rebusannya.
Biarkan selama 2 jam, lalu minum air rebusan biji ketumbar tersebut.
Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan herbal lainnya untuk ditambahkan ke dalam air rebusan ketumbar, seperti bunga hibiscus, kapulaga, jahe, serai, atau kunyit.
Air ketumbar umumnya aman dikonsumsi sebagai jamu atau minuman herbal untuk memelihara kesehatan tubuh. Namun, bukan berarti minuman herbal ini tidak memiliki efek samping, ya.
Anda perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi air ketumbar, terutama jika Anda tengah mengonsumsi obat diabetes yang dapat menurunkan gula darah. Jika dikonsumsi berbarengan dengan air ketumbar, hal ini berisiko menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah secara drastis (hipoglikemia).
16/04/2022
Sederet Manfaat Kurma Sukari yang Jarang Diketahui
Kurma sukari merupakan salah satu jenis kurma favorit di Indonesia karena rasa manisnya yang seperti permen. Namun, tahukan Anda bahwa banyak manfaat kurma sukari yang bisa diperoleh dari beragam kandungan nutrisi di dalamnya?
Sukari atau dalam Bahasa Arab “sukkar” memiliki arti gula. Cita rasanya yang ekstra manis dan dagingnya yang lembut membuat kurma ini menjadi salah satu jenis kurma kualitas premium yang paling terkenal di Arab Saudi.
Manfaat kurma sukari pun tak perlu diragukan lagi. Kurma dengan tampilan yang unik berwarna keemasan ini diketahui memiliki banyak nutrisi penting dan kaya akan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.
Beragam Manfaat Kurma Sukari
Rasa manis kurma sukari berasal dari kadar gulanya yang tinggi. Meski tinggi gula, kurma ini juga merupakan sumber serat, mineral, dan antioksidan alami yang dapat membawa manfaat bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat kurma sukari yang sayang untuk Anda lewatkan:
1. Menyehatkan pencernaan
Satu porsi atau setara dengan 5 buah kurma sukari dapat memenuhi sekitar 8–12% kebutuhan serat harian Anda. Inilah yang membuat kurma sukari baik untuk kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit, apalagi bila dikombinasikan dengan makanan tinggi serat lainnya.
Selain karena kandungan seratnya, manfaat kurma sukari ini juga didukung oleh kandungan antioksidan flavonoid yang terbukti mampu menjaga kesehatan usus dan menurunkan risiko kambuhnya radang usus atau terjadinya kanker kolorektal.
2. Menangkal radikal bebas
Kurma sukari adalah salah satu makanan bernutrisi tinggi yang mengandung banyak antioksidan alami, seperti fenolik dan flavonoid. Kandungan antioksidan ini berperan penting dalam menangkal paparan radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung.
3. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah yang tinggi adalah faktor risiko penyakit jantung, penyebab kematian utama di seluruh dunia. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan darah adalah menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan tinggi kalium.
Kalium merupakan mineral tertinggi yang terkandung dalam kurma sukari. Bahkan, kadar kalium pada kurma sukar terbukti lebih tinggi daripada pisang yang terkenal kaya akan kalium. Dengan kalium yang tinggi dan kandungan sodium yang rendah tersebut, kurma sukari dinilai cocok untuk Anda yang mengalami hipertensi.
4. Meningkatkan energi
Kandungan gula alami yang ada dalam daging kurma sukari, seperti glukosa dan fruktosa, bisa diserap dengan cepat oleh usus untuk dijadikan sumber energi sel-sel tubuh Anda. Oleh karena itu, kurma sukari bisa menjadi pilihan yang baik untuk sumber energi di pagi hari atau saat berolahraga.
5. Memperkuat tulang
Kandungan kalium, kalsium, dan magnesium juga merupakan mineral yang banyak ditemukan dalam kurma sukari. Nyatanya, kandungan mineral ini lebih tinggi dibandingkan kandungan dalam beberapa buah lainnya, seperti delima, manga, dan pisang.
Berkat tingginya kadar mineral inilah kurma sukari dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis, serta membantu otot, jantung, dan otak Anda bekerja dengan optimal.
Manfaat kurma sukari tidak hanya itu. Makanan ini bisa menjadi pelengkap sumber nutrisi yang baik bagi ibu hamil dan menyusui, anak-anak, serta lansia. Kurma ini juga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin mengurangi konsumsi gula tambahan.
