Tante Titin
Menyediakan berbagai jenis produk kesehatan dan kecantikan, Melayani pengiriman ke Seluruh Indonesia, Bisa Bayar COD
23/05/2022
5 Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini
Cara mencegah penyakit jantung penting untuk diketahui dan dilakukan sejak dini agar fungsi jantung tetap terjaga. Langkah untuk menjaga kesehatan jantung pun ada beragam dan tentunya tidak luput dari pola hidup sehat.
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling umum menyebabkan kematian di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Penyakit ini dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti genetik atau keturunan, usia, serta gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.
Beberapa kondisi medis atau penyakit lainnya juga bisa meningkatkan risiko seseorang menderita gangguan di organ jantung. Kondisi medis atau penyakit yang dimaksud meliputi hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Faktor keturunan dan usia memang tidak bisa dicegah, tetapi masih ada cara untuk mencegah faktor risiko lain yang dapat memicu penyakit jantung. Langkah pencegahan ini perlu dilakukan oleh siapa saja, baik Anda yang sehat maupun yang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung.
Ketahui Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini
Ada beberapa cara mencegah penyakit jantung yang dapat Anda lakukan, di antaranya:
1. Menjaga pola makan sehat
Untuk mencegah penyakit jantung, sebaiknya Anda mengurangi konsumsi makanan berlemak dan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Anda bisa mendapatkan asupan makanan berserat dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
Membatasi asupan garam harian juga dapat mencegah penyakit jantung. Hal ini karena terlalu banyak mengonsumsi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Jumlah asupan garam harian sebaiknya tidak lebih dari 6 gram per hari atau sekitar satu sendok teh.
Selain itu, mengurangi asupan lemak jenuh dan memperbanyak konsumsi lemak tidak jenuh juga bisa mencegah penyakit kolesterol tinggi. Pilihlah asupan lemak yang berasal dari ikan, alpukat, minyak bunga matahari, atau minyak zaitun.
2. Menjaga berat badan ideal
Tak hanya pola makan, seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga rentan mengalami kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
3. Berolahraga secara rutin
Menggabungkan pola makan sehat dengan olahraga secara rutin adalah cara terbaik untuk menjaga berat badan dan mencegah penyakit jantung. Orang dewasa dianjurkan untuk berolahraga selama 150 menit dalam seminggu atau 30 menit setiap harinya.
Olahraga terbukti mendukung fungsi jantung dan pembuluh darah di seluruh tubuh. Selain itu, kadar kolesterol pun bisa menurun dan tekanan darah menjadi terkontrol.
4. Mengelola stres dengan baik
Stres sangat memengaruhi kondisi kesehatan Anda, termasuk meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Stres dapat memicu keinginan untuk makan lebih banyak dan konsumsi minuman beralkohol yang dapat membahayakan jantung Anda.
Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik agar Anda terhindar dari berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung. Salurkan energi negatif akibat stres melalui olahraga, meditasi, atau kegiatan yang Anda gemari.
5. Memperhatikan kebutuhan jam tidur
Mencukupi waktu tidur juga dapat mendukung hidup yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit jantung. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 7–8 jam untuk tidur setiap malam.
Jika kebutuhan tidur tidak terpenuhi dalam waktu yang lama, tentunya bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan dapat memicu berbagai penyakit, seperti obesitas, hipertensi, diabetes, depresi, dan serangan jantung.
Selain hal-hal di atas, menghindari kebiasaan merokok juga penting dilakukan. Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah, mengganggu sirkulasi darah, dan meningkatkan tekanan darah sehingga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
21/05/2022
6 Buah Penurun Darah Tinggi yang Perlu Anda Ketahui
Bila Anda menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, maka dokter akan memberikan obat-obatan antihipertensi untuk mengendalikan tekanan darah. Namun selain itu, Anda juga dianjurkan untuk menerapkan pola makan yang sehat. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi buah penurun darah tinggi.
Asupan makanan berperan penting dalam pengendalian tekanan darah. Penderita hipertensi umumnya dianjurkan untuk mengurangi asupan garam yang dapat meningkatkan tekanan darah. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi buah penurun darah tinggi yang kaya akan kandungan kalium, kalsium, dan magnesium.
