Obat Batu Empedu

Obat Batu Empedu

Share

www.obatbatuempedu.blogspot.com : Obat Batu Empedu : Alternatif Selain Operasi untuk Membersihkan Liver dan Membuang Batu Empedu. Hubungi : 081386108089

Cara Mudah dan Aman Untuk Mengeluarkan Batu Empedu Tanpa Operasi

Bukti Batu Empedu Keluar - Obat Batu Empedu Tanpa Operasi | Terapi Sehat : Info Kesehatan Medis... 28/04/2015

Program Liver Cleansing Untuk Buang Batu Empedu

Sebuah program kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi kerja hati dan tubuh secara keseluruhan. Program ini diciptakan untuk membersihkan hati dan kantong empedu dari parasit dan batu empedu, membantu mengurangi perlemakan hati, membantu mengotrol berat badan, meningkatkan sitem pencernaan dan pembuangan racun tubuh.Tanpa operasi anda dapat mengeluarkan batu empedu, sekalipun belum terdeteksi oleh scanning sinar X.

Lebih dari 1.000 orang telah mengikuti program liver cleansing dan mendapatkan hasil yang baik, termasuk mereka yang berusia 70 – 80 tahunan. Tidak ada satupun dari mereka yang melaporkan rasa sakit. Sebuah prosedur tanpa operasi yang sangat aman yang telah diciptakan ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.

www.obatbatuempedu.blogspot.com

Bukti Batu Empedu Keluar - Obat Batu Empedu Tanpa Operasi | Terapi Sehat : Info Kesehatan Medis... Home » Artikel Kesehatan Liver » Detoks Liver » Obat Batu Empedu » Obat Hati » Obat Hepatitis » Obat Kolesterol » Obat Liver » Obat Perlemakan Hati » Obat Sirosis » Program Liver Cleansing » Solusi Batu Empedu » Solusi Liver » Bukti Batu Empedu Keluar - Obat Batu Empedu Tanpa Operasi Bukti Batu Empe…

Obat Batu Empedu Tanpa Operasi 18/08/2014

OBAT BATU EMPEDU- CARA MENGELUARKAN SECARA ALAMI

Batu empedu

adalah gejala yang umum yang dihadapi sekitar 20% penduduk di Amerika dan Eropa dan mungkin juga di Indonesia.

Apakah batu empedu itu?

Batu Empedu adalah timbunan batu kristal yang terdapat di dalam kandung empedu. Sebenarnya bukan hanya ada di kantung empedu, tapi juga terdapat di dalam saluran empedu dan juga dapat ditemukan di hati, pokoknya batu empedu dapat ditemukan ditempat dimana terdapat cairan empedu.

Sebagaimana kita ketahui, hati adalah organ detoxifikasi yang paling penting dalam tubuh. Hati juga adalah organ kedua paling rumit setelah otak.
Jika fungsi hati terganggu, misalnya oleh karena adanya penyumbatan pembuluh dalam hati oleh batu empedu, maka akibatnya akan sangat dirasakan oleh fungsi-fungsi tubuh lainnya.

Berbagai fungsi tubuh yang terganggu oleh karena penyumbatan oleh batu empedu diantaranya ialah: Fungsi pencernaan, Cirrhosis hati, kolesterol tinggi, pancreatitis, jantung, gangguan pada sistem urinary, dan masih banyak lagi.

Anda mungkin bertanya dari mana datangnya batu empedu ini?

Cairan empedu adalah cairan yang dibuat di dalam hati/ liver. Gunanya cairan ini adalah untuk mencerna makanan di dalam usus, terutama lemak.
Cairan empedu dari hati ini sebagian disalurkan langsung ke usus dan bercampur dengan makanan yang akan dicerna.

Sementara sebagian cairan lagi masuk ke kantung empedu. Disini sebagian air akan diserap/ dibuang, sehingga cairannya akan lebih pekat. Cairan empedu yang pekat ini lebih efektif untuk mencerna makananan dibandingkan yang langsung dari hati tadi.

