Wafal Store
Halaman yang berisi informasi seputar kesehatan
Ini Dampak Negatif Fogging Nyamuk bagi Kesehatan
Dampak Negatif Fogging Nyamuk
Kabut fogging dibentuk dengan mengubah campuran insektisida dan air menjadi asap melalui mesin. Takaran insektisida yang terdapat dalam asap fogging sangat kecil, tetapi cukup untuk membunuh nyamuk.
Dalam jumlah kecil, asap yang terhirup tidak menimbulkan efek samping pada manusia. Akan tetapi, jika terhirup dalam jumlah besar, asap fogging bisa mengganggu kesehatan manusia.
Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin muncul jika seseorang terpapar asap fogging dalam jumlah besar:
Mata perih dan berair
Batuk-batuk
Sulit bernapas, mengi
Sakit kepala
Iritasi kulit
Lemas
Selain itu, dampak negatif fogging juga bisa dialami jika cairan racun mengenai kulit atau tidak sengaja tertelan.
Tak hanya beberapa gejala di atas, paparan insektisida dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan keracunan insektisida yang ditandai dengan munculnya beberapa gejala, yaitu:
Gangguan penglihatan
Keringat berlebih
Produksi air liur berlebih
Muntah
Sesak napas
Sakit perut
Detak jantung dan tekanan darah menurun
Untuk kondisi yang cukup parah, keracunan insektisida dapat menyebabkan penderitanya kejang hingga kehilangan kesadaran. Kondisi ini tergolong berbahaya dan harus segera ditangani oleh dokter.
Tips Mencegah Paparan Racun Fogging Nyamuk
Untuk mencegah dampak negatif fogging, hindarilah area penyemprotan. Jika terpapar dan mengalami efek samping seperti yang telah disebutkan di atas, segera bilas bagian tubuh yang terkena asap fogging dengan air bersih, kemudian ganti dan cuci pakaian yang terpapar asap tersebut.
Apabila fogging dilakukan di dalam atau area sekitar rumah Anda, lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi:
Kosongkan bak mandi atau wadah penampungan air sebelum penyemprotan dilakukan.
Tutupi barang-barang di rumah dengan koran dan simpan benda-benda, seperti alat makan, baju, atau handuk, di tempat yang rapat.
Jangan biarkan ada makanan atau bahan makanan yang diletakkan di tempat terbuka.
Gunakan masker selama fogging dilakukan dan beberapa saat setelahnya.
Bukalah jendela lebar-lebar agar terjadi pertukaran udara.
Bersihkan permukaan furnitur atau perabot rumah tangga yang terkena asap.
Fogging bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk, sehingga risiko penularan penyakit akibat gigitan nyamuk pun dapat ditekan. Namun, cara ini bukan satu-satunya upaya untuk memberantas nyamuk.
Kegiatan pencegahan yang disebut 3M Plus juga dianjurkan untuk dilakukan, karena dinilai lebih efektif dibandingkan hanya fogging saja. Gerakan 3M Plus meliputi menguras bak dan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Jika Anda mengalami dampak negatif fogging yang mengarah pada gejala keracunan insektisida, segera periksakan diri ke dokter agar penanganan yang tepat dapat dilakukan.
Sumber : https://www.alodokter.com/ini-dampak-negatif-fogging-nyamuk-bagi-kesehatan
5 Cara Menurunkan Demam Tinggi dengan Mudah
Ada beberapa cara menurunkan demam tinggi yang dapat Anda coba lakukan, di antaranya:
1. Istirahat yang cukup
Cara menurunkan demam tinggi yang pertama adalah istirahat yang cukup guna mempercepat proses pemulihan dan menurunkan suhu tubuh. Selain itu, Anda perlu membatasi aktivitas fisik dan mencukupi waktu tidur setidaknya selama 8–9 jam setiap harinya.
2. Mandi atau kompres menggunakan air hangat
Mandi menggunakan air hangat bisa menjadi alternatif untuk meredakan demam tinggi. Hal ini karena air hangat bisa melebarkan pembuluh darah serta pori-pori, sehingga panas ke luar dari badan dan suhu tubuh menjadi turun.
Selain mandi dengan air hangat, Anda juga bisa mengompres hangat bagian dahi dan ketiak untuk menurunkan demam tinggi secara alami.
3. Konsumsi banyak air putih
Ketika mengalami demam, tubuh lebih berisiko mengalami dehidrasi. Untuk mencegahnya, Anda perlu memperbanyak konsumsi air putih. Selain mengonsumsi air putih, dehidrasi juga dapat dicegah dengan mengonsumsi sup hangat atau jus buah segar.
