Pakon Market

Pakon Market

Share

Welcome

02/11/2021

Awas, Malas Gerak saat WFH Bisa Sebabkan Nyeri Otot

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
02 November 2021

“Selama masa pandemi, bekerja dari rumah atau work from home menjadi sebuah keharusan dan rutinitas yang harus dijalani. Namun, ternyata kamu tetap harus aktif bergerak agar tidak mengalami nyeri pada otot”

Halodoc, Jakarta – Zona nyaman telah tercipta pada pekerja yang selama pandemi melakukan Work from Home (WFH). Keterbatasan ruang di rumah membuat orang malas bergerak yang berujung munculnya masalah pada otot, terutama di daerah leher, pundak, punggung, pinggang, paha, dan kaki. Apalagi, bekerja dari rumah tidak mengharuskan kamu untuk duduk tegak sebagaimana bekerja di kantor.

Jika terlalu malas, beberapa orang akan bekerja di atas kasur atau sofa empuk. Alhasil, posisi enak tersebut membuat orang malas bergerak. Tidak disadari, nyeri otot pun muncul akibat terlalu lama diam dalam posisi yang sama. Jika sudah begitu, apa yang harus dilakukan? Jangan sampai terjadi, berikut ini langkah mengatasi dan beragam masalah kesehatan saat WFH.

Baca juga: Meski Repot, Ini 5 Keuntungan WFH bagi Keluarga
Masalah Kesehatan saat WFH Beserta Langkah Mengatasinya

Seperti pada penjelasan sebelumnya, nyeri otot menjadi salah satu masalah kesehatan saat WFH akibat berdiam diri pada posisi yang sama dalam waktu lama. Jika sudah begitu, berikut ini beberapa gangguan yang biasanya terjadi:

1. Sakit Punggung

Masalah kesehatan saat WFH yang sering terjadi, yaitu sakit punggung. Sakit punggung merupakan gangguan yang dapat terjadi secara berkepanjangan. Alasannya adalah, jarang bergerak dan lebih banyak duduk. Sebanyak 45 persen pekerja yang melakukan WFH, mereka mengeluhkan sakit pada punggung dan nyeri sendi. Sebanyak 71 persen dari mereka, mengeluhkan rasa sakit yang semakin parah.

2. Nyeri Pergelangan Tangan

Masalah kesehatan saat WFH yang satu ini terjadi akibat mengetik terlalu lama. Bahkan dalam kasus yang parah, carpal tunnel syndrome (CTS) bisa saja terjadi. gangguan kesehatan tersebut ditandai dengan kesemutan, kelemahan otot di tangan dan jari, serta mati rasa.

3. Sakit pada Leher

Sakit leher juga menjadi masalah kesehatan yang dapat terjadi karena malas gerak saat WFH. Sakit leher saat WFH terjadi akibat posisi tubuh yang kurang baik saat bekerja. Beberapa posisi tersebut seperti duduk sambil bersandar di sofa, sehingga membuat leher tertekuk dalam waktu lama.

Jika sudah mengalami sejumlah gangguan kesehatan tersebut, kamu perlu mengatasinya segera agar waktu WFH tidak terganggu. Salah satu cara yang direkomendasikan adalah mengonsumsi Alaxan FR, yaitu obat yang dapat bekerja secara cepat untuk meredakan segala keluhan, seperti nyeri otot di leher, pundak, punggung, kaki, nyeri haid, atau sakit gigi.

Baca juga: Hati-hati, Ini 6 Gangguan Fisik yang Bisa Terjadi Akibat WFH

Obat tersebut bekerja dengan menurunkan atau meminimalisir rasa sakit, meningkatkan aliran darah, serta membantu menurunkan panas melalui urine atau keringat. Obat ini dapat dikonsumsi 3–4 kali dalam sehari, setelah makan. Untuk membelinya, kamu bisa menggunakan fitur “toko kesehatan” di aplikasi Halodoc, ya. Jangan lupa untuk membaca tabel kemasan terlebih dulu sebelum kamu mengonsumsinya.