Pada saat kita makan, kandung empedu akan berkontraksi dan mengosongkan cairan empedu ke dalam usus untuk membantu pencernaan lemak dan vitamin-vitamin tertentu.

Ada berbagai jenis batu empedu, yang paling umum adalah batu empedu kolesterol.

Sebagaimana namanya, batu ini terbentuk terutama oleh kolesterol.
Hati membuang kelebihan kolesterol melalui empedu. Kita tahu kolesterol adalah lemak, sementara cairan empedu adalah air, lemak dan air tidak bisa larut, supaya kolesterol bisa diangkut oleh empedu, kolesterol harus dilarutkan dulu oleh dua zat seperti deterjen yang bernama asam empedu serta lesitin, keduanya dibuat oleh hati juga.

Jika kolesterol yang harus dibuang lebih banyak dari kedua zat deterjen pelarut tadi, maka akan ada sebagian kolesterol yang tidak terlarut. Nah kolesterol yang tidak larut ini akan lengket bersama dan membentuk partikel yang akan berkembang menjadi batu empedu.

Batu empedu kedua yang paling umum adalah batu empedu pigment.
Jenis ini paling banyak di Asia tenggara.

Pigment adalah sampah produk dari hemoglobin di dalam sel darah merah dan dirubah menjadi zat lain yang bernama bilirubin. Bilirubin ini akan diubah oleh hati dan disimpan di empedu. Seperti kolesterol, pigment ini agak susah larut dan dapat lengket satu sama lain sehingga akhirnya akan membentuk partikel yang semakin lama semakin besar.

Siapa yang berisiko menderita batu empedu?

1. Jenis kelamin. Wanita lebih berisiko menderita batu empedu dibanding pria.
2. Kehamilan. Wanita yang pernah hamil memiliki risiko lebih tinggi.
3. Usia. Risiko batu empedu meningkat seiring meningkatnya usia.
4. Kegemukan. Orang yang gemuk lebih tinggi risikonya dibanding yang kurus.
5. Pengguna pil KB dan terapi hormon memiliki risiko lebih tinggi.
6. Penderita penyakit Crohn. Pada penderita penyakit ini, cairan empedu tidak dapat didaur ulang sacara normal, akibatnya kolesterol tidak dapat dilarutkan sepenuhnya, maka terbentuklah batu empedu.
7. Tinggi Triglyceride. Batu empedu lebih umum dijumpai pada orang yang kadar triglyceride-nya juga tinggi.

Faktor gaya hidup yang sangat mungkin menyebabkan timbulnya batu empedu:

1. Makan berlebihan. Kelebihan makan menyebabkan cairan pencernaan termasuk cairan empedu kekurangan, akibatnya tentu ada sebagian makanan yang tidak dapat tercerna dengan sempurna. Pada akhirnya semua ini akan sangat membebani kerja hati dan system pembuangan lainnya. Sebaiknya berhenti makan sebelum anda merasa kekenyangan, kira-kira 80% sebelum anda merasa perut penuh.
2. Makan diantara jam makan/ ngemil. Makan sebelum makanan sebelumnya selesai dicerna akan sangat mengganggu ritme tubuh. Cairan pencernaan yang belum pulih terisi tidak akan dapat dikeluarkan untuk membantu mencerna makanan, akibatnya akan terjadi indigestion. Makan terlalu larut malam juga dapat mengakibatkan hal yang sama, jadi sebaiknya tidak makan tiga jam sebelum jam tidur.
3. Terlalu banyak mengkonsumsi protein, terutama protein hewani.
4. Terlalu banyak makan makanan olahan yang sudah tidak bergizi dan berakibat buruk bagi tubuh.
5. Kurang minum atau terlalu banyak minum minuman yang bukan air bening seperti soft drink, alkohol, kopi, soda, dll.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
7. Kekurangan lemak esensial.

Apa gejala batu empedu?

Sebagian besar orang tidak merasakan gejala apapun. Sebenarnya bukan tidak ada gejala, namun karena seringkali gejalanya sangat minor dan tidak merasa sakit, atau mungkin juga tidak tahu tanda-tandanya, sehingga kebanyakan orang tidak menyadarinya.
Biasanya gejala itu baru mulai disadari ketika batunya sudah menyumbat saluran empedu.