Daftar Buah Penurun Darah Tinggi
Berikut adalah daftar buah-buahan penurun darah tinggi yang bisa Anda coba:
1. Pisang
Pisang adalah salah satu buah penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi. Kandungan kalium di dalam pisang membantu menyeimbangkan jumlah garam di dalam tubuh, sehingga mampu mengontrol tekanan darah. Anda dapat mengonsumsi pisang secara utuh, memanggang, atau mencampurnya ke dalam sereal.
2. Semangka
Buah semangka mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan magnesium. Buah ini juga mengandung L-citrulline yang bisa membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
3. Anggur
Kandungan polifenol di anggur berguna untuk mengontrol tekanan darah. Polifenol dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas di dalam tubuh.
Selain itu, buah ini juga mengandung tinggi serat dan rendah kalori, sehingga jika dikonsumsi secara rutin bisa mencegah munculnya sindrom metabolik, termasuk hipertensi.
4. Kiwi
Kiwi memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, seperti vitamin C, vitamin E, folat, dan kalium. Sebuah penelitian menemukan bahwa penderita hipertensi yang rutin mengonsumsi tiga buah kiwi sehari mengalami penurunan tekanan darah yang lebih cepat.
5. Delima
Menurut penelitian, mengonsumsi jus buah delima lebih dari satu cangkir sehari selama empat minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik (batas atas) dan diastolik (batas bawah). Meski begitu, belum diketahui kandungan apa yang membuat buah delima dapat menurunkan tekanan darah. Para peneliti menduga bahwa kandungan kalium dan polifenol dalam buah inilah yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi.
6. Buah bit
Buah bit juga dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian menemukan adanya penurunan tekanan darah sistolik setelah enam jam mengonsumsi buah tersebut. Hal ini karena kandungan nitrat di dalam buah bit berperan dalam penurunan tekanan darah.
Selain mengonsumsi buah penurun darah tinggi, Anda juga perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti membatasi asupan garam, membatasi konsumsi alkohol dan kafein, mengelola stres dengan baik, serta rutin berolahraga.
17/05/2022
8 MANFAAT BUAH ANGGUR BAGI KESEHATAN
Buah anggur ada yang berwarna hijau, merah atau hitam. Tidak hanya rasanya yang enak, manfaat buah anggur untuk kesehatan juga tidak sedikit. Manfaat anggur bisa didapatkan baik ketika dimakan mentah atau setelah diolah menjadi jus, jelly, selai anggur, dan bentuk olahan lainnya.
Buah anggur mengandung polifenol, yaitu senyawa pemberi warna cerah pada buah. Kandungan antioksidan polifenol dalam buah yang sudah ditanam sejak 6.000-8.000 tahun lalu ini, memberi tubuh perlindungan dari penyakit dan kerusakan akibat faktor lingkungan, serta membantu melawan radikal bebas.
Beragam Manfaat Buah Anggur untuk Kesehatan
Ada beberapa manfaat buah anggur yang bisa Anda rasakan, di antaranya:
1. Mengatasi gangguan pembuluh darah dan jantung
Kandungan polifenol di dalam buah anggur diyakini mampu membantu mencegah gangguan jantung, melawan radikal bebas, memiliki efek antiradang dan antiplatelet sehingga mampu menurunkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi dan aterosklerosis, serta menunjang fungsi endotel.
2. Mencegah penyakit kanker
Kulit dan ekstrak biji buah anggur mengandung bahan alami yang mampu membantu memperlambat atau mencegah berbagai jenis kanker, termasuk mulut, esofagus, faring, paru-paru, endometrium, usus besar, pankreas, dan prostat.
3. Mengurangi gejala insufisiensi vena kronis
Selain mencegah kanker, ekstrak biji buah anggur juga bisa membantu mengurangi gejala insufisiensi vena kronis, seperti kaki terasa berat, lelah, tegang, nyeri dan kesemutan. Menurut penelitian, ekstrak daun anggur tertentu mampu mengurangi kaki bengkak setelah 6 minggu.
4. Menurunkan tekanan darah tinggi
Menurut penelitian, kandungan antioksidan yang tinggi di dalam buah anggur bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, buah anggur juga tinggi akan kandungan kalium yang membantu menghilangkan efek natrium dalam tubuh, sehingga tekanan darah tinggi bisa dikurangi.