Cara mengonsumsi kurma sukasari pun mudah. Anda bisa memakannya secara langsung, mencampurnya dengan pisang untuk dijadikan smoothie, mencampurnya dengan susu untuk menjadi susu kurma, atau mencampurnya dengan bubur oatmeal untuk menambah cita rasanya.
Selain itu, kurma sukari juga bisa dijadikan salah satu bahan untuk membuat infused water.
11/04/2022
Tak berbahaya, kenali manfaat santan lebih dekat
Santan sering kali dikaitkan dengan makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi. Faktanya, ada banyak manfaat santan yang sebenarnya baik untuk kesehatan, mulai dari memperkuat daya tahan tubuh hingga menjaga kesehatan jantung.
Santan merupakan salah satu bahan masakan yang sangat umum digunakan dalam kuliner khas nusantara. Cairan berwarna putih susu ini dihasilkan dari parutan daging kelapa tua yang telah dibasahi, sebelum akhirnya diperas dan disaring.
Selain murah dan mudah ditemukan, santan juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh berkat kandungan beragam nutrisi di dalamnya. Dalam 100 ml santan, terkandung sekitar 75 kalori dan berbagai nutrisi, seperti:
0,5 gram protein
5 gram lemak
7 gram karbohidrat
450 miligram kalsium
0,7 miligram zat besi
45 miligram kalium dan natrium
150 mikrogram vitamin A
2,4 mikrogram vitamin D
Meski mengandung lemak yang cukup tinggi, jenis lemak yang terkandung pada santan adalah lemak nabati yang sehat. Ini artinya, santan tidak mengandung jahat (LDL). Santan juga mengandung vitamin B dan antioksidan yang cukup tinggi.
Manfaat Santan untuk Kesehatan
Berkat kandungan nutrisinya yang berlimpah, manfaat santan bagi kesehatan sudah tidak perlu diragukan. Berikut ini adalah beberapa manfaat santan yang sayang jika Anda lewatkan:
1. Menjaga kadar kolesterol baik
Sebagian besar orang mungkin menganggap santan dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Padahal, santan tidak mengandung kolesterol jahat dan justru bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol baik (HDL) di dalam darah. Hal ini berkat kandungan lemak sehat dan zat asam laurat yang terdapat pada santan.
Berkat manfaat santan yang satu ini, tubuh bisa terhindar dari penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung. Untuk memperoleh manfaat santan tersebut, hindari mengonsumsi santan dengan gula atau makanan tinggi kolesterol, misalnya jeroan atau daging berlemak.
2. Menjaga berat badan ideal
Santan mengandung lemak sehat yang disebut medium-chain triglycerides (MCTs). Beberapa penelitian menyatakan bahwa jenis lemak tersebut dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Dengan demikian, santan dapat menjaga berat tubuh agar tetap ideal.
Namun, perlu Anda ingat, tetaplah konsumsi santan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Hal ini karena berat badan Anda tetap bisa naik apabila mengonsumsi makanan bersantan dalam jumlah banyak.
3. Memperkuat sistem imun tubuh
Beberapa studi menunjukkan bahwa zat asam laurat yang ada pada santan tak hanya dapat menjaga kadar kolesterol baik dalam tubuh, tetapi juga memperkuat daya tahan tubuh.
Bersama dengan kandungan antioksidan dan nutrisi lainnya, seperti protein, santan dipercaya dapat memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih kuat melawan penyakit infeksi, misalnya influenza. Selain itu, santan juga diketahui bermanfaat untuk menjaga kuman baik (probiotik) di saluran pencernaan.
4. Meningkatkan kinerja dan fungsi otak
Manfaat santan juga diketahui baik untuk memelihara kesehatan otak dan menjaga agar otak tetap berfungsi dengan baik. Kandungan lemak sehat MCT, antioksidan, dan protein pada santan berperan sebagai sumber energi untuk otak.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Santan
Selain santan hasil perasan, kini juga tersedia santan dalam bentuk kemasan yang dinilai lebih praktis dan mudah digunakan. Namun, tidak semua santan kemasan baik untuk dikonsumsi.
Agar tetap aman dan sehat saat mengonsumsi santan kemasan, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:
Pastikan tidak menggunakan bahan pengawet
Pilihlah produk santan kemasan yang diproses dengan metode pengawetan yang baik, misalnya UHT (ultra high technology) atau metode granulasi, sehingga bisa tahan lama tanpa menggunakan bahan pengawet.
