Samiadji Cakraningrat

Samiadji Cakraningrat

Share

Udah gak usah kelamaan mikir, langsung klik LIKE aja..

16/07/2015

Wilujeng boboran siam, neda sihapunten nu kasuhun hampura nu diseja. Mugia dibulan nu mulia ieu urang sadaya diparinan katabahan sareng kakiyatan.. Aamiin.

21/05/2015

Test

01/01/2014

Selamat Tahun Baru 2014 sudah ada rencana apa di tahun ini? sudah?, bagus...
Sudah ada rencana mengganti sarapan anda? kalau belum mari mengganti sarapannya bersama kami...kami akan beritahu anda tentang sarapan sehat,simpel dan nyummy...satu lagi ini sarapan para pemain bola profesional lho...mau tau silahkan Anda tanya saya sekarang juga....buruan!!!

30/12/2013

Dikutip dari Shine.yahoo.com,
melewatkan sarapan bisa
meningkatkan respon insulin.
Pasalnya dengan tidak sarapan
berarti Anda berpuasa dalam waktu
yang cukup lama. Sewaktu
menikmati makanan pertama di
siang hari bisa meningkatkan
respon insulin dalam tubuh.
Produksi insulin yang meningkat
sangat mempengaruhi kadar gula
dalam darah. Tidak menutup
kemungkinan jika akan
meningkatkan risiko obesitas. Selain
itu juga mempengaruhi terjadinya
timbunan lemak di tubuh yang
berisiko pada kenaikan berat badan.

24/12/2013

Sudah Sarapan Apa Anda Pagi Ini? Harus tetap sarapan yang sehat ya....

Photos 01/12/2013

"Jika sering mengantuk di pagi hari,
mungkin sarapan yang Anda makan
salah. Cobalah ganti menu sarapan
dengan telur rebus terutama bagian
putih telur. Protein yang terkandung
didalamnya membantu Anda tetap
terjaga dan merasa waspada"

29/11/2013

Tadi Sekitar jam 4an ada teman yang kirim inbox ke akun pribadi saya, Ia bertanya apakah info-info yang dishare di halaman ini betul.
Terima kasih atas responya, baiklah setiap info yang kami bagi itu betul,Karena kami mencari dan mendapatkan info tersebut dari berbagai sumber yang terpercaya,kami tidak mau mencari dan membagikan info dari sumber yang meragukan. Dan setiap kami share info tersebut kami selalu mencantumkan sumbernya,waktu dan tanggal.

Photos 29/11/2013
29/11/2013

Manfaat Mengkonsumsi Telur Rebus saat Sarapan.

Para peneliti menemukan bahwa
orang yang mengonsumsi telur di
pagi hari merasa lebih kenyang
sebelum makan siang dan mereka
juga makan lebih sedikit makanan
ketimbang peserta yang
mengonsumsi sereal.
Peserta yang mengonsumsi telur
juga memiliki tingkat ghrelin lebih
rendah dan jumlah yang lebih tinggi
PYY3-36 selama tiga jam antara
sarapan dan makan siang.
Untuk mengetahui efek jangka
panjang dari kebiasaan sarapan
dengan telur terhadap penurunan
berat badan memang perlu dikaji
lebih lanjut. Namun paling tidak
telur bisa menjadi alternatif sarapan
sehat untuk Anda yang ingin
sarapan praktis dan sehat.-
May 14, 2012 |
Doktersehat.com

