Herbal Manjakani
Herbal Manjakani momo sejuta manfaat bg wanita menyembuhkan keputihan,kista,miom,FCOS,program hamill,penyembuhan kangker seevic stadium 1,miss v berbau
yuk bunda yang merindukan momongan sudah berobat kesana kemari tAPI belum ada hasilnya ,mari bergabungi promil herbal momoidea kami ajari sampai berhasil hamil dengan DOA .. info pemesanan
WA 081368105117
BB D2DF3016
15/10/2020
Harus rutin minumnya apalagi memiliki penyakit kewanitaan seperti testi ini
24/07/2020
Yg nggak s**a nggak usah ditonton video nya apalagi yg penjijik π
Sebagai sesama perempuan menurut ku kita harus tau dan waspada
Kista bisa ada pada siapa saja, jaga kebersihan, pola hidup, jaga makanan, jaga kesehatan
Semoga selalu sehatπ
Ready herbal Majakani Momo
Order / konsultasi
WA : 081368105117
16/07/2020
Suami senang yg tdk bs dandan Tapi lebih mengidolakan kita yg sehat π
Dan suami tambah sayang..βΊοΈ
30/04/2020
BERBAGI DAN MEMBANTU SESAMA*
Selamat malam semua , kami berpartisipasi membantu rekan- rekan dalam memenuhi kesehatan dengan meningkatkan immun tubuh untuk rutin minum wedang uwuh,minuman rempah Nusantara yang kaya manfaatnya.
Bahan wedang uwuh
π jahe,cengkeh,daun pala,kayu manis dan serutan kayu secang.
Cara membuat
- cuci bahan
-Jahe dimemarkan
-Tuang air panas/rebus
-Tambah gula sesuai selera
Harga per bungkus @3.500
Per pak isi 5 bungkus @ 15.000
Kami siap melayani COD khusus denpasar dan membantu mengantar sampai didepan pintu rumah π
Kami juga siap sedia mengirim diluar denpasar bisa pakai jasa kurir.
Cukup dirumah menunggu barang datang kita tetap sehat terhindar dr virus
Mari berpartisipasi mensukseskan program pemerintah menjadi Indonesia Sehat dan gotong royong.
Terimakasih
14/04/2020
dr. Moh. Indro Cahyono (ahli virus)*
Sedikit lega setelah baca ini, makasih doktor Indro π
*LITERASI COVID 19
*Budayakan Baca sampai selesai,Berpikir Positif & Jangan Stress*
*Penjelasan Ilmiah terkait COVID 19*
*oleh
dr. Moh. Indro Cahyono (ahli virus)*
*1. Virus (termasuk covid-19) adalah benda mati yang dapat hidup di media hidup*. Dia tidak bisa hidup menempel apalagi memproduksi markas virusnya di benda-benda mati. Namun ada catatannya. Kalao misalnya ada orang yang sudah terinfeksi mengeluarkan droplet (cairan flu atau luda) lalu kena di baju, kain, atau meja maka dia tetap hidup selama droplet itu belum mengering. Kalao baju dicuci atau setidak-tidaknya mengering sendiri karena pengaruh lingkungan misalnya karena panas atau hembusan angin, maka virusnya akan mati. Begitupun di meja, kursi, lantai, karpet dan sejenisnya. Kalao sudah mengering ya sudah virusnya akan mati.
*2. Virus ini tidak bisa hidup di udara*. Dia hanya jadi butir-butir kristal saja. Semua jenis virus. Mau virus flu, TB, paru, dll. Bagaimana dengan berjabat tangan? Sama seperti penjelasan nomor satu. Walau tangan ini termasuk bagian hidup tapi selama dropletnya kering, dibersihkan maka virus pun akan mati. Karena virus hanya bisa masuk lewat tiga jalur yakni mata, hidung, dan mulut. Maka jika selesai berjabat tangan dianjurkan membasuhnya dengan antis, sabun, air panas, asing, atau cairan cuka/asam.
*3. Virus tidak bisa hidup di air panas, air asing, cuka, atau cairan asam* Maka jika sudah terinfeksi segera konsumsi vitamin E (brokoli, kelor) dan vitamin C (jeruk, mangga, dll).
*4. Yang terinfeksi atau dinyatakan positif berpeluang sembuh total* bagi mereka yang ketahanan tubuhnya kuat, tidak memiliki riwayat penyakit bawaan seperti paru, TB, hippertensi, asma, kanker, dan tumor.
