Bunda Alya

Bunda Alya

Share

Halaman Ini Berisi Tentang Info Kesehatan & Kecantikan

22/08/2022

Penyebab Infeksi Salmonella dan Cara Menghindarinya
facebook twitter share to email
Infeksi Salmonella atau salmonellosis adalah kondisi ketika bakteri Salmonella menyerang usus. Seseorang yang menderita penyakit ini biasanya mengalami beberapa gejala, mulai dari ringan hingga berat. Kenali penyebabnya dan cara menghindari infeksi kuman ini.

Salmonella merupakan salah satu bakteri yang bisa menyebabkan penyakit infeksi. Infeksi Salmonella dapat menimbulkan gejala berupa sakit perut, diare, muntah, dan demam selama sekitar 4–7 hari. Anak-anak usia di bawah 5 tahun umumnya lebih rentan terinfeksi bakteri ini.

Penyebab Infeksi Salmonella dan Cara Menghindarinya - Alodokter

Meski bisa sembuh tanpa pengobatan khusus, diare yang terjadi akibat infeksi Salmonella bisa berlangsung lebih lama dan menyebabkan dehidrasi pada beberapa orang. Kelompok orang yang paling berisiko terkena infeksi Salmonella berat adalah bayi, lansia, dan orang dengan sistem imun yang lemah.

Penyebab Infeksi Salmonella
Bakteri Salmonella bisa hidup di usus manusia dan hewan. Pada kebanyakan kasus, manusia paling sering terkena infeksi Salmonella melalui konsumsi air atau makanan yang telah terkontaminasi feses atau kotoran yang mengandung bakteri tersebut.

Jenis makanan yang paling umum terinfeksi bakteri Salmonella meliputi:

Daging mentah atau setengah matang, baik daging sapi, unggas, maupun makanan laut
Telur mentah atau telur setengah matang dari hewan yang terinfeksi Salmonella
Buah-buahan dan sayuran yang tidak dicuci atau dicuci dengan air yang terkontaminasi Salmonella
Susu dan produk olahannya yang tidak dipasteurisasi, termasuk keju, es krim, dan yoghurt
Makanan olahan atau kemasan, seperti chicken nugget dan selai kacang
Selain itu, makanan lain juga bisa terkontaminasi bakteri Salmonella saat disiapkan oleh orang yang tidak mencuci tangan dengan benar sebelum mengolah atau menyajikan makanan.

Infeksi Salmonella juga dapat terjadi jika menyentuh, mencium, atau membelai hewan peliharaan, seperti, kucing, anjing, dan burung, yang terinfeksi Salmonella. Seseorang rentan terinfeksi jika tidak mencuci tangan setelah memegang hewan tersebut atau menyentuh kotorannya.

Cara Menghindari Infeksi Salmonella
Langkah pencegahan infeksi Salmonella perlu dilakukan di semua tahap prosedur pembuatan makanan, mulai dari produksi, pemrosesan, pengemasan, hingga penyiapan makanan, baik di industri makanan, restoran, atau rumah.

Ada berbagai cara untuk meminimalkan infeksi Salmonella yang bisa dilakukan di rumah, yaitu:

Cuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah menggunakan toilet, mengganti popok, mengolah makanan, dan bersentuhan dengan hewan peliharaan.
Simpan daging mentah, unggas, dan makanan laut terpisah dari makanan lain di dalam kulkas.
Jangan meletakkan makanan yang sudah dimasak di atas piring yang sebelumnya berisi daging mentah.
Hindari konsumsi telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah, termasuk adonan kue atau mousse cokelat. Jika Anda perlu mengonsumsi telur mentah, pastikan telur tersebut telah dipasteurisasi.
Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang.
Cuci buah dan sayuran mentah dengan baik dan kupas kulitnya jika memungkinkan.
Jangan menyiapkan makanan untuk orang lain jika Anda sedang muntah atau diare.
Jaga kebersihan permukaan dapur sebelum menyiapkan makanan.
Penanganan awal untuk meredakan gejala infeksi Salmonella yang bisa dilakukan di rumah adalah minum air yang banyak untuk mencegah dehidrasi.

