Rumah Terapi Banyu Sinergi
Melayani Saraf Kejepit, Kifosis, Skeliosis, Lordosis, Cedera Olah Raga, Kecantikan, Kejantanan,Promil
27/05/2025
KOPDAR RESISTA 2025 BERSAMA 3 TRAINER NASIONAL
Kenali Tubuhmu, Temukan Terapimu
Sahabat sekalian, ada pepatah "Tak kenal maka tak sayang" Begitu juga dengan Tubuh, Tak kenal tubuh kita maka tak sayang , Tak Kenal/Paham diagnosa sakitnya maka tak tepat p**a Terapi yang digunakan.
Ingin menjadi TERAPIS HANDAL ...ya harus pintar mendiagnosa.
yuk kita belajar Bagaimana mendiagnosa yang tepat dan melakukan tindakan terapi yang tepat p**a, bersama 3 MASTER di KOPDAR RESISTA 2025 :
๐ WAKTU :
Sabtu-Minggu
Tanggal : 21-22 JUNI 2025
๐๏ธ TEMPAT :
WISMA THERESIA
Jl. Bandungan RT.03/RW.04,Dusun Gelaran, Ampel Gading, Kec. Bandungan Kab.Semarang
๐ฐ INVESTASI :
Rp. 500.000,-
Transfer Bank Mandiri
135 000 4963 771 an Yuni Sulistyowati
๐ง๐ปโ๐ฆณ๐ NARASUMBER & MATERI :
I. DADE WIJAYA
- Founder Mediaterapi
- Owner Rumah Terapi Pondok Tetra
- Trainer Terapi Tradisional (Sertifikat BNSP)
MATERI 1 :
DIAGNOSA LIDAH
II. DENDY ARDIANANTO
- Founder YAYASAN SUJOK INDONESIA
- Founder SUJOK INDONESIA
- Asesor BNSP
MATERI 2 :
TERAPI MUDAH PENYAKIT GINJAL FAN CUCI DARAH DENGAN METODE SUJOK
III GONDO EDI TRI WIBOWO
- Founder Resista Borobudur
- Owner Rumah RESISTA
- Praktisi dan Trainer Nasional Pengobatan Stroke, Reposisi, Otot,Tulang dan Sendi
MATERI UTAMA :
RESISTA KEJANTANAN
โ๏ธ FASILITAS :
-Menginap 2 hari 1 malam
-Makan 3X
-Snack 2X
-Piagam
-Doorprize
-Kolam Renang
-Karaoke
CONTACT PERSON :
Sari 0852 2563 2271
Mendaftar silahkan klik tautan berikut ini :
KOPDAR RESISTA 2025 BERSAMA 3 TRAINER NASIONAL WhatsApp Group Invite
30/03/2025
*ุจูุณูููููููููููููููู
ู ุงูููู ุงูุฑููุญูู
ููู ุงูุฑููุญููููููููู
*
ุงูุณูููุงูู
ู ุนูููููููู
ู ููุฑูุญูู
ูุฉู ุงูููู ููุจูุฑูููุงุชููู
*Dengan berakhirnya Bulan Suci Ramadhan ini, dengan segala kerendahan dan keikhlasan hati ijinkan Kami Mengucapkan* *"Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1446 H"*
*TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM BARAKALLAHU FIIKUM*
ุชูููุจูููู ุงููููู ู
ููููุง ููู
ูููููู
ู ุตูููุงู
ูููุง ููุตูููุงู
ูููู
ู,
ููููู ุนูุงู
ู ููุฃูููุชูู
ู ุจูุฎูููุฑู. ุงููููููู
ูู ุงุฌูุนูููููุง ููุฅููููุงููู
ู ู
ููู ุงูุนูุงุกูุฏููููู ููุงูููุงุกูุฒููููู ููุงูู
ูููุจููููููููู.
*Mohon maaf lahir dan bathin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami*,
*Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang .Insya Allah, Aamiin, yaa Rabbal 'alamiin....*
*ูู ุงูุณูููุงูู
ู ุนูููููููู
ู ููุฑูุญูู
ูุฉู*
*ุงูููู ููุจูุฑูููุงุชููู*
*Salam hormat kami๐๐๐*
*SARI WIJAYANTI., M.KOM*๐๐ป๐๐ป๐๐ป
TERAPI FISIK DAN POSTUR
(Pentingnya Terapi Fisik dan Postur untuk Kesehatan Keluarga)
Kesehatan fisik dan postur yang baik adalah hal yang penting untuk kesejahteraan keluarga. Terapi fisik dan postur dapat membantu mencegah cedera, mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, skoliosis, lordosis, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan juga memberikan manfaat estetika. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa terapi fisik dan postur penting bagi kesehatan keluarga.