Gejala yang paling umum adalah:

Biliary colic/ (kolik bilier) menyebabkan nyeri yang sangat karena penyumbatan saluran menuju kantong empedu yang tersumbat secara tiba-tiba.

Ciri-cirinya:
• Sakit terus menerus, bukan hilang timbul.
• Sakitnya bisa hilang dalam waktu 15 menit hingga 4-5 jam, jika lebih lama dari itu artinya telah terjadi komplikasi seperti peradangan kandung empedu (kolesistitis).
• Lokasi sakit berada disebelah kanan atas perut/ abdomen.
Tanda-tanda lain yang mungkin mengindikasikan adanya problem batu empedu:
• Bercak-bercak hitam/ kecoklatan atau tahi lalat di muka.
• Bercak hitam yang bernama ”liver spot” di tangan.
• Ada lapisan putih/ kuning pada pangkal lidah.
• Lidah yang pecah.
• Napas mulut tidak sedap dan sering sendawa.
• Warna, bau, bentuk dari faeces, juga bisa memberikan petunjuk adanya problem di hati.dll.
Batu empedu dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti: jaundice (sakit kuning), Gangrene/ matinya sel-sel di organ tertentu akibat darah yang tersumbat, pancreatitis yaitu radang pada pankreas, kanker kantung empedu,dll..

Bagaimana mengdiagnosa batu empedu?

Mungkin dokter anda akan menganjurkan pemeriksaan dengan USG/ ultrasonography dan kolesistografi.

Cara lain adalah dengan pemeriksaan darah untuk melihat pola fungsi hati yang abnormal, yang menunjukkan adanya penyumbatan saluran empedu.

Cara mencegah timbulnya batu empedu:
1. Hindari makanan berlemak tinggi, hindari makan daging, makan lebih banyak sayur dan buah yang kaya akan serat dan bergizi.
2. Makan secukupnya biji-bijian penuh, karena jika kekurangan kalori, juga tidak baik.
3. Hindari susu dan keju.
4. Hindari goreng-gorengan.
5. Hindari makanan yang telah diproses berlebihan, seperti donat, roti putih, gula pasir.
6. Jika anda kegemukan, turunkan berat badan secara bertahap, karena jika berat badan turun terlalu cepat, akan memaksa hati membuang terlalu banyak kolesterol, sehingga akan terbentuk kristal batu.
7. Olah raga teratur dapat mengurangi risiko batu empedu sebanyak 20-40%.
8. Minum air putih yang cukup, sebagaimana telah kami bahas sebelumnya.

Resep alami mengeluarkan batu empedu:

Mengeluarkan batu empedu secara alami dimulai dengan mengonsumsi 3 herbal selama 16 hari. Setelah 16 hari pemakaian, Anda diminta untuk melakukan proses pembersihan atau flushing mulai dari jam 14.00 siang hingga keesokan hari jam 10.00, dengan menyiapkan herbal tersebut ditambah prosedural lainnya .

Esok pagi anda akan menemukan batu empedu yang keluar dengan mengikuti prosedur diatas.

Amankan prosedur ini ?

Sangat aman. Lebih dari 1.000 orang menggunakan dan mendapatkan hasil yang baik termasuk mereka yang berusia 70 – 80 tahunan. Tidak ada satupun dari mereka yang melaporkan rasa sakit.

SELAMAT- Anda telah berhasil mengeluarkan batu empedu anda TANPA OPERASI!

Prosedur ini diciptakan ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. TERIMA KASIH HERBALIS!!

www.obatbatuempedu.blogspot.com

Obat Batu Empedu Tanpa Operasi Program Liver Cleansing : Perkuat Hati dan Membuang Batu Empedu Tanpa Operasi Program Pembersihan Hati danMembuang Batu Empedu Tanpa OperasiSebuah program kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi kerja hati & tubuh secara keseluruhan. Program ini diciptakan untuk membersihkan hati & kanton…

Photos 31/03/2014

Waspadai Batu Empedu : Sakit Perut Sebelah Kanan

Munculnya batu di saluran pencernaan seperti di empedu seringkali tidak disadari oleh si penderita. Salah satu gejala yang perlu diwaspadai adalah rasa sakit di perut setelah makan.