5. Meningkatkan daya ingat
Penelitian menunjukkan bahwa buah-buahan yang kaya akan antioksidan bisa membantu mengurangi stres oksidatif sehingga memperlambat penuaan, meningkatkan kinerja memori verbal dan fungsi motorik, serta mengatasi gangguan saraf otak, misalnya pada penyakit Alzheimer.
6. Mengurangi risiko diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan, konsumsi tiga porsi anggur, blueberry kismis, apel, atau pir per minggu, dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Anggur termasuk buah yang tinggi kandungan antioksidan, hingga diyakini baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.
7. Melindungi retina mata
Menurut penelitian, buah anggur yang dikonsumsi secara teratur bisa membantu mencegah terjadinya gangguan pada retina mata, misalnya degenerasi makula. Mengonsumsi ekstrak biji anggur juga dapat membantu mengurangi stres pada mata akibat melihat sinar yang terlalu terang.
8. Memperlambat penuaan
Buah anggur juga mengandung resveratrol yang bisa membantu mencegah penyakit degeneratif, mengaktifkan gen panjang usia dan membantu sel hidup lebih lama. Selain itu, anggur juga mengandung lemak tak jenuh ganda, seperti asam lemak esensial linolenat yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas kulit.
Ada berbagai manfaat buah anggur untuk kesehatan, sehingga sayang melewatkan buah ini ke dalam daftar menu makanan sehat sehari-hari. Apalagi buah anggur mudah didapatkan dan bisa dikonsumsi secara langsung, sehingga praktis untuk menu sehari-hari.
13/05/2022
Tak Hanya Bikin Hangat, Minuman Jahe Punya Banyak Khasiat
Ketika hujan turun dan udara menjadi dingin, minuman jahe banyak dicari untuk menghangatkan tubuh. Selain karena rasanya yang enak dan khas, minuman jahe juga memiliki banyak manfaat, termasuk mengatasi masalah pada perut.
Di antara tanaman herbal lainnya, jahe termasuk tanaman yang paling populer dijadikan sebagai obat tradisional, bahkan sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini tidak lepas dari manfaatnya dalam menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi berbagai gejala penyakit.
Kenali Ragam Manfaat Minuman Jahe
Minuman jahe, seperti teh jahe atau susu jahe, memang sangat dikenal bermanfaat untuk menghangatkan perut serta mengatasi berbagai keluhan pada perut dan pencernaan, seperti mual dan diare. Tanaman ini juga dikenal memiliki kandungan laksatif dan antibiotik alami. Jahe pun disebut dapat dikonsumsi untuk mengobati asam lambung secara alami.
Namun, tidak sebatas itu saja, ada banyak manfaat lain dari minuman jahe yang perlu Anda ketahui, di antaranya:
1. Mengurangi reaksi alergi
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minuman jahe dapat meredakan reaksi alergi. Hal tersebut karena tanaman herba ini memiliki efek antiradang yang mampu meredakan reaksi peradangan akibat alergi.
2. Menurunkan berat badan
Mengonsumsi minuman jahe merupakan salah satu cara menurunkan berat badan secara alami dan sehat. Meski klaim ini masih butuh diteliti lebih lanjut, minum teh jahe hangat memang bisa membuat Anda merasa kenyang.
3. Meredakan nyeri haid
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minuman jahe bisa meredakan nyeri haid. Bahkan ada penelitian yang mengatakan bahwa efektivitas minuman jahe dalam mengatasi nyeri haid tidak kalah dari obat antinyeri.
4. Meredakan nyeri sendi dan otot
Tidak hanya bisa meredakan nyeri saat haid, minuman jahe juga telah lama dipercaya mampu meredakan nyeri sendi akibat peradangan dan nyeri otot. Jahe juga bisa digunakan sebagai obat alami asam urat. Manfaat ini adalah berkat sifat antiradang yang dimiliki jahe.
5. Mencegah risiko penyakit jantung
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan antioksidan, mineral, dan asam amino dalam minuman jahe dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Mengonsumsi minuman jahe juga dapat meringankan batuk kering, flu, meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan kolesterol, meredakan nyeri ulu hati, mencegah serangan jantung, dan menurunkan tekanan darah.
