Program Hamil Holistik Bunda Indah

Program Hamil Holistik Bunda Indah

Share

Solusi sehat, cepat dan tepat untuk mengatasi masalah kesehatan dan kendala kehamilan anda. Konsultasikan GRATIS melalui BBM: 5E3E2F48/ WA: 0853 789 777 46

14/06/2020

Masa hamil adalah masa paling bersejarah bagi seorang ibu dan tentu tidak mudah dilupakan. Pada masa hamil inilah hubungan batin antara ibu dan janin yang ada dalam kandungannya terjalin dengan sangat intensif.

Bagi ibu yang sudah masuk bulan ke 7 masa kehamilan, makanan yang masuk menjadi semakin ketat seleksinya. Karena pada usia 7 bulan ini banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi dan bagi ibu agar proses persalinannya kelak tidak mengalami kendala.

Inilah 7 jenis makanan yang sangat diperlukan ibu dan bayinya saat usia kehamilan 7 bulan.

1. Jenis makanan berkalori

Jenis makanan yang memiliki cukup kalori sangat dibutuhkan oleh ibu hamil 7 bulan. Makanan berkalori ini sangat bagus untuk menjaga keseimbangan berat badan ibu. selain itu makanan berkalori juga dapat mengurangi gejalan gejala yang sering dirasakan oleh ibu seorti varises, nyeri pinggang, atau mual. Jenis makanan berkalori bisa didapatkan dari sumber karbohidrat seperti nasi, gandum, dan kacang -kacangan.

2. Jenis makanan berkalsium

Pada usia 7 bulan, kalsium sangat dibutuhkan oleh bayi dalam pertumbuhan dan penyempurnaan tulang – tulangnya. Oleh kareni itu, mengkonsumsi kalsium wajib hukumnya bagi ibu hamil terutama yang sudah menginjak umur 7 bulan. Makanan yang memiliki kalsum tinggi bisa didapatkan di susu dan makanan lain dari olahan susu, contohnya yogurt atau keju.

3. Jenis makanan bervitamin

Vitamin memang sangat baik untuk tubuh, terlebih bagi ibu hamil. Jenis makanan yang mengandung banyak vitamin akan sangat membantu proses metabolisme tubuh ibu dan membuat pertumbuhan janin didalamnya menjadi lebih optimal. Jenis vitamin yang sangat penting bagi ibu hamil adalah vitamin B kompleks dan C. Vitamin B bisa didapatkan dari makanan daging tidak merah seperti ikan, ayam, dan juga jenis kacang – kacangan seperti kedelai, kacang tanah, dan juga beberapa sayur hijau. Vitamin C dibutuhkan agar ibu tidak mudah sakit. Buah buahan seperti jeruk, mangga, dan leci adalah beberapa buah yang mengandung banyak vitamin C.

4. Jenis makanan beryodium

Selanjutnya, jenis makanan yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil 7 bulan adalah makanan yang mengandung yodium. Yodium bermafaat bagi janin untuk pertumbuhannya dan juga menghidari resiko cacat / kerdil bagi bayi. Tiroksin yang terkandung dalam yodium adalah senyawa penting yang akan membantu pertumbuhan sel – sel baru. Walaupun yodium sangat penting, dalam mengkonsumsinya juga harus berhati – hati, tidak boleh berlebihan.

5. Jenis makanan dengan kandungan omega 3

Omega 3 adalah salah satu za yang terkenal untuk kesehatan dan perkembangan otak. Omega 3 juga ternyata sangat dibutuhkan ibu hamil 7 bulan. Karena pada usia 7 bulan, otak janin akan semakin berkembang yang tentunya membutuhkan asam lemak omega 3. Maka dari ibu hamil 7 bulan sangat disarankan mengkonsumsi asam lemak omega 3 agar bayinya terhidar dari cacat dan membantu perkembangan otak bayi. Makanan yang mengandung asam lemak omega 3 bisa didapatkan pada telur ayam dan ikan laut seperti salmon.

6. Makanan yang Mengandung Zat Besi

Anemia adalah salah satu keluhan yang dialami oleh ibu hamil yang usia kandungannya mulai menginjak 7 bulan. Untuk itu Bunda yang tengah menjalani kehamilannya sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.Zat besi merupakan asupan yang berperan penting untuk mencegah anemia dan mencegah kemungkinan terjadinya risiko pendarahan yang berlebihan saat menjalani persalinan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan berbagai macam resiko bagi ibu dan bayinya, contohnya bisa membuat bayi lahir prematur.