*5. Bagi anak-anak muda atau yang ketahanan tubuhnya kuat yang sudah dinyatakan positif cukup treatment (perlakuan) mandiri di rumah* Karena usia produktif antibodinya berproduksi 2-3 kali lipat dibandingkan dengan manula. Anti bodi pada hari ke 4-5 akan keluar untuk menyerang virus. Untuk menekan rasa stres bagi yang sudah positif cukup mengonsumsi vitamin, dan antibiotik. Jangan ke RS yang sudah ditentukan karena itu diperuntukan bagi mereka yang produksi antibodinya rendah.
*6. Jangan stres dan panik. Karena jika stres dan panik maka antibodinya akan lambat berproduksi* Dengan itulah kita mudah terserang. Apalagi stres itu hanya membuat psikosomatik (kondisi jiwa yang tersugesti) lalu membuat tubuh lemah.
*7. Virus yang dikatakan bertahan hidup di tempat basah lebih dari 9 jam itu hoaks*. Di panci, di kardus, di udara, di gagang pintu, di aluminium dan lainnya itu HOAKS. Sekali lagi virus tidak dapat hidup di benda-benda mati. Jika dicurigai ada droplet di sana maka cukup dibersihkan saja.
*8. Pasien yang terinfeksi berpeluang sembuh seperti orang yang kena flu karena status positif itu sementara*.
*9. Mantan pasien positif atau yang sudah sembuh berpeluang kecil untuk terinfeksi kembali*. Asumsinya, di dalam tubuh kita ini ada yang namanya sel memori. Jika dia terinfeksi kembali maka masa inkubasinya tidak selama waktu awal terifeksi. Hanya 24 jam (1 hari). Karena sel memorinya akan menampilkan data bawah orang ini pernah terinfeksi. Sehingga sehari kena besok atau paling lambat dua hari sudah sembuh lagi.
Yang paling penting dengan adanya covid-19 ini semua orang jadi sadar sehat
Tumbuhkan rasa optomisme, dan pengetahuan tentang virus. Jangan buat asumsi salah-salah yang membuat kepanikan..
*Semoga bermanfaat*.
Selamat pagi sahabat medis dan selamat pagi wahai penduduk bumi..salam ππ
02/04/2020
Wik wik JAMU NE MAS.. π Gak beli tak gentayangin loππ» jangan cuma KATA MANIS yang kau Ucapkan mas.. Katane SAYANG yo beliin to buat BOJOne π€©
βοΈπ€ͺ... Buat Mba'E PARAS CANTIKMU TIDAK SECANTIK SEDOTANMU!!
Eeeeeaaakkkkk....... Uhuuuukkkk πππ
Jangan sampe mba.. Amit"....
iki loπ
KECIILLL bentuknyaa....MATIILLL manfaatnya mba'
Apalagi sampean sandingin bareng .. Yg bikin rasa jadi legit menggigit.....
Wa klik link https://api.whatsapp.com/send?phone=6281368105117
01/04/2020
Ngk tau mana ni benar simpang siur dah...
*Untuk Indonesia dan Daerah Katulistiwa, Jangan berjemur di antara pukul 10-14, Berbahaya !*
Baca penjelasan di bawah sampai tuntas π
Akhir-akhir ini muncul ajakan untuk memandikan diri dengan sinar matahari, berjemur. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Ajakan tersebut juga menganjurkan waktu yang tepat, yaitu di antara pukul 10 dan pukul 12.
Anjuran waktu berjemur itu dipertanyakan oleh Dr. Yuli Setyo Indartono, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung. Menurut dosen yang menekuni bidang energi terbarukan, khususnya energi surya ini, waktu tersebut justru waktu yang berbahaya bagi manusia yang hidup di Indonesia. Berikut ini penjelasan beliau.
Radiasi ultraviolet (UV) dalam sinar matahari terbagi dalam tiga jenis, yaitu UV A, UV B, dan UV C, berdasarkan panjang gelombangnya dan, karena itu, tingkat energinya. UV C yang panjang gelombangnya paling pendek memiliki tingkat energi tertinggi, sehingga paling berbahaya. UV A yang tingkat energinya paling rendah pun masih membawa resiko kesehatan bagi manusia.
Menurut _Montreal Protocol Scientific Assessment Panel (2019)_ :
- UV A menyebabkan penuaan kulit secara prematur (keriput).
- UV B, dibutuhkan untuk sintesis pembentukan vitamin D3, serta pembentukan sistem imun dalam tubuh. Tapi membawa resiko kanker kulit, katarak dan menekan sistem imun bila terpapar sangat lama
- UV C, paling berbahaya bila dibandingkan UV B.
