JAMU JOWO
SEKILAS INFO selain info tentang obat herbal,juga upadate tentang info daerah silahkan kunjungi...
05/10/2021
Reporter: Sasmito Anggoro
SuaraBojonegoro.com – Budi Irawanto, Akhirnya melakukan perlawanan terhadap dugaan pencemaran na
ma baik terhadap dirinya dengan melaporkan pengunggah tulisan yang dianggap oleh Budi Irawanto sebagai bentuk tindakan pencemaran nama baiknya melalui Sosial Media yaitu group Wathsapp Jurnalis dan Informasi Wathsapp yang di share oleh Anna Muawanah.
Dikonfirmasi melalui Telepon Selularnya, Budi Irawanto yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Bojonegoro ini membenarkan jika dirinya sudah melaporkan Anna Muawanah, yang juga saat ini menjabat sebagai Bupati Bojonegoro ke jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik melalui Media Sosial Group Wathsapp.
“Iya saya sudah membuat pengaduan ke Polres Bojonegoro atas pencemaran nama baik saya oleh Anna Muawanah,” Ungkap Budi Irawanto, Rabu (22/9/2021).
Budi Irawanto, juga mengaku sudah dilakukan pemeriksaan Oleh Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bojonegoro atas pengaduan atau Pelaporannya di Polres Bojonegoro. Dia juga menyerahkan alat bukti dugaan pencemaran nama baik tersebut ke Penyidik Polisi pada tanggal 2 September 2021 lalu.
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fran Dalanta Kembaren, membenarkan bahwa ada pengaduan dari Budi Irawanto terkait dugaan pencemaran nama baik pribadi, dan yang dilaporkan adalah Anna Muawanah.
“Benar, ada pengaduan dari Pak Wawan dan yang diadukan adalah Bu Anna, dan sudah kami lakukan pemeriksaan seputar pengaduan pak Wawan,” Terang Kasat Reskrim.
Selain menerima alat bukti DNA pengaduan dan melakukan pemeriksaan, Penyidik Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan juga terduga Yang diadukan.
“Semua kami lakukan sesuai proses dan tahapan, atas pengaduan tersebut,” pungkas AKP Fran Dalanta Kembaren.
Untuk sekedar diketahui, bahwa pada beberapa bulan lalu, Anna Muawanah Mengunggah Tulisan di Group Wathsapp Jurnalis dan Informasi terkait Pribadi Budi Irawanto, dan hal tersebut sempat viral dan menjadi bahan pemberitaan beberapa media di Bojonegoro, sehingga hal tersebut dianggap oleh Budi Irawanto sebagai bentuk dugaan pencemaran nama baiknya, sehingga Budi Irawanto Melawan Dugaan Pencemaran nama baiknya tersebut dengan melaporkan ke Jalur Hukum.
Anna Muawanah, sebagai Orang yang diadukan oleh Budi Irawanto, ketika di konfirmasi oleh Media SuaraBojonegoro melalui Akun Wathsappnya, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan atau jawaban atas pengaduan terhadap dirinya tersebut. (SAS/Red
https://suarabojonegoro.com/news/2021/09/22/budi-irawanto-melawan-anna-muawanah-dengan-melaporkan-ke-jalur-hukum
Budi Irawanto Melawan Anna Muawanah Dengan Melaporkan Ke Jalur Hukum Reporter: Sasmito Anggoro SuaraBojonegoro.com - Budi Irawanto, Akhirnya melakukan perlawanan terhadap dugaan pencemaran na ma baik terhadap dirinya dengan melaporkan pengunggah tulisan yang dianggap oleh Budi Irawanto sebagai bentuk tindakan pencemaran nama baiknya melalui Sosial Media yaitu group W...
03/10/2021
Tribun Tipikor Media Online
Berani Lugas dan Dipercaya
tribuntipikor.com Printed on Oktober 3, 2021
Nusantara Tidak Akan Pernah Di Kalahkan Oleh Siapapun.
3 Oktober 2021
Kategori: Berita
BOJONEGORO, tribuntipikor.com
Agus Budiyono, Alumni Massachusetts Institute of Technology. menghabiskan sebagian besar usia dewasanya di luar Nusantara. Agus Budiyono pernah tinggal di Amerika (Cambridge, Boston, Nashua, Columbus), Eropa (Assen), Australia (Melbourne) dan Timur Jauh (Seoul). Kemanapun saya pergi saya bangga menjadi orang Indonesia. Sangat bangga, katanya saat awak media Tribuntipikor.com mewawancarainya. Saya datang dari bangsa yang kaya raya, Nenek moyang sayalah yang dulu menyelamatkan bangsa Eropa dari ancaman kepunahan dan membiayai transformasi masyarakat mereka untuk keluar dari abad kegelapan.