Jika Anda mengalami gejala infeksi Salmonella lebih dari 1 minggu setelah mengonsumsi makanan tertentu atau gejala yang Anda alami semakin parah, misalnya BAB berdarah atau dehidrasi, segeralah berobat ke dokter agar diberikan penanganan yang tepat.

21/08/2022

Kenali 12 Indikator Keluarga Sehat Menurut Kemenkes RI
facebook twitter share to email
Keluarga sehat merupakan kunci dari penerus bangsa yang cemerlang. Itulah sebabnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan 12 indikator keluarga sehat. Sudahkah keluarga Anda memenuhinya?

Keluarga sehat adalah keluarga yang setiap anggotanya berada dalam kondisi yang sejahtera, baik dari segi dari fisik maupun mental, sehingga dapat hidup normal secara sosial dan ekonomi di tengah masyarakat lainnya. Untuk mencapai standar keluarga sehat, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Kenali 12 Indikator Keluarga Sehat Menurut Kemenkes RI - Alodokter

12 Indikator Keluarga Sehat Menurut Kemenkes RI

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk mencapai keluarga sehat, antara lain kesehatan ibu dan anak, kondisi penyakit menular dan tidak menular, lingkungan rumah dan sekitarnya, kesehatan jiwa, serta gaya hidup.

Kemenkes RI memecah aspek tersebut menjadi 12 indikator keluarga sehat. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)
Tidak semata membatasi jumlah anak dalam keluarga, program KB juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak mendapat ASI yang cukup dan pola asuh yang optimal sehingga bisa menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Selain itu, program KB juga dapat menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, sehingga dapat menjaga kesejahteraan keluarga.

2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
Fasilitas kesehatan yang memadai akan mendukung proses persalinan yang aman dan minim risiko komplikasi kehamilan. Setelah melahirkan, ibu juga akan memiliki tempat untuk memeriksa kesehatannya dan bayinya secara berkala. Dengan begitu, keselamatan serta kesehatan ibu dan anak jadi lebih terjamin.

3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
Imunisasi anak sangat penting dilakukan guna mencegah terjadinya penyakit yang bisa berakibat fatal seperti polio, campak, dan difteri. Untuk mendapatkan imunisasi wajib, Anda bisa membawa anak ke posyandu, puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas medis lain yang menyediakannya.

4. Bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif
Keunggulan air susu ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi bayi memang sudah tidak diragukan lagi. ASI dapat melindungi bayi dari beragam penyakit serta mendukung perkembangan tubuh dan otaknya secara optimal, sehingga ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Itulah sebabnya pemberian ASI eksklusif sangat berperan besar untuk membentuk keluarga sehat.

5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan
Berat badan bayi perlu ditimbang setiap bulannya, sejak lahir sampai usia 5 tahun. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan usianya, serta mendeteksi secara dini bilamana terdapat gangguan pada pertumbuhannya.

6. Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang dapat menurunkan kualitas hidup seseorang dan keluarganya. Tuberkulosis yang tidak ditangani dengan benar berisiko menyebabkan kerusakan paru-paru yang parah dan penularan ke orang-orang terdekat.

Maka dari itu, bila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala tuberkulosis, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
Hipertensi adalah penyakit kronis yang sering terabaikan karena sering kali tidak memiliki gejala. Meski begitu, dampak yang terjadi akibat hipertensi bisa fatal, mulai dari serangan jantung hingga stroke.

Oleh karena itu, bila terdapat anggota keluarga yang menderita hipertensi, ingatkan ia agar selalu menerapkan gaya hidup sehat, meminum obat secara teratur sesuai rekomendasi dokter, serta melakukan kontrol teratur.

8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan
Gangguan jiwa tidak hanya dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya secara signifikan, tapi juga keluarga penderitanya. Namun, sebenarnya hal ini dapat dicegah bila ditangani dengan baik dan sedini mungkin.

Bila ada anggota keluarga yang memiliki tanda-tanda gangguan jiwa, seperti perubahan emosi atau perilaku, dampingi dan ajak dia untuk berobat ke psikiater guna mendapatkan penanganan yang tepat.