1. Mencegah Cedera:
Terapi fisik dapat membantu mencegah cedera dengan memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Dengan melakukan latihan yang tepat, kita dapat meningkatkan kekuatan dan keseimbangan tubuh, sehingga mengurangi risiko cedera saat beraktivitas sehari-hari atau berolahraga.
2. Mengatasi Masalah Saraf Kejepit, Kifosis, dan Skoliosis:
Terapi fisik dapat membantu mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, dan skoliosis. Melalui latihan dan teknik khusus, terapi fisik dapat membantu mengurangi nyeri, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan mobilitas tulang belakang. Hal ini dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan kualitas hidup.
3. Meningkatkan Kesehatan Reproduksi:
Terapi fisik juga dapat berkontribusi pada kesehatan reproduksi. Latihan khusus yang ditujukan untuk memperkuat otot panggul dapat membantu meningkatkan kejantanan pada pria dan mempersiapkan tubuh wanita untuk program kehamilan. Terapi fisik juga dapat membantu mengurangi nyeri panggul pada wanita dan memperbaiki fungsi pelvis.
4. Manfaat Estetika:
Selain manfaat kesehatan, terapi fisik juga dapat memberikan manfaat estetika. Dengan memperbaiki postur tubuh, terapi fisik dapat membantu kita tampil lebih tegap dan percaya diri. Postur tubuh yang baik juga dapat memberikan kesan yang lebih menarik dan mengurangi risiko masalah tulang belakang yang dapat mempengaruhi penampilan fisik.
Terapi fisik dan postur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan mencegah cedera, mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, skoliosis, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan memberikan manfaat estetika, terapi fisik dapat membantu kita hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli terapi fisik untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi keluarga.
Hubungi
Rumah Terapi Banyu Sinergi
Jl. Kedondong Dalam IV no 4A
Lamper Tengah Semarang
Wa : 085826211000
Rumah Terapi Banyu Sinergi Melayani Saraf Kejepit, Kifosis, Skeliosis, Lordosis, Cedera Olah Raga, Kecantikan, Kejantanan,Promil
01/08/2024
MENGATASI SARAF KEJEPIT : Definisi, Penyebab, dan Solusi
Definisi Saraf Kejepit:
Saraf kejepit terjadi ketika tekanan atau tekanan berlebihan diterapkan pada saraf di sekitar tulang belakang. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, mati rasa, atau kelemahan pada bagian tubuh yang terpengaruh.
Penyebab Saraf Kejepit:
1. Cedera atau Trauma: Cedera fisik seperti kecelakaan mobil atau olahraga yang ekstrem dapat menyebabkan saraf kejepit.
2. Penyempitan Ruang: Penyempitan ruang di sekitar saraf akibat kondisi seperti hernia diskus atau osteoarthritis dapat menyebabkan tekanan pada saraf.
3. Peradangan: Peradangan akibat kondisi seperti radang sendi atau radang saraf dapat memicu saraf kejepit.
Solusi untuk Saraf Kejepit:
1. Istirahat dan Peregangan: Istirahat yang cukup dan melakukan peregangan secara teratur dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf.
2. Terapi Fisik: Terapi fisik yang dilakukan oleh profesional dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan fleksibilitas.
3. Obat Penghilang Nyeri: Penggunaan obat penghilang nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol dapat membantu mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh saraf kejepit.
4. Pembedahan: Dalam kasus yang parah, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengurangi tekanan pada saraf yang terjepit.
Dengan informasi ini, diharapkan pembaca dapat memahami lebih lanjut mengenai saraf kejepit, penyebabnya, dan solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menambahkan detail lain, jangan ragu untuk menghubungi kami
Rumah Terapi Banyu Sinergi
wa: 085826211000
07/06/2024
CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS)
CTS adalah kondisi yang terjadi ketika saraf median terjepit di pergelangan tangan. Saraf median adalah saraf yang mengontrol perasaan dan gerakan jari-jari tangan. Ketika saraf ini terjepit di dalam terowongan yang disebut "tunnel karpal" di pergelangan tangan, gejala CTS dapat muncul.
CTS merupakan gangguan saraf yang umum terjadi dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari seseorang. Gejala utama CTS meliputi rasa kesemutan, mati rasa, dan nyeri di jari-jari tangan, terutama jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Penderita CTS juga mungkin mengalami kelemahan otot di tangan dan sulit untuk menggenggam atau melakukan gerakan tangan yang halus.
