ML Epic Moment
“Posting bukan pamer, cuma bukti kalau masih hidup.” 😆
21/03/2026
Alhamdulillah, bisa merayakan hari kemenangan bersama keluarga tercinta 🤍
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026). Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan.
Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju Kudu, Penggaron Lor untuk mendatangi pelanggan jasa salon panggilannya. Sejak awal penjemputan, korban mengaku sudah merasa tidak tenang melihat kondisi kendaraan driver.
"Dari awal jemput saya sudah perasaan tidak enak karena driver menggunakan motor Satria FU dan tidak ada tripod untuk HP. Pikiran saya pasti dia susah buat lihat maps," ujar korban.
Kekhawatiran tersebut terbukti di tengah perjalanan. Driver mulai kebingungan arah dan terus menanyakan rute kepada korban. Meski korban sudah menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali ke lokasi tersebut dan kondisi baterai ponselnya kritis (5%), driver tetap bersikeras meminta petunjuk jalan manual.
Ketegangan memuncak ketika driver menolak melihat peta digital dengan alasan kesulitan berkendara tanpa tripod. Akibatnya, rute yang seharusnya melewati Sapen justru melambung jauh hingga ke daerah Jamus.
Kondisi semakin memanas lantaran korban tengah terburu-buru karena sudah ditunggu oleh pelanggannya. Alih-alih bertanggung jawab atas kesalahan rute, driver tersebut justru tersulut emosi.
"Driver malah menyalahkan saya. Dia memaki-maki saya dengan sebutan l***e dan hampir menonjok saya," ungkap korban dengan nada kecewa.
Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara driver dan penumpang terkait penggunaan teknologi navigasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aplikator mengenai sanksi bagi oknum driver tersebut.
Korban berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para mitra pengemudi untuk melengkapi perlengkapan berkendara seperti tripod demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Yang lain nonton konser, kita malah nonton dua penari dadakan
Kadang perjalanan terasa berat…
Gigi 1 terus, mesin meraung, pelan tapi pasti menanjak di jalan pegunungan. ⛰️🏍️
Tapi setiap tanjakan selalu punya hadiah di puncaknya.
Begitu sampai atas… semua lelah langsung terbayar dengan pemandangan yang luar biasa. 🌄
Pelan tidak apa-apa, yang penting tetap jalan sampai tujuan.
Ngabuburit hari ini beda rasanya… 😊
Bukan lagi sendiri, tapi ditemani si kecil yang duduk manis di stroller. Pelan-pelan jalan sore, menikmati angin dan suasana sambil menunggu adzan maghrib.
Capeknya hilang, yang ada malah jadi momen kecil yang terasa sangat berarti. ❤️
Ngabuburit sederhana, tapi penuh cerita bersama anak tercinta.
Semoga kelak dia ingat… kalau ayahnya pernah mendorong stroller sambil menunggu waktu berbuka. 🌙👶
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di Simpang Empat Tonjong, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026) siang. Insiden yang melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza tersebut mengakibatkan seorang pejalan kaki meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tragis ini bermula saat Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Suharyati melaju dari arah Kota Tasikmalaya menuju pusat Kota Ciamis. Setibanya di lokasi, kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan kendali, oleng ke arah kiri, lalu naik ke atas trotoar dengan kecepatan cukup tinggi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ciamis, Ipda Herry, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan fisik atau kantuk yang dialami pengemudi.
“Pengemudi datang dari arah Tasikmalaya menuju Ciamis. Saat di lokasi, kendaraan oleng ke kiri, diduga karena pengemudi mengantuk, lalu menabrak pejalan kaki yang sedang berada di trotoar,” ujar Ipda Herry saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Akibat benturan keras tersebut, korban pejalan kaki mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Meski telah menghantam pejalan kaki, laju mobil tidak langsung terhenti. Kendaraan terus merangsek maju hingga menghantam sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di lampu merah Simpang Tonjong.
Dua unit sepeda motor Honda Vario yang tengah berhenti menunggu lampu hijau turut menjadi sasaran serudukan mobil tersebut. “Dua sepeda motor yang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah ikut tertabrak,” tambah Herry.
Warga di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba untuk mengamankan situasi. Akibat insiden ini, arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat mengalami kemacetan panjang.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Ciamis untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Ciamis melakukan olah TKP mendetail guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.
Masih jam 4 sore.
Penjual takjil sudah siap dengan dagangannya, tapi suasana masih cukup sepi.
Tunggu saja satu jam lagi… tempat ini biasanya langsung penuh oleh para pemburu takjil. 🍹🍩
Kabut tebal menyelimuti malam di Bandungrejo, Ngablak – Kabupaten Magelang.
Jam baru menunjukkan 19.00 WIB, tapi suasananya sudah seperti adegan di film horor. 🌫️🌙
Lampu-lampu terlihat samar, jalanan sunyi, dan kabut turun begitu pekat… menghadirkan sensasi mencekam yang jarang ditemui di tempat lain.
Kadang alam memang bisa menciptakan suasana yang lebih “horor” dari film mana pun. 👀
08/03/2026
Niatnya cuma belanja sedikit buat keperluan puasa.
Tapi entah kenapa…
yang masuk keranjang selalu lebih banyak dari yang direncanakan. 🤣
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Dsn. Mangunan 004/002, Mertoyudan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang
Magelang
56172