4. Gunakan pakaian yang tipis
Saat demam tinggi, sebaiknya hindari penggunaan baju dan selimut yang tebal. Hal ini justru berisiko meningkatkan suhu tubuh Anda. Jadi, lebih baik gunakan pakaian tipis, tetapi tetap nyaman. Selain itu, pastikan juga suhu ruangan tetap sejuk.
5. Konsumsi obat penurun demam
Anda juga dapat mengonsumsi obat-obatan penurun demam yang dijual bebas di apotek, seperti ibuprofen atau paracetamol. Selain menurunkan suhu tubuh, obat-obatan tersebut juga dapat meredakan sakit kepala yang kerap menyertai gejala demam tinggi.
Obat penurun demam perlu dikonsumsi sesuai petunjuk pemakaian yang tertera pada produk. Agar lebih aman, bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti sedang hamil, dianjurkan untuk mengonsumsi obat pereda demam sesuai saran dokter.
Setelah langkah-langkah menurunkan demam tinggi sudah Anda lakukan, demam umumnya bisa mereda, bahkan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.
Namun, Anda perlu berobat ke dokter bila semua cara menurunkan demam tinggi sudah dicoba tetapi demam tak kunjung membaik selama lebih dari 3 hari atau disertai gejala lain, seperti diare, muntah terus-menerus, kejang, atau pingsan.
Sumber : https://www.alodokter.com/5-cara-menurunkan-demam-tinggi-dengan-mudah
Mengenal Infeksi Jamur Hitam, Putih, Kuning di India
Infeksi Jamur Hitam, Putih, Kuning
Berikut adalah hal-hal yang diketahui mengenai infeksi jamur hitam, putih, kuning:
Jamur hitam
Infeksi jamur hitam atau mukormikosis adalah jenis infeksi jamur yang serius, tetapi terbilang langka. Infeksi ini disebabkan oleh kelompok jamur mucormycetes. Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah lebih rentan menderita infeksi jamur hitam.
Otak, kulit, sinus, dan paru-paru adalah bagian-bagian tubuh yang diserang oleh jamur hitam. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan terjadi penyebaran infeksi ke seluruh tubuh melalui darah.
Infeksi jamur hitam akan menimbulkan gejala sesuai lokasi tumbuhnya jamur. Umumnya, penderita infeksi jamur hitam akan mengalami demam dan badan menggigil yang disertai beberapa gejala khusus, seperti:
Separuh wajah bengkak
Sakit kepala
Hidung tersumbat
Bercak hitam di batang hidung atau mulut bagian atas yang dapat menyebar dengan cepat dan menjadi lebih parah
Batuk
Nyeri dada
Sesak napas
Penanganan Infeksi jamur hitam dilakukan dengan memberikan obat antijamur, seperti amphotericin B, posaconazole, dan isavuconazole.
Jamur putih
Infeksi jamur putih atau kandidiasis disebabkan oleh jamur Candida, baik C. albicans maupun C. auris. Jenis jamur ini normal ada di kulit dan beberapa organ tanpa menimbulkan masalah. Namun, saat daya tahan tubuh melemah atau jamur tumbuh berlebih, kandidiasis dapat terjadi dan memburuk jika dibiarkan tanpa penanganan.
Infeksi jamur putih dapat menyebar di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. melalui beberapa cara berikut:
Melakukan kontak langsung dengan permukaan atau peralatan yang terkontaminasi
Menggunakan kateter kandung kemih
Menggunakan selang makan
Kebal terhadap beberapa antibiotik
Beberapa pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan fisik hingga penunjang berupa kultur darah, mungkin akan dilakukan untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi jamur putih atau tidak.
Berikut adalah gejala penyakit jamur putih:
Ada lapisan putih atau kuning pada lidah, gusi, langit-langit mulut, maupun bagian p**i dalam
Kemerahan atau nyeri pada mulut dan tenggorokan
Kulit di sudut mulut pecah-pecah
Nyeri ketika menelan
Mudah merasa lelah
Demam dan menggigil yang tidak kunjung reda
Penanganan infeksi jamur putih biasanya menggunakan obat antijamur, seperti nystatin, clotrimazole, fluconazole, echinocandins, anidulafungin, dan micafungin. Dosis yang diberikan pun disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi tersebut.
