Nikitamirzani fans
fanbase / penggemar nikitamirzani
15/07/2026
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan
Negeri Jakarta Selatan secara tegas
menyatakan penolakan terhadap permohonan
Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh
pihak Nikita Mirzani atas kasus ITE dan Tindak
Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2026),
JPU menilai bahwa upaya hukum luar biasa yang diajukan oleh pihak terpidana tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan hanya untuk melepaskan diri dari jeratan pidana.
Hmmm... Tanggapannya gimana??
08/07/2026
Nikita Mirzani tampaknya tak ingin
menerima begitu saja vonis TPPU yang
menjeratnya. Setelah kasasinya ditolak MA, Nikita mengajukan sidang Peninjauan Kembali (PK). Diketahui, Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Nikita Mirzani pada Maret lalu. Kini, janda Dipo Latief ini menempuh jalur hukum lain lewat sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Langkah ini menjadi upaya terakhir Nikita untuk
lolos dari jerat hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar terkait kasus dugaan pemerasan serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Di mana pihaknya menilai vonis TPPU tersebut tak relevan. Pada persidangan yang digelar Rabu, (8/7/2026). pihak Nikita membawa bukti baru ke ruang sidang Yakni kesaksian dari pakar hukum Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Henri Subiakto.
Kehadiran saksi ahli ini pun langsung mengubah arah angin. Dalam kesaksiannya, Henri mengkritik keras penggunaan Pasal 27B UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE dalam perkara ini.
Menurutnya, pasal yang mengatur pemerasan dan pengancaman lewat media elektronik tersebut telah diterapkan secara keliru oleh penegak hukum.
"Saya melihat bahwa di Indonesia ini tidak hanya kasus milik Nikita. Banyak sekali kasus itu menerapkan hukum ITE itu secara keliru,' kata Henri, dikutip dari Tribun Seleb.
03/07/2026
Perjuangan hukum Nikita Mirzani belum
berakhir. Meski telah divonis enam tahun penjara usai putusan kasasi, kubu sang artis masih terus berupaya mencari keadilan melalui Peninjauan Kembali (PK) yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.Di balik perjuangan tersebut, kuasa hukum Nikita Mirzani, Usman Lawara, mengaku memiliki alasan kuat untuk tetap berdiri di barisan terdepan membela kliennya Menurutnya, perkara ini bukan hanya menyangkut Nikita, tetapi juga masa depan ketiga anaknya.
"Alasan kami masih berdiri tegak di sini adalah
karena seorang anak yang harus kehilangan sosok ibu sekaligus ayah. Nikita Mirzani adalah seorang single mom yang berjuang sendiri mencari keadilan untuk ketiga anaknya," kata Usman Lawara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, belum lama ini.Usman mengungkapkan, proses panjang yang dijalani membuat kliennya kelelahan. Namun, ia menegaskan Nikita tidak pernah kehilangan
semangat untuk memperjuangkan apa yang
diyakininya sebagai keadilan.
Baca Juga: Kubu Sarwendah Semprot Ruben Onsu:
Mau Damai Kok Malah Gugat, Logikanya di Mana?
"Capek sih mencari keadilan itu, tidak gampang
Tapi Nikita tidak pernah capek untuk berjuang
Kalau dibiarkan begitu saja, maka ketidakadilan ini akan merajalela," ujar Usman
Selain itu, pihaknya juga berharap Nikita Mirzani bisa dihadirkan secara langsung dalam persidangan PK agar dapat menyampaikan keterangannya sendiri di hadapan majelis hakim.
Gimana menurut kalian well πππ
30/06/2026
HADIRKAN NIKITA MIRZANI DI
SIDANG PK 1JULI!
Nikita Mirzani dihadirkan dalam persidangan PK
agar proses hukum dapat berlangsung secara
terbuka dan disaksikan oleh semua pihak sesuai
dengan aturan yang berlaku.
Suara masyarakat adalah harapan akan proses
hukum yang adil dan transparan
HADIRKAN NIKITA MIRZANI!..
24/06/2026
MOHON PENGAWALAN INDONESIA!
Sidang perdana permohonan PK Nikita Mirzani
Cnikitamirzanimawardi_172 akan digelar pada:
Rabu, 24 Juni 2026
10.00 WIB
PN Jakarta Selatan
Keadilan tidak boleh berjalan sendiri.
Setiap proses hukum harus kita kawal bersama agar
tetap transparan, objektif, dan berpihak pada
kebenaran.
Kawal sampai tuntas
Kawal sampai putusan
Dr. Rieke Diah Pitaloka, M.Hum
Salam sopan Indonesia!
23/06/2026
Pernyataan Bunga Zainal mengenai nominal 200 jut4 yang disebut diberikan Ruben Onsu kepada Sarwendah menuai perhatian publik.Ucapan tersebut viral di media sosial dan membuat Warganet mer4dang.
"200 juta enggak ada apa-apanya,anak dua sekolah saja sudah berapa? jangan disamakan dengan sekolahnya kita.Belum lagi soal listrik, air.Terus, kalau ditanya waktu Anak2 sibuk apa tidak? jangankan anak SW anak gue aja sibuk,anak gue balik habis magrib.Gue kan juga nonton rinciannya, pusing beneran dah.Rp200 jut4 tidak ada apa-apanya.Kalau mau komen ikuti standar sekolah anaknya.Uang listrik, uang sekolah lain.Semuakan pada maha apa kah benar ya ucapan bunga ni
Gimana well πππ
23/06/2026
CEO ini mematai ayah kandungnya
Tak usah takut , dia ayah kandungnya .
Kamu yg harus di perhatikan biar jangan berlebihan π
"Ini yang sudah terlalu jauh bermain βrumah-rumahanβ, sampai lupa bahwa saya adalah orang tua kandungnya, sementara Anda belum menjadi orang tuanya," tulisnya.
"Anda sudah merusak momen saya bersama anak saya dan terlalu jauh ikut campur dalam urusan yang bukan menjadi bagian Anda," tambah Ruben.
Ia juga menjelaskan momen saat video tersebut diambil. Saat itu ia masih memberikan nafkah untuk anak-anaknya. Pun Ruben tidak mempermasalahkan hubungan antara Giorgio dan Sarwendah.
Apa pendapat kalian terkait kasus ini guys π
22/06/2026
Orang jujur yang tidak mau diajak kerjasama dlm hal kejahatan akan selalu jadi batu penghalang mafia kejahatan, semangat Ami tetap jd orang baik ditengah tengah kehidupan para mafia...
Betul gk well πππ
13/06/2026
Total Rincian Yang Sarwendah Kirim ke Ruben Onsu untuk Di bayarπ₯π±π
09/06/2026
Apakah cerita drachin akan tamat π π π€π€
Click here to claim your Sponsored Listing.
Telephone
Address
Sejahtera
Jakarta
35362