Lapisan ozon (O3) pada atmosfer atas bumi menapis radiasi UV tersebut. UV C terserap semua oleh lapisan ozon tersebut, sebagian besar UV B terserap, sedangkan UV A yang terserap tidak signifikan.
Holick (2008) menyatakan bahwa UV B diperlukan dalam proses sintesis vitamin D3 yang dibutuhkan tubuh manusia. Selain itu, paparan terhadap sinar matahari juga berdampak pada kanker kulit. Paparan UV B berlebihan meningkatkan peluang terjadinya kanker non-melanoma. Sebaliknya, ada indikasi bahwa paparan secukupnya (moderat) sinar matahari menurunkan resiko kanker melanoma yang lebih mematikan.
Berapa lama sebaiknya orang terpapar sinar matahari ? Secara eksplisit, Holick menyebutkan waktu, musim, posisi lintang, kondisi cuaca, dan derajat pigmentasi kulit sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi jawaban untuk pertanyaan tersebut. Holick memberikan contoh untuk seorang ras Kaukasus dengan kulit tipe II yang tinggal di sekitar lintang 42 derajat Utara di pertengahan hari di bulan Juni, yaitu di tengah musim panas, dalam kondisi langit cerah. Paparan sinar matahari pada kaki dan tangannya selama 5-15 menit di antara pukul 10 pagi sampai pukul 15 sore dengan frekuensi dua atau tiga kali seminggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Vitamin D. Tapi itu bukan untuk seluruh daerah di Indonesia yg dilewati katulistiwa ( lintang geografis 0Β° ) sd 10Β°, dan untuk yg tinggal di daerah tropis lainnya.
Perhatikan bahwa contoh yang diberikan Holick tersebut untuk orang yang tinggal di lintang 42 derajat Utara. Ini adalah posisi kota-kota seperti Roma, Barcelona, Porto, Boston, Chicago, atau Hakodate di p**au Hokkaido, Jepang Utara. Rekomendasi itu tidak berlaku untuk orang yang tinggal di Jakarta atau Bandung. Apa pasal ?
Seperti yang dituliskan Holick, *posisi lintang geografis merupakan faktor penentu*. Ini terkait dengan intensitas sinar matahari yang jatuh di posisi lintang tersebut. Lapisan ozon yang melindungi bumi dari radiasi ultraviolet tidak merata tebalnya, lapisan ozon relatif tipis ada di atas khatulistiwa. Oleh karena itu intensitas radiasi UV relatif tinggi juga ada di daerah khatulistiwa sd 10Β°.
Pada sisi lain, ketika ketinggian matahari rendah, yaitu di pagi dan sore hari, intensitas radiasi yang sampai ke permukaan bumi juga lebih rendah. Penyebabnya adalah sinar matahari harus melewati lintasan di atmosfer yang lebih panjang. Intensitas radiasi paling tinggi tercapai ketika matahari berada di titik puncaknya, yaitu tengah hari.
Kita dapat menyimpulkan bahwa intensitas radiasi paling tinggi adalah saat tengah hari di khatulistiwa. Tingkat intensitas radiasi UV diukur dengan indeks UV yang dimulai dari indeks 0, 1, 2, ....dan seterusnya. Semakin besar indeks UV semakin tinggi p**a intensitasnya.
Kita lihat data indeks UV di kota Bandung. Wiwiek Setyawati dkk. dari LAPAN melakukan penelitian tentang indeks UV di kota Bandung pada periode Oktober 2007 - Januari 2011. Hasilnya adalah hari-hari dengan indeks UV ekstrem, yaitu indeks 11 ke atas, ada sebanyak 533 dari 1211 hari, yaitu sekitar 44%. Indeks ekstrem ini umumnya tercapai di antara pukul 10 dan 13 siang.
Bandingkan data tersebut dengan data kota Roma sebagaimana yang dapat kita peroleh pada situs Weather Online. Sepanjang tahun 2019, indeks UV yang ditunjukkan tidak pernah melampaui angka 10.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, tidak mengherankan kalau WHO mengeluarkan rekomendasi yang keras : batasi waktu terpapar sinar matahari tengah hari. _βThe Sunβs UV rays are strongest between 10 a.m. and 2 p.m. ( = 2 hours each side of the solar noon). Limit exposure to the Sun during these hours.β_ Demikian yang ditegaskan organisasi dunia tersebut dalam pamflet _Sunshine and health: How to enjoy the Sun safely_.