Jamur kuning
Infeksi jamur kuning atau aspergilosis disebabkan oleh jamur Aspergillus. Infeksi jamur kuning sebenarnya tidak berbahaya, tetapi kondisi ini lebih rentan dialami oleh orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Beberapa gejala yang akan muncul jika seseorang terinfeksi penyakit jamur kuning, antara lain:
Mengi
Sesak napas
Batuk yang bisa berkembang menjadi batuk berdarah
Hidung tersumbat maupun berlendir
Nyeri dada
Sakit kepala
Penurunan kemampuan membaui
Demam
Penurunan berat badan
Sama seperti penanganan infeksi jamur lainnya di atas, aspergilosis dapat ditangani dengan memberikan antijamur, seperti itraconazole, voriconazole, amphotericin, caspofungin, micafungin, atau posaconazole.
Meskipun biasanya tidak berbahaya, penyakit jamur hitam, putih, kuning juga dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila Anda mengalami beberapa gejala di atas.
Sumber : https://www.alodokter.com/mengenal-infeksi-jamur-hitam-putih-kuning-di-india
5 Manfaat Garam Bambu, Garam Asli dari Korea
Garam bambu diduga mengandung berbagai antioksidan dan mineral, seperti kalsium, kalium, zat besi, tembaga, dan zinc. Tak heran jika garam bambu diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti:
1. Menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas
Radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif yang diketahui bisa meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, arthritis, dan stroke.
Nah, garam bambu diduga memiliki kandungan antioksidan yang bisa membantu menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, garam bambu juga diklaim dapat meningkatkan imunitas tubuh.
2. Membantu meringankan peradangan
Garam, termasuk garam bambu, juga diketahui mengandung zat yang dapat mencegah dan meredakan peradangan. Berkat efeknya ini, garam bambu dipercaya bisa digunakan sebagai salah satu bahan herbal untuk mengurangi peradangan, seperti radang sendi (arthritis).
Untuk menggunakannya, Anda cukup mencampurkan garam ke dalam air hangat, lalu rendam atau kompres bagian tubuh yang nyeri dengan air garam tersebut.
3. Mengurangi risiko terkena kanker
Garam bambu disebut mengandung sifat antiradang dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker. Namun, manfaat garam bambu yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
Untuk mencegah penyakit kanker, Anda tidak dianjurkan untuk hanya mengandalkan garam bambu atau produk herbal lainnya.
Berbagai macam gaya hidup sehat, seperti rutin olahraga, istirahat yang cukup, mengendalikan stres, serta menjaga pola makan sehat, juga penting dilakukan sebagai pencegahan kanker.
4. Menjaga kesehatan gigi dan mulut
Selain antiradang dan antioksidan, garam bambu juga memiliki sifat antibakteri alami. Berkat kandungan tersebut, air garam bambu dipercaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi dan mencegah berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang, plak gigi, radang gusi, dan bau mulut.
5. Membersihkan dan melembapkan kulit
Sifat antiradang dan antibakteri pada garam bambu juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi peradangan dan membasmi bakteri pada kulit.
Garam ini diketahui dapat mengangkat kotoran, debu, dan sel-sel kulit mati. Anda bisa menggunakan garam bambu salah satu bahan scrub atau masker alami, serta campuran air garam untuk mandi.
Garam bambu mungkin dinilai lebih sehat daripada garam biasa, tetapi Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya secara berlebihan. Batasilah konsumsi garam Anda, termasuk garam bambu, agar tidak lebih dari 1 sendok teh (sekitar 5 gram) per hari.
Selain itu, perlu diingat jika berbagai efektivitas garam bambu sebagai pengobatan atau pencegahan penyakit di atas juga masih perlu diteliti lebih lanjut. Jika Anda ingin menggunakan garam bambu sebagai pengobatan penyakit, sebaiknya konsultasikan lebih dahulu ke dokter.
Sumber : https://www.alodokter.com/5-manfaat-garam-bambu-garam-asli-dari-korea
Cegah Panas Dalam Saat Puasa dengan Cara Ini
Agar puasamu lebih lancar dan nyaman, yuk ikuti beberapa cara mencegah panas dalam saat puasa berikut ini:
1. Konsumsi buah dan sayur
Panas dalam bisa menjadi tanda awal bahwa kamu sedang mengalami infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Biasanya, kuman bisa mudah masuk ke tubuh saat sistem kekebalan tubuh menurun.
Untuk memperkuat daya tahan tubuh sekaligus mencegah terjadinya panas dalam, kamu perlu mengonsumsi buah dan sayur saat puasa. Pasalnya, buah dan sayur mengandung nutrisi, seperti zinc, vitamin A dan C, serta antioksidan, yang diketahui mampu meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh.