Baca juga: Jam Kerja Tetap Efektif saat WFH, Ini Triknya

Nah, itulah sejumlah masalah kesehatan saat WFH yang bisa terjadi pada siapa saja. Agar tetap sehat selama WFH, kamu disarankan untuk sering bergerak dengan melakukan peregangan tubuh, juga mengistirahatkan mata dari gadget. Jika langkah pencegahan tidak ampuh, jangan lupa untuk mengonsumsi Alaxan FR. Jangan lupa baca tabel kemasan sebelum dikonsumsi, ya.
This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Rediff. Diakses pada 2021. 5 health risks of working from home.
Benefits Pro. Diakses pada 2021. Physical pain, depression increase as more people work from home.
Times Now News. Diakses pada 2021. Work from home leading to too much screen time? Know what is computer vision syndrome.
Huffpost. Diakses pada 2021. This Is What Happens To Your Body When You Work From Home.

30/10/2021

5 Langkah yang Ampuh sebagai Penurun Panas Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
29 Oktober 2021

“Ada beberapa cara penurun panas bayi yang bisa diterapkan dengan mudah. Langkah-langkah ini bisa membantu menurunkan suhu tubuh Si Kecil yang tiba-tiba mengalami peningkatan. Untuk mengatasi kondisi ini, disarankan untuk mengompres bayi dengan air hangat, mengenakan pakaian yang nyaman, dan penuhi kebutuhan cairan tubuh anak.“

Halodoc, Jakarta – Langkah-langkah penurun panas bayi merupakan pengetahuan penting bagi setiap orangtua. Sebab, peningkatan suhu tubuh alias demam pada bayi adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan begitu saja. Bagi orangtua baru, cara-cara penurun panas bayi mungkin masih terasa asing. Namun jangan khawatir, simak tips untuk mengatasi demam pada bayi di artikel berikut ini!

Bayi dikatakan mengalami demam jika mengalami peningkatan suhu tubuh hingga lebih dari 38 derajat Celsius. Ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko demam pada Si Kecil, mulai dari infeksi bakteri dan virus, mengalami penyakit tertentu, terlalu lama berinteraksi di luar ruangan, demam setelah imunisasi, serta penggunaan pakaian yang kurang tepat.

Baca juga: Ketahui Suhu Normal Bayi dan Cara Mengukurnya
Langkah Penurun Panas Bayi yang Bisa Dilakukan di Rumah

Beda penyebab demam, maka akan berbeda p**a cara mengatasinya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui pemicu naiknya suhu tubuh Si Kecil. Namun, umumnya panas pada bayi tidak berbahaya dan normal terjadi. Demam bisa muncul sebagai reaksi dari sistem kekebalan tubuh yang tengah melawan serangan kuman atau virus penyebab infeksi.

Ada beberapa Langkah penurun panas bayi yang bisa dilakukan di rumah, di antaranya:

Menempelkan Kompres

Saat bayi menunjukkan tanda demam, coba tempelkan kain atau lap yang sudah dibasahi dengan air hangat atau air basah di dahi. Ini merupakan salah satu cara penurun panas bayi yang cukup ampuh. Jika demam yang terjadi cukup tinggi, cobalah untuk meletakkan kompres di bagian tubuh lain, seperti leher, ketiak, atau pangkal paha.

Baca juga: Ini 2 Jenis Demam Anak dan Cara Penanganannya

Mandi dengan Air Hangat

Selain kompres, memandikan atau lap tubuh bayi dengan air hangat juga bisa membantu. Jika tujuannya sebagai penurun panas bayi, hindari memandikan anak dengan air dingin. Hal itu justru bisa membuat anak menggigil dan berujung pada suhu tubuh yang Kembali meningkat.

Cukup Minum Air Putih

Jika memungkinkan, pastikan bayi mendapat cukup air putih. Saat demam, tubuh anak akan kehilangan sejumlah cairan tubuh akibat penguapan dari kulitnya. Pemberian air putih yang cukup bertujuan untuk menghindari dehidrasi serta sebagai langkah penurun panas bayi.

Pakaian yang Sesuai

Saat anak demam, hindari memakaikan baju yang terlalu tebal, apalagi berlapis banyak. Hal ini bisa membuat panas tubuh terkungkung di dalam pakaian dan menjadi susah turun. Saat bayi demam, sebaiknya kenakan pakaian yang tipis, tetapi tidak terlalu tipis. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kenyamanan anak saat berpakaian.

Menjaga Suhu Ruangan

Cara penurun panas bayi selanjutnya adalah menjaga suhu ruangan atau kamar anak. Biar demam cepat turun, pastikan untuk menjaga suhu ruang tidur bayi tetap sejuk. Pasalnya, suhu ruangan yang terlalu panas bisa membuat suhu tubuh sulit turun.