Sebagai kesimp**an, untuk mendapatkan manfaat terbaik sinar matahari, berjemurlah *di luar atau hindari waktu pukul 10 pagi sd pukul 14 siang*. Di luar waktu 10-14 itu, ada tersedia radiasi UV B dengan intensitas relatif rendah, bermanfaat bagi pembentukan Vit D3 dan sistem imun dalam tubuh, dan aman bagi manusia.
Jadi, sebaiknya berjemur 5 sd 10 menit pada waktu :
- Jam *7.30 sd 9.30 pagi*
- Jam *15 sd 16 sore*
*Referensi*:
Montreal Protocol Scientific Assessment Panel (2019), _Twenty Questions and Answers About the Ozone Layer: 2018 Update_,https://ozone.unep.org/sites/default/files/2019-11/twentyquestions.pdf, diakses tanggal 29 Maret 2020
Michael F. Holick (2008), βSunlight, UV-radiation, vitamin D and skin cancer: how much sunlight do we need?β, dalam Joerg Reichrath (ed.), _Sunlight, Vitamin D and Skin Cancer_, Landes Bioscience and Springer Science+Business Media, 2008
Wiwiek Setyawati, dkk. (2011), βVariasi temporal indeks ultraviolet (UV) di Bandung (6,8949 LS, 107,5867 BT) hasil monitoring AWS (Automatic Weather Station)β, _Seminar Nasional Fisika 2011_, http://repository.lapan.go.id/index.php?p=show_detail&id=4374&keywords=, diakses tanggal 29 Maret 2020
Weather Online, https://www.weatheronline.co.uk
World Health Organization (2006), _Sunshine and health: How to enjoy the Sun safely_, Pamflet,https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/69771/WHO_SDE_PHE_06.01_eng.pdf, diakses tanggal 29 Maret 2020
--_Ahmad Muchlis_/update 30.03.2020
Jika lockdown dan social distancing 2 minggu ini blm ada hasil maksimal..
maka akan di tambah menjadi 91'hari...
Jika blm maksimal juga,, maka akan Lockdown TOTAL ,,
bukan hanya libur sekolah,tp semua tempat kerja,tmpt jualan,tempat ibadah .. dsb semua akan di tutup...
tidak boleh ada seorangpun untuk apapun keluar rumah_
akan Lumpuh total_ (apa itu yang kamu inginkan ??)
tentu kita semua tidak ingin itu terjadi_
YUK kerja sama!!!,,
Sebentar saja,,
Hanya sementara.
Demi kebaikan bersama,,
turunkan egonya sedikit sajaπ’,,
ingat HANYA UNTUK SEMENTARA !!
saya tidak pernah membandingkan Allah SWT dengan apapun karna Allah itu Maha Esa,,Maha Besar tiada tandingan NYA,
Sangat tidak pantas kita membandingkan NYA dengan virus kecil_dgn perkataan "takut virus atw takut Tuhan?"_ itu sangat tdk benar.
tp kita wajib ikhtiar menjaga sesama terutama menjaga keluarga yg sangat kita kasihi_
Jangan sombong,
jangan angkuh,
jangan so Sakti,
jangan takabur
seandainya kamu yg jadi pasien covid19,,apa yg akan km lakukan ???
dan apa yg akan terjadi pd keluarga mu??
Di negara besar saja yg kaya raya,
yg penangan nya sigap,
alat medis nya lengkap,
masyarakat nya kompak..
butuh waktu lama untuk pulih...
apa kabar dengan negara kita klo kita tidak mau kerja sama,,
bukankah saat ini kita tinggal dsini? dinegara ini?_
Jangan tengok jalanan yg kosong ,
tp tengoklah Rumah Sakit tempat mereka di isolasi....
saksikan dengan mata kepala anda sendiri_
mungkin dengan cara itu hati nurani mu bisa tersentuh..
Tp saya TIDAK yakin kamu cukup berani mendatangi Rumah Sakit pasien covid19.
π’π’π’π’π’
ποΈπ²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨
03/02/2020
Klo cuma rapet sihh biasa, tapiii klo disertai dengan kedut - kedut manza dan mencengkram... Itu baru luar biasa πππ
Keputihan nggak lagii
Bau tak sedap jadi minggatπ
30/10/2019
Permisiiiii...
Testy majakani mo lewat dolooo moms,,,,
Ceki2 yuk diinbox an wa yaππ
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Jalan Akasia XVI No 37a Kec Kesiman
Denpasar
80237