2. Perbanyak minum air putih
Ketika berpuasa, tubuh rentan mengalami dehidrasi. Padahal, tubuh yang terhidrasi merupakan salah satu cara yang bisa membuatmu terhindar dari panas dalam.
Selain itu, kebutuhan cairan yang terpenuhi juga akan membantu melembapkan tenggorokan, membersihkan selaput lendir di tenggorokan, menurunkan risiko terjadinya infeksi, serta mengurangi gejala tenggorokan kering ketika kamu mengalami panas dalam.
Agar kebutuhan cairanmu selama berpuasa tercukupi, kamu dianjurkan untuk minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur.
3. Jauhi makanan pedas
Untuk mencegah panas dalam saat puasa, kamu juga perlu menjauhi makanan pedas. Pasalnya, makanan ini bisa mengiritasi dan menimbulkan ketidaknyamanan pada tenggorokan.
Bila kamu memang gemar mengonsumsi makanan pedas, ada baiknya kamu membatasi jumlahnya, ya. Selain bisa membuat tenggorokanmu jadi tidak nyaman, sering mengonsumsi makanan pedas juga dapat menyebabkan diare dan sakit perut.
4. Sering cuci tangan
Kuman penyebab radang tenggorokan yang bisa menimbulkan keluhan panas dalam bisa terdapat di mana saja. Maka dari itu, penting untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Cara ini dapat menghilangkan bakteri dan virus di tangan yang bisa meningatkan risiko terjadinya panas dalam.
Bila kamu sulit menemukan sumber air untuk mencuci tangan, kamu bisa kok mencuci tanganmu dengan menggunakan hand sanitizer.
Jangan lupa juga untuk rutin membersihkan dan menyemprotkan disinfektan ke benda-benda yang sering kamu gunakan, seperti handphone, keyboard dan mouse komputer, atau remot televisi.
5. Istirahat yang cukup
Selain bisa membuatmu tetap berenergi selama berpuasa, istirahat yang cukup juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga kamu tidak mudah terkena penyakit, termasuk penyakit yang dapat menimbulkan panas dalam.
Agar mendapatkan istirahat yang cukup, kamu perlu tidur lebih cepat dan menghindari bergadang. Bila ingin tidurmu lebih lelap dan berkualitas, kamu bisa menggunakan humidifier yang ditambahkan beberapa tetes minyak esensial. Selain itu, bila memungkinkan, sempatkan juga waktu sekitar 20 menit untuk tidur siang.
Mencegah panas dalam saat puasa bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Jika kamu menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, risiko terjadinya panas dalam dan gangguan kesehatan yang lain pun bisa dikurangi.
Akan tetapi, jika setelah melakukan cara di atas panas dalam saat puasa yang kamu alami tidak kunjung membaik, terlebih jika sudah menimbulkan rasa nyeri, tidak nyaman di tenggorokan, atau sulit menelan dan bernapas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Sumber : https://www.alodokter.com/cegah-panas-dalam-saat-puasa-dengan-cara-ini
Benarkah Puasa Baik untuk Kesehatan Mental?
Pada beberapa hari pertama puasa, kamu mungkin belum merasakan manfaat puasa untuk kesehatan mental. Pasalnya, tubuh memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi terlebih dulu.
Namun, ketika sudah terbiasa, barulah kamu akan merasakan beberapa manfaat puasa untuk kesehatan mental seperti di bawah ini:
1. Menurunkan kadar stres
Saat puasa, jadwal makan dan minum akan diatur sedemikian rupa. Hal ini dipercaya membuat kadar hormon stres (kortisol) di dalam tubuh lebih terjaga, sehingga stres jadi lebih terkendali. Selain itu, puasa sudah sejak lama diketahui mampu membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan membuat pikiran menjadi lebih jernih.
2. Melatih kontrol diri
Sadar atau tidak, puasa juga bermanfaat untuk melatih kontrol diri. Ini karena saat puasa, kita perlu menahan hasrat yang berupa keinginan untuk makan dan minum, demi mencapai tujuan yang lebih besar, yaitu untuk menjalankan kewajiban ibadah dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Apabila tujuan tersebut tercapai, kemungkinan besar kamu juga akan merasa puas dan mengalami peningkatan rasa percaya diri.
3. Meningkatkan rasa empati
Puasa juga dapat memperkuat rasa empati yang kamu miliki. Pasalnya, berpuasa bisa membuatmu menjadi lebih sadar dan mengerti, bagaimana rasanya menjadi orang yang setiap harinya mungkin mengalami kekurangan makanan dan minuman.
