Yuk Sehat Sejahtera
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Yuk Sehat Sejahtera, Health/Beauty, Jalan Latumenten Grogol, Cengkareng.
28/04/2021
Rekomendasi Camilan untuk Diabetes Sesuai Jumlah Karbohidrat
Berdasarkan asupan karbohidratnya, beberapa menu camilan diabetes ini pun bisa Anda jadikan sebagai inspirasi sehari-hari:
- Camilan dengan karbohidrat kurang dari 5 gram
15 butir almond
3 batang seledri + 1 sendok makan selai kacang
5 wortel
5 tomat + 1 sendok makan saus ranch
1 telur rebus
1 cangkir potongan mentimun + 1 sendok makan saus ranch
¼ cangkir blueberry segar
1 cangkir salad hijau + 1/2 cangkir mentimun dipotong dadu + cuka dan minyak zaitun
1 es loli tanpa gula
1 mangkuk popcorn
2 keping crackers asin
- Camilan untuk diabetes dengan karbohidrat sekitar 10-20 gram
¼ cangkir fruit and nut mix
1 cangkir sup ayam, sup tomat (dibuat dengan air), atau sup sayuran
1 apel kecil atau oranye
3 mangkuk popcorn ringan
2 kue beras (dengan diameter 4 inci) + 1 sendok makan selai kacang
½ cangkir salad tuna + 4 keping crackers asin
- Camilan dengan karbohidrat sekitar 30 gram (sebelum olahraga)
½ sandwich selai kacang (1 lembar roti gandum + 1 sendok makan selai kacang) + 1 gelas susu
3/4 cup greek yogurt + ¾ cangkir buah berry (blueberry, blackberry, raspberry, atau kombinasi)
1 muffin + 1 sendok teh margarin rendah lemak
3/4 cup gandum, sereal + ½ cangkir susu tanpa lemak
1 pisang ukuran sedang + 1 sendok makan selai kacang
28/04/2021
5 Cemilan Sehat untuk Penderita Diabetes
1. Buah segar
Walau buah memiliki rasa manis, penderita diabetes tetap boleh mengonsumsinya. Asalkan tepat dalam memilih buah yang mengandung serat, vitamin, mineral dan antioksidan yang baik bagi tubuh, seperti apel, jeruk, pir, alpukat, beri-berian, dan kiwi. Dalam jumlah sesuai kebutuhan, jenis buah-buahan ini aman untuk dikonsumsi sehari-hari.
2. Cokelat hitam
Cokelat tetap bisa dinikmati oleh penderita diabetes. Pilih jenis cokelat hitam atau dark chocolate dengan kandungan 70% kakao yang kaya polifenol sebagai sumber antioksidan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam cokelat hitam ini dapat memperbaiki sensitivitas insulin, sehingga gula darah dapat lebih terkontrol. Pastikan juga untuk selalu mengecek komposisi dan informasi nilai gizi di kemasan cokelat agar konsumsi dapat senantiasa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
3. Telur rebus
Telur merupakan makanan kaya manfaat & merupakan sumber protein yang sangat baik. Dalam 1 butir telur ukuran sedang mengandung sekitar 7gram protein yang baik bagi tubuh. Telur juga merupakan sumber kalium yang baik untuk menunjang kesehatan otot, saraf, dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun karena kandungan kolesterol dalam kuning telur yang cukup tinggi, konsumsi berlebih bagi penderita diabetes tidak dianjurkan.
4. Greek yogurt kaya protein dan probiotik
Yogurt menjadi pilihan tepat untuk asupan karbohidrat, lemak baik, protein, dan probiotik yang aman bagi penderita diabetes. Namun, pastikan untuk memilih yogurt yang bebas lemak dan gula dengan memperhatikan selalu informasi nilai gizi di kemasannya.
5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan sebagai sumber protein dan serat yang baik sangat disarankan sebagai camilan bagi penderita diabetes. Beberapa contoh kacang-kacangan yang baik dikonsumsi antara lain kacang kedelai, almond, dan edamame.
25/04/2021
9 Sayuran yang Bagus Dikonsumsi Penderita Diabetes
1. Wortel
Wortel adalah sayuran yang baik untuk penderita diabetes. Sebab, serat yang dikandungnya akan membuat penderita diabetes merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan. Dengan begitu, kadar gula darah bisa terjaga.
2. Brokoli
Selain lezat, brokoli termasuk dalam sayuran untuk penderita diabetes yang aman dikonsumsi. Serat yang dikandung brokoli dapat bertindak sebagai prebiotik, yang mampu menjaga kadar gula darah dan metabolisme kolesterol
3. Timun Jepang (Zucchini)
Timun Jepang alias zucchini mengandung banyak karotenoid, yakni komponen yang dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah berbagai macam kanker.