9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok
Sudah kita ketahui bersama bahwa asap rokok mengandung banyak zat beracun bagi tubuh. Meskipun hanya satu orang yang merokok di rumah, asapnya bisa dihirup anggota keluarga lain dan membuat mereka menjadi perokok pasif.

Perlu Anda pahami bahwa menjadi perokok pasif sama berbahayanya dengan menjadi perokok aktif. Jadi, jika di keluarga Anda ada yang merokok, bujuk dan bantulah dia agar bisa berhenti. Jika tidak bisa, ingatkan dia untuk merokok di luar rumah.

10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Dengan menjadi anggota program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, seluruh anggota keluarga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Kondisi finansial keluarga dapat tetap terjaga walau sedang membutuhkan biaya berobat.

11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih
Sarana air bersih sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga dari berbagai penyakit infeksi. Untuk mewujudkan hal ini, pastikan sumber air yang Anda pakai di rumah tidak tergenang atau tercemar dengan berbagai kotoran maupun polutan.

12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat
Memiliki akses sanitasi layak dan jamban sehat juga termasuk indikator penting dalam mewujudkan keluarga sehat. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya penyakit menular yang disebabkan oleh buang air besar sembarangan, seperti tifus, cacingan, diare, atau disentri.

Untuk mewujudkan keluarga sehat memang tidak mudah. Namun, pikirkanlah efek jangka panjangnya. Dengan memenuhi indikator-indikator di atas, kualitas hidup Anda dan keluarga akan terjaga, bahkan hingga generasi selanjutnya.

Perlu Anda ketahui bahwa program keluarga sehat juga merupakan bagian dari program puskesmas. Jadi Anda bisa meminta bantuan dokter puskesmas wilayah Anda jika mengalami kesulitan dalam memenuhi indikator-indikator di atas.

20/08/2022

6 Cara Menghilangkan Jerawat dengan Cepat dalam 1 Hari
facebook twitter share to email
Siapa yang tidak ingin mengetahui cara menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari? Meskipun terkesan remeh, cara ini penting diketahui sebab jerawat di wajah yang muncul secara tak terduga saat akan menghadiri acara penting bisa sangat menjengkelkan dan mengganggu rasa percaya diri.

Jerawat dapat muncul di bagian tubuh mana saja. Namun, gangguan pada kulit ini lebih sering terjadi di wajah. Hal ini karena kulit wajah memiliki lebih banyak kelenjar minyak dibandingkan bagian tubuh lainnya, sehingga ketika produksi sebum meningkat, pori-pori menjadi lebih rentan tersumbat dan memicu timbulnya jerawat.

6 Cara Menghilangkan Jerawat dengan Cepat dalam 1 Hari - Alodokter

Sel kulit mati dan bakteri yang menumpuk juga dapat menyumbat pori-pori wajah. Selain itu, jerawat juga bisa dipicu oleh perubahan hormon, konsumsi makanan dan obat-obatan tertentu, pemakaian produk make up yang tidak tepat, hingga stres berlebihan.

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Cepat dalam 1 Hari
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari, di antaranya:

1. Menggunakan obat jerawat oles
Ada sejumlah produk obat jerawat oles yang bisa dibeli tanpa resep dokter dan dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat dalam 1 hari. Beberapa obat jerawat oles tersebut umumnya mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.

Benzoil peroksida diketahui dapat mengurangi jerawat yang meradang dan melawan bakteri penyebab munculnya jerawat, sedangkan asam salisilat dapat menghilangkan jerawat dengan cara menghilangkan kelebihan minyak di pori-pori.

Oleh sebab itu, benzoil peroksida umumnya lebih cocok digunakan untuk mengatasi jerawat kemerahan yang meradang, sementara asam salisilat untuk mengeringkan pustula atau jerawat dengan white heads dan black heads.

Penggunaan obat jerawat oles cukup mudah. Anda hanya perlu mengoleskannya secara langsung ke jerawat setelah wajah selesai dibersihkan.