Saat itu, Eropa tahun 1200an adalah daratan yang terkebelakang. Lima ratusan tahun kemudian, pun dengan episode Renaissance tahun 1400-1700an, nasib mereka tidak berubah banyak. Sampai “tahun 1694, Eropa masih didera wabah kelaparan.” Menurut catatan pegawai di kota Beauvais, “wabah kelaparan” yang mengganas membuat para warga yang miskin mengkonsumsi makanan yang sangat tidak higienis (dan tidak akan pernah terbayang oleh penduduk Nusantara kita). Mereka makan kucing dan serpihan bangkai kuda yang terserak di tengah kotoran. Lainnya memakan paku-pakuan, rumput dan akar tanaman yang direbus dalam air. Kata Agus.
“Pemandangan ini meruyak di seluruh daerah Perancis. Sekitar 15% populasi “Perancis” mati kelaparan antara tahun 1692-1694″.
Kemudian ditahun 1695, wabah yang sama memukul “Estonia” dan membunuh seperlima populasinya. Tahun berikutnya, 1696, adalah giliran “Finlandia” yang seperempat penduduknya habis. Sementara itu “Skotlandia” juga dihajar wabah kelaparan antara tahun 1695-1698, dimana beberapa daerah kehilangan 20% dari penduduknya. Itulah wajah Eropa selama lebih dari setengah abad. Celotehnya.
Negeri-negerinya diperintah oleh penguasa-penguasa yang lalim dan diperas oleh para perampok dan bajak laut. Sementara warga Perancis sedang sekarat dan bergulat dengan kelaparan masal, Raja Louis XIV asyik glenikan dengan simpanan-simpanannya di Versailles. Ulasnya Agus.
Kemudian bagaimana kondisi Nusantara pada perioda tersebut? Pada perioda 1200 – 1700 Nusantara kita adalah tempat paling makmur diseluruh dunia. Setelah era kerajaan maritim “Sriwijaya” (650-1183), di tahun 1300an muncul Majapahit empire kedua di Nusantara yang masa keemasannya di dokumentasikan dalam buku Negara Kertagama. Wilayah Majapahit membentang melebihi Indonesia kita saat ini.
“Subur kang sarwo tinandur.” “Gemah ripah loh jinawi.” Sawah luas seperti tanpa batas, Hutan dan kebun dengan seribu macam buah, umbi-umbian, rempah-rempah dan tentunya beraneka ragam ternak. Sungai, laut dan danau penuh berisi ikan dan berbagai komoditi. Sementara tanah yang dipijak berisi mineral dan berbagai logam mulia, tambahnya.
“Pendek kata, Nusantara kita adalah paradisal archipelago.”
Dimana, Raja-raja kita memerintah dengan adil dan bijaksana, memang ada persaingan dan peperangan di sana-sini. Tetapi ini peperangan bukan karena kekurangan. Semua raja di wilayah Nusantara adalah penguasa yang Kaya Raya. Madep ngalor sugih, madep ngidul sugih. Tidak pernah ada masalah kelaparan seperti di Eropa sana. Jadi tidaklah logis. “It doesn’t add up”, Ora gathuk. Tidak nalar, kalo bangsa kelaparan tadi itu datang kledang-kledang menjajah bangsa yang kuat dan makmur. Imbuhnya lagi.
Dari keseluruhan riset saya, berikut ini adalah rekonstruksi yang lebih mungkin terjadi di situasi Nusantara kita saat itu:
Para explorer dari Eropa itu dikirim kemana-mana oleh penguasanya justru sebagai misi SOS (tapi kemudahan berkembang menjadi misi keserakahan). Bangsa nyaris punah yang sedang mencari jalan keselamatan. Mereka mengetahui dari laporan para traders sebelumnya bahwa ada Negeri makmur di katulistiwa yang mempunyai semuanya. Sumber daya yang besar, itu adalah harapan besar bagi mereka untuk survive.
Ketika datang ke Nusantara, tidak seperti yang digambarkan oleh kebanyakan narasi mereka kemudian (yang ironically menjadi rujukan utama sejarah kita sampai saat ini), mereka bukanlah datang dengan kapal-kapal yang gagah yang pantas untuk menguasai kita. Layar kapal-kapal mereka compang-camping. Tiang-tiang kapal banyak yang patah. Awak-awak kapal mereka kurus kering, kelaparan dan penyakitan sesudah dihajar badai-badai dan digarap para perompak sepanjang lintasan ke nusantara. Mereka tiba di kepulauan kita dengan kaki lemes, mata nanar dan tatapan kosong. Salah satu episoda yang tercatat secara resmi adalah di terimanya 7 pelaut Portugis oleh “Sultan Abu Lais tahun 1512, sesudah mereka di selamatkan oleh nelayan karena kapalnya hampir karam. Alvares Cabral memimpin pelayaran 13 kapal dan hanya 7 yang selamat.