Cara Membuat Minuman Jahe
Ada banyak cara untuk membuat minuman jahe atau teh jahe, mulai dari yang sederhana, yaitu dengan merebus jahe dalam air, hingga yang lebih sulit, yaitu mencampur air rebusan jahe dengan berbagai bahan lainnya.
Berikut ini adalah beberapa cara membuat minuman jahe yang bisa Anda coba:
Minuman jahe dengan madu dan jeruk nipis
Cuci dan bersihkan jahe, kemudian iris tipis-tipis.
Taruh irisan jahe dalam 2 cangkir air, rebus selama 10-20 menit.
Tambahkan madu dan jeruk nipis untuk memperkaya rasa, lalu sajikan.
Minuman jahe susu
Cuci dan bersihkan jahe, kemudian iris tipis-tipis.
Rebus irisan jahe dan 1 cangkir air selama 10 menit.
Angkat lalu tambahkan 2 cangkir susu.
Didihkan kembali dengan api kecil selama 5 menit, sajikan.
11/05/2022
Apakah MSG Aman untuk Dikonsumsi?
Untuk meningkatkan rasa makanan menjadi lebih gurih, sering kali digunakan zat tambahan, di antaranya MSG. Tapi apa sebenarnya efek MSG dan amankah untuk dikonsumsi?
MSG atau kependekan dari monosodium glutamate adalah penyedap rasa yang biasanya ditambahkan pada makanan. Meski Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO) memasukkan MSG dalam klasifikasi bahan makanan yang “secara umum dianggap aman”, penggunaan zat aditif itu tetaplah kontroversial.
Lebih Jauh Mengenal MSG
MSG adalah molekul sodium yang dikombinasi dengan asam glutamat. Molekul sodium digunakan untuk menstabilkan molekul glutamat, sementara asam glutamat berfungsi sebagai penyedap rasa.
Sebagian ilmuwan menyebut glutamat sebagai “umami”, sebuah penyebutan untuk rasa kelima yang dapat dirasakan oleh indera perasa manusia, selain manis, asin, pahit, dan asam.
Rasa umami dan penggunaan MSG telah lama menjadi bahan utama dalam masakan Asia, terutama makanan Tiongkok. Sebenarnya glutamat tidak memiliki rasa, namun mampu meningkatkan rasa lain dan menambahkan rasa gurih.
Yang Perlu Diperhatikan Mengenai MSG
Efek negatif MSG terhadap kesehatan mulai dipertanyakan dalam sebuah surat yang dipublikasikan New England Journal of Medicine pada tahun 1968. Seorang dokter menceritakan reaksi negatif yang dialami setelah mengonsumsi makanan Tiongkok-Amerika, dia menyoroti MSG sebagai salah satu penyebab potensial dari reaksi tersebut.
Pada akhir tahun 1960-an, makin banyak yang memperbincangkan hal tersebut. Situasi saat itu lebih dikenal dengan “Chinese Restaurant Syndrome”.
Penelitian selama empat puluh tahun terakhir menduga bahwa ada sebagian orang yang memiliki sensitivitas atau alergi terhadap MSG. Tingkat sensitivitas setiap orang terhadap MSG memang berbeda-beda. Di suatu penelitian, terlihat bahwa mereka yang mengonsumsi 3 gram MSG dalam satu sajian makanan lebih banyak mengeluhkan gejala, seperti pusing, otot terasa tegang, kesemutan, dan wajah memerah.
Selain itu, kebiasaan mengonsumsi MSG dalam jangka panjang terbukti dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Studi penelitian lain juga sempat menuding MSG sebagai salah satu penyebab obesitas, namun secara ilmiah hal ini belum terkonfirmasi. Lebih jauh lagi, konsumsi MSG pada ibu hamil juga belum diketahui aman atau tidak.
Jika Anda merasa bahwa Anda adalah salah seorang yang mengalami kondisi itu, cobalah untuk membatasi penggunaan MSG, baik dalam masakan dan juga konsumsi makanan kemasan. Bagi Anda yang tidak memiliki reaksi negatif tersebut, belum ada bukti ilmiah yang kuat terhadap dampak buruk MSG.