2. Menggunakan tea tree oil
Bila tidak ingin menggunakan obat jerawat oles, Anda bisa mencoba bahan alami yang cukup terkenal ampuh untuk menghilangkan jerawat dengan cepat, yaitu tea tree oil.

Namun, bila salah cara menggunaknnya, tea tree oil bisa menimbulkan efek samping, seperti kulit kering, iritasi, dan rasa terbakar. Oleh karena itu, Anda perlu mencampurkan tea tree oil dengan minyak alami lain (carrier oil), seperti minyak kelapa dan minyak zaitun, sebelum digunakan.

Setelah tercampur rata, Anda dapat mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak tersebut. Kemudian, oleskan kapas langsung ke area jerawat yang meradang.

3. Mengoleskan gel lidah buaya
Gel lidah buaya seringkali dijadikan bahan utama dalam berbagai jenis produk perawatan kulit. Hal ini karena lidah buaya memiliki banyak manfaat, mulai dari melawan bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan, hingga berbagai masalah kulit lain, misalnya psoriasis.

Berkat ragam manfaat yang ditawarkannya, lidah buaya dapat menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan jerawat dengan cepat. Anda hanya perlu mengoleskan gel lidah buaya sebanyak 1–2 kali sehari langsung ke area kulit yang berjerawat atau ke seluruh wajah.

4. Mengompres dengan teh hijau
Tak hanya bermanfaat saat diminum langsung, teh hijau juga dipercaya dapat membantu menghilangkan jerawat dengan cepat dalam waktu 1 hari.

Hal ini karena teh hijau kaya akan antioksidan yang diketahui mampu mengurangi produksi minyak berlebih di wajah, meredakan peradangan, serta melawan bakteri penyebab jerawat.

Untuk mendapatkan manfaat the hijau tersebut, Anda hanya perlu menyeduh teh hijau dengan ½ gelas air mendidih selama 3–4 menit, dan diamkan hingga dingin. Lalu, celupkan kapas ke dalam teh hijau dan tempelkan pada area kulit yang berjerawat selama 10 menit, atau diamkan semalaman. Ulangi sebanyak 1–2 kali sehari.

5. Memakai masker belerang
Meskipun berbau cukup menyengat, masker belerang (sulfur) telah lama dikenal sebagai salah satu metode membersihkan pori-pori dari sumbatan minyak dan kotoran berlebih, serta meredakan peradangan pada jerawat.

Oleh sebab itu, masker belerang dapat menjadi salah satu cara untuk menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu mengoleskan masker belerang pada area kulit yang berjerawat atau seluruh wajah.

Namun, agar tetap aman, Anda tetap harus membaca petunjuk penggunaan yang terdapat pada produk masker belerang sebelum menggunakannya.

6. Mengompres dengan es batu
Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan jerawat secara cepat dalam 1 hari adalah mengompres jerawat dengan es batu.

Trik ini telah lama digunakan untuk mengurangi kemerahan, pembengkakan, serta rasa nyeri yang ditimbulkan oleh jerawat.

Anda cukup membungkus es batu dengan kain kemudian menempelkannya ke area kulit yang berjerawat selama 20–30 detik. Beri jeda waktu 1 menit sebelum kembali menempelkan es batu. Ulangi cara ini beberapa kali dalam sehari hingga bengkak pada jerawat mereda.

Berbagai cara di atas memang dapat membantu Anda menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari. Meski demikian, agar masalah jerawat lebih cepat teratasi dan tak sering muncul kembali, Anda juga perlu menjaga kebersihan kulit wajah dengan baik, yaitu:

Mencuci wajah setidaknya 2 kali sehari
Menghindari penggunaan produk pembersih wajah yang dapat mengiritasi kulit (seperti alkohol)
Menghindari kebiasaan menggosok kulit wajah dengan keras
Membilas wajah dengan air hangat setelah dibersihkan
Selain itu, hindari juga kebiasaan memencet jerawat. Alih-alih membuat jerawat cepat menghilang, kebiasaan satu ini justru dapat meningkatkan risiko infeksi dan munculnya bekas jerawat yang mengganggu.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari. Namun, jika berbagai cara tidak memberikan hasil optimal atau justru jerawat memburuk, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

18/08/2022

Mandi Sebelum Tidur Malam, Boleh atau Tidak?
facebook twitter share to email
Masih banyak lho orang yang menghindari mandi sebelum tidur malam. Alasannya, mereka percaya jika kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Memangnya anggapan ini benar, ya? Mari cek faktanya di artikel ini!