Adanya batu empedu bisa menyebabkan terjadinya infeksi kantung empedu secara berulang. Jika batu ini tidak diketahui sehingga menetap di kantung empedu bisa berpotensi jadi kanker, meskipun kasusnya jarang.

Bergeraknya batu di dalam kantung empedu dapat menyebabkan sakit perut yang hebat (kolik) ataupun menyumbatnya batu pada saluran empedu usus juga dapat menyebabkan sakit kuning. Seringkali hal ini dapat menimbulkan radang pankreas (pancreatitis).

Sakit di perut bagian tengah atau perut sebelah kanan biasanya setelah makan bisa jadi peringatan pertama akibat batu empedu, DAN gejala lainnya demam.

Beberapa faktor dipercaya menjadi penyebab batu empedu seperti genetik atau ada riwayat dalam keluarga, adanya gangguan pada fungsi organ dan saluran, adanya infeksi dan tingginya kadar kolesterol

Penanganan yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis dan mengeluarkan batu empedu adalah ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography) dengan menggabungkan x-ray dan juga endoskopi.

Dokter biasanya akan menggunakan endoskopi untuk melihat letak dari batu empedu, setelah itu akan disuntikkan pewarna (dye) sehingga dapat dilihat oleh x-ray, lalu batu tersebut dikeluarkan, biasanya untuk batu yang kecil.

Jika batu empedu berukuran besar maka digunakan ERCP Spyglass dengan laser yang mana batu akan dibuat kecil terlebih dahulu baru setelah itu dikeluarkan.

Photos 12/03/2014

Batu empedu adalah timbunan satu atau lebih batu kecil di kandung empedu. Bila batu empedu berada di kandung empedu, kondisinya disebut kolelitiasis, bila di saluran empedu disebut koledokolitiasis.

Ada beberapa macam penyebab terbentuknya batu empedu.

Penyebab yang pertama yaitu disebabkan oleh infeksi di saluran pencernaan. Kuman penyebab infeksi ini biasanya berada di dalam usus, namun ia mampu bergerak dan dapat memasuki saluran empedu dan bertamu kedalam kandung empedu. Bukan itu saja, di dalam kandung empedu kuman tersebut membuat perubahan komposisi cairan dan keseimbangan di dalam kandung empedu demi kenyamanan dan kelangsungan hidupnya. Perubahan komposisi ini membentuk suatu bentuk inti baru, lalu secara perlahan menebal dan mengkristal. Proses ini dapat berlangsung lama, bisa bertahun-tahun dan akhirnya terbentuklah batu empedu. Konstruksi bangunan batu empedu hasil infeksi ini berupa pigmen birubilin dan garam empedu.

Penyebab yang kedua adalah bagi mereka yang kelebihan kolesterol karena terlalu hoby makan makanan yang berlemak, berpengawet, fast food (makanan cepat saji). Berbeda dengan makanan jenis lain, makanan berpengawet memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat dicerna, sehingga ia akan tinggal lebih lama di dalam saluran pencernaan. Sehingga kolesterol yang terkandung dalam makanan berpengawet tersebut akan menumpuk dan menunggu giliran dicerna oleh usus. Jika kandungan kolesterol berlebih, ia akan mengendap di saluran pencernaan termasuk di dalam kandung empedu. Jika proses itu terjadi terus-menerus, kolesterol tersebut berkolaborasi dengan cairan empedu dan akan mengkristal di dalam kandung empedu dan jadilah batu empedu.

03/03/2014

Mengobati penyakit batu empedu melalui cara alami tanpa operasi memang merupakan suatu cara yang paling banyak di cari-cari oleh kalangan masyarakat di zaman yang sangat modern ini, karena mengobati dengan cara alami sangatlah efektif dalam pengobatannya serta aman tanpa menyebabkan efek samping apapun.