Hanya atas belas kasihan Raja-raja kita lah mereka itu diterima dan ditampung dalam wilayah Nusantara. Disanak dan di orangkan, karena penguasa-penguasa kita menjunjung tinggi nilai bahwa tamu haruslah dihormati. Sebenarnya kalangan “Central Intelligence Istana sudah menengarai bahwa ada potensi ancaman (kelak akan terbukti secara besar-besaran), tapi Raja-raja kita adalah penguasa yang dermawan dan terbuka hatinya. Atas nama kemanusiaan, orang-orang asing tersebut diberi makan dan bahkan diberi sekedar pekerjaan. Karena memang di negeri asalnya sana sedang berlangsung krisis pekerjaan dan ekonomi sampai orang-orang mati kelaparan di jalan-jalan. Penguasa kita, yang resourcenya luar biasa, menyisihkan sedikit opportunity buat mereka. Zaman sekarang ini mungkin sektor pekerjaan informal: menyapu halaman, membantu masak, membersihkan kandang kuda, menguras kolam ikan dsb.
Dalam perkembangannya, kelompok yang mula-mula disanak tadi ternyata sesuai prediksi berbalik mengkudeta para tuan-nya. Dibekali dan diperkuat dengan teknologi senjata api yang marak di Eropa, gelombang-gelombang pendatang baru ke Nusantara ini perlahan-lahan mulai melakukan aksi penguasaan. Dimulai dari taktik monopoli dagang. Kemudian secara berangsur yang tadinya adalah perusahaan menjadi pemerintahan. Dimulai dengan datangnya Afonso de Albaquerque (belajar dari rute Diaz dan Vasco De Gama) tahun 1511 di selat Malaka sesudah yang bersangkutan menaklukan satu demi satu pelabuhan-pelabuhan di perairan India. Persaingan kemudian terjadi antara bangsa pendatang Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda. Masing-masing ingin menguasai dan memonopoli jalur rempah-rempah. Mereka, bangsa yang kelaparan dan hampir punah ini, menemukan bahwa dagang rempah-rampah sangat menguntungkan.
Gelombang explorer dari Eropa tadi terbukti ternyata membawa kerusakan di seluruh wilayah dunia, tidak hanya Nusantara. Pada Maret tahun 1520 ketika fleet Spanyol tiba, Meksiko adalah rumah bagi 22 juta penduduknya. Pada bulan Desember, penduduknya tinggal 14 juta. Pendatang Eropa tidak hanya membawa mesiu, mereka juga datang dengan virus cacar, flu dan tubercolusis. Tahun 1580 penduduk Meksiko menyusut menjadi tinggal 2 juta. Dua abad kemudian, pada tanggal 18 Januari 1778, explorer Inggris James Cook mencapai kepulauan Hawaii, daerah padat dengan penduduk hampir setengah juta. Tahun 1853 hanya 70,000 orang yang selamat mewarisi puing-puing Hawaii. Peradaban Maya dan Aztec kolaps dan punah karena sergapan dan dominasi bangsa Eropa. Tetapi peradaban Nusantara kita berbeda. Tidak sedikitpun kita bergeming dari serbuan bangsa barbar dari Utara. Sejak pecah perang pertama, tahun 1500an di Ternate, penduduk Nusantara tidak berhenti angkat senjata untuk mengusir “bekas budak yang menjadi durhaka”. Perang Saparua di Ambon, Perang Padri di Sumbar, Perang Diponegoro (1825-1830), Perang Aceh (1873-1904), Perang Bali (1848-1908) perang Jagaraga, perang Banjar, perang Kusamba, perang Puputan di Badung serta perang puputan Klungkung di Bali dan ratusan perang lainnya. Demikianlah bela tanah air ini terus berlanjut sampai proklamasi kemerdekaan 1945 dan era mempertahankan sesudahnya. Masih termasuk era perang budaya dan teknologi yang sekarang berlangsung ini. Celotehnya Agus dengan seriusnya.
Di penghujung Agus menyampaikan, bahwa catatan ini kiranya penting bagi generasi muda Indonesia. Mereka harus kita bekali kepercayaan dan sejenis keimanan, bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Pejuang dan Negeri Pemenang yang setara dengan Negara besar dimana saja. Kita Bangsa besar yang bisa memimpin dan memandu bangsa-bangsa lain di seluruh dunia.