Penyebab CTS
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami CTS. Beberapa di antaranya termasuk:
1. Pekerjaan yang Menggunakan Tangan Secara Berlebihan: Pekerjaan yang membutuhkan gerakan tangan berulang-ulang atau tekanan berlebihan pada pergelangan tangan dapat meningkatkan risiko CTS.
2. Cedera atau Trauma pada Pergelangan Tangan: Cedera seperti patah tulang atau peradangan pada pergelangan tangan dapat menyebabkan penyempitan tunnel karpal dan mengakibatkan CTS.
3. Faktor Genetik: Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami CTS, di mana struktur tunnel karpal mereka lebih rentan terhadap tekanan.
4. Kondisi Kesehatan Tertentu: Kondisi seperti diabetes, obesitas, arthritis, dan gangguan tiroid juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena CTS.
Efek CTS
Dampak CTS pada kehidupan sehari-hari seseorang dapat signifikan. Beberapa efek CTS yang mungkin dialami oleh penderita meliputi:
1. Keterbatasan Gerakan: Kesemutan dan kelemahan tangan akibat CTS dapat membuat seseorang sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti menulis, mengetik, atau mengangkat benda-benda ringan.
2. Gangguan Tidur: Nyeri dan kesemutan yang terjadi pada malam hari dapat mengganggu tidur penderita CTS, menyebabkan gangguan tidur dan kelelahan.
3. Gangguan Kesehatan Mental: Kondisi kronis seperti CTS juga dapat berdampak pada kesehatan mental seseorang, meningkatkan risiko stres, depresi, dan kecemasan.
4. Kehilangan Produktivitas: Bagi individu yang bekerja dengan menggunakan tangan secara intensif, CTS dapat menyebabkan kehilangan produktivitas dan absen kerja yang berkepanjangan.
Dalam penanganan CTS, terapi fisik, penggunaan penyangga pergelangan tangan, obat pereda nyeri, dan dalam kasus yang parah, pembedahan dapat menjadi pilihan perawatan.
Segera hubungi
Rumah Terapi Banyu Sinergi
Jl. Kedondong Dalam IV no 4A Lamper Tengah Semarang
08582621000
Sorotan Pengikut Rumah Terapi Banyu Sinergi
08/05/2024
TERAPI FISIK DAN POSTUR
(Pentingnya Terapi Fisik dan Postur untuk Kesehatan Keluarga)
Kesehatan fisik dan postur yang baik adalah hal yang penting untuk kesejahteraan keluarga. Terapi fisik dan postur dapat membantu mencegah cedera, mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, skoliosis, lordosis, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan juga memberikan manfaat estetika. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa terapi fisik dan postur penting bagi kesehatan keluarga.
1. Mencegah Cedera:
Terapi fisik dapat membantu mencegah cedera dengan memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Dengan melakukan latihan yang tepat, kita dapat meningkatkan kekuatan dan keseimbangan tubuh, sehingga mengurangi risiko cedera saat beraktivitas sehari-hari atau berolahraga.
2. Mengatasi Masalah Saraf Kejepit, Kifosis, dan Skoliosis:
Terapi fisik dapat membantu mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, dan skoliosis. Melalui latihan dan teknik khusus, terapi fisik dapat membantu mengurangi nyeri, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan mobilitas tulang belakang. Hal ini dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan kualitas hidup.
3. Meningkatkan Kesehatan Reproduksi:
Terapi fisik juga dapat berkontribusi pada kesehatan reproduksi. Latihan khusus yang ditujukan untuk memperkuat otot panggul dapat membantu meningkatkan kejantanan pada pria dan mempersiapkan tubuh wanita untuk program kehamilan. Terapi fisik juga dapat membantu mengurangi nyeri panggul pada wanita dan memperbaiki fungsi pelvis.
4. Manfaat Estetika:
Selain manfaat kesehatan, terapi fisik juga dapat memberikan manfaat estetika. Dengan memperbaiki postur tubuh, terapi fisik dapat membantu kita tampil lebih tegap dan percaya diri. Postur tubuh yang baik juga dapat memberikan kesan yang lebih menarik dan mengurangi risiko masalah tulang belakang yang dapat mempengaruhi penampilan fisik.
Terapi fisik dan postur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan mencegah cedera, mengatasi masalah saraf kejepit, kifosis, skoliosis, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan memberikan manfaat estetika, terapi fisik dapat membantu kita hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli terapi fisik untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi keluarga.