Reaksi yang Dapat Terpicu Akibat MSG
MSG telah digunakan sebagai aditif makanan sejak lama. Berbagai laporan mengenai reaksi yang dapat terpicu oleh MSG dikenal sebagai gejala kompleks MSG, antara lain:
Tubuh menjadi lemas
Kulit menjadi merah
Tekanan atau rasa kencang pada wajah
Berkeringat
Mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar di bagian tubuh tertentu, misalnya leher dan wajah
Detak jantung yang cepat
Nyeri dada
Sakit kepala
Mual.
Bagaimana Cara Membuatnya Tetap Lezat Tanpa MSG?
Sebenarnya tidak sulit mendapatkan rasa gurih atau ‘umami’ dalam makanan Anda tanpa menambahkan taburan MSG. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang bisa meningkatkan rasa umami secara alami:
Tomat
Kecap asin
Jamur
Sawi putih
Kecap ikan
Rumput laut
Zaitun
Anda dianjurkan untuk membatasi asupan MSG dalam makanan sehari-hari. Namun memang tidak ada salahnya untuk menambahkan MSG sebagai penyedap, dengan dosis rendah atau sedang, sesekali ke dalam masakan Anda.
09/05/2022
5 Manfaat Daun Jambu Biji untuk Kesehatan
Sama seperti buahnya, daun jambu biji juga dapat memberikan beragam manfaat. Manfaat daun jambu biji ini berasal dari beragam kandungan nutrisi di dalamnya yang diketahui baik untuk kesehatan tubuh dan mampu mengatasi berbagai penyakit.
Buah jambu biji dikenal sebagai salah satu buah yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Namun, siapa sangka daunnya juga bisa memberikan manfaat yang tidak kalah pentingnya bagi tubuh.
Bahkan, daun jambu biji (Psidium guajava L.) telah dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti obat sakit gigi berlubang tradisional diare, disentri, dan nyeri lambung.
Oleh karena itu, daun jambu biji mulai banyak dikonsumsi sebagai teh herbal atau bahkan suplemen herba guna menunjang kesehatan tubuh.
Beragam Manfaat Daun Jambu Biji
Daun jambu biji memiliki khasiat sebagai antiradang, antioksidan, antimikroba, antikanker, dan antidiabetik yang penting untuk kesehatan tubuh. Khasiat ini didukung oleh berbagai kandungan senyawa alami di dalamnya, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, antosianin, karotenoid, minyak atsiri, dan fenol.
Selain itu, daun jambu biji juga diketahui mengandung beberapa vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin C dan zat besi.
Berikut ini adalah berbagai manfaat daun jambu biji bagi kesehatan yang bisa Anda peroleh:
1. Menyehatkan sistem pencernaan
Ekstrak atau teh herbal daun jambu biji sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan, termasuk diare, sembelit, perut kembung, dan nyeri lambung.
Manfaat daun jambu biji tersebut didukung oleh beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa daun buah ini memiliki aktivitas antidiare dan antimikroba yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
2. Meringankan nyeri menstruasi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak daun jambu biji dapat mengurangi gejala nyeri menstruasi, misalnya kram perut. Khasiatnya ini bahkan dinilai sama efektifnya dengan obat pereda rasa sakit, seperti ibuprofen.
Bagi wanita yang sering mengalami nyeri saat menstruasi, bisa coba mengonsumsi ekstrak daun jambu biji sebanyak 6 miligram setiap harinya. Namun, bila nyeri tak kunjung mereda, jangan anggap sepele dan segera periksakan diri ke dokter kandungan.
3. Menurunkan kadar gula darah
Daun jambu biji juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah, baik penderita diabetes maupun orang yang berisiko mengalami diabetes. Beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi teh daun jambu biji setelah makan dapat menekan lonjakan kadar gula darah.
Manfaat daun jambu biji ini diambil dari kandungan polifenol di dalamnya yang telah terbukti dapat mengontrol penyerapan karbohidrat dari makanan.
4. Menjaga kesehatan jantung
Selain mencegah dan mengatasi diabetes, kandungan dalam ekstrak daun jambu biji juga memiliki efek menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kolesterol baik.
Gabungan efek penurun tekanan darah dan kolesterol ini sangat baik untuk mencegah penyakit jantung, misalnya gagal jantung atau serangan jantung.
5. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Daun jambu biji mengandung zat yang bersifat antikanker. Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker prostat, kanker usus besar, leukemia, dan melanoma.