Untuk mendapatkan asupan zat besi yang cukup, berikut beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi tinggi yaitu daging sapi, daging kalkun, dada ayam, ikan halibut, sayur bayam, kurma, kentang, dan kismis

7. Makanan yang Mengandung DHA

Semua ibu pasti menginginkan anaknya kelak menjadi anak yang pandai. Nah, agar buah hati cerdas, ibu bisa menstimulasinya sejak dari kandungan yaitu dengan asupan makanan yang mengandung DHA yang akan membantu perkembangan otak bayi. Tidak hanya bagus untuk bayi, DHA juga baik untuk ibunya sendiri. Makanan yang mengandung banyak DHA yaitu kuning telur, ikan sarden, dan daging sapi tanpa lemak.

Demikianlah 7 makanan yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil 7 bulan. Semoga bermanfaat.

12/06/2020

8 cara cepat hamil yang dapat dilakukan

1. Lepaskan alat kontrasepsi.
2. Periksakan kondisi kesehatan ke dokter.
3. Ketahui kapan masa subur.
4. Lakukan hubungan seksual pada masa subur.
5. Upayakan hubungan intim sebelum tidur atau pagi hari.
6. Jaga kualitas dan kuantitas sperma pria.
7. Jangan terlalu stres.
8. Terapkan pola hidup sehat.

11/06/2020

Penyebab Sperma Encer dan Cara Mengujinya

Air mani atau sperma encer sering kali dihubungkan dengan tanda ketidaksuburan. Namun tahukah Anda apa yang sebenarnya dimaksud dengan sperma encer? Bagaimana cara mengetahui jika sperma Anda encer atau tidak? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Yang disebut dengan sperma encer sebenarnya adalah air mani yang lebih berair dan tidak kental. Air mani adalah cairan berwarna putih yang keluar dari p***s saat ejakulasi. Dalam setiap tetes air mani terkandung jutaan sel sperma yang dihasilkan oleh sistem reproduksi pria.

Konsistensi dan Penyebab Sperma Encer
Konsistensi normal air mani saat ejakulasi adalah kental mirip gel, dengan volume rata-rata 2-5 ml. Namun dalam waktu 15-30 menit setelah keluar dari saluran mani, air mani yang kental akan menjadi encer untuk menunjang pergerakan sperma dalam membuahi sel telur. Bisa dibilang, hal ini tergolong normal.

🎯 Beberapa kondisi lain yang menyebabkan sperma encer adalah:

👉 Pre-ejakulasi
Bila sperma encer keluar saat hubungan seksual dan sebelum terjadinya ejakulasi, maka air mani yang keluar berperan sebagai pelumas. Cairan bening ini mengandung sperma dalam jumlah sedikit.

👉 Oligospermia
Salah satu penyebab sperma encer yang paling umum adalah jumlah sperma yang rendah, yaitu kurang dari 15 juta sel dalam 1 mililiter air mani. Penyebabnya antara lain varikokel, infeksi, tumor, dan gangguan hormon. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesuburan pada pria.

👉 Kekurangan mineral zinc (seng)
Penelitian menunjukkan bahwa pria yang kadar mineral seng dalam tubuhnya terpenuhi, memiliki kualitas sperma yang lebih baik dan lebih subur. Ini bisa dilihat dari kualitas dan karakteristik sperma yang sehat.

👉 Sering ejakulasi
Terlalu sering ejakulasi, baik karena hubungan seksual maupun masturbasi, dapat memengaruhi kualitas air mani. Bila ejakulasi terjadi beberapa kali dalam sehari, kualitas air mani setelah ejakulasi pertama akan cenderung lebih encer. Air mani dapat kembali kental beberapa jam kemudian.

Cara Menguji Kualitas Sperma

Untuk mengetahui kental atau encernya air mani dan menilai tingkat kesuburan seorang pria, diperlukan pemeriksaan fisik oleh dokter dan tes penunjang berupa analisis sperma. Melalui tes ini, dapat diketahui jumlah dan kualitas sperma. Analisis sperma meliputi:

~ Analisis volume serta kekentalan air mani
Rata-rata seorang pria saat ejakulasi dapat mengeluarkan air mani sekitar setengah hingga 1 sendok teh, atau paling sedikit 2 mililiter.
~ Konsistensi air mani
Air mani normal awalnya kental ketika pertama kali keluar dan menjadi encer setelah 15-30 menit pascaejakulasi. Air mani yang tetap kental akan membuat sperma sulit untuk bergerak. Jika dalam waktu tersebut sperma tetap kental dan tidak berubah encer, kemungkinan hal ini dapat mempersulit kehamilan.
~ Konsentrasi sperma
Jumlah sperma yang normal sekitar 20 juta atau lebih per milliliter (mL) air mani. Bila kurang, pembuahan secara alami bisa lebih sulit terjadi.
~ Pergerakan sperma
Dikatakan normal jika setelah satu jam ejakulasi, minimal 50 persen sperma dalam air mani masih aktif bergerak atau berenang. Pergerakan ini penting bagi kesuburan karena sperma harus bergerak menuju sel telur agar terjadi pembuahan.
~ Morfologi sperma
Ini adalah analisis untuk mengukur panjang sperma, bentuk, serta penampilan sperma. Morfologi sperma dikatakan normal apabila setidaknya 50 persen dari keseluruhan sel sperma memiliki ukuran, bentuk, dan panjang yang normal.
Semakin tinggi jumlah sel sperma yang berbentuk tidak normal (misalnya terlalu pendek, panjang, atau cacat), semakin tinggi p**a kemungkinan seorang pria mengalami masalah kesuburan.
~ Kondisi keasaman (pH) air mani
Tingkat keasaman dapat memengaruhi kesehatan dan pergerakan sperma. Tingkat keasaman (pH) normal air mani berkisar antara 7.2 – 7.8. Apabila di atas 8.0, hal ini mungkin mengindikasikan infeksi. Sedangkan di bawah 7.0 dapat disebabkan oleh kontaminasi urine atau adanya sumbatan pada saluran mani.
~ Fruktosa
Fruktosa diproduksi oleh vesikula seminalis, yaitu kelenjar di bawah kandung kemih pria. Fruktosa berperan sebagai sumber energi untuk pergerakan sperma. Kadar fruktosa yang rendah bisa mengindikasikan sumbatan. Konsentrasi fruktosa pada air mani normalnya adalah 150 miligram per 1 desiliter air mani.
Pada pemeriksaan analisis air mani, banyaknya sperma dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut di antaranya lamanya waktu antara ejakulasi dan dimulainya analisis sampel air mani, serta proses penyimpanan dari saat ejakulasi hingga pemeriksaan dilakukan di laboratorium.

🎯 Persiapan sebelum Melakukan Analisis Sperma
Untuk memperoleh sampel pemeriksaan yang baik, Anda disarankan untuk melakukan beberapa hal seperti:

- Tidak ejakulasi selama 24-72 jam sebelum pemeriksaan analisis sperma dilakukan.

- Tidak mengonsumsi minuman berakohol, kafein, atau obat yang mengandung hormon selama 2-5 hari sebelum tes.

- Menghentikan pengobatan yang sedang dijalani, sesuai anjuran dokter.

Dari penjelasan di atas diketahui jika sperma encer dapat memengaruhi kesuburan. Bila Anda merasa sulit mendapatkan keturunan atau mengalami keluhan terkait kesehatan organ reproduksi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesuburan.

Dalam mengevaluasi kondisi Anda dan menilai apakah sperma encer tersebut bermasalah atau tidak, dokter akan melakukan pemeriksaan analisis air mani. Pemeriksaan ini juga penting dilakukan untuk mencari tahu penyebab sulitnya memperoleh keturunan.

Selain uji air mani, pemeriksaan penunjang lain seperti tes genetik, pemeriksaan hormon, USG, MRI, pemindaian tulang (bone scan), dan biopsi te**is mungkin diperlukan untuk evaluasi lebih lanjut.

10/06/2020

Keputihan Normal dan Tidak Normal Serta Cara Mengatasinya!

Keputihan adalah kondisi ketika lendir atau cairan keluar dari va**na. Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan. Ketika seorang wanita mengalami keputihan, cairan yang diproduksi kelenjar va**na dan leher rahim akan keluar membawa sel mati dan bakteri, sehingga va**na tetap terlindung dari infeksi.

Keputihan normal terjadi pada wanita yang masih mengalami menstruasi. Ibu hamil mungkin akan lebih sering mengalami keputihan akibat perubahan hormon. Ketika wanita mulai memasuki masa menopause, barulah keputihan akan berkurang.

Harap berhati-hati jika cairan keputihan mengalami perubahan warna, tekstur, dan bau. Kondisi ini dapat menjadi tanda keputihan yang tidak normal yang disebabkan oleh infeksi atau kelainan pada organ reproduksi wanita. Keputihan yang berciri seperti ini sering kali merupakan salah satu ciri penyakit kelamin wanita.