Hubungi
Rumah Terapi Banyu Sinergi
Jl. Kedondong Dalam IV no 4A
Lamper Tengah Semarang
Wa : 085826211000
29/04/2024
CLBK = CEDERA LAMA BELUM KELAR
Dampak CLBK cedera lama belum kelar dapat menjadi lebih serius di masa depan karena beberapa alasan. Pertama, ketika cedera tidak diobati dengan baik, proses penyembuhan yang normal dapat terganggu. Ini berarti bahwa jaringan yang rusak tidak bisa pulih sepenuhnya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi dan masalah jangka panjang.
Misalnya, jika cedera engkel tidak diobati dan dibiarkan sembuh dengan sendirinya, ligamen yang terkilir mungkin tidak pulih sepenuhnya. Hal ini bisa menyebabkan ketidakstabilan pada engkel, yang berpotensi meningkatkan risiko cedera berulang di masa depan.
Kedua, CLBK cedera lama belum kelar dapat mempengaruhi struktur anatomi tubuh. Misalnya, cedera lutut yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan kerusakan pada ligamen dan sendi lutut. Hal ini dapat mengganggu fungsi normal lutut dan meningkatkan risiko osteoarthritis di kemudian hari.
Selain itu, CLBK cedera lama belum kelar juga dapat mempengaruhi keseimbangan dan postur tubuh. Jika cedera bahu tidak diobati dengan baik, otot dan ligamen di sekitar bahu mungkin menjadi lemah atau kaku. Hal ini dapat mempengaruhi gerakan dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan, meningkatkan risiko cedera lainnya di masa depan.
Ketiga, CLBK cedera lama belum kelar dapat menyebabkan masalah kronis yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Misalnya, cedera tulang belakang yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan rasa sakit kronis, gangguan gerakan, atau bahkan kelumpuhan. Cedera yang terabaikan juga dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, pekerjaan, dan hobi seseorang.
Dalam beberapa kasus, CLBK cedera lama belum kelar juga dapat mempengaruhi aspek psikologis seseorang. Rasa sakit kronis atau keterbatasan fisik yang berkelanjutan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi.
Dalam kesimp**annya, dampak CLBK cedera lama belum kelar bisa menjadi lebih serius di masa depan karena gangguan proses penyembuhan, kerusakan struktural, pengaruh terhadap keseimbangan dan postur tubuh, serta risiko masalah kronis yang mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan cedera dan segera melakukan penanganan dengan terapi yang tepat untuk mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari.
Hubungi :
Rumah Terapi Banyu Sinergi
Wa : 085826211000
Sorotan Pengikut Rumah Terapi Banyu Sinergi
26/04/2024
JADILAH TERAPIS UNTUK DIRI SENDIRI DAN KELUARGA
Terapi akupunktur adalah teknik pengobatan yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum kecil dan halus pada titik-titik tertentu di tubuh. Di samping dapat menghilangkan rasa sakit, terapi akupunktur diketahui memiliki beragam manfaat lain untuk kesehatan.
โด๏ธ Apakah teknik akupunktur *Master Tung* berbeda dengan akupunktur TCM (klasik) ?
โด๏ธ Ya, beda.
โด๏ธ Ada keunikan tersendiri dalam teknik akupunktur *Master Tung*. Mulai dari jumlah penjaruman yang lebih sedikit namun efektif, menghindari area yang bermasalah untuk dilakukan penjaruman, dsb.
โด๏ธ In syaa Allah kita akan belajar bareng teknik ini di kelas *"Master Tung : 40 DIFFICULT CASES"*.
๐ Materi pembelajaran :
- Perkenalan akupunktur Master Tung.
- Titik umum yang sering dipakai pada akupunktur Master Tung.
-Penanganan untuk kasus :