Olehnya kelak di tahun 2045, ketika Indonesia sudah menjadi salah satu dari 5 besar ekonomi dunia, saya juga ingin membantu memastikan bahwa kita adalah 1 dari 5 Negara yang aktif mengurus dan mungkin malah memimpin Stasiun Ruang Angkasa Dunia (International Space Station). Launching station kita akan terletak di Morotai yang di lewati garis equator, sehingga bahan bakar roket kita akan lebih hemat. Space Shuttle kita bukan bernama “Magellan atau Nebuchadnezaar, tapi adalah SS Karaeng Galesung, SS Tjoet Nya’ Dien atau SS Ngurah Rai. Yang di ambilkan dari orang-orang gagah berani yang menjadi saksi, bahwa penjajahan sejati tidak pernah ada di Nusantara. Pungkasnya. (Slk)
Editor: M.Soliki.G.Y
Sumber: Agus Budiyono Solo, Alumni Massachusetts Institute of Technology.
https://m.tribunnews.com/regional/2021/10/01/suami-bakar-istri-di-probolinggo-tetangga-sebut-pelaku-sering-emosi-jika-korban-tak-kuat-melayani
Tribun Tipikor Media Online Berani Lugas dan Dipercaya
SEBAGAI BAHAN INFORMASI AJA BOSKU SEMOGA BERMANFAAT
Jantung Pisang Khasiatnya Dahsyat, Sering Diburu Wanita
"Jantung Pisang Khasiatnya Dahsyat, Sering Diburu Banyak Wanita",
Selain memiliki manfaat buah pisang, bagian dari pohon pisang ini juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya olahan jantung pisang yang termasuk ke dalam salah satu jenis sayuran pada wilayah Asia Tenggara.
Jantung pisang bisa diolah sesuai selera anda diantaranya Jantung pisang diolah menjadi tumisan, sayuran ataupun direbus. Jantung pisang memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin, glikosida, dan steroid
Berikut ini beberapa khasiat dari jantung pisang yang pernah saya baca yang bisa membantu meningkatkan kesehatan khususnya bagi para istri dan remaja putri.
1. Menyehatkan pencernaan Jantung pisang baik untuk kesehatan pencernaan, karena makanan ini mengandung serat, baik yang larut maupun yang tidak. Serat yang mudah larut, bisa membantu meredakan peyakit irritable bowel syndrome (IBS). Sementara itu, serat yang tidak larut membantu mengatasi konstipasi kronis
2. Baik untuk penderita diabetes Manfaat jantung pisang yang satu ini bisa didapatkan darpengolahan ekstraknya Mengonsumsi ekstrak jantung pisang secara rutin selama 30 hari dalam jumlah tertentu, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah.
3. Mengurangi perdarahan saat haid Bagi kamu yang mengalami perdarahan cukup banyak saat haid, mengonsumsi jantung pisang yang telah dimasak campur dengan 250 ml yoghurt dinilai bisa mengatasinya. Sebab, kombinasi kedua makanan tersebut mampu meningkatkan produksi hormon progesteron, yang membantu meredakan perdarahan berlebihan saat haid.
4. Meredakan gejala PMS Mengonsumsi jantung pisang yang dikukus dengan yoghurt dan kelapa parut, dipercaya membantu untuk meredakan gejala PMS. Manfaat jantung pisang yang satu ini, didapatkan dari kandungan probiotik dan serat di dalamnya, yang akan membantu mengurangi gangguan pada saluran pencernaan dan mencegah pembengkakan. Jantung pisang juga mengandung magnesium, yang merupakan antidepresan alami. Sehingga, makanan ini berpotensi untuk bantu memperbaiki suasana hati.
5.Kandungan seratnya yang tinggi membuat jantung pisang memiliki manfaat untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Hal ini juga disebutkan dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam The Journal of Nutrition yang menyebutkan bahwa serat dapat membantu proses penurunan berat badan. Oleh sebab itu, makanan yang kaya akan serat seperti jantung pisang dapat menjadi pilihan yang tepat jika Anda sedang ingin mengatur pola makan. Hal ini dikarenakan, mengonsumsi banyak serat dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus mengikat kolesterol dan lemak untuk dibuang keluar tubuh bersama kotoran
23/07/2021
https://www.bloraupdates.com/2021/07/dugaan-pungli-rp35-juta-dan-intimidasi.html
Dugaan Pungli Rp3,5 Juta dan Intimidasi di Rutan Blora, Gus Asim : " Kasus Ini Sangat Janggal " Portal berita untuk Blora yang berisi Artikel, Info, dan Video Blora Updates
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Jalan Rajekwesi
Bojonegoro
62114