Bunda Rara

Bunda Rara

Share

Hidup sehat, dengan pola yang sehat.

18/06/2021

3. Pakai sabun mandi untuk mencuci va**na


Sabun mandi Anda tidak dirancang dengan tingkat pH yang sesuai pada area va**na. Karena itu, pakai sabun mandi untuk mencuci va**na justru bahaya karena kadar pH di va**na jadi tidak seimbang.


Kadar pH yang seimbang dibutuhkan guna menjaga banyaknya bakteri baik yang berfungsi untuk melawan infeksi.


Jadi, kalau Anda mengalami berbagai gejala infeksi seperti va**na gatal, bau, atau keputihan, hindari pakai sabun mandi untuk mencuci va**na dan pastikan hanya membasuh bagian luar organ kewanitaan Anda saja (v***a).


Bila perlu, gunakan produk antiseptik khusus untuk va**na yang tingkat pH-nya sudah disesuaikan, atau yang mengandung bahan aktif seperti Povidone Iodine.


Zat ini bisa membantu meredakan keputihan, gatal, atau bau tak sedap saat va**na mengalami infeksi.


Gunakan pembersih va**na hanya untuk bagian luar va**na, bukan bagian dalam, supaya tidak membunuh bakteri baik.

18/06/2021

2. Terlalu sering mencuci va**na


Kalau jarang membersihkan va**na bisa meningkatkan risiko infeksi, rupanya terlalu sering mencuci va**na juga berisiko. Ini karena organ intim Anda sudah punya sistem khusus untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat.


Bakteri baik yang ada di area va**na bertugas untuk mencegah infeksi bakteri jahat serta infeksi jamur.


Nah, terlalu sering mencuci va**na akan mengacaukan keseimbangan bakteri baik dan jahat di area va**na.


Bakteri yang baik bisa ikut mati, yang berarti jamur serta bakteri jahat akan semakin ganas menyerang. Jadi, cuci va**na Anda secukupnya, yaitu satu atau dua kali sehari.

18/06/2021

1. Malas membersihkan va**na

Anda harus rutin membersihkan va**na paling tidak sehari sekali. Kalau Anda malas membersihkan, minyak, keringat, dan bakteri jahat bisa menumpuk terlalu banyak di area ini.

Akibatnya, Anda lebih rentan kena infeksi. Oleh karena itu, cuci va**na Anda dengan air suam-suam kuku, satu atau dua kali sehari.

Namun, bila Anda sedang menstruasi, sebaiknya cuci va**na Anda hingga dua kali sehari. Hal ini disampaikan oleh seorang spesialis kandungan dan saluran kemih dari University College Hospital, London, yaitu dr. Suzy Elneil.

18/06/2021

6 Kesalahan yang Sering Anda Lakukan Saat Membersihkan Va**na

Merawat va**na agar tetap bersih itu sangat penting. Namun, masih banyak wanita yang menyepelekan kebersihan va**na. Nanti jika akhirnya mengalami infeksi va**na atau penyakit lainnya baru menyesal. Nah, supaya tidak menyesal di kemudian hari, perhatikan berbagai kesalahan saat membersihkan va**na berikut ini. Jangan sampai Anda melakukannya, ya.

Kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan va**na


Supaya Anda bisa merawat va**na dengan efektif, Anda harus tahu dulu seperti apa ciri-ciri va**na yang bersih dan sehat.


Va**na yang sehat memang akan mengeluarkan cairan va**na alami. Warnanya bisa bening, tapi mungkin juga agak keruh seperti susu. Selama cairannya tidak bau menyengat, hal ini masih wajar.


Bila cairan va**na menggumpal, bau menyengat, atau berwarna pekat seperti kuning, hijau, dan kecokelatan, bisa jadi Anda mengalami infeksi bakteri atau jamur.


Infeksi pada va**na bisa disebabkan oleh cara merawat va**na yang salah. Untuk mencegah infeksi, hindari enam cara yang keliru saat membersihkan organ intim Anda berikut ini.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Bekasi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Darmawangsa Residen
Bekasi
17112