Namun, sejauh ini, daun jambu biji belum terbukti memiliki efek yang sama dengan pengobatan kanker, seperti operasi, kemoterapi, atau terapi radiasi. Oleh karena itu, manfaat daun jambu biji sebagai obat antikanker masih perlu diteliti lebih lanjut.
Khasiat daun jambu biji di atas bisa Anda dapatkan dengan cara mengonsumsi ekstraknya dalam bentuk serbuk, air rebusan daun jambu biji, atau suplemen dalam bentuk kapsul yang bisa langsung Anda minum.
06/05/2022
9 Makanan Penyubur Kandungan agar Cepat Hamil
Bagi Anda yang merasa sulit hamil atau sedang merencanakan kehamilan, ada beragam makanan penyubur kandungan yang bisa Anda coba. Tak hanya diketahui dapat meningkatkan kesuburan, berbagai jenis makanan ini juga baik untuk kesehatan tubuh.
Asupan nutrisi turut memengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Ketika wanita tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, ia berisiko mengalami kesulitan untuk hamil. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan penyubur kandungan baik dilakukan sebagai upaya agar cepat mendapatkan momongan.
Namun, tak hanya wanita, pria pun juga harus sama-sama memperhatikan asupan nutrisi guna menjaga kesuburannya. Beragam makanan sehat juga disebut bisa membantu menentukan jenis kelamin bayi, tetapi hal ini hanyalah mitos belaka.
Jenis Makanan Penyubur Kandungan
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan penyubur kandungan yang bisa Anda konsumsi secara rutin untuk meningkatkan peluang hamil:
1. Sayuran hijau
Berbagai sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, brokoli, dan kubis, merupakan jenis makanan yang sangat baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalani program hamil.
Selain kaya akan serat, protein, dan vitamin, aneka sayuran hijau tersebut juga mengandung antioksidan, folat, dan zat besi yang dapat menyuburkan kandungan.
2. Buah jeruk
Selain dikenal sebagai sumber vitamin C, buah jeruk juga mengandung kalium, kalsium, folat, dan antioksidan yang diketahui dapat meningkatkan kualitas sel telur serta melancarkan siklus menstruasi dan ovulasi.
Selain buah jeruk, buah lain dengan kandungan nutrisi serupa meliputi kiwi, tomat, mangga, dan stroberi. Buah-buahan ini tentu baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan.
3. Alpukat
Tidak hanya buah jeruk, alpukat juga termasuk makanan yang dapat meningkatkan kesuburan. Buah yang satu ini bahkan mengandung vitamin K yang dapat membantu tubuh menyerap nutrisi secara efektif dan menjaga keseimbangan hormon.
4. Ikan salmon
Ikan salmon merupakan sumber protein, asam amino, dan asam lemak omega-3 yang baik. Berkat kandungan nutrisinya tersebut, ikan salmon dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan salah satunya adalah meningkatkan kesuburan.
Tak hanya itu, ikan salmon juga baik dikonsumsi untuk mendukung perkembangan otak janin serta menambah berat badannya.
Sayangnya, ikan ini tergolong mahal dan sulit dijangkau oleh sebagian orang. Namun, sebagai alternatif, Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi jenis ikan lain yang kandungan nutrisinya tidak jauh berbeda, seperti ikan tuna, tongkol, tenggiri, dan sarden.
5. Tiram
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan zat besi dan zinc dalam makanan laut, seperti tiram, berperan penting dalam meningkatkan kesuburan wanita.
Tak hanya itu, makanan ini juga dapat meningkatkan kualitas sperma, sehingga baik dikonsumsi bagi Anda dan pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.
6. Kacang kenari
Kacang kenari merupakan jenis kacang-kacangan yang sering direkomendasikan bagi Anda yang ingin cepat hamil. Selain tinggi serat dan omega-3, kacang kenari diketahui mengandung magnesium yang berperan penting dalam meningkatkan produksi hormon progesteron dan melancarkan aliran darah ke rahim untuk membantu kesuburan.
7. Biji bunga matahari
Meski berbentuk kecil, biji bunga matahari menyimpan beragam nutrisi penting untuk meningkatkan kesuburan, mulai dari vitamin E, folat, selenium, antioksidan, hingga asam lemak omega-6. Jenis makanan ini tentu sangat baik dikonsumsi sebagai camilan yang menyehatkan.
