Franchise d'Mutia Spa dan Salon

Franchise d'Mutia Spa dan Salon

Share

Menjadi mitra d’Mutia, berarti membuka dan menjalankan usaha yang memiliki potensi menguntungkan. And

Photos 26/11/2016

Dibuka lowongan terapist untuk area semarang. Segera kirimkan surat lamaranmu ke Jl lampersari no 54 Semarang. Let's join with us.

Muslimah Pejuang Dakwah | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 04/11/2016

Muslimah Pejuang Dakwah | d`Mutia Spa and Salon Muslimah “Bukan jalan dakwah yang membutuhkan kita, tapi kita lah yang membutuhkan jalan dakwah ini. Karena tanpa kita pun Allah akan tetap melindungi agama ini. Tapi siapa lah kita tanpa agama ini (Islam)?” Setiap orang tentu ingin menjadi sebuah lampu yang memberikan cahaya nan kehangatan di tempat ia bera...

d`Mutia Spa and Salon Muslimah 04/11/2016

Masih dibuka kesempatan untuk bermitra dengan kami, dan dapatkan FREE ROYALTY FEE, HARGA mulai dari 75 Juta-an.

d`Mutia Spa and Salon Muslimah About Us Treatment Mitra Cabang Peluang Bisnis Galeri Informasi Bermanfaat Contact Us d`Mutia's team Kualitas produk dan pelayanan adalah hal yang utama bagi kami " Mari bersama-sama menjadikan dunia lebih indah dan cantik dengan kesholehan diri dan kesholehan sosial menuju m...

Meraih (kembali) Kejayaan Intelektual Islam | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 04/11/2016

Allah menurunkan ajaran Islam kepada utusan-Nya, Nabi Muhammad saw., sebagai pedoman yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, terkait dirinya sebagai manusia, serta urusan antarmanusia. Ajaran ini (Islam) hadir sebagai petunjuk yang sempurna kepada manusia untuk menjalani kehidupannya sesuai dengan perintah dan ketentuan yang terdapat di dalam Al Quran dan As-Sunah. Allah menurunkan aturan (syariah) ini untuk kehidupan manusia yang akan menjadi standar dalam mempertanggungjawabkan amal perbuatan selama kita menjalani kehidupan di dunia.

http://www.spamuslimah.com/meraih-kembali-kejayaan-intelektual-islam/

Meraih (kembali) Kejayaan Intelektual Islam | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Allah menurunkan ajaran Islam kepada utusan-Nya, Nabi Muhammad saw., sebagai pedoman yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, terkait dirinya sebagai manusia, serta urusan antarmanusia. Ajaran ini (Islam) hadir sebagai petunjuk yang sempurna kepada manusia untuk menjalani kehidupannya sesuai den...

Opini | Secercah Harapan untuk Anak Negeri | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 04/11/2016

Opini | Secercah Harapan untuk Anak Negeri | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Pernah terbesit sebuah pertanyaan, “Saat fasilitas mencari ilmu tersedia di depan mata, masih pantaskah kami malas dalam belajar, sementara saudara-saudara kami disana berjuang bertaruh nyawa hanya untuk pergi ke sekolah?” Kondisi anak-anak negeri saat ini menjadi sebuah kenyataan yang begitu m...

Opini | Seperti Apakah Pemimpin yang Baik? | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 03/11/2016

Setiap manusia diamanahi menjadi seorang pemimpin
dan amanah ini suatu saat pasti akan dimintai pertanggungjawabannya.

http://www.spamuslimah.com/opini-seperti-apakah-pemimpin-yang-baik/

Opini | Seperti Apakah Pemimpin yang Baik? | d`Mutia Spa and Salon Muslimah “Setiap manusia diamanahi menjadi seorang pemimpin dan amanah ini suatu saat pasti akan dimintai pertanggungjawabannya” Pemimpin, ketika mendengar kata tersebut mungkin yang terlintas dalam pikiran kita adalah seorang pemimpin negara, pemimpin organisasi, pemimpin lembaga, dan lainnya. Kemudian…

MOTIVASI | Ayo Bangkit Menuju Kemenangan Islam | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 03/11/2016

Masih banyak yang perlu kita renungkan dalam hidup ini, terutama tujuan aku, kamu, dan kita semua diciptakan di dunia ini. Janganlah lupa, kita punya tugas untuk menegakkan ajaran islam.

http://www.spamuslimah.com/motivasi-ayo-bangkit-menuju-kemenangan-islam/

MOTIVASI | Ayo Bangkit Menuju Kemenangan Islam | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Islam merupakan agama yang sempurna. Semua hal di berbagai bidang kehidupan telah diatur jelas di dalam Islam. Ajaran Islam yang sempurna inilah yang menghantarkan muslim sebagai umat penganutnya menyandang predikat umat yang terbaik. Siapa yang memberikan predikat tersebut? Allah berfirman di d...

Photos 02/11/2016

Merinding bacanya,
"PILIH AKU ATAU IBUMU"

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya.
Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah
pasti habis bertengkar lagi dengan Rafi suaminya.

Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan Rafi. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan
menanyakan masalahnya.

Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan Rafi tadi malam.
Sarah kecewa karena Rafi telah membohongi Sarah selama ini.
Sarah menemukan buku rekening Rafi terjatuh didalam mobil.
Sarah baru tahu, kalau Rafi selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama.
Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.
Berarti sudah 1 tahun lebih, Rafi membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??

Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.

"Sarah...,
» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah 'Dilaknat Allah dan para MalaikatNya', karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"
Kalimat ayah sontak membuat Sarah
kebingungan.
Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.

» "Yang kedua, mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.
Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.
Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.
Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh".
Lanjut ayahnya.

"Sarah..,
Rafi menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita.
Rafi tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak s**a wanita itu sejak lama.
Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan Rafi, maka hanya kamulah wanita yang
memilikinya".

"Rafi meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu.
Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.

"Sarah...,
kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jika suamimu ridho pdmu,
maka Allah pun Ridho.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sedangkan suamimu, ia wajib taat
kepada ibunya.
Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.
Jangan sampai kamu menjadi
penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".
"Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya".
Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.
• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.
• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.
• Bekerja untuk keluarga barunya.
• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.
• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya1 tahun sekali.

"Kamu yang sejak awal menikah tidak s**a dengan ibu mertuamu.
Kenapa?
Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada
suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana.
Anak-anakmu pun tidak akan betah disana.

Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".
"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana.
Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?"
"Uang itu diberikan untuk ibunya.
Rafi ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan.
Dari uang itu ibunda Rafi hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya.
Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.

Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan Rafi sering dikeluhkannya kurang.
Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.
Sarah juga sangat menjaga

penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa.
Berjalan-jalan setiap minggu di mall.
Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.

Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan. Tukang gorengan yang berhasil
• Menjadikan Rafi seorang sarjana,
• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.
• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.

"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.
Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.

"Sarah...
• kembalilah ke rumah suamimu.
Ia orang baik nak...
• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.
• Bantu suamimu menggapai surganya, dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".

Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
Namun Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya...
Subhanallah....

* Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.
Insya Allah :)

pict by bismillah_kartun_dakwah

KISAH INSPIRATIF : Heboh Adzan Pukul 22.00 | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 02/11/2016

Suasana disebuah kampung tiba-tiba heboh, karena persis jam 22.00 terdengar adzan berkumandang dari sebuah mushalla setempat lewat pengeras suara yang memecah keheningan malam. Suara pengumandang adzan yang tak kalah gontai membuat warga berbondong-bondong mendatangi mushalla itu meski mereka sudah…

http://www.spamuslimah.com/kisah-inspiratif-heboh-adzan-pukul-22-00/

KISAH INSPIRATIF : Heboh Adzan Pukul 22.00 | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Suasana disebuah kampung tiba-tiba heboh, karena persis jam 22.00 terdengar adzan berkumandang dari sebuah mushalla setempat lewat pengeras suara yang memecah keheningan malam. Suara pengumandang adzan yang tak kalah gontai membuat warga berbondong-bondong mendatangi mushalla itu meski mereka sudah…

Dear Para Menantu, Ibu Mertua itu Surga Keduamu | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 02/11/2016

Dear Para Menantu, Ibu Mertua itu Surga Keduamu | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Banyak yang beranggapan bahwa ibu mertua tidak sebaik ibu kandung. Sudah menjadi mitos di masyarakat bahwa ibu mertua akan lebih galak bahkan menakutkan atau kata lain yang sejenis. Memang ada tipikal ibu mertua yang kurang baik terhadap menantunya, tetapi masih lebih banyak ibu mertua yang sebaik d...

PARENTING | Mengenalkan Allah kepada Anak | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 01/11/2016

Di dalam masa pertumbuhannya, anak tidak hanya gemar meniru sikap dan perkartaan orang dewasa di sekitarnya, melainkan mereka juga akan gemar bertanya ini dan itu. Lalu bagaimana jika muncul pertanyaan “Bu, Allah itu siapa? Allah itu dimana”? Bagaimana cara kita menjawabnya? Bagaimana cara kita mengenalkan Allah kepada anak?

http://www.spamuslimah.com/parenting-mengenalkan-allah-kepada-anak/

PARENTING | Mengenalkan Allah kepada Anak | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Di dalam masa pertumbuhannya, anak tidak hanya gemar meniru sikap dan perkartaan orang dewasa di sekitarnya, melainkan mereka juga akan gemar bertanya ini dan itu. Lalu bagaimana jika muncul pertanyaan “Bu, Allah itu siapa? Allah itu dimana”? Bagaimana cara kita menjawabnya? Bagaimana cara kita meng...

Beauty Inside, Syar’i Outside | d`Mutia Spa and Salon Muslimah 31/10/2016

Beauty Inside, Syar’i Outside | d`Mutia Spa and Salon Muslimah Bicara soal kecantikan, setiap wanita pasti ingin tampil cantik dan menawan. Akan tetapi, apa sebenarnya makna dari kecantikan di dalam Islam? Apakah soal kecantikan fisik yang diperlihatkan? Allah tidak hanya menganugerahkan kecantikan untuk fisik yang dapat dilihat saja, melainkan juga pada kepa...

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Semarang