28/11/2013

Jarang sarapan ternyata memicu
serangan jantung!!!!!...
Washington (ANTARA News) -
Melewatkan sarapan ternyata
menimbulkan persoalan yang
tidak sepele, karena orang jadi
memiliki risiko lebih tinggi
terkena serangan jantung koroner
fatal.
Sebuah penelitian yang dirilis
jurnal Circulation Amerika Serikat
(AS) baru-baru ini menganalisa
data kuisioner mengenai
frekuensi makan dan merunut
kondisi kesehatan setelahnya
dari 26.000 laki-laki usia 45
hingga 82, selama 16 tahun, dan
selama itu hampir sebanyak
1.600 mengalami serangan
jantung untuk pertama kalinya.
Mereka yang sering melewatkan
sarapan memiliki risiko terkena
serangan jantung atau meninggal
karena penyakit jantung koroner
27 persen lebih tinggi dibanding
yang tidak.
Studi mencatat, mereka yang
jarang sarapan cenderung lebih
muda dan kemungkinan perokok,
bekerja full-time, belum menikah,
kurang aktif secara fisik, dan
minum lebih banyak alkohol.
"Melewatkan sarapan bisa
menyebabkan satu atau lebih
risiko kesehatan, termasuk
obesitas, tekanan darah tinggi,
kolesterol tinggi dan diabetes,
yang pada gilirannya sering
dapat menyebabkan serangan
jantung," kata ketua studi
sekaligus peneliti post-doktoral
di Harvard School of Public
Health, Leah Cahill.
Pria yang sarapan rata-rata akan
makan sekali lagi per hari
dibandingkan mereka yang
melewatkan sarapan. Menurut
para peneliti, hal ini
menunjukkan bahwa mereka yang
melewatkan sarapan tidak makan
makanan tambahan kemudian
hari.
Sementara ada beberapa
tumpang tindih antara mereka
yang melewatkan sarapan dan
mereka yang makan larut malam,
76 persen mereka yang sering
makan larut malam adalah
mereka yang sering sarapan.
Dalam penelitian juga diungkap
bahwa mereka yang makan
setelah tidur malam memiliki 55
persen risiko terkena penyakit
jantung koroner dibanding
mereka yang tidak. Namun para
peneliti masih kurang yakin ini
merupakan masalah utama
kesehatan publik karena dalam
studi sedikit sekali yang
menunjukkan perilaku seperti
itu.
Studi tersebut mengumpulkan
data kuisioner menyeluruh dari
para partisipan dan
mempertimbangkan banyak faktor
penting seperti perilaku
menonton TV, aktivitas fisik,
waktu tidur, kualitas asupan
makanan, konsumsi alkohol,
riwayat medis, indeks massa
tubuh, dan faktor-faktor sosial
seperti apakah orang itu bekerja
full-time, sudah menikah, pergi
ke dokter secara teratur untuk
pemeriksaan fisik, atau perokok
saat ini atau di masa lalu.
Meski kelompok yang diteliti
dalam studi ini terdiri dari 97
persen laki-laki keturunan Eropa
kulit putih, hasilnya juga berlaku
untuk perempuan dan kelompok
etnis lainnya, tetapi hal ini harus
diuji dalam studi tambahan, kata
para peneliti.
"Jangan melewatkan sarapan,"
kata Cahill. "Sarapan bisa
mengurangi risiko serangan
jantung."
"Makan berbagai jenis makanan
sehat saat sarapan adalah cara
mudah untuk memastikan
makanan Anda memberikan
energi yang cukup dan
keseimbangan nutrisi yang
sehat," demikian Cahill dikutip
Xinhua.