Pastikan produk terdaftar di BPOM
Jika Anda hendak membeli produk santan siap pakai, pastikan produk tersebut sudah mendapatkan izin dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan bersertifikasi halal. Hal ini untuk memastikan produk santan sudah layak edar dan mengikuti standarisasi di Indonesia.
Periksa kandungan nutrisi yang tertera pada kemasan
Pastikan produk santan kemasan yang dipilih mengandung beragam nutrisi, seperti serat, omega 3 dan omega 6, bebas kolesterol, serta rendah kalori sehingga baik untuk tubuh.
Santan aman untuk dikosumsi. Itulah berbagai manfaat santan untuk kesehatan yang sayang jika Anda lewatkan. Meski begitu, bukan berarti kesehatan tubuh dapat terjaga hanya dengan mengonsumsi atau menambahkan santan ke dalam masakan.
Pola makan yang sehat juga harus didukung dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, beristirahat yang cukup, dan mengelola stres adalah kunci utama untuk memiliki tubuh yang sehat.
11/04/2022
Ragam manfaat klorofil untuk kesehatan
Selain untuk kelangsungan hidup tanaman, manfaat klorofil untuk kesehatan manusia juga tak kalah penting. Klorofil mengandung banyak senyawa alami yang bisa membantu mencegah berbagai jenis penyakit.
Klorofil adalah pewarna hijau alami pada tumbuhan yang berfungsi untuk menyerap energi dari sinar matahari. Manfaat klorofil untuk kesehatan bisa diperoleh dari berbagai sayuran berdaun hijau, misalnya bayam atau rumput gandum (wheatgrass).
Anda bisa menikmati klorofil dengan cara sederhana, seperti membuat jus, tumis sayur, maupun sup. Bahkan, saat ini sudah banyak juga suplemen yang menyediakan klorofil dalam kadar yang tinggi.
Beragam Manfaat Klorofil untuk Kesehatan
Klorofil mengandung vitamin, antioksidan, dan beberapa komponen yang dapat melawan penyakit. Beberapa manfaat klorofil untuk kesehatan yang sayang untuk Anda lewatkan antara lain:
1. Meningkatkan detoksifikasi dan mencegah kanker
Klorofil telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan hati dalam membersihkan tubuh dari racun, zat berbahaya, atau limbah metabolisme secara alami. Proses inilah yang dikenal sebagai detoksifikasi.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa detoksifikasi yang lebih efektif melalui konsumsi klorofil ini dapat mencegah kerusakan hati dan kanker sistem pencernaan, terutama kanker hati.
2. Melawan jerawat
Kandungan antioksidan alami, efek antiradang, dan antibakteri dalam klorofil telah teruji secara klinis memberikan manfaat baik untuk kesehatan kulit. Klorofil dinilai efektif dalam mengurangi peradangan akibat pertumbuhan bakteri yang merupakan faktor penyebab jerawat paling umum.
Manfaat ini bisa Anda peroleh secara maksimal dengan penggunaan klorofil dalam bentuk gel 2 kali sehari. Penelitian menunjukkan pemakaian gel klorofil selama 3 minggu dapat memperbaiki kondisi kulit yang berjerawat dan berpori-pori besar.
3. Menurunkan berat badan
Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa mengonsumsi suplemen klorofil dapat mengurangi asupan makanan seseorang, sekaligus menciptakan rasa kenyang lebih cepat dengan mengatur kadar hormon lapar dalam tubuh.
Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, efek ini dapat menekan asupan kalori harian dan lama-kelamaan menyebabkan penurunan berat badan. Selain itu, suplemen klorofil juga terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh sehingga juga baik untuk mencegah penyakit jantung.
4. Meningkatkan produksi sel darah merah
Klorofil diduga dapat meningkatkan produksi dan kualitas sel darah merah. Manfaat klorofil yang satu ini dibuktikan dengan penelitian mengenai konsumsi rumput gandum (wheatgrass) yang mengandung 70% klorofil oleh penderita thalasemia atau kelainan sel darah merah.
Pada penelitian ini, ditemukan bahwa pasien yang mengonsumsi makanan tinggi klorofil jadi membutuhkan lebih sedikit transfusi darah dibanding sebelumnya. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang tadinya harus berkali-kali menjalani transfusi dalam jarak yang dekat.
Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi manfaat klorofil untuk kesehatan, di antaranya adalah untuk melancarkan pencernaan, mengatasi sembelit, meredakan peradangan, mencegah bau badan, dan menunda penuaan.
Meski demikian, manfaat-manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
11/04/2022
Segudang manfaat bawang hitam bagi kesehatan
Kebanyakan dari kita mungkin masih asing dengan bawang hitam, padahal ada beragam manfaatnya yang sayang untuk dilewatkan. Selain dari warnanya yang hitam, bawang ini juga memiliki ciri khas lain, yakni teksturnya yang lembut dan kenyal, juga rasanya yang manis dan asam.
Bawang hitam adalah hasil dari proses fermentasi bawang putih segar yang disimpan pada suhu 60–70 derajat Celsius selama 30–40 hari. Perubahan warna, tekstur, dan rasanya didapatkan dari proses fermentasi ini.
Manfaat bawang hitam paling banyak didapatkan dari berbagai senyawa bioaktif di dalamnya yang memiliki sifat antioksidan, seperti polifenol, fenol, alkaloid, flavonoid, dan s-allylcysteine (SAC).
Selain itu, bawang hitam juga mengandung berbagai nutrisi, seperti asam amino, karbohidrat, serat, zat besi, zinc, kalium, sulfur, magnesium, fosfor, kalsium, serta vitamin C, B1, B2, B3, dan B6.
Manfaat Bawang Hitam
Berikut ini adalah beragam manfaat bawang hitam yang bisa Anda peroleh:
1. Menjaga kesehatan jantung
Sama dengan bawang putih, bawang hitam juga memiliki manfaat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu menurunkan hipertensi.
Selain itu, bawang hitam diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak dalam darah, sehingga mengurangi risiko Anda menderita penyakit jantung koroner.
2. Mencegah penyakit kanker
Berkat kumpulan senyawa bioaktifnya, bawang hitam juga diduga bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker. Salah satu penelitian yang telah dilakukan adalah manfaat bawang hitam pada kanker kolorektal.
Aktivitas antioksidan dari senyawa bioaktif ini mampu melawan radikal bebas berlebih dalam tubuh yang berpotensi menyebabkan berkembangnya sel kanker.
3. Menjaga fungsi otak
Selain menangkal radikal bebas, antioksidan dalam bawang hitam juga dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Khasiat ini diduga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif, yakni kemampuan Anda dalam berpikir, mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan.
Mengonsumsi makanan kaya antioksidan juga mampu mencegah Anda mengalami berbagai penyakit akibat penurunan fungsi kognitif, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.
4. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Kandungan antioksidan dalam bawang hitam dapat menjaga sel-sel imunitas Anda dari kerusakan akibat radikal bebas berlebih. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan sistem kekebalan yang baik, tubuh Anda akan mampu melawan berbagai miikroorganisme penyebab penyakit dengan lebih efektif.
5. Menjaga kadar gula darah
Kandungan senyawa polifenol, flavonoid, dan antosianin dalam bawang hitam bermanfaat untuk menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil. Selain itu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa sifat antioksidan dari senyawa-senyawa ini juga mampu mencegah berbagai komplikasi akibat penyakit diabetes.
Cara Mudah Mendapatkan Manfaat Bawang Hitam
Memperoleh bawang hitam mungkin tidak akan semudah mendapatkan bawang putih segar di pasaran. Namun, jangan khawatir. Anda bisa membuat bawang hitam sendiri di rumah hanya dengan menggunakan rice cooker. Berikut ini adalah beberapa langkahnya:
Siapkan rice cooker dan masukkan beberapa siung bawang putih ke dalamnya.
Atur tombol rice cooker ke setelan untuk menghangatkan (bukan untuk memasak).
Diamkan selama 2 minggu dengan suhu hangat yang terus menyala.
Setelah 2 minggu, keluarkan bawang yang sudah menghitam dari rice cooker.
Manfaat bawang hitam bisa Anda dapatkan dengan risiko efek samping yang tergolong minimal. Setelah melewati proses fermentasi, bawang hitam sudah bisa langsung Anda konsumsi, atau bisa juga Anda tambahkan ke dalam hidangan lainnya sebagai pengganti bawang putih segar.
11/04/2022
Segudang manfaat buah jeruk untuk kesehatan
Selain memiliki rasa yang menyegarkan, buah jeruk juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, lho. Salah satunya adalah menjaga kesehatan saluran pencernaan. Nah, untuk mengetahui manfaat lain dari buah dengan rasa asam manis ini, yuk simak uraiannya di artikel berikut.