Mandi sebelum tidur malam atau di waktu malam hari dikaitkan dengan banyak mitos. Mitos yang cukup melekat di masyarakat adalah mandi malam berisiko menyebabkan rematik. Padahal, anggapan ini tidak benar. Justru, mandi sebelum tidur malam memiliki manfaat, lho.

Mandi Sebelum Tidur Malam, Boleh atau Tidak? - Alodokter

Fakta Keamanan Mandi Sebelum Tidur Malam
Mandi sebelum tidur malam boleh dilakukan, kok. Berbagai penelitian telah membuktikan, mandi sebelum tidur malam dengan air hangat bisa mempercepat waktu tidurmu 10 menit dari biasanya dan juga membuat tidur lebih nyenyak.

Mandi malam 90 menit sebelum tidur diketahui dapat melancarkan sirkulasi darah dan membuat suhu tubuh menurun. Hal ini akan memicu tubuh untuk memproduksi hormon melatonin, sehingga tubuh akan terasa rileks dan tidur pun bisa lebih cepat serta nyenyak.

Saat sedang pilek, mandi air hangat sebelum tidur bisa jadi solusi untuk mengatasinya, lho. Pasalnya, menghirup uap panas dapat mengatasi hidung tersumbat dan membuat pernapasan menjadi lebih lega. Kebiasaan ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah pada tubuh.

Berbeda halnya dengan mandi air hangat, mandi malam dengan air dingin bukan ide yang tepat untuk membuat tidur lebih cepat, ya. Mandi air dingin membuat suhu tubuh turun dengan cepat yang akan mengaktifkan respons fight-or-flight. Akibatnya, tubuh mungkin menjadi terjaga dan justru dapat membuatmu lebih sulit tidur.

Kendati demikian, mandi dengan air dingin tetap memiliki sejumlah manfaat selama tidak dilakukan sebelum tidur malam, yaitu dapat menurunkan detak jantung lebih cepat dan menenangkan otot yang tegang setelah olahraga. Kebiasaan ini juga diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Menguak Mitos Mandi Malam Sebelum Tidur
Di balik manfaatnya, tersimpan beberapa mitos yang masih dipercayai banyak orang. Mandi malam sebelum tidur, terutama dengan air panas, katanya bisa membuat kulit lebih kering. Sebenarnya, anggapan ini tidak sepenuhnya salah, namun tidak bisa juga sepenuhnya dibenarkan.

Mandi air panas memang bisa membuat kulit menjadi lebih kering, terlebih bila dilakukan dalam waktu yang lama. Tetapi, jika dilakukan dengan durasi tidak lebih dari 10 menit, mandi malam dengan air hangat terbilang aman, kok.

Anggapan lain yang salah kaprah adalah mandi malam dapat memicu penyakit rematik. Rematik itu sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan adanya peradang pada sendi. Kondisi ini sering menyebabkan munculnya nyeri pada sendi dan otot.

Meski bagi sebagian penderita rematik suhu dingin dapat memperburuk gejala, namun faktanya, penyakit ini tidak disebabkan oleh mandi malam maupun cuaca yang dingin.

Nah, itulah fakta keamanan mandi malam sebelum tidur. Kesimp**annya, kamu boleh mandi malam untuk membuat tidurmu lebih nyenyak. Akan tetapi, sebaiknya gunakan air hangat, dilakukan 90 menit sebelum tidur, dan tidak mandi berlama-lama, ya.

Jika kamu kesulitan tidur meski sudah mandi malam dengan air hangat atau kamu justru mengalami keluhan setelah mandi malam, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

17/08/2022

4 Dampak Merokok bagi Kesehatan Kulit
facebook twitter share to email
Merokok tidak hanya mengancam kesehatan organ dalam tubuh, tetapi juga kesehatan kulit. Racun pada rokok dapat menyebabkan kulit jadi lebih cepat menua dan memicu beragam penyakit kulit. Bahkan, jika kamu sudah punya masalah kulit, merokok dapat memburuk gejalanya, lho.