Baca juga: Bagaimana Cara Atasi Demam setelah Imunisasi DPT?

Jika semua cara penurun panas bayi sudah dilakukan dan demam tidak membaik, coba hubungi dokter di aplikasi Halodoc sebagai pertolongan pertama. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan keluhan yang dialami dan dapatkan rekomendasi pengobatan dari ahlinya. Ayo, download Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!
This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2021. High Temperature (Fever) in Children.
Babycenter. Diakses pada 2021. Fever and Your Baby or Child.
Healthline. Diakses pada 2021. Baby Fever 101: How to Care for Your Child.

28/10/2021

Berbagai Trik dan Cara Agar Balita Bisa Cepat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
28 Oktober 2021

“Menidurkan anak balita memang tidak mudah, tetapi ada cara agar bisa cepat tidur yang bisa diterapkan kepada balita. Dengan menerapkan kebiasaan yang baik, maka ia bisa tidur dengan cepat dan membuat orangtuanya tidak terlalu stres. Orangtua dan anak pun bisa lebih sehat dan bahagia.”

Halodoc, Jakarta – Seiring bertambah usia balita, mereka akan mengalami perubahan kebutuhan waktu tidur. Saat baru lahir, mereka mungkin akan lebih sering tidur, sementara itu jika ia sudah mulai bisa berjalan dan bermain, waktu tidurnya akan berkurang.

Selain itu, kadang bayi lebih sulit untuk tidur di malam hari karena mereka lebih memilih untuk bermain. Mereka juga umumnya belum tahu cara agar bisa cepat tidur. Hal ini kadang bisa membuat orangtua kelelahan untuk membuatnya tertidur. Namun jangan khawatir, karena ada beberapa cara agar bisa cepat tidur yang bisa diterapkan kepada balita.

Baca juga: Anak Tidak Bisa Tidur? Yuk, Kenali Penyebabnya
Cara Agar Bisa Cepat Tidur

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Buat Rutinitas

Salah satu cara balita mengetahui waktunya tidur adalah dari isyarat di lingkungannya. Jadi, sekitar 30 menit sebelum tidur, matikan kebisingan, seperti televisi atau smartphone dan meredupkan lampu. Pencahayaan yang tepat sangat penting karena membantu mengatur jam internal balita.

Setelah meminimalkan rangsangan, kamu juga bisa memperkenalkan ritual menenangkan lainnya, seperti mandi air hangat, lagu pengantar tidur, atau membacakan cerita yang diucapkan dengan lembut. Lakukan ritual malam hari ini sesegera mungkin, dan idealnya sekitar 6 hingga 8 minggu setelah bayi lahir. Konsisten dan lakukan aktivitas dalam urutan yang sama setiap malam agar balita bisa tidur cepat.

Perhatikan Tanda Saat Sudah Mengantuk

Terkadang, orangtua tidak begitu memperhatikan tanda-tanda saat bayi sudah mulai mengantuk. Hal ini kemudian membuat balita tetap terjaga dan asik bermain. Idealnya, orangtua perlu paham tanda anak mengantuk sehingga kamu bisa segera mengajaknya untuk pergi ke kamar untuk tidur.

Beberapa tanda ketika bayi sudah mulai mengantuk adalah menggosok mata, menguap, melamun atau memandang jauh, serta lebih rewel dari biasanya.

Baca juga: Kenali Pentingnya Waktu Tidur untuk Pertumbuhan Balita

Jangan Biasakan Tidur Sambil Menyusu

Kebiasaan membiarkan balita terlelap dengan botol susi digenggaman atau masih menyusu dengan ibunya akan berdampak buruk pada kemudian hari. Perlu kamu ketahui bahwa dalam perkembangan bayi, tidak semua bayi dapat lepas dari kebiasaan ini.

Untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut, maka kamu dapat melepas isapan bayi dari payudara atau botol susunya tepat sebelum ia terlelap. Mulailah kebiasaan ini sedini mungkin, karena ini cara agar cepat tidur yang cukup ampuh dan kebiasaan tidur bayi yang baik ini akan segera terbentuk.

Pastikan Anak Tidur Siang

Anak yang cukup istirahat akan tidur lebih nyenyak daripada anak yang terlalu lelah. Selain itu, melewatkan tidur siang atau menjaga bayi tetap terjaga dengan harapan mereka akan tidur lebih lama di malam hari tidak akan berhasil.