👉 Gejala Keputihan
Keputihan yang tergolong normal akan terlihat dari cairan yang keluar dengan tanda sebagai berikut:

~ Tidak berwarna atau berwarna putih.
~ Tidak berbau atau tidak mengeluarkan bau menyengat.
~ Meninggalkan bercak kekuningan di celana dalam.
~ Tesktur cairan keputihan dapat berubah tergantung siklus menstruasi.
~ Untuk keputihan yang tidak normal dapat ditandai dengan:
* Cairan keputihan berbeda warna, bau, atau tekstur dari biasanya.
* Cairan keputihan keluar lebih banyak dari biasanya.
* Keluar darah setelah berhubungan seksual atau di luar jadwal haid.
* Keputihan yang abnormal ini dapat disertai dengan keluhan:

Gatal pada area kewanitaan.
Nyeri di panggul atau ketika buang air kecil.
Rasa terbakar di sekitar va**na.
Penyebab Keputihan
Keputihan yang dialami setiap wanita berbeda-beda, mulai dari jumlah cairan yang keluar hingga warna dan tekstur cairan. Keputihan normal terjadi setidaknya 6 bulan sebelum seorang wanita mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuh.

Selain karena perubahan hormon, keputihan juga akan normal keluar saat wanita mendapatkan rangsangan seksual, sedang menyusui, atau stres.

Sementara itu, keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.

Bila keputihan yang dialami merupakan petanda dari kanker rahim, maka mungkin dokter akan menganjurkan Anda untuk melakukan histerektomi atau bedah pengangkatan rahim.

Sebelum mengambil langkah ini, ada baiknya Anda tanyakan terlebih dahulu apa kelebihan dan kekurangan prosedur tersebut dengan dokter. Saat ini, terdapat asuransi kesehatan yang menyediakan layanan chat gratis bersama dokter spesialis.

Ada beberapa faktor yang membuat seorang wanita rentan mengalami infeksi va**na dan menimbulkan keputihan, antara lain:

Konsumsi pil KB dan obat kortikosteroid.
Menderita penyakit diabetes.
Melakukan hubungan seksual tanpa kondom dan sering berganti pasangan.
Menurunnya sistem kekebalan tubuh, misalnya penyakit HIV.
Terdapat iritasi di dalam atau sekitar va**na.
Menipisnya dinding va**na akibat menopause.
Terlalu sering membersihkan area kewanitaan dengan semprotan air.
Menggunakan sabun atau losion yang mengandung parfum atau pewangi.
Diagnosis Keputihan
Untuk menentukan apakah keputihan bersifat normal atau tidak normal, dokter akan menanyakan gejala yang dialami, siklus menstruasi, dan mengenai hubungan seksual. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan, terutama pemeriksaan panggul untuk memeriksa kondisi organ reproduksi wanita, seperti va**na, serviks, dan rahim.

Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan terhadap cairan dari keputihan itu sendiri. Perubahan warna pada cairan keputihan ini dapat menjadi petunjuk bagi dokter untuk menentukan penyebabnya. Berikut penjelasannya:

Cairan berwarna coklat atau disertai bercak darah. Keputihan ini disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini bisa juga merupakan tanda dari kanker rahim atau leher rahim.
Cairan berwarna hijau atau kuning dan berbuih. Keputihan ini disebabkan oleh penyakit trikomoniasis.
Cairan berwarna kelabu atau kuning. Keputihan ini dapat disebabkan oleh penyakit gonore.
Cairan berwarna putih dan kental. Keputihan ini disebabkan oleh infeksi jamur pada va**na.
Cairan berwarna putih, abu-abu, atau kuning, disertai bau amis. Keputihan ini disebabkan oleh penyakit vaginosis bakterialis.
Cairan berwarna merah muda. Keputihan yang terjadi setelah melahirkan.
Tanda keputihan yang tidak normal umumnya sudah dapat terdeteksi pada pemeriksaan awal. Namun, dokter dapat menganjurkan pasien untuk menjalani pemeriksaan tambahan agar lebih pasti, seperti:

Tes pH, untuk memeriksa tingkat keasaman lendir atau cairan dan mendeteksi tanda-tanda infeksi pada va**na.
Tes sampel cairan va**na, yaitu pemeriksaan laboratorium terhadap sampel cairan atau lendir keputihan untuk mendeteksi keberadaan jamur, bakteri, atau parasit yang menyebabkan keputihan.
Tes infeksi menular seksual, untuk mendeteksi tanda atau gejala dari infeksi menular seksual, seperti gonore, chlamydia, dan trikomoniasis.
Pap smear, yaitu pemeriksaan terhadap sampel jaringan serviks untuk mendeteksi kelainan yang terjadi pada jaringan serviks.
Pengobatan Keputihan
Keputihan yang tergolong normal tidak memerlukan penanganan medis secara khusus. Kondisi ini dapat ditangani dengan membersihkan area kewanitaan secara rutin untuk menghilangkan lendir atau cairan.