28/11/2013

Hati-hati Tidak Sarapan
Bisa Tingkatkan
Produksi Insulin!!!!"
Jakarta - Tidak sarapana masih
dilakukan oleh sebagian orang.
Karena kesiangan atau berdiet.
Meski terlihat sepele, namun bisa
berdampak buruk bagi kesehatan
seperti lemas, mudah lapar hingga
kenaikan produksi insulin.
Berdiet sering dijadikan alasan
untuk melewatkan beberapa jam
makan termasuk sarapan.
Sebenarnya cara diet ini justru akan
merugikan kesehatan. Efeknyapun
akan dirasakan dalam jangka
panjang.
Seperti dikutip Shine.yahoo.com,
melewatkan sarapan bisa
meningkatkan respon insulin.
Pasalnya dengan tidak sarapan
berarti Anda berpuasa dalam waktu
yang cukup lama. Sewaktu
menikmati makanan pertama di
siang hari bisa meningkatkan
respon insulin dalam tubuh.
Produksi insulin yang meningkat
sangat mempengaruhi kadar gula
dalam darah. Tidak menutup
kemungkinan jika akan
meningkatkan risiko obesitas. Selain
itu juga mempengaruhi terjadinya
timbunan lemak di tubuh yang
berisiko pada kenaikan berat
badan.
Sebenarnya untuk menyajikan menu
sarapan tidak sesulit yang
dibayangkan. Cukup buatkan menu
sarapan praktis dengan bahan
makanan yang mengandung nutrisi
lengkap. Seperti vitamin, protein,
kalsium, karbohidrat dan serat.
Menu praktis yang bisa disajikan
adalah telur rebus, omelet sayuran,
buah potong, susu, roti gandum
dengan selai kacang, yogurt dan
smoothies. Agar tidak bosan, menu
sarapan menyehatkan ini bisa
disajikan secara berselingan.
Jika selalu rutin sarapan, tubuhpun
akan mendapatkan banyak energi
untuk meningkatkan kemampuan
tubuh dalam melakukan aktivitas
sepanjang hari. Produksi hormon
insulinpun tidak jadi meningkat,
sehingga akan terhindar dari risiko
diabetes.
sumber detik food. Jumat, 04/10/2013 06:37 WIB

23/11/2013

Jakarta, Jangan memulai hari dengan sarapan makanan berlemak seperti gorengan, apalagi jika disajikan dengan kopi sebagai teman sarapan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi keduanya menyebabkan lonjakan gula darah.

Menurut sebuah studi dari University of Guelph, minum kopi setelah makan makanan berminyak dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Efek ini bahkan berlaku untuk orang yang sehat yang tidak berisiko terhadap diabetes.

Seperti yang telah diketahui, makan makanan berminyak telah dikaitkan dengan lonjakan gula darah. Nah, dengan menggabungkannya dengan minum kopi dapat menggandakan dampak tersebut.

Peneliti menyatakan bahwa gorengan mengandung lemak jenuh yang membuat tubuh kesulitan membersihkan gula dari darah. Meski telah lewat beberapa jam setelah makan gorengan, minum kopi dapat menambah tingkat kesulitan pembersihan gula.

“Hal ini menunjukkan bahwa efek makanan tinggi lemak dapat berlangsung hingga berjam-jam,” kata Marie-Soleil Beaudoin dan Terry Graham, peneliti dari University of Guelph, seperti dilansir theglobeandmail, Sabtu (3/11/2012).

Tim peneliti meminta beberapa peserta studi untuk makan makanan berlemak, kemudian setelah 6 jam, peserta diminta minum minuman gula. Biasanya, tubuh langsung memproduksi insulin untuk menghilangkan gula dari darah.

Tetapi penelitian menunjukkan bahwa setelah makan makanan berlemak, tubuh kurang dapat memproduksi insulin dan tingkat gula dalam darah peserta 32 persen lebih tinggi dibanding peserta penelitian yang tidak mengonsumsi makanan berlemak sebelumnya.Next

Bagian kedua penelitian, peserta diminta untuk minum 2 cangkir kopi setelah 5 jam makanan berlemak dan minuman gula. Hasilnya kadar gula dalam darah meningkat hingga 65 persen dibanding kelompok kontrol.

Gula yang berlama-lama dalam darah dapat merugikan kesehatan seperti meningkatkan risiko diabetes, kerusakan arteri, dan penyakit jantung. Studi ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition.

Orang yang berisiko tinggi terhadap diabetes atau penyakit jantung, harus lebih berhati-hati mengkombinasikan makanan. Hindari makanan tinggi lemak dan batasi asupan kafein untuk menjaga ketabilan gula darah.
sumber- detikHealth
Sabtu, 03/11/2012 08:14 WIB

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Kuningan Timur?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Kuningan Timur