Ketika balita lelah, hormon stres mereka meningkat. Lalu, begitu mereka akhirnya tertidur, ada kemungkinan besar itu tidak akan lama, karena hormon stres itu membangunkan ketika mereka dalam tahap tidur yang lebih ringan. Inilah sebabnya mengapa tidur siang yang teratur sangat penting untuk membuat balita cepat tidur.

Tidur siang untuk balita juga sebaiknya tidak lebih dari 3 hingga 4 jam, terutama tidur siang terakhir dalam satu hari. Hal ini karena tidur siang panjang dapat mengganggu tidur malam bayi.

Baca juga: Bisakah Anak-Anak Alami Insomnia?

Itulah beberapa cara agar bisa tidur cepat yang bisa diterapkan kepada balita. Namun, jika kamu merasa anak mengalami gejala penyakit tertentu yang membuatnya jadi tidak nyenyak, jangan ragu untuk periksakan mereka ke dokter anak di rumah sakit terdekat. Kamu bisa buat janji dengan dokter di Halodoc supaya lebih mudah dan praktis.
This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2021. Expert Sleep Strategies for Babies.
Parents. Diakses pada 2021. How to Put a Baby to Sleep.

27/10/2021

Ini 4 Fungsi Penting Enzim Lipase bagi Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
27 Oktober 2021

“Enzim adalah molekul biologis yang berfungsi untuk mempercepat laju reaksi kimia di dalam sel tubuh. Salah satu enzim yang memiliki fungsi cukup penting adalah enzim lipase. Jika fungsinya tidak terjaga dengan baik, otomatis akan berdampak pada sistem kerja pencernaan manusia.”

Halodoc, Jakarta – Enzim lipase menjadi salah satu jenis enzim pencernaan. Sebagian besar jumlahnya diproduksi dalam pankreas. Selain itu, enzim lipase juga diproduksi dalam organ lain dalam tubuh, seperti hati dan lambung. Berikut ini penjelasan dan fungsi enzim lipase untuk menunjang kesehatan pencernaan.

Baca juga: Kenali 3 Fungsi Enzim pada Lambung
Penjelasan Selengkapnya Tentang Enzim Lipase

Sebelum mengetahui fungsinya, sebaiknya kamu lebih dulu mengetahui penjelasan tentang enzim lipase itu sendiri. Lipase adalah enzim pencernaan yang produksi oleh pankreas. Gunanya adalah memecah makanan yang dikonsumsi, sehingga tubuh dapat mencerna nutrisi yang dibutuhkan dari makanan tersebut.

Pankreas memiliki bagian yang disebut dengan kepala pankreas. Bagian tersebut terhubung langsung ke duodenum, yaitu bagian pertama dari usus kecil. Di dalam pankreas terdapat saluran kecil yang berfungsi untuk memasok enzim lipase untuk dialirkan ke duodenum.

Di dalam organ tersebut, enzim menjalankan fungsinya, yaitu membantu memecah trigliserida makanan menjadi asam lemak. Hal tersebut menjadi salah satu fungsi lipase. Fungsinya tidak berhenti sampai di situ saja, enzim ini juga memiliki beberapa fungsi penting lain bagi sistem pencernaan tubuh.

Baca juga: Kenali Macam-Macam Enzim dalam Lambung
Fungsi Enzim Lipase Bagi Sistem Pencernaan

Kamu perlu menjaga kesehatan enzim ini agar fungsi pentingnya dapat terjaga dengan baik. Berikut ini beberapa fungsi penting enzim lipase bagi sistem pencernaan:

1. Membantu Proses Metabolisme

Membantu proses metabolisme dilakukan dengan mengatur reaksi kimia dalam tubuh. Sebenarnya, reaksi kimia terjadi secara natural. Namun, prosesnya sangat lama. Nah, di sinilah fungsi dari enzim lipase, yaitu membantu reaksi kimia agar proses metabolisme berjalan lebih cepat dan efektif.

2. Mencerna Nutrisi dari Makanan

Enzim ini juga berperan penting dalam mencerna nutrisi dari makanan yang kamu konsumsi. Saat mengonsumsi makanan berlemak, enzim akan memecah lemak menjadi partikel kecil dan masuk ke saluran limfatik. Pada akhirnya, nutrisi dari makanan tersebut akan dibawa masuk ke dalam aliran darah.