Sementara, cara mengatasi keputihan yang tergolong abnormal dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasari keputihan. Dokter akan memberikan terapi obat untuk mengobati keputihan abnormal, seperti:

Obat antibiotik, seperti clindamycin, untuk menghilangkan bakteri penyebab keputihan. Antibiotik tersedia dalam bentuk pil atau krim oles.
Obat antijamur, seperti clotrimazole dan miconazole, untuk mengatasi infeksi jamur yang menyebabkan keputihan. Obat ini tersedia dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan di bagian dalam va**na.
Metronidazole atau tinidazole, jika keputihan disebabkan oleh parasit penyebab penyakit trikomoniasis.
Selain dengan obat-obatan dari dokter, keputihan juga bisa diatasi dengan obat keputihan tradisional.

Pencegahan Keputihan
Langkah utama untuk mencegah keputihan abnormal adalah menjaga kebersihan area kewanitaan agar terhindar dari risiko infeksi. Cara yang bisa dilakukan yaitu:

Bersihkan va**na dengan sabun dan air hangat setelah buang air kecil atau besar, kemudian keringkan. Cara ini dilakukan untuk mencegah bakteri masuk ke dalam va**na dari dubur.
Hindari menyiram atau membersihkan va**na dengan semprotan air. Cara ini berisiko menghilangkan bakteri baik yang melindungi va**na dari infeksi.
Gunakan celana dalam berbahan katun untuk menjaga kelembapan pada area kewanitaan. Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat.
Hindari menggunakan sabun atau produk kewanitaan yang mengandung parfum, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada va**na.
Jagalah kebersihan va**na selama menstruasi dengan mengganti pembalut setidaknya setiap 3-5 jam sekali.
Tidak berganti pasangan seksual atau menggunakan kondom agar terhindar dari risiko infeksi menular seksual.
Lakukan pemeriksaan kesehatan va**na secara rutin kepada dokter kandungan

09/06/2020

Penyumbatan Tuba Falopi Ketahui Gejala Penyebab dan Penanganannya

Tersumbatnya tuba falopi membuat sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur di rahim, alhasil proses pembuahan tidak terjadi.

Sistem reproduksi wanita terdiri dari ovarium, uterus, dan saluran tuba. Jika masalah medis telah mempengaruhi salah satu dari ketiga bidang ini, maka akan membuat proses hamil lebih sulit.

Ada dua ovarium pada wanita yang masing-masing dari keduanya terhubung ke rahim lewat saluran tuba. Dua ovarium tersebut berfungsi memproduksi sel telur dan mengeluarkan hormon. Satu ovarium menyimpan telur dan melepaskannya secara acak, dengan satu ovarium melepaskan telur setiap bulan.

Sebagai contoh, ovarium kanan mungkin melepaskan telur selama 3 bulan berturut-turut, dan kemudian ovarium kiri mungkin melepaskan telur pada bulan berikutnya. Jika satu tuba falopi tersumbat, masih mungkin bagi telur untuk dibuahi. Jika keduanya terblokir, maka kemungkinan kehamilan akan sangat sulit.

Saluran tuba yang tersumbat adalah salah satu kemungkinan penyebab infertilitas (kemandulan) wanita. Istilah medis untuk tuba falopi yang tersumbat adalah oklusi tuba. Biasanya tidak ada gejala pasti dari kondisi ini, tetapi ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan kondisi tersebut.

Tuba fallopi adalah tabung berotot yang dilapisi dengan struktur seperti rambut yang halus. "Rambut" ini bekerja di dua arah yaitu membantu sel telur keluar dari indung telur ke rahim dan membantu sperma naik dari rahim. Setiap saluran tuba berakhir di fimbriae yang berbentuk seperti jari. Fimbria menangkap dan berfungsi membimbing telur ketika ovarium melepaskannya.

Gejala

Tuba fallopi menghubungkan ovarium ke rahim dan memainkan peran penting dalam kesuburan seorang perempuan. Namun Medical News Today melansir bahwa saluran ini bila tersumbat kerap tidak menunjukkan gejala pasti. Biasanya, penyumbatan baru terdeteksi ketika wanita sudah mengalami 1 tahun usaha untuk hamil tapi tetap tidak berhasil.

Saluran tuba yang tersumbat dapat menyebabkan beberapa wanita mengalami gejala seperti nyeri pada panggul atau perut. Nyeri ini dapat terjadi secara teratur, seperti sekitar waktu haid, atau konstan.