Selain itu, timun Jepang juga rendah kalori dan mengandung banyak serat. Berbagai alasan ini menjadikan timun Jepang sebagai sayuran yang ideal untuk dikonsumsi penderita diabetes.
4. Kubis
Kubis mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga sah saja jika disebut sebagai sayuran yang baik untuk diabetes.
Selain itu, kubis juga tinggi akan serat yang dapat memperlambat proses pencernaan makanan sehingga kadar gula darah dapat dijaga.
5. Bayam
bayam adalah sayuran untuk penderita diabetes yang lezat
Bayam, sayuran untuk penderita diabetes yang lezat!
Pada penderita diabetes, kadar gula darah tinggi yang sudah menahun dapat merusak pembuluh darah sehingga menyebabkan penyumbatan. Dengan mengonsumsi sayuran yang mengandung zat besi, diharapkan sirkulasi darah akan menjadi lancar.
Bayam mengandung zat besi yang tinggi sehingga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu, bayam juga mengandung banyak nutrisi dan rendah kalori.
6. Tomat
Seiring berjalannya waktu, tingginya kadar gula darah akibat diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung. Itulah mengapa para penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi banyak sayur.
Tomat juga sangat cocok dikonsumsi penderita diabetes karena sayuran ini mengandung likopen, yakni senyawa antioksidan yang dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.
7. Mentimun
Tidak hanya mengandung banyak air, ternyata mentimun juga bisa membantu penderita diabetes merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebih. Ditambah lagi, sebuah penelitian membuktikan kalau mentimun dapat menurunkan dan menjaga kestabilan gula darah.
8. Selada
Selada terbagi dalam beberapa jenis, tetapi semua jenis selada dipercaya mengandung serat dan air yang tinggi. Selain itu, selada juga mengandung vitamin K, yaitu nutrisi yang sangat baik untuk proses pembekuan darah.
Maka tidak heran kalau selada dipercaya sebagai salah satu sayuran untuk diabetes yang baik untuk dikonsumsi.
9. Jamur
Jamur bisa menjadi sayuran untuk penderita diabetes
Jamur, sayuran untuk penderita diabetes yang "mungil"
Dalam sebuah penelitian, para ahli melihat bahwa mengonsumsi obat-obatan diabetes, misalnya metformin, dipercaya dapat menyebabkan kekurangan vitamin B di dalam tubuh.
Untuk mengatasinya, sejumlah jenis jamur dapat dicoba sebagai sayuran untuk diabetes. Selain kaya akan nutrisi, jamur juga lezat untuk dilahap.
25/04/2021
6 Sayuran yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes
1. Kentang
Sayuran yang tumbuh di dalam tanah umumnya punya indeks glikemik tinggi yang bisa mengakibatkan kadar gula darah naik. Kentang harus dihindari karena juga merupakan sayuran berpati.
2. Kacang
Kacang memang tidak terasa manis, tapi tergolong makanan berpati. Karena itu lebih baik dikonsumsi dalam porsi tertentu dengan cara direbus atau dipanggang.
3. Tomat
Tomat sebenarnya punya rasa manis yang kuat meski rasanya dominan asam. Untuk penderita diabetes, hindari banyak makan tomat mentah ataupun yang ada dalam makanan.
4. Buncis
Sama seperti kentang, buncis juga termasuk makanan berpati sehingg harus dihindari atau dibatasi konsumsinya.
5. Jagung
Jagung punya rasa yang manis, terutama jagung manis. Tapi jagung yang tidak manis pun tetap tidak disarankan untuk dikonsumsi penderita diabetes. Alasannya karena jagung merupakan makanan berpati.
6. Ubi
Segala jenis ubi harus dihindari terutama ubi yang bercita rasa manis seperti ubi ungu dan ubi kuning.
Sebab, semua jenis ubi juga memiliki kandungan pati yang tinggi. Namun, jumlah patinya masih lebih rendah daripada kentang.
23/04/2021
5 minuman yang baik untuk diabetes.
1. Air putih
Air putih adalah pilihan terbaik penderita diabetes. Pasalnya, air putih tidak akan menaikkan kadar gula darah. Minum air yang cukup juga membantu tubuh menghilangkan kelebihan glukosa melalui urine.
Salah satu tips yang bisa dicoba untuk penderita diabetes ketika bosan dengan air putih adalah menambahkan lemon, jeruk, mint, dan stroberi ke dalam air putih untuk memberikan aroma dan rasa yang segar.