3. Memindahkan Kolesterol ke Aliran Darah

Fungsi selanjutnya adalah membantu memindahkan kolesterol ke aliran darah. Dalam menjalankan fungsinya, enzim menggabungkan kolesterol dengan asam lemak. Hasilnya ditemukan 2 kolesterol, yaitu LDL dan HDL. Enzim kemudian memindahkan kolesterol, baik ke dalam atau menjauh dari sel tubuh.

4. Membantu Proses Pencernaan ASI

Lipase adalah enzim yang berfungsi untuk mencerna dan menggunakan lemak ASI sepenuhnya. Enzim bekerja dengan memecah lemak susu, dan memisahkannya menjadi asam lemak bebas serta gliserol. Proses ini berlangsung hingga pankreas bayi dapat menghasilkan lipase secara alami.

Baca juga: Ketahui Jenis dan Fungsi Enzim Pencernaan Manusia

Itulah penjelasan lengkap tentang enzim lipase dan fungsi pentingnya bagi sistem pencernaan manusia. Seperti ulasan sebelumnya, lipase adalah enzim yang berperan besar terhadap proses pencernaan dalam tubuh. Tentu saja, kesehatan pankreas yang menjadi rumah produksi bagi enzim ini perlu dijaga dengan baik.

Jika fungsinya terganggu, tentu jumlah enzim yang diproduksi akan menurun. Hal tersebut berdampak pada kinerja pencernaan. Oleh sebab itu, konsumsilah makanan bergizi seimbang dan bila perlu konsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga kesehatan, termasuk kesehatan sistem pencernaan. Kamu bisa cek kebutuhan suplemen yang dibutuhkan di sini lewat aplikasi Halodoc. Download di sini jika belum memiliki aplikasinya.
This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2021. The Digestive Process: What Is the Role of Your Pancreas in Digestion?
Very Well Family. Diakses pada 2021. Overview of the Enzymes in Breast Milk.
Mount Sinai. Diakses pada 2021. Lipase.
Medline Plus. Diakses pada 2021. Lysosomal acid lipase deficiency.

26/10/2021

7 Gejala Penyakit Saraf pada Usia Muda yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
26 Oktober 2021

“Penyakit saraf bisa terjadi pada siapa saja, tanpa pandang usia. Beberapa gejala umumnya bisa dikenali sedini mungkin. Mulai dari sensasi kebas atau mati rasa, sering sakit kepala, kekakuan atau sulit bergerak, hingga melambatnya respons otak.”

Halodoc, Jakarta – Saraf punya fungsi yang sangat penting bagi tubuh, meski mungkin tidak disadari. Berbagai hal sederhana seperti bernapas, mengingat, dan belajar, semuanya melibatkan saraf. Itulah sebabnya saat penyakit saraf terjadi, seseorang bisa jadi kesulitan melakukan berbagai aktivitas.

Tak hanya pada lansia, penyakit saraf juga bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang berusia muda, bahkan anak-anak. Seperti apa gejala yang perlu diwaspadai? Yuk simak pembahasannya!

Baca juga: Terapi Pijat Refleksi Jaringan Saraf di Telapak Kaki

Waspadai Gejala Penyakit Saraf Ini
Sistem saraf manusia memiliki tugas untuk mengirim impuls dari otak ke seluruh tubuh. Inilah yang membuat semua organ dan jaringan tubuh berfungsi dengan baik.

Penyakit saraf ada banyak jenisnya, dan gejala yang ditimbulkan bisa jadi berbeda-beda. Namun, beberapa gejala umum yang menjadi tanda adanya penyakit saraf adalah:

Kebas atau Mati Rasa
Sensasi kebas atau mati rasa, dan kesemutan di tangan atau kaki, bisa jadi salah satu tanda gangguan pada saraf. Bila terjadi sementara atau hanya sebentar, sebenarnya wajar. Namun, kamu perlu waspada jika kebas atau mati rasa terjadi berulang atau dalam waktu yang lama.

Sering Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan gejala dari banyak sekali penyakit, yang belum tentu penyakit saraf. Namun, kamu perlu waspada jika sakit kepala terjadi terlalu sering dan dalam waktu lama.

Sebab, bisa jadi itu gejala neuralgia oksipital, kondisi ketika saraf di leher terjepit. Untuk memastikannya, pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter perlu dilakukan.