Kadang-kadang, penyumbatan dalam tuba falopi dapat menyebabkan telur yang dibuahi tersangkut. Ini dikenal sebagai kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik mungkin tidak selalu menimbulkan gejala dan biasanya terdeteksi selama pemindaian. Namun, beberapa wanita mungkin mengalami tanda-tanda kehamilan, seperti sakit perut di satu sisi tubuh, atau pendarahan va**na.

Penyebab

Saluran tuba bisa tersumbat karena berbagai alasan, seperti:

Riwayat infeksi panggul
Lampiran semburan sebelumnya
Pernah menderita penyakit menular seksual , seperti gonore atau klamidia
Endometriosis atau suatu kondisi yang menyebabkan lapisan rahim tumbuh di luar rahim
Riwayat operasi perut
Hydrosalpinx, yaitu pembengkakan dan cairan di ujung tuba falopii
Semua kondisi ini dapat mempengaruhi tuba falopi secara langsung. Dalam kebanyakan kasus, kondisi atau prosedur seperti itu menciptakan jaringan parut yang dapat menyumbat tabung.
Pengobatan

Saluran tuba yang tersumbat mungkin sulit diidentifikasi. Tabung dapat membuka dan menutup, sehingga tidak selalu mudah untuk mengetahui apakah mereka tersumbat atau hanya ditutup.

Ada tiga tes kunci untuk mendiagnosis tuba falopi yang tersumbat:

Tes X-ray, yang dikenal sebagai hysterosalpingogram atau HSG. Seorang dokter menyuntikkan zat pewarna yang tidak berbahaya ke dalam rahim yang mengalir ke saluran tuba. Noda terlihat pada X-ray. Jika cairan tidak mengalir ke saluran tuba maka saluran tuba mungkin mengalami penyumbatan.
Tes ultrasonografi atau dikenal sebagai sonohysterogram. Ini sangat mirip dengan tes HSG tetapi menggunakan gelombang suara untuk membangun gambar tuba fallopi.
Operasi lubang kunci atau Keyhole surgery yang juga dikenal sebagai laparoskopi. Seorang ahli bedah akan membuat sayatan kecil di tubuh dan memasukkan kamera kecil untuk mengambil gambar tuba falopii dari dalam. Laparoskopi adalah tes paling akurat untuk melihat saluran yang tersumbat. Namun, dokter mungkin tidak merekomendasikan tes ini sebagai diagnosis dini karena bersifat invasif dan tidak dapat mengobati masalah.
Perawatan dan pembedahan

Stanford Healh Care menyarankan penderita untuk melakukan rekalisasi tuba Fallopii atau fallopian tube recanalization (FTR). FTR adalah prosedur nonsurgical untuk membersihkan penyumbatan di tuba falopi. Rekanalisasi adalah istilah medis untuk "pembukaan kembali."

Prosedur ini tidak memerlukan jarum atau sayatan, tetapi prosesnya akan menggunakan beberapa alat yang akan dimasukkan ke va**na. Berikut beberapa langkahnya:

1. Tempatkan spekulum ke dalam va**na dan masukkan tabung plastik kecil (kateter) melalui serviks ke dalam rahim.

2. Suntikkan zat kontras cair (kadang-kadang disebut pewarna, meskipun tidak ada yang ternoda) melalui kateter.

3. Periksa rongga uterus pada monitor terdekat menggunakan kamera sinar-X.

4. Dapatkan hystero-salpingogram atau HSG. Secara harfiah, itu berarti "gambaran rahim dan tuba".

5. Tentukan apakah ada sumbatan dan apakah terletak pada satu atau kedua tuba fallopi.

6. Masukkan kateter yang lebih kecil melalui kateter pertama dan kemudian ke tuba fallopi untuk membersihkan penyumbatan.

Lebih dari 90 persen prosedur ini dapat membuka kembali atau merekalisasi setidaknya satu tuba falopi yang tersumbat dan mengembalikan fungsi normalnya. Dimungkinkan juga dalam membuka tuba falopi yang tersumbat melalui pembedahan. Namun, ini tergantung pada luasnya jaringan parut dan di mana sumbatannya.