2. Teh
Konsumsi teh tanpa gula, baik itu teh hijau, teh hitam, maupun teh herbal. Dikutip dari Health Line, studi menunjukkan, teh tanpa gula memiliki efek positif mengurangi tekanan darah dan menurunkan kolesterol.
Alih-alih menambahkan gula, Anda bisa menambahkan potongan lemon atau leci ke dalam teh Anda.
3. Kopi
Studi ADA menunjukkan, minum kopi dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe-2. Konsumsi kopi tanpa gula, susu, krim, maupun es krim karena dapat meningkatkan gula darah Anda.
4. Jus sayur
Pilih jus sayur sebagai alternatif. Sayuran memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk menjaga organ pada orang dengan diabetes.
Kombinasikan sejumlah sayuran seperti sayuran berdaun hijau, seledri, timun, dan tomat.
5. Susu rendah kalori
Pilih susu tanpa pemanis dan rendah lemak untuk konsumsi harian. Susu mengandung vitamin dan mineral penting untuk tubuh.
Selain mengonsumsi minuman yang baik, hindari p**a minuman yang mengandung pemanis, soda, dan juga minuman yang tinggi kalori. Minuman-minuman ini dapat meningkatkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes.
23/04/2021
GEJALA, PENYEBAB & PENCEGAHAN
Penyebab Diabetes
Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel, sehingga glukosa menumpuk dalam darah. Pada diabetes tipe 1, gangguan ini disebabkan karena pankreas tidak dapat memproduksi hormon tertentu. Sedangkan pada diabetes tipe 2, gangguan ini terjadi akibat tubuh tidak efektif menggunakan hormon tertentu atau kekurangan hormon tertentu yang relatif dibandingkan kadar glukosa darah. Kadar glukosa yang tinggi ini dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, dan sistem saraf, sehingga mengakibatkan berbagai macam komplikasi.
-------------------------------------------------------------------------
Gejala Diabetes
Beberapa gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2, antara lain:
- Sering merasa haus.
- Frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari.
- Rasa lapar yang terus-menerus.
- Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
- Lemas dan merasa lelah.
- Pandangan yang kabur.
- Luka yang lama sembuh.
- Sering mengalami infeksi pada kulit, saluran kemih, gusi, atau va**na.
--------------------------------------------------------------------------
Pencegahan Diabetes
Pada diabetes tipe 1, antara lain:
- Menjalani pengobatan intensif jika terdapat anggota keluarga yang mengidap diabetes tipe 1.
- Menjalami tes DNA untuk mengetahui adanya gen pembawa atau penyakit diabetes tipe 1.
Pada diabetes tipe 2, antara lain:
- Mempertahankan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan rendah lemak.
- Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur.
- Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis.
- Berolahraga secara rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik.
- Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama, seperti ketika menonton televisi.
- Menghindari atau berhenti merokok.
23/04/2021
FAKTOR RISIKO DIABETES
Faktor risiko diabetes tipe 1, antara lain:
1. Faktor riwayat keluarga atau keturunan, yaitu ketika seseorang akan lebih memiliki risiko terkena diabetes tipe 1 jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit yang sama, karena berhubungan dengan gen tertentu.
2. Faktor geografi, orang yang tinggal di daerah yang jauh dari garis khatulistiwa, seperti di Finlandia dan Sardinia, berisiko terkena diabetes tipe 1. Hal ini disebabkan karena kurangnya vitamin D yang bisa didapatkan dari sinar matahari, sehingga akhirnya memicu penyakit autoimun.
3. Faktor usia. Penyakit ini paling banyak terdeteksi pada anak-anak usia 4–7 tahun, kemudian pada anak-anak usia 10–14 tahun.
4. Faktor pemicu lainnya, seperti mengonsumsi susu sapi pada usia terlalu dini, air yang mengandung natrium nitrat, sereal dan gluten sebelum usia 4 bulan atau setelah 7 bulan, memiliki ibu dengan riwayat preeklampsia, serta menderita penyakit kuning saat lahir.
Faktor risiko diabetes tipe 2, antara lain:
1. Berat badan berlebih atau obesitas.
2. Distribusi lemak perut yang tinggi.
3. Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
4. Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
5. Ras kulit hitam, hispanik, Native American, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan ras kulit putih.
6. Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.
7. Kondisi prediabetes, yaitu ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes.
8. Riwayat diabetes saat hamil.
9. Wanita dengan sindrom ovarium polikistik, yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan obesitas.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Latumenten Grogol
Cengkareng
11840