Asap rokok mengandung ribuan zat berbahaya, termasuk zat karsinogenik. Terpapar zat ini dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit paru-paru, penyakit jantung, hingga kanker.

4 Dampak Merokok bagi Kesehatan Kulit - Alodokter

Selain itu, kebiasaan merokok bisa merusak dan menyebabkan munculnya beragam masalah kulit. Efek ini tidak hanya bisa dialami oleh perokok aktif saja, tetapi orang yang tidak merokok namun terpapar asap rokok atau perokok pasif juga berisiko mengalami gangguan kesehatan pada kulit.

Dampak Merokok bagi Kulit
Berikut ini adalah berbagai bahaya merokok pada kesehatan kulit yang bisa terjadi:

1. Meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini
Merokok dapat menyempitkan pembuluh darah yang membuat kulit kekurangan oksigen dan nutrisi. Bahan kimia pada asap tembakau juga dapat menurunkan produksi kolagen, elastin, dan vitamin A di kulit. Inilah yang menyebabkan elastisitas kulit menurun dan membuatnya menjadi berkerut, kendur, serta tampak lebih tua.

Kulit yang berkerut dan kendur akibat merokok bisa terjadi di seluruh tubuh. Pada wajah, biasanya kerutan akan lebih terlihat di antara alis, dahi, dan di sekitar bibir. Kantong mata akan menjadi bengkak dan menurun serta bibir menjadi lebih tipis. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan payudara kendur.

2. Memicu hiperpigmentasi kulit
Kebiasaan merokok bisa memicu produksi melanin di kulit, sehingga timbul hiperpigmentasi atau bintik-bintik hitam, khususnya pada wajah. Selain itu, jari-jari tangan juga bisa menguning akibat terlalu sering terpapar nikotin dalam tar yang terkandung pada rokok.

3. Menghambat penyembuhan luka
Penyempitan pembuluh darah akibat merokok dapat menghambat peredaran darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, jika ada luka, akan lebih sulit untuk sembuh. Bahkan, luka kecil akibat goresan pun membutuhkan waktu untuk pulih lebih lama. Selain itu, kemungkinan munculnya jaringan parut karena luka juga lebih tinggi.

4. Memicu berbagai penyakit kulit
Penelitian telah membuktikan jika orang yang sering merokok berisiko lebih besar mengalami eksim atau hidradenitis suppurativa. Racun pada rokok juga berpotensi merusak sel-sel kulit yang kemudian bisa berkembang menjadi karsinoma sel skuamosa, yaitu sejenis kanker kulit.

Tidak hanya itu saja, merokok juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit autoimun pada kulit, seperti psoriasis atau penyakit Buerger.

Merokok tidak baik bagi kesehatan tubuhmu, termasuk kulit. Jadi, untuk mencegah kondisi-kondisi di atas, cara satu-satunya yang bisa kamu lakukan adalah berhenti merokok.

Memang sih, berhenti dari suatu kebiasaan yang sudah lama dijalani tidaklah mudah. Namun, dengan keyakinan yang kuat dan konsistensi, kamu pasti bisa kok berhenti dari kebiasaan ini. Ingat ya, berhenti merokok tidak hanya menyelamatkanmu saja, tetapi juga jiwa orang lain.

Jika kamu merasa kesulitan menghentikan kebiasaan merokok, terlebih bila sudah merasakan dampaknya pada kesehatanmu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

16/08/2022

Manfaat Teh Jahe untuk Ibu Hamil dan Cara Membuatnya
facebook twitter share to email
Teh jahe menjadi salah satu minuman tradisional yang baik dikonsumsi ibu hamil. Mengonsumsi teh jahe saat hamil diketahui dapat meringankan rasa tidak nyaman di perut yang sering muncul di masa kehamilan. Nah, untuk mengetahui manfaat lengkap beserta cara membuatnya, simak artikel ini, yuk!