Dengan begitu, rasa peduli dan keinginanmu untuk menolong orang lain juga akan ikut meningkat.
4. Menurunkan risiko depresi
Penelitian menyebutkan, puasa turut bermanfaat untuk menurunkan risiko depresi. Ini karena berpuasa dapat memicu produksi protein pada otak yang bernama brain-derived neurotrophic factor (BDNF).
Selain depresi, kekurangan protein BDNF juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah mental lainnya, seperti gangguan bipolar, gangguan kecemasan, serta gangguan makan.
5. Mengaktifkan proses autofagi
Ketika puasa, tubuh akan melakukan proses pembersihan sel-sel rusak yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit Parkinson dan Alzheimer. Setelah sel-sel rusak dibersihkan, tubuh akan menggantinya dengan sel-sel baru yang lebih sehat. Proses ini disebut dengan autophagy.
Nah, setelah melihat berbagai manfaat puasa di atas, kini bisa kita simpulkan bahwa anggapan puasa baik untuk kesehatan mental memang bukan mitos belaka. Agar manfaatnya bisa kamu rasakan secara maksimal, kamu harus menjalankan puasa dengan tepat dan disiplin.
Apabila kamu masih memiliki pertanyaan terkait manfaat puasa untuk kesehatan mental atau cara menjalankan puasa yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.
Sumber : https://www.facebook.com/Wafal-Store-106686862008715/?ref=pages_you_manage
Wafal Store Halaman yang berisi informasi seputar kesehatan
Cara Menghilangkan Kutu Rambut yang Ampuh
Cara menghilangkan kutu rambut yang lain adalah dengan menggunakan obat kutu yang diresepkan dokter. Beberapa obat kutu tersebut adalah:
1. Losion benzil alkohol 5%
Benzil alkohol aman digunakan untuk menghilangkan kutu rambut pada bayi berusia minimal 6 bulan, ibu hamil, atau ibu menyusui. Meski demikian, losion ini hanya dapat membunuh kutu hidup dan tidak mempan terhadap telur kutu.
Cara penggunaannya, sisir rambut terlebih dahulu, lalu oleskan losion pada rambut yang kering (tidak dibasahi). Diamkan selama 10 menit, lalu bilas rambut hingga bersih. Penggunaan kedua diperlukan dalam rentang waktu 1 minggu.
2. Ivermektin (losion 0.5% dan obat minum)
Meski tidak dapat memusnahkan telur kutu, invermectin atau ivermektin dapat mencegah kutu yang baru menetas. Selain dalam bentuk losion yang dioleskan pada rambut kering, invermectin juga tersedia dalam bentuk obat minum.
Cara minum obat ini bisa dengan sekali dosis saja atau dengan pengulangan selama 9–10 hari setelah dosis awal.
Losion ivermektin tidak boleh diberikan pada bayi berusia di bawah 6 bulan, sedangkan obat minum ivermektin sebaiknya tidak diberikan pada anak yang beratnya kurang dari 15 kg dan pada ibu hamil.
3. Losion malation 0.5%
Obat kutu ini bekerja dengan cara melumpuhkan dan membunuh kutu, termasuk telur kutu. Penggunaannya hanya diperbolehkan pada anak berusia minimal 6 tahun.
Untuk menghilangkan kutu rambut, cukup oleskan pada rambut yang kering. Diamkan selama 8–12 jam atau biarkan rambut kering dengan sendirinya. Setelah itu, bilas rambut hingga bersih.
Gunakan sisir serit setiap 2–3 hari untuk menghilangkan telur kutu atau bangkai kutu yang masih menempel pada rambut. Jika Anda mendapati masih ada kutu yang hidup setelah 7–9 hari, Anda membutukan perawatan kedua.
Penggunaan malation harus dilakukan secara hati-hati. Selain dapat mengiritasi kulit, produk ini juga mudah terbakar. Oleh karena itu, jauhkan dari sumber panas seperti rokok, pengering, pengeriting, serta pelurus rambut.
4. Obat oles spinosad 0.9%
Spinosad bisa digunakan untuk bayi berusia minimal 6 bulan. Obat kutu ini dapat membunuh kutu hidup maupun telur kutu yang belum menetas. Dengan demikian pada umumnya pemakaian ulang tidak dibutuhkan.
Namun, Anda bisa mengulangi penggunaan jika masih mendapati kutu dalam 7 hari setelah penggunaan pertama.