Prosedur ini juga memiliki efek samping. Setelah melakukan rekanalisasi tuba fallopi kebanyakan wanita akan memiliki bercak kecil selama satu atau dua hari sesudahnya.Juga saat mengalami rasa sakit, kram, demam, atau keputihan, lebih baik segera hubungi dokter.
(tirto.id - feb/agu)

09/06/2020

Pemeriksaan TORCH, Ini yang Harus Anda Ketahui

Pemeriksaan TORCH adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya Toksoplasmosis, infeksi lain/Other infection, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex virus (disingkat TORCH), pada ibu hamil atau yang berencana hamil, untuk mencegah komplikasi pada janin. Beberapa infeksi lain yang termasuk ke dalam TORCH yaitu sifilis, HIV, Varicella-zoster, dan campak.

Pemeriksaan TORCH, Ini yang Harus Anda Ketahui.
Rincian dari penyakit-penyakit yang tergolong ke dalam penyakit TORCH adalah sebagai berikut:

Toksoplasmosis. Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang dapat menginfeksi sistem saraf pusat dan mata. Jika seorang ibu hamil menderita toksoplasmosis, parasit Toxoplasma gondii dapat menular dari ibu ke janin melalui plasenta dan menyebabkan kelainan pada janin. Parasit ini menular melalui kotoran hewan, misalnya kucing.
Other Infection. Kategori ini muncul karena ditemukan beberapa organisme yang dapat menimbulkan komplikasi pada janin. Sifilis, Varicella-zoster (cacar air), campak, HIV, dan Zika merupakan infeksi yang dapat menimbulkan masalah pada janin. Dalam praktiknya, pemeriksaan terhadap infeksi lain ini akan disesuaikan dengan daerah tempat tinggal masing-masing.
Rubella. Ini merupakan virus yang menyebabkan campak Jerman. Jika seorang ibu hamil menderita infeksi virus rubella, virus tersebut dapat menular ke janin dan menyebabkan kelainan jantung, tuli, gangguan penglihatan, infeksi paru, kelainan darah, dan keterlambatan pertumbuhan. Selain itu, infeksi rubella pada ibu hamil juga dapat menyebabkan bayinya mengalami gangguan saraf pusat, kelainan sistem imun, dan gangguan tiroid setelah bayi tersebut lahir dan tumbuh.
Cytomegalovirus (CMV). Ini merupakan jenis virus yang umumnya menginfeksi orang dewasa, namun jarang menyebabkan gangguan kesehatan serius. Akan tetapi jika seorang ibu hamil menderita infeksi cytomegalovirus, virus tersebut dapat menular ke janin dan menyebabkan gangguan pada janin. Contoh kelainan yang dapat diderita oleh janin maupun bayi baru lahir akibat tertular cytomegalovirus dari ibunya adalah kehilangan pendengaran, gangguan penglihatan, pneumonia, kejang-kejang, dan kelainan mental.
Herpes simplex virus (HSV). Ini merupakan virus yang dapat menyebabkan herpes, baik oral maupun ge***al, pada orang dewasa. Bayi dapat tertular virus herpes dari ibunya selama proses persalinan, terutama jika ibunya menderita herpes ge***al. Infeksi virus herpes dapat merusak sistem saraf pusat pada bayi.
Pemeriksaan TORCH dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk mendeteksi antibodi spesifik penyakit-penyakit tersebut. Meskipun pemeriksaan TORCH dilakukan satu paket, pemeriksaan antibodi untuk masing-masing penyakit dapat juga dilakukan secara terpisah.

👉 Indikasi Pemeriksaan TORCH
Pemeriksaan TORCH dapat dilakukan pada ibu yang merencanakan untuk hamil atau ibu hamil di trimester pertama. Selain itu, pemeriksaan TORCH juga dapat dilakukan pada bayi baru lahir yang menunjukkan gejala-gejala terkena infeksi TORCH, seperti :

~ Berat dan panjang badan yang lebih kecil dari bayi seusianya
~ Katarak
~ Trombositopenia
~ Kejang
~ Kelainan jantung
~ Tuli
~ Pembesaran hati dan limpa
~ Sakit kuning (jaundice)
~ Keterlambatan pertumbuhan

👉 Peringatan Pemeriksaan TORCH
Pemeriksaan TORCH merupakan pemeriksaan yang sederhana dan umumnya tidak berisiko. Akan tetapi, pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan TORCH tetap dapat menimbulkan risiko, seperti kemerahan di lokasi pengambilan sampel darah, nyeri, infeksi, dan lebam.

👉 Persiapan Pemeriksaan TORCH
Pemeriksaan TORCH merupakan pemeriksaan sederhana, sehingga umumnya tidak memerlukan persiapan khusus, seperti puasa. Meski demikian, pasien perlu memberitahukan kepada dokter jika sedang menderita penyakit infeksi selain penyakit TORCH. Pasien juga harus memberi tahu dokter jika sedang menjalani pengobatan tertentu. Jika diperlukan, dokter akan meminta pasien untuk berpuasa dan menghentikan konsumsi obat-obatan sementara waktu.