Buah jeruk dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Padahal, selain vitamin C, buah ini juga mengandung beragam gizi lain, seperti vitamin A, karbohidrat, serat, protein, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, folat, serta kolin.
Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan
Buah jeruk memiliki banyak jenis, ada jeruk kasturi, jeruk mandarin, jeruk medan, jeruk nipis, jeruk bali, hingga jeruk sunkist. Namun, apa pun jenisnya, ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi buah jeruk, yaitu:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Hampir semua orang tahu bahwa jeruk adalah sumber vitamin C yang baik dikonsumsi setiap hari. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.
Selain vitamin C, buah jeruk juga kaya akan kandungan antioksidan yang berperan penting dalam menangkal efek paparan radikal bebas.
2. Mencegah anemia
Selain bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan imunitas, vitamin C pada buah jeruk juga mampu meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh. Zat besi adalah salah satu bahan pembentuk sel darah merah. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan terjadinya anemia defisiensi zat besi.
Pola makan yang sehat dengan gizi seimbang, terlebih bila diiringi dengan mengonsumsi jeruk, akan memaksimalkan penyerapan zat besi, sehingga diharapkan risiko terjadinya anemia bisa berkurang.
3. Menjaga kesehatan jantung
Vitamin C, flavonoid, dan karotenoid yang terkandung di dalam buah jeruk dipercaya baik untuk menjaga kesehatan jantung. Tak hanya itu, jeruk juga mengandung kalium yang diketahui dapat membantu mengontrol tekanan darah dan mendukung kesehatan jantung.
4. Membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh
Jeruk adalah salah satu jenis buah dengan kandungan air yang cukup tinggi, yaitu sekitar 85%. Kamu dapat mengonsumsi jenis buah ini untuk membantumu memenuhi kebutuhan cairan harian. Jadi, jangan heran, bila setelah mengonsumsi buah ini kamu biasanya akan merasa lebih segar dan tidak haus lagi.
5. Mendukung kesehatan sistem cerna
Selain mengandung cukup banyak air, jeruk juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan sistem cerna. Serat pada buah jeruk bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan usus, meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus, melancarkan proses pencernaan, serta membuatmu kenyang lebih lama.
6. Menjaga tekanan darah stabil
Buah jeruk mengandung kalium yang cukup tinggi. Dalam 100 gram jeruk, setidaknya terkandung sekitar 166 miligram kalium. Mineral ini bisa membantu menurunkan tekanan darah dan membuatnya tetap stabil.
7. Menjaga kesehatan kulit
Vitamin C pada jeruk diketahui berperan penting dalam pembentukan kolagen yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, termasuk membantu agar kulit tetap elastis dan memperlambat terbentuknya kerutan.
Melihat banyaknya manfaat buah jeruk untuk kesehatan, membuat buah ini cocok dikonsumsi setiap hari, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Jeruk bisa dinikmati secara langsung, diolah menjadi jus, atau sebagai campuran dalam salad.
Walau memiliki banyak manfaat, tetap jangan mengonsumsi buah ini berlebihan, ya. Meski jarang terjadi, terlalu banyak mengonsumsi buah jeruk nyatanya bisa membuatmu mengalami mual, muntah, diare, kram perut, atau sakit kepala. Selain itu, buah satu ini mengandung asam yang bisa memperburuk gejala penyakit GERD.
11/04/2022
Ragam manfaat buah nangka yang bisa Anda dapatkan
Di balik rasanya yang manis dan aromanya yang unik, ternyata ada banyak manfaat buah nangka yang bisa kita dapatkan. Kandungan nutrisi di dalam buah nangka menjadikan buah ini sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan.
Buah nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Tekstur kulit buah nangka sedikit berduri dan warnanya hijau kekuningan, sedangkan dagingnya berwarna kuning dan memiliki aroma yang khas.
Anda dapat menikmati buah nangka dengan cara dimakan langsung atau sebagai campuran salad buah, es buah, jus, kolak, hingga es teler. Di samping daging buahnya, Anda juga bisa menikmati biji nangka yang juga banyak manfaatnya.