8. Telur
Tingginya asam amino di dalam telur menjadikan makanan ini baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan. Bahkan, jenis asam amino seperti arginin, sering ditambahkan ke dalam suplemen kesuburan untuk meningkatkan aliran darah ke rahim dan ovarium.
9. Susu dan produk olahannya
Makanan penyubur kandungan selanjutnya yang tak kalah penting adalah susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt. Untuk pilihan yang baik, Anda justru dianjurkan untuk mengonsumsi susu yang kaya lemak karena dapat meningkatkan kesuburan.
Selama menerapkan pola asupan makanan penyubur kandungan, sebaiknya hindari konsumsi makanan mentah, makanan yang mengandung lemak, serta minuman beralkohol dan berkafein, karena dapat mengganggu kesuburan.
01/05/2022
Daftar Manfaat Ikan Lele bagi Kesehatan Anak
Di Indonesia, terdapat beragam jenis ikan yang aman dan baik dikonsumsi oleh anak. Salah satunya adalah ikan lele. Selain rasanya nikmat, ikan lele juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan anak lho, Bun.
Ikan lele banyak dibudidayakan di Indonesia, lantaran ikan ini mengandung banyak nutirisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan gizi ikan lele meliputi protein, lemak, kalsium, selenium, fosfor, natrium, kalium, serta beberapa vitamin, seperti vitamin A, B1, dan B12.
6 Manfaat Ikan Lele bagi Kesehatan Anak
Kendati memiliki bau yang amis, ikan lele merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk proses tumbuh kembang anak. Selain itu, ada beberapa manfaat ikan lele yang bisa didapatkan bila anak rutin mengonsumsinya, antara lain:
1. Mencerdaskan otak
Lemak dalam ikan lele terdiri dari banyak asam lemak omega-3. Ini merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk anak dapatkan dari makanannya. Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan lele sangat baik untuk mencerdaskan otak dan menghindarkan anak dari gangguan daya ingat atau mudah lupa.
2. Meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh
Kandungan protein pada ikan lele bisa menjadi sumber energi yang baik untuk menunjang aktivitas anak sehari-hari. Selain itu, protein juga berperan penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot dan sistem imun, serta menjadi bahan penyusun beragam hormon dan enzim tubuh.
Dalam 100 gram ikan lele terkandung sekitar 18 gram protein, sedangkan kebutuhan protein harian untuk anak berusia kurang dari 4 tahun hanya sebanyak 13 gram. Jadi, dengan membagi 100 gram ikan lele ini ke dalam 3 porsi waktu makannya, Bunda bisa memenuhi kebutuhan protein Si Kecil dalam sehari.
3. Mencegah anemia
Ikan lele sebanyak 100 gram dalam sehari telah mencukupi asupan vitamin B12 harian buah hati. Vitamin B12 yang terkandung pada ikan lele ini memiliki peranan penting dalam produksi sel darah merah. Oleh karena itu, vitamin ini penting untuk dicukupi kebutuhannya guna mencegah anemia pada anak.
4. Menyehatkan tulang dan gigi
Ikan lele adalah salah satu sumber vitamin D dan kalsium yang mudah dijumpai. Vitamin D dan kalsium ini berperan penting untuk meningkatkan kesehatan tulang dan gigi anak.
Dengan mencukupi kebutuhan harian vitamin dan mineral ini sejak masa pertumbuhan, tulang dan gigi Si Kecil bisa tumbuh dengan optimal, dan risiko ia mengalami osteoporosis serta masalah gigi di kemudian hari juga akan berkurang.
5. Menyehatkan jantung
Bunda perlu tahu bahwa penyakit jantung tidak hanya mengintai orang dewasa. Anak-anak pun bisa mengalami penyakit ini. Untuk menjaga jantung Si Kecil tetap sehat, asupan protein dan asam lemak omega-3 dari ikan, termasuk ikan lele, bisa menjadi salah satu kuncinya.
6. Melindungi sistem saraf
Ikan lele termasuk jenis ikan yang rendah merkuri. Dalam kadar yang tinggi, merkuri bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti kerusakan saraf, terutama pada anak-anak.
Nah, karena kandungan merkuri ikan lele rendah, Si Kecil tetap bisa mendapatkan manfaat ikan tanpa berisiko mengalami gangguan karena kelebihan merkuri.