Baca juga: Gangguan Jaringan Saraf Harus Diperiksa ke Dokter Apa?

Sulit Bergerak
Alat gerak manusia, yaitu tangan dan kaki, juga diatur oleh sistem saraf. Itulah sebabnya jika saraf mengalami gangguan atau kerusakan, aliran darah ke bagian tubuh tertentu seperti tangan dan kaki bisa menurun.

Akibatnya, seseorang mungkin saja mengalami kekakuan dan sulit bergerak dengan bebas. Bahkan, jika kerusakan saraf terjadi di saraf motorik, bukan tidak mungkin jika kelumpuhan terjadi. Gejala ini juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius yang perlu penanganan medis segera, seperti stroke.

Kehilangan Keseimbangan
Sering mengalami hilang keseimbangan dan jatuh tanpa sebab? Bisa jadi itu gejala penyakit saraf, lho. Sebab, sistem saraf juga mengatur koordinasi dan keseimbangan tubuh. Terutama sel-sel saraf yang ada di bagian otak. Apabila saraf tersebut mengalami gangguan, seseorang bisa sering hilang keseimbangan.

Nyeri pada Kaki
Nyeri terus-menerus pada punggung bagian bawah yang menjalar ke kaki bisa jadi tanda ada masalah pada saraf panggul. Meski banyak kemungkinan penyebabnya, salah satu yang perlu diwaspadai adalah gangguan pada saraf siatik. Bisa jadi karena jatuh atau gangguan pada tulang belakang.

Baca juga: 7 Fakta Mengenai Sistem Saraf dalam Tubuh Manusia

Melambatnya Respons Otak
Ketika ada hal yang berbahaya, sistem saraf sensorik akan bekerja dan merespons dengan cepat. Misalnya saat menyentuh sesuatu yang panas atau tajam, saraf sensorik akan mengirim impuls ke tubuh untuk segera menghindar. Namun, gangguan pada saraf dapat membuat proses ini menjadi lambat.

Keringat Berlebih
Ada banyak hal yang bisa membuat tubuh berkeringat, dan seringkali bukan sesuatu yang buruk. Namun, jika keringat yang keluar berlebihan tanpa alasan yang jelas, bisa jadi ada masalah pada saraf yang membawa informasi dari otak ke kelenjar keringat.

Itulah beberapa gejala umum dari gangguan atau penyakit saraf yang perlu diwaspadai. Dapat diketahui bahwa penyakit saraf dapat membuat banyak fungsi tubuh dan aktivitas terganggu.

Jika kamu mengalami berbagai gejala tersebut, jangan tunda untuk download aplikasi Halodoc. Dengan aplikasi ini, kamu bisa bicara pada dokter lewat chat dan cek kebutuhan medis kamu kapan saja.

23/10/2021

Berapa Jumlah Kalori dalam Sebuah Jeruk?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
22 Oktober 2021

“Memiliki bentuk bulat, warna oranye, dan rasa asam yang begitu khas, buah jeruk memiliki kandungan vitamin C tinggi yang bagus untuk tubuh. Salah satu manfaat buah ini, yaitu membantu memudahkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Berapa kalori jeruk yang bisa diberikan untuk tubuh?”

Halodoc, Jakarta – Jeruk menjadi buah yang cukup digemari. Buah berwarna oranye dengan bentuk bulat ini tak hanya mampu memberikan kesegaran bagi siapa saja yang mengonsumsinya, tetapi juga menjanjikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sebut saja, kandungan vitamin C yang tinggi yang memang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu, buah satu ini juga mengandung banyak nutrisi lainnya, seperti folat, serat, potasium, dan vitamin B1. Tidak ketinggalan, kandungan airnya yang mencapai 87 persen dan sangat baik untuk mencegah dehidrasi. Inilah mengapa jeruk jadi buah yang cocok untuk dikonsumsi setiap hari, baik bentuk segar maupun campurannya dengan buah lain.

Baca juga: Selain Jeruk, Ini Buah Lain dengan Kandungan Vitamin C Tinggi

Berapa Kalori yang Terkandung dalam Buah Jeruk?

Jeruk, atau memiliki nama latin Citrus sinensis memiliki banyak jenis. Selain jeruk berwarna oranye yang biasa kamu jumpai di pasaran, ada lagi jeruk keprok atau jeruk mandarin, dan jeruk bali. Lalu, berapa sebenarnya kalori yang terkandung dalam buah dengan rasa manis segar ini?