1. Bronchitis.
2. Edema Tungkai Bawah.
3. Palpitasi.
4. Hemorrhoids (Wasir).
5. Insomnia.
6. Diabetes Melitus.
7. Hipertensi.
8. Herpes Genitalia.
9. Herpes Zoster.
10. Hyperlipidemia / Kolesterol Tinggi.
11. Kanker Prostat.
12. Prostatitis.
13. Hepatitis B.
14. Gout / Asam Urat.
15. Batu Ginjal.
16. Obesitas.
17. Psoriasis.
18. Parkinson.
19. Jerawat.
20. Epilepsi.
21. Bell's Palsy.
22. Trigeminal Neuralgia.
23. Tinnitus.
24. Migrain.
25. Trauma.
26. Carpal Tunnel Syndrome.
27. Low Back Pain.
28. Sciatica.
29. Restless Leg Syndrome.
30. Peripheral Neurophaty.
31. Hipotiroid.
32. Hipertiroid.
33. Eksim.
34. Asma.
35. Sindrom Kelelahan Kronis.
36. Fibromyalgia.
37. Irritable Bowel Syndrome.
38. Fibroids.
39. Menopausal Syndrome.
40. Infertilitas.
โฐ Waktu pembelajaran : 09.00 - 16.00
๐๏ธ Tanggal 5 Mei 2024
๐ฐ Investasi : Rp. 350.000,-
๐ Lokasi belajar : Rumah Terapi Banyu Sinergi
Jl. Kedondong Dalam IV no 4A Lamper Tengah Semarang
๐งพ Fasilitas : modul, snack + makan siang, jarum praktek dan bimbingan
๐๏ธ Informasi dan pendaftaran : 0858-2621-1000
*Bonus Materi : Penanganan Sindrom Dingin Dengan Bekam Api dan Moksibusi*
02/04/2024
CEDERA OLAHRAGA
Cedera olahraga adalah kondisi yang terjadi akibat aktivitas fisik yang berlebihan atau tidak tepat. Cedera ini bisa terjadi pada siapa saja, baik atlet profesional maupun individu yang berolahraga secara rutin. Ada berbagai jenis cedera olahraga, di antaranya adalah cedera otot, cedera sendi, dan cedera tulang. Cedera otot biasanya terjadi akibat kuarangnya pemanasan dan pendinginan, gerakan yang berlebihan atau tidak tepat, seperti menyentak atau menarik otot. Cedera sendi sering terjadi pada olahraga yang melibatkan gerakan berputar, seperti basket dan sepak bola. Sedangkan cedera tulang biasanya disebabkan oleh benturan keras atau jatuh.
Kami menangani :
1. Cedera Lutut: Cedera ini biasanya terjadi secara tiba-tiba atau akut, bisa disebabkan oleh benturan langsung pada lutut, baik saat terjatuh atau terhantam benda keras. Lutut terdiri atas susunan yang kompleks, meliputi tulang, otot, dan jaringan ligamen. Salah satu cedera paling umum adalah robekan ligamen, terutama pada atlet. Ligamen anterior cruciate (ACL) dan ligamen medial collateral (MCL) adalah dua ligamen yang paling sering mengalami cedera.
2. Cedera Engkel: Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan biasanya terjadi saat berolahraga seperti bola basket dan sepak bola, atau pada orang-orang yang sering menggunakan sepatu berhak tinggi. Cedera ini adalah gangguan yang terjadi pada pergelangan kaki yang memutar dengan cara tidak normal. Masalah ini dapat menyebabkan peregangan atau robekan pada ligamen, yaitu bagian yang membantu menyatukan tulang pergelangan kaki.
3. Frozen Shoulder: Disebut juga adhesive capsulitis, adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kaku dan nyeri pada sendi bahu. Normalnya, sendi bahu adalah salah satu sendi yang paling fleksibel dan banyak pergerakannya. Namun, kondisi ini membuat sendi dan pergerakan bahu menjadi macet dan terbatas.
4. Saraf Kejepit: Saraf kejepit terjadi ketika tekanan berlebihan diberikan pada saraf oleh jaringan sekitarnya, seperti tulang, tendon, otot, atau tulang belakang. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada area yang dipengaruhi oleh saraf tersebut.
5. Piriformis Syndrome: Sindrom ini terjadi ketika otot piriformis mengalami peradangan, lalu menekan saraf skiatik. Saraf tersebut membentang dari sumsum tulang belakang hingga ke bokong dan tungkai. Akibatnya, tubuh bagian bawah akan mengalami nyeri dan mati rasa. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan peradangan pada otot piriformis adalah olahraga berlebihan, duduk dalam waktu lama, atau cedera pada bokong.
Sumber: Hello Sehat, Alodokter, Halodoc, Bunda Neuro Center
Hubungi kami di
085826211000
Sorotan
Kami Manajemen Rumah Terapi Banyu Sinergi dengan tulus meminta maaf sebelum Ramadhan, membuka jalan bagi kebersihan hati dan jiwa, menyambut bulan penuh rahmat dan semangat baru.
Sucikan hati menjelang Ramadhan, memohon maaf atas segala khilaf, membuka pintu untuk kedamaian dan kebersamaan dalam beribadah. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1445 Hijriah.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Jalan Kedodong Dalam IV No 4A Lamper Tengah
Semarang
50248