Ikuti program liver cleansing untuk membantu mengeluarkan batu empedu tanpa operasi

02/03/2014

Batu empedu adalah substansi seperti batu berukuran kecil yang berada di dalam kantung empedu. Substansi ini terbuat dari empedu yang mengeras, yang dihasilkan dalam hati. Empedu adalah cairan pencernaan yang runtuh dan mencerna lemak dalam tubuh. Terbuat dari kolesterol, air, lemak, garam empedu dan bilirubin (produk limbah sel-sel darah merah yang hancur), empedu dihasilkan di dalam hati dan disimpan dalam kantung empedu untuk mengencerkan kolesterol berlemak yang dialirkan melalui saluran. Batu empedu terjadi ketika terdapat terlalu banyak kolesterol, bilirubin atau garam empedu, menyebabkan empedu cair kurang berair. Hal ini menyebabkan pengerasan dan pembentukan batu empedu.

26/02/2014

sebelum baca klik like like pada halaman ini...

----------
Orang-orang yang rentan mengalami batu empedu adalah sebagai berikut.

1. Orang-orang yang kegemukan atau kelebihan berat badan, terutama perempuan.
2. Orang-orang yang baru saja kehilangan berat badan dalam jumlah banyak
3. Orang-orang, khususnya laki-laki yang sengaja menurunkan berat badan, lalu meningkatkannya lagi.
4. Perempuan yang sedang menggunakan kontrasepsi oral (pil KB)
5. Perempuan yang sedang menjalani terapi esterogen dosis tinggi
6. Orang yang memiliki riwayat batu empedu pada kerabat dekatnya
7. Orang-orang yang asupan lemak dari makanannya tinggi
8. Perempuan 2 kali lebih rentan kena batu empedu daripada laki-laki
9. Orang-orang di atas usia 60 tahun
10. Orang-orang yang sedang mengonsumsi obat antikolesterol golongan statin
11. Orang-orang dengan diabetes
12. Perempuan yang sedang menjalani terapi sulih hormon saat menopause.

Photos 09/01/2014

Mengenali Penyakit Batu Empedu
-
Penyakit batu empedu dan maag bisa saja memiliki gejala yang mirip. Frekuensi sakit pada maag timbul perlahan hingga akhirnya mencapai rasa sakit yang hebat. Sementara pada batu empedu, rasa sakit timbul tiba-tiba dengan hebat dan dapat hilang begitu saja.

Jika nyeri seperti itu sering Anda rasakan –khususnya setelah usai mengonsumsi makanan berlemak– segera temui dokter. Dan untuk memastikannya, ada beberapa jenis tes yang bisa Anda lakukan.

Pertama, Anda bisa melakukan pemeriksaan darah. Hasil dari pemeriksaan darah dapat menunjukkan fungsi hati. Jika terdapat ketidaknormalan maka kemungkinan besar telah terjadi penyumbatan pada saluran empedu.
Tes lain adalah pemeriksaan USG abdomen serta MSCT (multi slices computed tomography) Abdomen 2 phase. Melalui pemeriksaan ini Anda dapat memeperoleh gambaran terhadap kantong empedu, hati dan pankreas untuk memastikan ada tidaknya kelainan pada organ-organ tersebut. Jika Anda masih belum puas terhadap hasil pemeriksaan tersebut, Anda bisa saja meminta dokter untuk melakukan CT Scan.

Jika batu empedu yang mengendap di tubuh sudah menyebabkan serangan nyeri yang muncul terus menerus, maka perubahan pola makan saja tidak cukup. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menjalani pengangkatan kantong empedu (kolesistektomi). Proses pengangkatan bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu cara konvensional dan melalui laparoskopik. Tapi saat ini 90 % dari proses pengangkatan dilakukan dengan metode bedah laparoskopik.

Pengangkatan kantong empedu dengan cara konvensional tidak memungkinkan dokter untuk melihat seluruh bagian organ tubuh, meskipun sayatan yang dibuat cukup lebar. Ini akan membatasi gerakan dokter yang akhirnya dapat menimbulkan kesulitan. Sementara pada bedah laparoskopik, meskipun sayatan yang dibuat cukup kecil –berkisar antara 0,2-2 cm– dokter justru dapat menjangkau seluruh organ.