Ternyata, satu buah jeruk dengan diameter sekitar 6,5 sentimeter mengandung kalori sekitar 62 kalori. Sementara itu, karbohidrat yang terkandung sebesar 15,39 gram, lemak sebesar 0,16 gram, dan protein sebesar 1,23 gram. Lalu, buah jeruk keprok atau dikenal dengan nama jeruk mandarin memiliki kalori sebesar 37 kalori untuk ukuran 1 kecil atau setara dengan 5,5 sentimeter.

Kandungan karbohidrat pada jeruk keprok sendiri adalah sebesar 9,34 gram, lemak sebesar 0,22 gram, dan protein sebesar 0,57 gram. Terakhir, untuk buah jeruk dengan kulit atau tanpa bijinya, kalori yang terkandung mencapai 100 kalori. Kandungan karbohidratnya adalah 26,64 gram, lemaknya sebesar 0,48 gram, dan protein sebanyak 2,07 gram.

Baca juga: 5 Manfaat Jeruk Purut bagi Kesehatan Tubuh

Bermanfaat, tetapi juga Berisiko

Memang benar bahwa jeruk merupakan salah satu buah sumber vitamin C dengan segudang manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Namun, selalu ingat bahwa mengonsumsi buah jeruk dalam jumlah yang berlebihan tentu akan berdampak sebaliknya. Jadi, tetap perhatikan asupan hariannya.

Misalnya, pengidap asam lambung, maag, atau GERD bisa jadi mengalami sakit perut atau mulas saat mengonsumsi buah jeruk terlalu banyak. Ini disebabkan karena kenaikan asam lambung akibat rasa asam pada buah ini. Kamu harus tahu kalau buah jeruk memang memiliki tingkat asam yang bisa dikatakan cukup tinggi.

Lalu, berapa banyak konsumsi harian yang direkomendasikan? Cukup satu atau dua buah saja setiap hari. Jadi, kamu tetap bisa mendapatkan banyak manfaat baik dari buah satu ini tanpa harus mengalami masalah kesehatan yang berkaitan dengan saluran pencernaan.

Baca juga: 11 Manfaat Jeruk, Buah Kaya Vitamin C

Jika kamu mengalami gejala yang tidak biasa pada tubuh, segera lakukan penanganan di rumah sakit. Buat janji lebih mudah pakai aplikasi Halodoc, kamu bisa langsung tentukan tanggal dan jamnya sendiri dan tidak perlu lagi ribet mengantre. Segera download aplikasi Halodoc di ponselmu, ya!
This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:

Fatsecret. Diakses pada 2021. Kalori dalam Jeruk.

Fatsecret. Diakses pada 2021. Jeruk.

Healthline. Diakses pada 2021. Oranges 101: Nutrition Facts and Health Benefits.

21/10/2021

Begini Cara Merawat Kucing British Shorthair

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
21 Oktober 2021

“Cara merawat kucing British shorthair pada dasarnya sama seperti cara merawat kucing lainnya. Kucing yang memiliki tingkat aktivitas yang rendah ini memerlukan pola makan yang ketat dan juga rutin diajak bermain agar terhindar dari obesitas. Selain itu, perawatan diri, seperti menyikat bulu dan memotong kukunya juga perlu dilakukan secara berkala.”

Halodoc, Jakarta – British shorthair adalah salah satu ras kucing Inggris tertua yang memiliki sifat yang tenang dan pendiam. Bentuk mukanya yang bulat dengan p**i yang chubby dan mata yang bulat membuat kucing ini sangat menggemaskan, sehingga tidak heran bila banyak orang ingin memeliharanya.

Bila kamu juga tertarik untuk memelihara kucing British shorthair, cara merawat kucing ini cukup mudah kok. Pada dasarnya, cara merawat British shorthair hampir sama seperti cara merawat kucing lainnya. Yuk, simak ulasannya lebih lanjut di sini.

Baca juga: Cara Merawat Kucing Persia Berdasarkan Jenisnya
Cara Merawat Kucing British Shorthair

Kucing British shorthair dikenal sebagai kucing yang sehat dan mudah dirawat, sama seperti kucing lainnya. Meski begitu, mereka tetap membutuhkan perawatan diri dan pemeliharaan secara teratur agar tetap sehat. Berikut ini cara merawat kucing British shorthair:

Sikat Bulunya Secara Teratur

Seperti namanya, kucing British shorthair memiliki bulu yang pendek. Namun, bulu kucing ras ini juga lebat, sehingga kamu perlu menyikatnya minimal satu minggu sekali. Lebih sering lebih baik, terutama pada masa bulu mereka rontok.