Minum teh saat hamil tergolong aman selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan diolah dengan cara yang tepat. Ada banyak jenis teh yang bisa Bumil konsumsi, mulai dari teh hijau, teh oolong, teh hitam, hingga teh jahe. Dari jenis teh tersebut, teh jahe termasuk dalam teh herbal yang tidak mengandung kafein.

Manfaat Teh Jahe untuk Ibu Hamil dan Cara Membuatnya - Alodokter

Ini Manfaat Teh Jahe untuk Ibu Hamil
Ada banyak manfaat teh jahe yang bisa Bumil dapatkan, di antaranya:

1. Mengatasi morning sickness
Saat mengalami morning sickness, mual dan muntah yang Bumil rasakan bisa mengganggu dan mengurangi nafsu makan. Untuk mengatasi keluhan ini, Bumil bisa lho mengonsumsi teh jahe.

Jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang bekerja sebagai reseptor pada sistem pencernaan serta mempercepat pengosongan perut. Dengan begitu, perasaan mual bisa berkurang.

2. Mengatasi hiperemesis gravidarum
Berbeda dengan morning sickness, hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah yang terjadi secara berlebihan. Kondisi ini berisiko membuat ibu hamil mengalami dehidrasi, sembelit, hingga penurunan berat badan, serta mengganggu kesehatan janin di dalam kandungan.

Teh jahe yang dikonsumsi dalam jumlah yang tepat telah terbukti efektif untuk mengatasi keluhan ini. Namun, Bumil juga harus menyertai konsumsi teh jahe dengan makanan nutrisi seimbang, termasuk buah dan sayur, agar kondisi tidak semakin memburuk.

3. Meredakan kram perut
Kram perut adalah keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil di trimester pertama. Jika kram perut yang dialami masih terasa ringan, ini tergolong normal dan tidak membahayakan janin, kok.

Akan tetapi, jika berat apalagi disertai dengan mulas, lemas, atau keluarnya darah dari kemaluan, maka Bumil harus segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Jika kram yang dirasakan ringan dan tidak muncul tanda bahaya seperti yang dijelaskan sebelumnya, Bumil boleh mencoba mengonsumsi teh jahe untuk meredakan keluhan yang ada. Jahe diketahui dapat bertindak sebagai antiinflamasi untuk menghambat produksi prostaglandin, sehingga nyeri di perut bisa mereda.

4. Melawan infeksi
Perubahan hormon selama kehamilan diketahui berperan dalam peningkatan risiko terjadinya gangguan pada mulut dan gusi. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi.

Selain rutin memeriksakan diri ke dokter, Bumil juga dianjurkan mengonsumsi makanan serta minuman yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut, seperti salah satunya yaitu teh jahe.

Penelitian menyebutkan, senyawa gingerol yang ada di dalam jahe memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat dan melawan pertumbuhan sejumlah bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri penyebab gingivitis dan periodontitis.

Cara Membuat Teh Jahe
Belum ada takaran atau aturan pasti pengunaan jahe untuk ibu hamil. Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 1 gram jahe per hari masih tergolong aman untuk ibu hamil.

Perlu diingat, sebelum mengolahnya menjadi teh, jahe harus dicuci terlebih dahulu. Gosok kulitnya sampai bersih dari kotoran, kemudian kupas seluruh kulitnya. Setelah itu, Bumil bisa membuat teh jahe dengan cara berikut ini:

Iris atau parut jahe dan masukkan ke dalam cangkir.
Tambahkan air mendidih dan biarkan selama 5–10 menit.
Keluarkan irisan atau parutan jahe, pastikan tidak ada yang tertinggal.
Jika ingin, tambahkan madu atau perasan lemon dan jeruk nipis untuk memperkaya cita rasa.
Meski aman dikonsumsi, Bumil jangan minum teh jahe secara berlebihan, ya. Pasalnya, beberapa penelitian menemukan konsumsi jahe secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.

Teh jahe tidak disarankan diminum jika Bumil memiliki riwayat keguguran, perdarahan va**na, dan gangguan pembekuan darah. Hindari juga mengonsumsi teh jahe jika sudah mendekati waktu persalinan.