Photos 09/01/2014

Batu Empedu Bisa Mematikan
-
Pria memiliki risiko batu empedu sama besar dengan wanita. “Salah satu penyebabnya adalah karena gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat,” kata dr. Hermansyur Kartowisastro, SpB-KBD, Direktur Eksekutif Pondok Indah Healthcare Group. Obesitas dan kolesterol merupakan penyebab paling sering dituding.

Batu empedu merupakan timbunan kristal dalam kandung empedu atau saluran empedu. Kantong empedu merupakan kantong kecil menyerupai pir yang berada di bawah hati. Kantong empedu menyimpan empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati. Cairan empedu terdiri dari air, kolesterol, garam empedu, protein, dan bilirubin (pigmen empedu). Saat lemak masuk ke dalam saluran pencernaan, cairan empedu membantu proses pencernaan lemak. Adanya gangguan pada empedu –seperti jumlah kolesterol atau bilirubin yang berlebihan– dapat menyebabkan pengkristalan yang akhirnya membentuk batu. Jika batu empedu terdapat di dalam kantong empedu, maka Anda berurusan dengan kolelitiasis. Tapi, jika batu empedu berada di dalam saluran empedu, maka koledokolitiasis-lah yang sedang Anda hadapi.

Hadir tanpa gejala. Sebagian besar kasus batu empedu hadir tanpa gejala sama sekali. Anda bisa saja memiliki sedikit tanpa mengetahui memilikinya –hingga Anda merasa nyeri pada bagian kanan atas perut yang menyebar hingga ke punggung atau bahu. Rasa nyeri ini juga bisa timbul saat Anda mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Karena lemak dapat merangsang kantong empedu berkontraksi yang akhirnya memaksa empedu yang tersimpan masuk ke dalam usus duabelas jari. Batu di dalam kantong empedu dapat menghambat aliran empedu yang akhirnya menimbulkan rasa nyeri tadi.

Seperti gangguan maag. Gejala lain yang mungkin timbul dari batu empedu adalah mual dan muntah. Gejala ini sering dianggap sebagai gangguan mag. Hal ini memang wajar, sebab lambung dan kandung empedu berada pada posisi yang berdekatan dan sama-sama terletak di ulu hati. Jadi, ketika salah satu organ mengalami gangguan, maka bagian yang sakit akan terasa sama. Namun, meskipun memiliki gejala yang sama, kedua penyakit ini sama sekali tak berkaitan.

Secara keseluruhan, ada tiga jenis batu yang bisa menimbulkan batu empedu:

1. Batu kolesterol, yang terbentuk dari jumlah kolesterol yang melebihi jumlah garam empedu. Akibatnya, kolesterol mengkristal dan lama kelamaan menjadi batu. Dan yang lebih buruknya, 80% dari kasus penyakit batu empedu disebabkan karena batu kolesterol.

2. Batu bilirubin. Terjadi saat jumlah bilirubin dalam empedu melebihi batas normal. Batu bilirubin biasanya berukuran lebih kecil dari batu kolesterol dan berwarna hitam. Karena warnanya ini, batu bilirubin juga dikenal dengan sebutan batu hitam.

3. Batu campuran, yaitu campuran dari kedua batu di atas.

Batu empedu dapat memicu peradangan dan infeksi. Saat keluar dari saluran empedu, batu empedu juga dapat menimbulkan penyumbatan pada saluran lain. Beberapa infeksi yang dapat terjadi antara lain infeksi saluran empedu (kolangitis), infeksi pankreas (pankreatitis) dan infeksi hati. Batu empedu dengan ukuran kecil, khususnya batu bilirubin, memiliki peluang ke bagian tubuh lain yang lebih besar. Itulah sebabnya batu empedu ukuran kecil dianggap lebih berbahaya dibanding batu empedu ukuran besar. Namun batu empedu ukuran besar secara perlahan akan mengikis dinding kantong empedu dan masuk ke usus halus. Akibatnya akan terjadi penyumbatan pada usus halus.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Tangerang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Tangerang