Pasalnya, kucing British shorthair adalah kucing yang jarang bergerak, sehingga bulu yang rontok cenderung menumpuk pada badan mereka. Ketika kucing ini membersihkan dirinya sendiri dengan cara menjilati bulunya, bulu yang rontok bisa tertelan. Hal itu bisa menyebabkan hairball dan masalah kesehatan lainnya. Jadi, penting untuk menyikat dan menyisir bulu kucing British shorthair secara teratur untuk mencegah hairball, dan membantu meratakan minyak alami di sepanjang bulu mereka.

Ajak Bermain

Kucing British shorthair memiliki tingkat aktivitas yang rendah, sehingga ia bisa mengembangkan berbagai masalah kesehatan akibat gaya hidup sedentarinya tersebut. Beberapa risiko kesehatan yang bisa dialami kucing ini, antara lain tekanan darah tinggi, masalah persendian, obesitas, dan lain-lain.

Oleh karena itu, sebagai pemiliknya, kamu perlu menggajak kucing British shorthair bermain setiap hari untuk membantu menjaga berat badannya tetap sehat. Kucing British shorthair s**a bermain laser pointer, teaser toys, dan permainan lempar tangkap.

Baca juga: Bagaimana Cara Memilih Mainan Terbaik untuk Kucing

Perhatikan Pola Makanannya

British shorthair mudah mengalami kelebihan berat badan, sehingga pola makannya perlu diperhatikan dengan cermat. Sama seperti kucing lainnya, sebagian besar makanan British shorthair terdiri dari protein dan lemak. Sedangkan karbohidrat tidak akan memberi manfaat apa-apa, kecuali membuat kucing tersebut gemuk. Sama seperti halnya pada manusia, memberi makanan yang asin juga bisa berdampak buruk pada kucing British shorthair.

Memberikan daging mentah juga berpotensi menyebabkan penyakit infeksi yang ditularkan melalui makanan ke hewan peliharaan dan juga manusia. Jadi, British shorthair tidak boleh makan ikan atau udang lebih dari dua kali dalam seminggu, sebaliknya ia boleh makan ayam, sapi, atau kalkun lebih sering.

Berikan Air Melalui Water Fountain

Salah satu cara untuk mencegah masalah ginjal dan infeksi saluran kemih pada kucing British shorthair adalah dengan mendorong kucing untuk minum air yang cukup. Namun masalahnya, beberapa kucing ras ini tidak mau minum dari tempat air biasa hingga mereka kehausan yang mana hal itu tidak sehat. Alasannya ada berbagai macam, misalnya karena mereka tidak s**a minum dari sumber air yang tenang atau mereka lebih s**a minum air yang mengalir dari keran air. Oleh karena itu, kamu bisa coba memberinya minum dari water fountain.

Potong Kuku Kucing Setiap 10–14 Hari

Setidaknya sekali dalam dua minggu atau lebih baik lagi, setiap sepuluh hari, berilah kucing British shorthair kamu perawatan manicure/pedicure. Kuku kucing mudah untuk bertumbuh ke dalam (ingrown) bila dibiarkan panjang. Selain itu, memotong kuku kucing juga akan mengurangi ketajamannya, sehingga ada banyak barang yang bisa diselamatkan dari cakaran kuku kucing yang tajam. Berhati-hatilah ketika kamu memotong kuku kucing British shorthair, pastikan kamu hanya memotong ujung kukunya.

Baca juga: Bagaimana Cara Paling Aman untuk Memotong Kuku Kucing?

Itulah cara merawat kucing British shorthair. Bila hewan peliharaan kamu sakit, segera hubungi dokter hewan melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter hewan terpercaya bisa memberikan saran kesehatan yang tepat untuk membantu kamu merawat kesehatan hewan peliharaan kamu. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.
This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
My British Shorthair. Diakses pada 2021. 15 Ways to Keep Your British Shorthair Healthy and Happy.
Caring Pets. Diakses pada 2021. Caring for a British Shorthair Cat.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Bekasi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Bekasi