Agar obat kutu bekerja dengan efektif, aplikasikan sesuai petunjuk pemakaian. Hindari juga menggunakan dua jenis obat kutu secara bersamaan.
Jika kutu masih didapati setelah pemakaian kedua, hindari pemakaian ketiga atau seterusnya. Ini menandakan obat kutu tidak mempan dan bisa juga menandakan bahwa kutu telah kebal terhadap obat tersebut.
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai cara menghilangkan kutu rambut yang tepat, atau jika produk yang digunakan tidak berhasil membasmi kutu rambut.
Sumber : https://www.alodokter.com/cara-menghilangkan-kutu-rambut-yang-ampuh
Waspadai Gejala DBD pada Remaja dan Cara Mengatasinya
Gejala DBD pada Remaja
Sama seperti orang dewasa, beberapa remaja dapat mengalami demam dengue. Gejala dan tanda yang muncul pun serupa dengan gejala demam dengue yang dialami oleh orang dewasa pada umumnya, seperti:
Demam tinggi
Nyeri pada belakang mata
Nyeri otot, sendi, dan tulang
Sakit kepala hebat
Bintik-bintik merah pada kulit
Mimisan atau gusi berdarah
Mudah memar
Mereka yang menderita demam dengue umumnya akan mengalami perbaikan gejala dalam waktu 2–7 hari. Namun pada sebagian orang, demam dengue dapat berkembang menjadi gejala DBD pada remaja setelah demam turun. Beberapa gejala tersebut antara lain:
Mual dan muntah
Nyeri perut hebat
Kesulitan bernapas
Pendarahan hebat
Remaja yang mengalami gejala DBD ini, atau bisa disebut dengan tanda bahaya DBD, harus segera mendapat penanganan dokter.
Bila pendarahan yang terjadi cukup hebat, terutama bila yang menderita adalah remaja wanita pada siklus menstruasi, hal tersebut dapat membuat penurunan tekanan secara drastis, bahkan dapat mengancam jiwa.
Penanganan dan Langkah Pencegahan
Hingga saat ini, belum ada penanganan khusus untuk DBD pada remaja maupun kelompok usia lainnya. Penanganan yang diberikan biasa disesuaikan dengan gejala DBD pada remaja.
Beberapa cara yang biasa diberikan untuk mengurangi gejala tersebut antara lain:
1. Menjaga kebutuhan cairan tubuh
Gejala demam tinggi yang biasa terjadi sebagai gejala DBD pada remaja berisiko menyebabkan terjadinya dehidrasi. Untuk itu, pastikan memenuhi kebutuhan cairan dengan konsumsi air maupun cairan elektrolit.
Memperbanyak konsumsi cairan selama demam juga diyakini dapat membantu menurunkan demam.
2. Mengonsumsi obat-obatan
Mengonsumsi obat-obatan seperti paracetamol bisa membantu meredakan gejala DBD berupa demam maupun nyeri otot yang dirasakan. Namun hindari penggunaan obat yang mengandung aspirin atau ibuprofen sebab bisa meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.
Selain itu, bila terjadi gejala DBD pada remaja cukup berat, penanganan lebih lanjut di rumah sakit perlu dilakukan, Beberapa penanganan yang mungkin diberikan adalah seperti pemasangan cairan infus, hingga transfusi darah.
Untuk mencegah infeksi penyakit DBD pada remaja ini, sebisa mungkin hindari gigitan nyamuk perantaranya, yakni dengan cara:
Mengenakan baju yang menutupi tubuh
Mengoleskan losion anti nyamuk dengan kandungan diethyltoluamide (DEET)
Memasang kasa anti nyamuk pada jendela atau kelambu saat tidur
Membatasi waktu berada di luar rumah saat nyamuk aktif, yaitu pada pagi hari dan petang
Mengurangi lokasi yang memungkinkan untuk nyamuk berkembang biak dengan membuang barang bekas dan menutup tempat penampungan air yang berada di sekitar tempat tinggal
Jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala DBD pada remaja tidak kunjung reda, terlebih jika mengalami nyeri perut hebat, sesak napas, bahkan muntah atau BAB berdarah. Dokter mungkin juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium sebelum memberikan penangan yang sesuai.
Sumber : https://www.alodokter.com/waspadai-gejala-dbd-pada-remaja-dan-cara-mengatasinya
12/04/2022
7 Tips Puasa Sehat yang Penting Diketahui
Tips Puasa Sehat
Selama berpuasa, akan ada banyak perubahan yang terjadi, mulai dari pola tidur, pola makan, bahkan mungkin aktivitas sehari-hari. Nah, agar tubuh tetap sehat selama puasa, kamu perlu beradaptasi dengan pola-pola baru tersebut dan melakukan perubahan gaya hidup.