Jika Bumil ingin minum teh jahe atau teh jenis apa pun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya. Terlebih, jika Bumil memiliki gangguan kehamilan tertentu.

15/08/2022

Inilah 6 Manfaat Ikan Tuna bagi Kesehatan Tubuh
facebook twitter share to email
Di balik rasanya yang nikmat dan gurih, ada beragam manfaat ikan tuna yang bisa diperoleh. Berkat beragam kandungan nutrisi di dalamnya, ikan tuna sangat baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya untuk menjaga kesehatan jantung.

Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang cukup sering dikonsumsi. Ikan yang memiliki daging bertekstur lembut ini juga tergolong sebagai sumber makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dan protein.Inilah 6 Manfaat Ikan Tuna bagi Kesehatan Tubuh - AlodokterSelain mengandung omega-3, ikan tuna juga mengandung beragam nutrisi penting yang diperlukan tubuh, seperti vitamin D, kalsium, kalium, kolin, vitamin B, seng, dan fosfor. Dengan kandungan nutrisi tersebut, tak heran jika ikan tuna bisa memberikan beragam manfaat bagi tubuh.

Manfaat Ikan Tuna bagi Kesehatan Tubuh
Berikut ini adalah beberapa manfaat ikan tuna bagi tubuh yang sayang untuk dilewatkan:

1. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat ikan tuna yang satu ini diperoleh berkat kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi di dalamnya. Jenis asam lemak ini diduga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner.

Hal ini karena omega-3 dapat mengurangi dan mencegah penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk jantung. Dengan begitu, kesehatan pembuluh darah dan jantung pun tetap terjaga.

2. Mengurangi risiko terjadinya demensia
Selain menyehatkan jantung, asam lemak omega-3 juga bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit demensia, yaitu kondisi yang memicu penurunan daya ingat dan cara berpikir.

Menurut penelitian, kandungan asam lemak omega-3 berperan penting dalam menjaga fungsi otak serta meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.

3. Menjaga kesehatan tulang
Manfaat ikan tuna untuk menjaga kesehatan tulang ini berasal dari kandungan kalsium dan vitamin D di dalamnya. Kedua nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang sehingga risiko terkena berbagai penyakit tulang, seperti osteoporosis, pun lebih kecil.

4. Mencegah anemia
Manfaat ikan tuna selanjutnya adalah mencegah anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal ini berkat kandungan folat, zat besi, dan vitamin B12 di dalamnya yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh.

5. Membantu penurunan berat badan
Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, ikan tuna bisa menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk menu diet sehari-hari. Selain rendah kalori, ikan tuna kaya akan protein yang bisa memberikan efek kenyang lebih lama.

Namun, Anda juga disarankan untuk tetap berolahraga secara rutin ketika sedang menjalani program diet. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses penurunan berat badan Anda.

6. Mencegah kanker
Menurut penelitian, mengonsumsi ikan tuna diduga dapat mencegah penyakit kanker. Hal ini karena kandungan antioksidan dan asam lemak omega-3 di dalamnya, yang diduga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Namun, perlu diingat bahwa untuk mencegah terjadinya penyakit kanker, Anda juga disarankan untuk menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Manfaat ikan tuna memang beragam, tetapi hindari mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, ikan ini merupakan salah satu jenis ikan dengan kandungan merkuri yang cukup tinggi.

Perhatikan p**a cara mengolah dan mengonsumsi ikan tuna dengan baik. Ibu hamil wajib mengonsumsi ikan tuna yang sudah matang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi selama kehamilan akibat konsumsi makanan mentah.

Selain itu, orang yang memiliki alergi terhadap makanan laut juga dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya karena dapat memicu reaksi alergi. Reaksi tersebut umumnya ditandai dengan kulit kemerahan, gatal, bentol, bahkan sesak napas.

Manfaat ikan tuna bagi kesehatan tentu tidak perlu diragukan lagi. Namun, bila Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan tuna, segeralah periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Bekasi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Jalan Darmawangsa Residence
Bekasi
17510