Dalam seporsi buah nangka (sekitar 100 – 150 gram), terdapat sekitar 100 – 160 kalori. Selain itu, buah yang cukup banyak digemari orang ini mengandung beberapa jenis nutrisi yang baik untuk kesehatan , yaitu:
Karbohidrat kompleks
Serat
Protein
Vitamin, termasuk vitamin A, B, dan C
Mineral, seperti magnesium, kalium, tembaga, dan mangan
Lemak, tetapi dalam jumlah yang sangat sedikit
Selain nutrisi di atas, buah nangka juga mengandung cukup banyak air dan antioksidan. Faktanya, buah nangka dan buah lainnya yang berasal dari satu keluarga yang sama, misalnya buah cempedak, mengandung jenis antioksidan yang diduga dapat melawan sel kanker.
Khasiat Buah Nangka untuk Kesehatan
Berkat kandungan beragam nutrisi tersebut, buah nangka memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Berikut ini adalah manfaat buah nangka yang sayang untuk dilewatkan:
1. Melancarkan pencernaan
Salah satu manfaat buah nangka adalah baik untuk menjaga fungsi pencernaan. Buah nangka merupakan sumber serat yang baik. Dengan memenuhi asupan serat yang cukup, Anda akan terhindar dari berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit.
Selain mengandung serat, buah ini juga mengandung karbohidrat kompleks yang berfungsi sebagai prebiotik untuk mendukung pertumbuhan kuman baik di saluran cerna.
2. Menjaga berat badan ideal
Ketika mengonsumsi buah nangka, Anda akan merasa kenyang lebih lama, sehingga dorongan untuk ngemil atau makan berlebihan juga akan berkurang.
Hal ini berkat kandungan serat dan protein yang cukup tinggi dalam buah nangka. Selain itu, kandungan kalori dalam buah nangka juga terbilang rendah. Hal ini menjadikan buah nangka sebagai salah satu pilihan makanan yang baik untuk menjaga berat badan tetap ideal.
3. Mencegah penyakit kardiovaskular
Manfaat buah nangka dalam memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah bisa diperoleh dari kandungan serat, kalium, dan antioksidannya yang cukup tinggi.
Serat dan antioksidan berfungsi untuk mengurangi kolesterol dan mencegah penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Sedangkan kalium berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.
Karena manfaat tersebut, buah nangka baik dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mencegah penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.
4. Memelihara kesehatan kulit
Anda mungkin cukup rajin menjalani beragam perawatan kulit. Namun, perawatan kulit dari luar saja tidak cukup. Anda juga perlu mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi agar kesehatan kulit tetap terjaga.
Salah satu makanan yang baik untuk kulit adalah buah nangka. Buah ini kaya akan antioksidan dan vitamin C yang dapat mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.
Selain itu, vitamin C dari buah nangka juga dapat membantu tubuh Anda menghasilkan kolagen yang menjadikan kulit kenyal dan tetap kencang, sehingga akan mencegah penuaan dini.
5. Mengurangi risiko kanker
Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya dan paling mematikan di dunia. Nah, supaya Anda terhindar dari penyakit ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker dan menjaga kesehatan secara keseluruhan, yaitu menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.
Buah nangka adalah salah satu makanan bernutrisi yang mengandung banyak antioksidan. Antioksidan dapat menangkal efek negatif radikal bebas pada sel-sel tubuh, dan kerusakan sel akibat radikal bebas ini bisa menimbulkan beragam penyakit kronis, termasuk kanker.
Namun perlu Anda ketahui, meski kandungan nutrisi dalam buah nangka dapat memberikan beragam manfaat di atas, manfaat buah nangka sendiri untuk kesehatan dan pencegahan penyakit masih perlu dibuktikan secara klinis.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Buah Nangka
Hati-hati, tidak semua orang boleh mengonsumsi buah nangka. Penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi buah nangka, karena buah ini memiliki kandungan gula dan indeks glikemik yang tinggi.
Jika dikonsumsi terlalu banyak, buah nangka bisa membuat kadar gula darah melonjak. Oleh karena itu, konsumsi buah nangka sebaiknya tidak melebihi 2 – 3 porsi per hari.
Buah nangka juga diketahui dapat menimbulkan efek interaksi obat dan memengaruhi kerja obat tertentu, jika dikonsumsi berbarengan dengan obat tersebut. Contoh obat yang dapat berinteraksi dengan buah nangka adalah obat diabetes dan obat bius.
Halloo, Selamat Datang. Terima kasih sudah berkunjung ke Halaman kami..
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Tambun Utara
Bekasi
17150