Berikut ini adalah beberapa tips puasa sehat yang bisa kamu terapkan:
1. Jangan lewatkan makan sahur
Makan sahur adalah kunci agar kamu tetap berenergi sampai waktu berbuka puasa. Pastikan dalam menu makan sahur terdapat protein dan karbohidrat kompleks, yang bisa berasal dari telur, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, beras merah, roti gandum, dan oatmeal.
Selain itu, lengkapi menu makananmu dengan lemak sehat dari alpukat, ikan salmon, atau minyak zaitun, serta minum susu rendah lemak. Agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi, konsumsilah makanan dengan kandungan air tinggi, seperti semangka, stroberi, dan blewah.
2. Konsumsi air dalam jumlah yang cukup
Kurang minum saat berbuka dan sahur bisa membuatmu jadi mudah lemas, bad mood, sakit kepala, migrain, hingga sembelit ketika berpuasa. Malahan, kamu juga bisa jadi batal puasa karena hal ini. Nah, untuk mencegahnya, pastikan kamu mencukupi asupan air mineral, ya.
Rata-rata orang dewasa disarankan minum 2–3 liter atau lebih kurang 8 gelas air putih setiap hari. Minumlah air putih di waktu sahur dan berbuka, dan sebisa mungkin hindari jenis minuman yang dapat memicu dehidrasi, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda.
3. Buka puasa dengan makanan bernutrisi
Menu buka puasa juga perlu diperhatikan. Makan tiga kurma adalah cara tradisional dan sehat untuk memulai berbuka puasa. Kurma merupakan sumber serat yang mudah dicerna dan dapat membantu mengembalikan energi.
Selain itu, setelah berbuka, kamu juga disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin, dan mineral, seperti daging ayam atau sapi, ikan, sayuran yang ditumis, telur, buncis, kacang polong, almond, dan nasi merah. Pilihlah daging tanpa lemak dan olah dengan cara dipanggang atau direbus, ya.
4. Makan dengan porsi yang tepat
Hindari makan dengan kalap saat sahur atau berbuka. Pasalnya, makan dalam jumlah yang berlebihan justru dapat menyebabkan perut kembung, kelelahan, bahkan memicu kenaikan berat badan. Jadi, sebaiknya makanlah dalam porsi normalmu saja.
5. Rutin berolahraga
Puasa bukan alasan untuk malas bergerak. Kamu tetap dianjurkan rutin berolahraga agar tubuh tetap fit dan berenergi serta berat badanmu bisa terkontrol. Pilih jenis olahraga dengan intensitas rendah atau sedang, misalnya jalan kaki, yoga, atau bersepeda santai.
Lakukan olahraga selama 30 menit setiap sore hari. Hindari berolahraga di siang hari karena bisa meningkatkan risiko dehidrasi.
6. Buat jadwal tidur dengan baik
Sebisa mungkin tidur dan bangun di waktu yang sama. Di waktu malam, tidurlah tidak kurang dari 4 jam dan kamu bisa tidur lagi setelah menyantap makan sahur, tetapi tunggu beberapa saat sampai perut tidak begah, ya. Selain itu, sempatkan juga waktu untuk tidur siang maksimal selama 20 menit.
7. Jaga silaturahmi dengan orang terdekat
Tetap terhubung dengan orang lain dapat membantu mengatasi stres, meningkatkan mood, dan menjaga kesehatan mental agar senantiasa dalam kondisi yang baik. Jadi, jangan lewatkan silaturahmi dengan orang lain meskipun sedang berpuasa, ya.
Menjaga silaturahmi bisa lakukan dengan cara menjadwalkan waktu berbuka puasa bersama atau mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.
Yuk, lakukan tips puasa sehat di atas supaya tubuh bugar dan sehat, sehingga kamu bisa beraktivitas dengan baik tanpa merasa lemas. Dengan tubuh yang sehat, ibadah puasa pun bisa berjalan lancar serta kamu dapat menyambut lebaran dengan kebahagiaan.
Bila kamu sedang menjalani pengobatan tertentu atau sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah kamu bisa menjalani puasa atau tidak.