👉 Prosedur Pemeriksaan TORCH
Prosedur pemeriksaan TORCH cukup sederhana, yaitu berfokus pada pengambilan sampel darah dan deteksi antibodi. Darah dapat diambil melalui pembuluh vena di lengan. Jika darah diambil melalui pembuluh vena di lengan, kulit di bagian lengan akan dibersihkan terlebih dahulu agar steril. Lengan atas kemudian diikat menggunakan alat khusus agar vena di lengan menggembung dan terlihat dengan jelas. Dokter kemudian menusukkan jarum ke dalam vena dan memasang tabung steril untuk mengumpulkan sampel darah. Ikatan pada lengan kemudian dilepaskan dan darah akan mengalir dengan sendirinya ke dalam tabung sampel. Setelah dirasa cukup, dokter akan mencabut jarum dan memasang perban pada titik tusukan jarum agar tidak mengalami perdarahan berlebihan.

Sampel darah akan dibawa ke laboratorium untuk dicek antibodi spesifik terhadap mikroba penyebab penyakit TORCH. Antibodi yang umumnya dicek dalam pemeriksaan ini adalah IgG dan IgM. Dokter akan menilai apakah pasien sedang atau pernah mengalami infeksi, atau tidak sedang mengalami infeksi.

👉 Setelah Pemeriksaan TORCH
Jika diduga positif menderita penyakit TORCH, dokter dapat merekomendasikan pasien untuk menjalani metode diagnosis lain guna memastikan diagnosis. Hal tersebut dilakukan mengingat pemeriksaan TORCH kurang spesifik dalam menentukan infeksi yang sedang terjadi. Beberapa metode diagnosis yang dapat dijalani oleh pasien pasca pemeriksaan TORCH adalah:

Tes pungsi lumbal, untuk mendeteksi adanya infeksi toksoplasmosis, rubella, dan Herpes simplex virus di sistem saraf pusat.
Tes kultur lesi kulit, untuk mendeteksi adanya infeksi Herpes simplex virus.
Tes kultur urine, untuk mendeteksi adanya infeksi Cytomegalovirus.
Pasien juga butuh pemeriksaan darah lanjutan untuk mengkonfirmasi, apakah sedang atau tidak sedang mengalami infeksi TORCH. Jika diagnosis sudah ditentukan, dokter akan mendiskusikan pengobatan yang akan diberikan kepada pasien.

09/06/2020

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) wanita. Kista ini biasanya muncul selama masa subur atau selama wanita mengalami menstruasi.

Tiap wanita memiliki dua indung telur (ovarium), satu di bagian kanan dan satu lagi di sebelah kiri rahim. Ovarium yang berukuran sebesar biji kenari ini merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita.

alodokter-kista-ovarium

Ovarium berfungsi menghasilkan sel telur tiap bulan (mulai dari masa pubertas hingga menopause), serta memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Fungsi ovarium terkadang dapat terganggu, kista termasuk jenis gangguan yang sering terjadi.

Gejala Kista Ovarium
Sebagian besar kista berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Kista ini biasanya akan hilang sendiri tanpa pengobatan. Kista baru menimbulkan masalah jika tidak kunjung menghilang atau justru makin membesar.

Dalam kondisi seperti ini, penderita dapat merasakan nyeri panggul atau perut kembung. Kondisi serius dapat terjadi saat kista pecah atau jaringan ovarium terpelintir sehingga memerlukan penanganan secepatnya.

Penyebab Kista Ovarium
Terbentuknya kista ovarium tergantung dari berbagai faktor. Bisa terkait dengan siklus menstruasi maupun akibat ada pertumbuhan sel yang tidak normal. Walaupun terdapat pertumbuhan sel yang abnormal, biasanya kista ovarium bersifat jinak.

Penanganan Kista Ovarium
Langkah penanganan terhadap kista ovarium dilakukan berdasarkan usia pasien, jenis, atau ukuran kista. beberapa pilihan penanganan kista ovarium, salah satunya hanya pemantauan rutin saja jika kista masih kecil dan tidak menimbulkan gejala. Namun jika kista membesar, dapat dilakukan tindakan operasi pengangkatan kista.

Sulit untuk dapat mencegah timbulnya kista. Kendati demikian, pemeriksaan panggul secara teratur dapat memantau jika terjadi perubahan pada ovarium. Pemeriksaan juga perlu dilakukan jika terjadi mengalami menstruasi di luar kebiasaan.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Jakarta