Dengan mengetahui informasi di atas, kini Bunda tidak perlu ragu lagi untuk memberikan ikan lele ke dalam menu harian Si Kecil. Walau harganya lebih murah dibandingkan ikan salmon, nyatanya ikan lele tidak kalah bermanfaat dalam menunjang proses tumbuh kembang anak.
Meski begitu, jangan lupa untuk tetap memperhatikan cara mengolah ikan lele ya, Bun. Ikan lele memang populer disajikan dalam bentuk pecel lele. Namun, memberikan ikan lele goreng terus-menerus tentu dapat meningkatkan asupan lemak jenuh yang tidak sehat dari minyak goreng.
Jadi, cobalah mengolah ikan lele dengan cara lain, mulai dari direbus, ditumis, dikukus, atau dipanggang. Apa pun cara memasaknya, ikan ini tetap enak dan cocok dimakan kapan saja, kok.
01/05/2022
Ada Berbagai Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan, Bukan Hanya Pelezat Masakan
Tanaman daun salam atau Eugenia polyantha sering digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai pelezat masakan. Namun, selain itu Anda perlu tahu bahwa manfaat daun salam juga dipercaya dapat menjaga kesehatan serta membantu mengatasi berbagai penyakit.
Dalam kandungan daun salam terdapat senyawa-senyawa seperti niasin, serat, tannin, dan vitamin C yang diduga mampu menurunkan kadar trigliserida serum. Tidak hanya itu, salah satu manfaat paling populer dari daun salam adalah sebagai obat sakit perut dan membantu mengatasi diare.
Kenali Beragam Manfaat Daun Salam
Banyak studi dilakukan dalam mengubah daun salam menjadi bentuk ekstrak yang bermanfaat untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan dan penyakit. Meski sebenarnya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, berikut yang perlu Anda ketahui dari ekstrak daun salam:
Mencegah batu ginjal
Studi menunjukkan ekstrak daun salam dapat mencegah batu ginjal. Ekstrak daun salam juga diyakini mampu mengurangi jumlah urease dalam tubuh Anda. Urease adalah enzim yang jika berlebihan dapat menyebabkan beberapa gangguan, termasuk meningkatkan risiko batu ginjal.
Mencegah kanker payudara
Studi menunjukkan ekstrak tanaman daun salam kemungkinan bisa membantu pencegahan kanker payudara. Ekstrak ini memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Menurunkan dan mengelola kadar gula darah
Dari sebuah penelitian, mengonsumsi ekstrak daun salam secara rutin, dapat membantu menurunkan serta mengelola kadar gula darah. Manfaat ini membantu penderita diabetes terhindar dari berbagai komplikasi yang memberatkan.
Selain itu, daun salam juga dipercaya memiliki manfaat untuk:
Mengurangi ketombe jika digunakan pada kulit kepala.
Membantu meredakan nyeri otot dan sendi.
Berpotensi menurunkan kadar asam urat.
Membantu mengurangi luka dan peradangan kulit.
Membantu mengatasi kolesterol tinggi, terutama menurunkan kadar trigliserida.
Beragam manfaat daun salam di atas, masih butuh diteliti lebih lanjut, karena belum didukung oleh bukti yang cukup secara klinis. Selain itu, efek samping dan dosis aman daun salam, baik dikonsumsi secara langsung maupun dikonsumsi sebagai suplemen atau ekstrak, belum dapat dipastikan.
Panduan Mengonsumsi Daun Salam
Umumnya daun salam dikonsumsi dengan dicampurkan ke dalam masakan sebagai penyedap alami dan pengharum masakan. Bukan hanya bermanfaat menambah rasa dan aroma saja, daun salam yang telah dicampurkan pada masakan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh.
Daun salam juga dapat direbus untuk diminum airnya, atau diseduh bersama teh hangat. Namun, kini untuk memperoleh manfaat daun salam secara lebih praktis, dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi dalam bentuk ekstrak maupun suplemen yang telah diciptakan sebagai obat herbal.
Jika Anda ingin memperoleh manfaat daun salam dengan mengonsumsi ekstrak daun salam, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memilih suplemen herbal. Bila perlu konsultasikan terlebih dahulu ke dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus atau sedang menjalani pengobatan tertentu.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Mutiara Gading
Bekasi
17568