Sumber :
7 Tips Puasa Sehat yang Penting Diketahui Menjalani puasa sehat merupakan hal yang penting. Pasalnya, puasa dengan cara yang sehat tidak hanya membuatmu lebih mampu menahan lapar dan dahaga saja, tetapi juga bisa
11/04/2022
Fakta Seputar Susah Tidur Saat Puasa dan Cara Mengatasinya
Fakta di Balik Susah Tidur Saat Puasa
Susah tidur saat puasa lebih sering dipicu oleh pola dan jadwal makan yang tidak tepat, seperti kebiasaan buka puasa terlalu malam, mengonsumsi makanan berat di tengah malam, atau mengonsumsi minuman berkafein saat mendekati waktu tidur.
Mengonsumsi makanan atau minuman berkafein mendekati waktu tidur tentunya bisa membuatmu jadi tidak mengantuk. Sementara, mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak terlalu malam dapat meningkatkan suhu tubuh. Alhasil, tubuh akan tetap terjaga dan lebih sulit untuk tidur.
Selain itu, mengonsumsi makanan berat saat mendekati waktu tidur juga dapat memicu sakit perut. Akhirnya, ini dapat membuatmu jadi sering terbangun, tidur pun jadi tidak nyenyak, dan saat bangun, kamu merasa lebih lelah dan kurang segar.
Sebenarnya, jika kamu bisa menerapkan pola makan dan pola hidup yang sehat selama berpuasa, penelitian membuktikan bahwa puasa justru dapat memperkuat ritme sirkadianmu, yaitu siklus alami yang mengatur aktivitas tubuh sehari penuh, termasuk bangun dan tidur.
Puasa juga dapat meningkatkan produksi orexin-A di siang hari dan menurunkan kadarnya di malam hari. Orexin-A merupakan senyawa alami tubuh yang berfungsi mengatur tingkat kewaspadaan.
Dengan kadar orexin-A yang meningkat di siang hari, ini akan membuatmu jadi lebih waspada dan aktif berkegiatan. Sementara ketika kadarnya menurun di malam hari, ini akan membantumu tidur lebih nyenyak.
Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa jika dilakukan dengan tepat, berpuasa seharusnya bisa membuatmu lebih mudah tertidur dan meningkatkan kualitas tidurmu.
Tips Mengatasi Susah Tidur Saat Puasa
Susah tidur saat puasa tentu bisa menganggu aktivitas sehari-hari. Selain tidak berenergi, susah tidur yang menyebabkan kurang tidur dapat membuatmu sulit berkonsentrasi, mengingat, berpikir, bahkan berkreativitas.
Selain itu, orang yang tidak mencukupi waktu tidurnya cenderung sulit mengelola emosi, sulit mengontrol nafsu makan, hingga rentan mengalami migrain dan sakit kepala.
Nah, supaya hal ini tidak terjadi padamu dan kamu bisa tidur nyenyak di malam hari saat puasa, kamu bisa menerapkan beberapa cara mengatasi susah tidur berikut ini:
Bangun dan tidur di waktu yang sama.
Usahakan tidak tidur kurang dari 4 jam di malam hari setelah berbuka puasa. Jika masih merasa ngantuk, tidurlah lagi setelah santap sahur. Namun, jangan langsung tidur setelah makan, ya. Beri jeda waktu sejenak sampai perut terasa tidak begah.
Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, seperti mematikan atau meredupkan lampu, mengatur suhu kamar agar sejuk, dan jauhkan perangkat elektronik.
Jika kamu memiliki waktu untuk tidur siang, cukup tidur siang selama maksimal 20 menit.
Perbanyak konsumsi makanan bernutrisi seimbang, seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
Hindari berbuka puasa dengan makanan tinggi gula, berlemak, dan berkalori kosong, seperti junk food.
Batasi konsumsi minuman berkafein.
Hindari rokok dan minuman beralkohol.
Selain mencukupi waktu tidur, kamu juga dianjurkan untuk tetap rutin berolahraga saat puasa supaya tubuh tetap fit. Pilihlah olahraga dengan intensitas rendah, seperti jalan kaki, yoga, atau olahraga yang melibatkan peregangan tubuh.
Jika setelah menerapkan tips di atas kamu masih tetap sulit tidur saat puasa, terlebih bila susah tidur ini sudah menurunkan produktivitasmu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.
Sumber :
Fakta Seputar Susah Tidur Saat Puasa dan Cara Mengatasinya Susah tidur saat puasa bukan terjadi tanpa alasan, lho. Ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat seseorang mengalami kondisi ini. Jika kamu salah satunya, nggak perlu risau,
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Darmawangsa Residence
Bekasi
17110